Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah
Facebook RSS
8.384 views

Negara-negara Muslim (Sunni) Lebaran Selasa, Syi'ah Lebaran Rabu

VOA-ISLAM.COM – Berbeda dengan negara-negara Muslim, termasuk 14 negara Arab yang merayakan Hari Idul Fitri hari Selasa (30/8), pengikut Syi’ah berlebaran keesokan harinya, Rabu (31/8) sesuai dengan keputusan Pemimpin Tertinggi Revolusi Islam Iran alias Rahbar.

Sebagian besar negara Muslim di Timur Tengah termasuk Arab Saudi merayakan Idul Fitri pada hari selasa 30 Agustus. keputusan ini diambil oleh otoritas Arab Saudi yang menyatakan bahwa hilal telah tampak pada Senin (29/8). Penampakan hilal ini menandakan datangnya bulan baru, yang menandakan berakhirnya bulan Ramadhan.

Pemerintah Mesir, Qatar, Uni Emirat Arab, Yordania dan Bahrain juga mengumumkan bahwa Idul Fitri 1 Syawal 1432 H jatuh pada hari Selasa. Negeri  jiran Malaysia juga mengumumkan Idul Fitri 1 Syawal 1432 H jatuh pada hari Selasa, berdasarkan pada rukyat dan hisab di 30 tempat di seluruh Malaysia. Demikian pula dengan Brunei Darussalam dan Singapura.

Berbeda dengan negara-negara Islam, kaum Syi’ah berlebaran hari Rabu sesuai dengan keputusan Pemimpin Tertinggi Revolusi Islam Iran.

Menurut Kantor Berita ABNA, anggota Tim Rukyat Hilal Pemimpin Tertinggi Revolusi Islam Iran mengklaim 1 Syawal 1432 H dan hari raya Idul Fitri akan jatuh pada Rabu (31/8). Ditambahkannya, kalau saja kondisi cuaca cerah dan mendukung, hilal bulan Syawal dapat dilihat dengan mata telanjang di kebanyakan titik di Iran.

Ali Reza Boujmehrani, Senin siang (29/8) menuturkan, menurut ilmu astronomi dan pakar nujum, Rabu adalah hari pertama bulan Syawal dan Idul Fitri, namun keputusan sidang Isbat berada di tangan Pemimpin Besar Revolusi Islam Iran alias Rahbar, Ayatullah  Sayid Ali Khamenei.

Meskipun kebanyakan negara-negara Islam, termasuk 14 negara Arab telah merayakan Hari Idul Fitri sejak Selasa (30/8), pengikut Syiah di negara-negara seperti Arab Saudi, Irak dan Bahrain mengumumkan akan merayakan Idul Fitri keesokan harinya Rabu (31/8) sebagaimana yang ditetapkan ulama-ulama Marja Syi’ah di Iran dan Irak ataupun oleh Dewan Perukyat daerah Qatif yang mengumumkan, selasa (30/8) sebagai hari terakhir Ramadhan dan oleh karenanya Rabu adalah hari Idul Fitri.

Keputusan Pemerintah RI, harga mati bagi Syi'ah

Dalam jejaring sosial Facebook milik Ikatan Jamaah Ahlul Bait Indonesia (IJABI), disebutkan bahwa kaum Syi’ah Indonesia wajib mutlak mengikuti keputusan Pemerintah RI dalam penetapan 1 Syawal, meskipun pemerintah itu fajir atau zalim.

Landasan pemikiran IJABI itu juga mengacu pada fatwa Pemimpin Besar Revolusi Islam Iran atau Rahbar, Ayatullah Sayid Ali Khamenei yang menekankan bahwa penentuan awal bulan Syawal harus mengikuti keputusan pemerintah. Untuk itu, masyarakat muslim, khususnya pengikut Ahlul Bait di nusantara harus mengikuti keputusan yang diumumkan Kementerian Agama Republik Indonesia.

Statemen IJABI yang dipublikasikan melalui jejaring sosial Facebook juga melampirkan penjelasan fatwa Ayatollah Sayid Ali Khamenei dalam bukunya Ajwibah Istifta’at.

Rahbar dalam buku fatwa Risalah-e Ajwibah-e al-Istiftaa’at halaman 186-189 menjelaskan perihal rukyatul hilal. Sebagaimana diterjemahkan Miftah Fauzi Rakhmat, anggota Dewan Syura IJABI dan putra Kang Jalal, perkara nomor 837 menjelaskan, “Sekiranya penentuan awal bulan Ramadhan atau Idul Fitri karena tiadanya kemungkinan melihat Hilal atau menentukan wujudnya di langit karena sebab yang lain, dan 30 hari di bulan Sya’ban atau bulan Ramadhan belum lengkap sepenuhnya, apakah bagi kami yang tinggal di Jepang diperbolehkan utk mengikuti ufuq Iran atau mengikuti penanggalan yang kami yakini? Apa kewajiban kami?”

Dalam menjawab perkara nomor 837 itu, Rahbar memfatwakan sebagai berikut: “Sekiranya awal bulan tidak memungkinkan diketahui dari rukyat hilal bahkan di ufuk kota-kota yang bertetangga yang satu ufuk, atau dari kesaksian dua orang adil, atau dari ketentuan hakim (pemerintah), maka ia harus berihtiyath hingga awal bulan ditentukan.”

...Pemimpin Besar Revolusi Islam Iran memfatwakan wajibnya mengikuti pemerintah, meskipun pemerintah itu berlaku zalim dan fajir...

Lebih lanjut statemen IJABI itu menjelaskan wajibnya mengikuti pemerintah, dalam perkara nomor 849. Ayatullah Sayid Ali Khamenei yang juga Pemimpin Besar Revolusi Islam Iran mengeluarkan fatwa lebih tegas terkait rukyat hilal yang harus mengikuti kebijakan pemerintah, meskipun pemerintah itu berlaku zalim dan fajir.

Dalam perkara nomor 849 ditanyakan sebuah kasus, “Sekiranya sudah diperbolehkan mengikuti pengumuman rukyat hilal dari pemerintah (Bahasa Persianya: Daulat), dan pengumuman pemerintah itu bersandarkan pada dalil-dalil ilmiah untuk juga menentukan keberadaan bulan bagi negara-negara di sekitarnya, apakah “Islami” atau tidaknya menjadi syarat bagi pemerintah ini? Sekiranya pemerintahnya zalim dan fajir, apakah juga boleh mengikuti pengumumannya?”

Dalam menjawab perkara 849, Rahbar mengatakan, “Penguasa dalam urusan ini, adalah penentu keyakinan dalam rukyat di daerah itu. Bagi mukallaf cukup untuk mengikutinya. [ahana]

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

World News lainnya:

+Pasang iklan

NABAWI HERBA Distributor & Supplier Herbal

Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60% Pembelian bisa campur produk >1.600 jenis produk dari ratusan Produsen yang kami distribusikan
http://www.anekaobatherbal.com

Toko Tas Online TBMR - Murah & Terpercaya

Toko tas online dan Pusat grosir tas TBMR menjual tas branded harga grosir. DISKON setiap hari s/d 50%. Tas wanita, tas import, tas kerja semua dijamin MURAH. Menerima Reseller.
http://www.tasbrandedmurahriri.com

Obat Herbal Mabruuk

Sedia obat herbal berbagai penyakit: Kolesterol, Maag,Asma, Diabetes, Darah Tinggi, Jantung, Kanker, Asam Urat, Nyeri Haid, Lemah Syahwat, Kesuburan, Jerawat, Pelangsing, dll
http://www.herbalmabruuk.com

Royal Islam Indonesia Umroh & Haji Tours

Paket umroh, Paket Umroh Ramadhan, Paket Haji Plus, Paket Wisata Cairo. Mulai $ 2.000
http://royalislamindonesia.com

Infaq Dakwah Center

Anindya Mujahidah, Balita Penderita Gangguan Empedu Harus Operasi Cangkok Hati. Ayo Bantu!!!

Anindya Mujahidah, Balita Penderita Gangguan Empedu Harus Operasi Cangkok Hati. Ayo Bantu!!!

Terlahir dengan penyakit gangguan fungsi empedu, kondisi balita Anindya Mujahidah sangat memprihatinkan: perut membesar, mata dan tubuhnya menguning. Ia harus menjalani transplantasi hati...

Ustadz Ba'asyir: Kita Berdosa Jika Ada Yatim Syuhada Terlantar Akibat Ketidakpedulian Kita

Ustadz Ba'asyir: Kita Berdosa Jika Ada Yatim Syuhada Terlantar Akibat Ketidakpedulian Kita

Kaum muslimin wajib menyantuni anak-anak yatim para syuhada dan mujahidin. Jangan sampai kita semua berdosa karena ada anak Yatim Syuhada yang terlantar akibat ketidakpedulian kita...

SEDEKAH BARANG: Barang Tak Terpakai, Diinfakkan Jadi Berkah dan Bernilai

SEDEKAH BARANG: Barang Tak Terpakai, Diinfakkan Jadi Berkah dan Bernilai

Barang apapun yang tidak berguna lagi bagi Anda, bisa jadi sangat dibutuhkan dan bermanfaat bagi orang lain. Mari infakkan barang tak terpakai, agar menjadi sangat bernilai dunia akhirat....

Dicari Shadaqah Jariyah untuk Pengadaan Kulkas dan Mesin Cuci di Pondok Penghafal Qur'an

Dicari Shadaqah Jariyah untuk Pengadaan Kulkas dan Mesin Cuci di Pondok Penghafal Qur'an

Pondok Tahfizh yang mencetak kader daiyah dan penghafal Al-Qur'an memerlukan fasilitas kulkas dan mesin cuci untuk menunjang maksimalisasi proses belajar mengajar....

Ayo Perang Melawan Riba dan Rentenir Bersama Laskar GARR

Ayo Perang Melawan Riba dan Rentenir Bersama Laskar GARR

Hampir setiap hari IDC mendapat pengaduan dan permohonan bantuan kaum muslimin yang dililit hutang rentenir. Untuk mewadahi persoalan rentenir, silahkan lapor kepada Laskar GARR....

Latest News
Direktur dan Perintis BMT Beringharjo: Lawan Paus Rentenir!

Direktur dan Perintis BMT Beringharjo: Lawan Paus Rentenir!

Jum'at, 29 Apr 2016 22:31

Benarkah Ada yang Disembunyikan KPK Soal Dugaan Korupsi Ahok di Sumber Waras?

Benarkah Ada yang Disembunyikan KPK Soal Dugaan Korupsi Ahok di Sumber Waras?

Jum'at, 29 Apr 2016 22:01

Surat Terbuka untuk Jokowi Terkait Sikap dan Dugaan Korupsi Ahok

Surat Terbuka untuk Jokowi Terkait Sikap dan Dugaan Korupsi Ahok

Jum'at, 29 Apr 2016 21:00

Elektabilitas Terjun Bebas, Pengamat: Ahok pun Mulai Panik karena Etika & Hantaman Berbagai Kasus

Elektabilitas Terjun Bebas, Pengamat: Ahok pun Mulai Panik karena Etika & Hantaman Berbagai Kasus

Jum'at, 29 Apr 2016 19:47

Syariat Islam Menjaga Keturunan: Menindak Tegas Seks Bebas dan Homoseks

Syariat Islam Menjaga Keturunan: Menindak Tegas Seks Bebas dan Homoseks

Jum'at, 29 Apr 2016 19:30

Santri Jambi Kampanyekan Gerakan Sedekah Nasional

Santri Jambi Kampanyekan Gerakan Sedekah Nasional

Jum'at, 29 Apr 2016 19:30

Islam Rahmatan Lil 'Alamin Sebuah Komoditi Politik

Islam Rahmatan Lil 'Alamin Sebuah Komoditi Politik

Jum'at, 29 Apr 2016 19:22

NKRI Ingin Bertahan Hingga 1000 Tahun? Pengamat: Jangan Beri Kekuasaan kepada Cina!

NKRI Ingin Bertahan Hingga 1000 Tahun? Pengamat: Jangan Beri Kekuasaan kepada Cina!

Jum'at, 29 Apr 2016 16:47

Pribumi Mutlak Miliki Indonesia, Bila Ada Orang Cina Tidak Ikut Aturan, maka Usir Saja!

Pribumi Mutlak Miliki Indonesia, Bila Ada Orang Cina Tidak Ikut Aturan, maka Usir Saja!

Jum'at, 29 Apr 2016 13:47

Sudah Mirip-mirip Orde Baru, Jumhur Hidayat: Kekuasaan Bisa Semakin Liar!

Sudah Mirip-mirip Orde Baru, Jumhur Hidayat: Kekuasaan Bisa Semakin Liar!

Jum'at, 29 Apr 2016 11:20

Prostitusi Berkedok Salon Terbongkar di Solo

Prostitusi Berkedok Salon Terbongkar di Solo

Jum'at, 29 Apr 2016 10:45

Tokoh Salafi: Ahlusunnah Tidak Menentang dan Tidak Pula Menjilat Pemerintah

Tokoh Salafi: Ahlusunnah Tidak Menentang dan Tidak Pula Menjilat Pemerintah

Jum'at, 29 Apr 2016 09:52

Dua Putra Ustadz Abu Bakar Baasyir Datangi PBNU Klarifikasi Pernyataan Said Aqil Siradj

Dua Putra Ustadz Abu Bakar Baasyir Datangi PBNU Klarifikasi Pernyataan Said Aqil Siradj

Jum'at, 29 Apr 2016 09:38

PBB: Pelarangan Impor Semen Israel Hentikan Bantuan Rekonstruksi Jalur Gaza

PBB: Pelarangan Impor Semen Israel Hentikan Bantuan Rekonstruksi Jalur Gaza

Jum'at, 29 Apr 2016 08:36

Untuk Sadarkan Gubernur DKI dan Pemerintah, Aktivis: Apa Perlu Kita Bakar-bakaran Dulu?

Untuk Sadarkan Gubernur DKI dan Pemerintah, Aktivis: Apa Perlu Kita Bakar-bakaran Dulu?

Kamis, 28 Apr 2016 22:05

Ada Upaya Menekan KPK Soal Kasus Sumber Waras, JALA: Kami Terus Kawal

Ada Upaya Menekan KPK Soal Kasus Sumber Waras, JALA: Kami Terus Kawal

Kamis, 28 Apr 2016 19:31

Peggy Melati Sukma Cerita Tiga Fase Kehidupannya

Peggy Melati Sukma Cerita Tiga Fase Kehidupannya

Kamis, 28 Apr 2016 17:55

Hadirilah! Kajian 'Diskursus Khilafah Antara Nubuwwah dan Realita'

Hadirilah! Kajian 'Diskursus Khilafah Antara Nubuwwah dan Realita'

Kamis, 28 Apr 2016 17:45

Ini Perhatian Yusril untuk Gubernur DKI Jakarta

Ini Perhatian Yusril untuk Gubernur DKI Jakarta

Kamis, 28 Apr 2016 15:31

Berlindung dari Hilangnya Nikmat & Datangnya Siksa Secara Tiba-tiba

Berlindung dari Hilangnya Nikmat & Datangnya Siksa Secara Tiba-tiba

Kamis, 28 Apr 2016 14:38


Must Read!
X