Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
9.230 views

Kebodohan Macron, Menyatukan Umat Islam

 

Oleh:

Dr. Adian Husaini || Ketua Umum Dewan Da’wah Islamiyah Indonesia

 

SEJARAWAN Mesir terkenal, Abdurrahman al-Jabarti, membuat catatan sejarah menarik tentang kiat Napoleon Bonaparte dalam menaklukkan Mesir. Ketika itu, tahun 1798, Napoleon datang dengan 36.000 pasukan diangkut dalam 400 kapal. Napoleon, tulis Jabarti, menyebarkan panflet kepada rakyat Mesir. Isinya menarik.

Diawali dengan ungkapan “Bismillaahirrahmanirrahiim. Laa ilaaha illallah, laa walada lahu, wa laa syariika fii mulkihi.” (Dengan nama Allah Yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang. Tidak ada tuhan selain Allah. Dia tidak mempunyai anak, dan tidak ada sekutu dalam Kekuasaan-Nya.)

Tak hanya itu, Napoleon juga mengaku taat beribadah kepada Allah SWT dan mengagungkan Nabi Muhammad saw serta al-Quran yang agung. Bangsa Perancis dikatakannya merupakan orang-orang Muslim yang taat, yang telah menyerbu Roma dan menghancurkan Tahta Suci, serta menaklukkan pasukan Kristen di Malta. (Lihat: Napoleon in Egypt: Al-Jabarti’s Chronicle of The French Occupation, 1798 (translated by Shmuel Moreh), (Princeton: Marcus Wiener Publishing, 1993).

***

Pada 26 Oktober 2020, situs Republika online menurunkan judul berita: “Macron Hina Islam, Produk-Produk Prancis Diboikot!” Berbagai pernyataan dan sikap Presiden Emmanuel Macron tentang Islam, telah memicu kemarahan umat Islam seluruh dunia. Dukungannya terhadap pembuatan kartun Nabi Muhammad SAW dinilai sangat keterlaluan.

Menyusul kelakuan Macron, berbagai perusahaan di Timur Tengah dan Turki mengumumkan pemboikotan terhadap produk-produk Perancis. Di Kuwait, ketua dan anggota dewan direksi Perkumpulan Koperasi Al-Naeem memboikot semua produk Prancis dan mengeluarkannya dari rak supermarket. Lalu, Asosiasi Dahiyat al-Thuhr mengambil langkah yang sama.
"Berdasarkan posisi Presiden Prancis Emmanuel Macron dan dukungannya terhadap kartun ofensif terhadap nabi tercinta kami, kami memutuskan untuk menghapus semua produk Prancis dari pasar dan cabang sampai pemberitahuan lebih lanjut."

Di Qatar, perusahaan Wajbah Dairy mengumumkan boikot produk Prancis dan berjanji untuk memberikan alternatif mereka. Dewan Kerjasama Teluk (GCC) menggambarkan pernyataan Macron sebagai tindakan tidak bertanggung jawab dan mengatakan itu bertujuan untuk menyebarkan budaya kebencian di antara masyarakat. Organisasi Kerja Sama Islam (OKI) juga mengutuk pernyataan Macron. Kecaman terhadap Presiden Perancis juga mengalir dari berbagai penjuru dunia.

 

Dendam Abadi!

Sikap anti Islam begitu mudah muncul di Eropa dan belahan dunia Barat lainnya. Sikap itu kadang sengaja dibangkitkan oleh kalangan tertentu, dengan beberapa tujuan: (1) sebagai bagian dari upaya untuk menyatukan Eropa (juga masyarakat Barat) kembali sebagai satu kekuatan Kristen sebagaimana terjadi dalam Perang Salib yang dimulai tahun 1095, dan (2) upaya mengalihkan dukungan masyarakat Eropa terhadap perjuangan Palestina, (3) kepentingan dukungan politik dalam negeri negara tertentu.
Dunia Barat kini sedang menghadapi berbagai krisis dan keterbelahan sikap.

Dalam sejarah, mereka belum pernah bersatu, kecuali saat menghadapi Islam. Itulah yang dilakukan Paus Urbanus II saat menggalang kekuatan Kristen, dalam Perang Salib. Dalam pidatonya, tahun 1095, Paus menyatakan, bahwa bangsa Turki (Muslim) adalah bangsa terkutuk dan jauh dari Tuhan. Maka, Paus menyerukan, “membunuh monster tak bertuhan seperti itu adalah suatu tindakan suci; adalah suatu kewajiban Kristiani untuk memusnahkan bangsa jahat itu dari wilayah kita.” (Lihat: Karen Armstrong Holy War: The Crusades and Their Impact on Today’s World, (London: McMillan London Limited, 1991).

Tahun 1187, Shalahudin al-Ayyubi merebut Jerusalem. Tetapi, sukses Shalahuddin itu memicu dendam tiada akhir. Saat merebut Syria dari Turki Utsmani, Jenderal Geraud dari Perancis memasuki Masjid Umayyad di Damaskus. Di situ, ia menendang makan Shalahudin, sambil berteriak: “Saladin, wake up! We are back!” (Saladin, bangun! kami kembali!). (Tentang cerita Jenderal Geraud di makam Saladin, lihat, Serge Latouche, The Westernization of the World, (Cambridge: Polity Press, 1996).
Juga, patut dicatat, menurut Samuel Huntington – dalam buku terkenalnya, The Clash of Civilizations and the Remaking of World Order, Islam memang satu-satunya peradaban dan kekuatan yang pernah menaklukkan Barat. Islam pernah menduduki Spanyol selama sekitar 800 tahun (711-1492).

Islam pernah menaklukkan Ibu Kota Romawi Timur (Konstantinopel) tahun 1453. Islam pernah mengepung Vienna – yang menjadi jalan penaklukan bagian Eropa lainnya – selama dua kali (1529 dan 1683). Dan Islam juga akhirnya memenangkan Perang Salib yang berlangsung hampir 200 tahun.
Hingga kini, di Eropa dan kalangan Kristen Barat pada umumnya, sejarah lama itu begitu mudah digunakan untuk menimbulkan kebencian atau sentimen anti-Islam. Di Amerika, serangan Jepang terhadap Pearl Harbour tidak menimbulkan sentimen anti-Jepang. Meskipun begitu banyak warga keturunan Hispanik yang melakukan aksi terorisme, tetapi tidak muncul gelombang anti-Hispanik di Amerika. Tetapi, begitu dalam peristiwa WTC 11 September 2001 dimunculkan wajah-wajah Arab sebagai pelakunya, maka terjadi gelombang sentimen anti-Islam dan anti-Arab di mana-mana.

Sikap Presiden Macron terhadap Islam menunjukkan cerita lama tentang dendam abadi kaum Kristen Barat terhadap Islam. Sikap ini sekaligus menunjukkan kebodohannya terhadap Islam. Peristiwa pelecehan Nabi Muhammad saw di Denmark, Perancis, dan sebagainya, begitu menyakitkan hati kaum Muslim sedunia, sehingga ada yang sampai tidak dapat menahan kesabarannya.

Tetapi, di samping itu, kaum Muslim patut mengucapkan “terimakasih” kepada Macron dan para penghujat yang bodoh itu. Sebab, kasus ini membuktikan kebenaran al-Quran al-Karim: “Hai orang-orang yang beriman, janganlah kamu ambil menjadi teman kepercayaanmu, orang-orang yang berada di luar kalanganmu (karena) mereka tidak henti-hentinya menimbulkan kemudharatan bagimu. Mereka menyukai apa yang menyusahkan kamu. Telah nyata kebencian dari mulut mereka, dan apa yang disembunyikan oleh hati mereka lebih besar lagi. Sungguh telah Kami terangkan kepadamu ayat-ayat (Kami), jika kamu memahaminya.” (QS Ali Imran: 118).

Jadi, terimakasih Macron. Karena kebodohan Anda, umat Islam sedunia kini bersatu!

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Intelligent Leaks lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Tiga Masjid dan Tiga Sekolah di Pelosok Garut ini Krisis Air Bersih. Ayo Wakaf Sumur.!!

Tiga Masjid dan Tiga Sekolah di Pelosok Garut ini Krisis Air Bersih. Ayo Wakaf Sumur.!!

Jamaah masjid, siswa sekolah dan warga pelosok Garut ini kesulitan air untuk ibadah, bersuci, wudhu, memasak, minum, mandi, dan mencuci. Ayo Wakaf Sumur, Pahala Mengalir Tak Terbatas Umur.!!!...

Bocah Yatim Anak Ustadz Pejuang Dakwah Ingin Jadi Dokter Penghafal Quran. Ayo Bantu.!!!

Bocah Yatim Anak Ustadz Pejuang Dakwah Ingin Jadi Dokter Penghafal Quran. Ayo Bantu.!!!

Syafani Azzahra, bocah yatim sejak usia tujuh tahun ini bercita-cita ingin menjadi dokter penghafal Al-Qur'an. Setamat SD ia ingin melanjutkan sekolah ke pesantren, tapi terkendala biaya. Ayo...

Mobil Baru Akan Disulap Jadi Ambulans, Butuh Biaya 39 Juta Rupiah. Ayo Bantu.!!

Mobil Baru Akan Disulap Jadi Ambulans, Butuh Biaya 39 Juta Rupiah. Ayo Bantu.!!

Di tengah pandemi Covid-19, permintaan layanan ambulans untuk pasien dan jenazah terus meningkat. Mobil baru IDC akan disulap jadi ambulans, butuh dana 39 juta rupiah untuk biaya modifikasi....

Berburu Keutamaan Jum’at dan Yatim, Mari Berbagi Hidangan dan Santunan kepada Santri Yatim Penghafal Al-Qur'an

Berburu Keutamaan Jum’at dan Yatim, Mari Berbagi Hidangan dan Santunan kepada Santri Yatim Penghafal Al-Qur'an

Menggabung keutamaan Jum’at dan Cinta Yatim, IDC akan berbagi ke Pesantren Tahfizhul Qur’an Darul Hijrah Cikarang. ...

Keluarganya Jadi Korban Pemurtadan, Ustadz Difabel Gigih Berdakwah di Pelosok, Ayo Bantu.!!

Keluarganya Jadi Korban Pemurtadan, Ustadz Difabel Gigih Berdakwah di Pelosok, Ayo Bantu.!!

Terlahir dengan fisik tak sempurna, Ustadz Rohmat diuji istri dan kedua orang tuanya murtad jadi korban kristenisasi. Kini ia gigih berdakwah di pelosok Lembah Ciranca Garut....

Latest News
Standar Ganda Swedia, Bolehkan Pembakaran Al-Qur'an Tapi Tolak Izin Pembakaran Kitab Taurat

Standar Ganda Swedia, Bolehkan Pembakaran Al-Qur'an Tapi Tolak Izin Pembakaran Kitab Taurat

Ahad, 29 Jan 2023 13:34

Netanyahu Umumkan Rencana Untuk Persenjatai Warga Israel

Netanyahu Umumkan Rencana Untuk Persenjatai Warga Israel

Ahad, 29 Jan 2023 11:09

2 Orang Israel Terluka Dalam Serangan Senjata Setelah Penembakan Di Sinagoga Neve Yakoov

2 Orang Israel Terluka Dalam Serangan Senjata Setelah Penembakan Di Sinagoga Neve Yakoov

Sabtu, 28 Jan 2023 20:45

Pengemis Online, Mengapa Terjadi?

Pengemis Online, Mengapa Terjadi?

Sabtu, 28 Jan 2023 19:52

Harga Pangan Naik Setiap Tahun, Islam Hadirkan Solusi Nyata

Harga Pangan Naik Setiap Tahun, Islam Hadirkan Solusi Nyata

Sabtu, 28 Jan 2023 19:41

OPCW Salahkan Rezim Teroris Assad Dalam Serangan Gas Beracun Tahun 2018 Di Douma Suriah

OPCW Salahkan Rezim Teroris Assad Dalam Serangan Gas Beracun Tahun 2018 Di Douma Suriah

Sabtu, 28 Jan 2023 15:06

Jenderal Bintang 4 Angkatan Udara AS Peringatkan Kemungkinan Perang Dengan Cina Tahun 2025

Jenderal Bintang 4 Angkatan Udara AS Peringatkan Kemungkinan Perang Dengan Cina Tahun 2025

Sabtu, 28 Jan 2023 11:35

Soal Pembakaran Al-Qur'an, DSKS Desak Pemerintah Panggil Dubes Swedia

Soal Pembakaran Al-Qur'an, DSKS Desak Pemerintah Panggil Dubes Swedia

Sabtu, 28 Jan 2023 09:15

Nah, Emil Mulai Banjir Kritik

Nah, Emil Mulai Banjir Kritik

Sabtu, 28 Jan 2023 08:27

PKS Kutuk Pembakaran Al-Qur’an di Swedia

PKS Kutuk Pembakaran Al-Qur’an di Swedia

Sabtu, 28 Jan 2023 07:33

Trilogi Kesesatan

Trilogi Kesesatan

Sabtu, 28 Jan 2023 07:20

Tokoh di Balik Lahirnya Syiah: Abdullah bin Saba’

Tokoh di Balik Lahirnya Syiah: Abdullah bin Saba’

Sabtu, 28 Jan 2023 07:17

Aksi Pembekaran Al-Qur'an Merupakan Tindakan Rasis yang Melukai Umat Islam

Aksi Pembekaran Al-Qur'an Merupakan Tindakan Rasis yang Melukai Umat Islam

Sabtu, 28 Jan 2023 07:15

Amalan Khusus di Bulan Rajab

Amalan Khusus di Bulan Rajab

Sabtu, 28 Jan 2023 07:10

Pembakaran Al-Qur'an Di Swedia Adalah Ujaran Kebencian, Bukan Kebebasan Berekspresi

Pembakaran Al-Qur'an Di Swedia Adalah Ujaran Kebencian, Bukan Kebebasan Berekspresi

Jum'at, 27 Jan 2023 16:32

Ribuan Warga Palestina Hadiri Pemakaman 9 Orang Yang Tewas Dalam Serangan Israel Di Kamp Jenin

Ribuan Warga Palestina Hadiri Pemakaman 9 Orang Yang Tewas Dalam Serangan Israel Di Kamp Jenin

Jum'at, 27 Jan 2023 15:07

Otoritas Palestina Tangguhkan Kerjasama Keamanan Dengan Israel Menyusul Pembantaian Di Kamp Jenin

Otoritas Palestina Tangguhkan Kerjasama Keamanan Dengan Israel Menyusul Pembantaian Di Kamp Jenin

Jum'at, 27 Jan 2023 11:17

Pasukan Khusus AS Tewaskan Komandan Senior Islamic State Dan 10 Rekannya Di Somalia

Pasukan Khusus AS Tewaskan Komandan Senior Islamic State Dan 10 Rekannya Di Somalia

Jum'at, 27 Jan 2023 10:36

Mujahid: Imarah Islam Afghanistan Tidak Akan Runtuh Karena Krisis Ekonomi Dan Kemanusiaan

Mujahid: Imarah Islam Afghanistan Tidak Akan Runtuh Karena Krisis Ekonomi Dan Kemanusiaan

Kamis, 26 Jan 2023 16:16

Polisi India Tangkap Mahasiswa Saat Pemutaran Film Dokumenter BBC 'India, The Modi Question'

Polisi India Tangkap Mahasiswa Saat Pemutaran Film Dokumenter BBC 'India, The Modi Question'

Kamis, 26 Jan 2023 15:16


MUI

Must Read!
X