Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
9.036 views

Negara-negara Muslim (Sunni) Lebaran Selasa, Syi'ah Lebaran Rabu

VOA-ISLAM.COM – Berbeda dengan negara-negara Muslim, termasuk 14 negara Arab yang merayakan Hari Idul Fitri hari Selasa (30/8), pengikut Syi’ah berlebaran keesokan harinya, Rabu (31/8) sesuai dengan keputusan Pemimpin Tertinggi Revolusi Islam Iran alias Rahbar.

Sebagian besar negara Muslim di Timur Tengah termasuk Arab Saudi merayakan Idul Fitri pada hari selasa 30 Agustus. keputusan ini diambil oleh otoritas Arab Saudi yang menyatakan bahwa hilal telah tampak pada Senin (29/8). Penampakan hilal ini menandakan datangnya bulan baru, yang menandakan berakhirnya bulan Ramadhan.

Pemerintah Mesir, Qatar, Uni Emirat Arab, Yordania dan Bahrain juga mengumumkan bahwa Idul Fitri 1 Syawal 1432 H jatuh pada hari Selasa. Negeri  jiran Malaysia juga mengumumkan Idul Fitri 1 Syawal 1432 H jatuh pada hari Selasa, berdasarkan pada rukyat dan hisab di 30 tempat di seluruh Malaysia. Demikian pula dengan Brunei Darussalam dan Singapura.

Berbeda dengan negara-negara Islam, kaum Syi’ah berlebaran hari Rabu sesuai dengan keputusan Pemimpin Tertinggi Revolusi Islam Iran.

Menurut Kantor Berita ABNA, anggota Tim Rukyat Hilal Pemimpin Tertinggi Revolusi Islam Iran mengklaim 1 Syawal 1432 H dan hari raya Idul Fitri akan jatuh pada Rabu (31/8). Ditambahkannya, kalau saja kondisi cuaca cerah dan mendukung, hilal bulan Syawal dapat dilihat dengan mata telanjang di kebanyakan titik di Iran.

Ali Reza Boujmehrani, Senin siang (29/8) menuturkan, menurut ilmu astronomi dan pakar nujum, Rabu adalah hari pertama bulan Syawal dan Idul Fitri, namun keputusan sidang Isbat berada di tangan Pemimpin Besar Revolusi Islam Iran alias Rahbar, Ayatullah  Sayid Ali Khamenei.

Meskipun kebanyakan negara-negara Islam, termasuk 14 negara Arab telah merayakan Hari Idul Fitri sejak Selasa (30/8), pengikut Syiah di negara-negara seperti Arab Saudi, Irak dan Bahrain mengumumkan akan merayakan Idul Fitri keesokan harinya Rabu (31/8) sebagaimana yang ditetapkan ulama-ulama Marja Syi’ah di Iran dan Irak ataupun oleh Dewan Perukyat daerah Qatif yang mengumumkan, selasa (30/8) sebagai hari terakhir Ramadhan dan oleh karenanya Rabu adalah hari Idul Fitri.

Keputusan Pemerintah RI, harga mati bagi Syi'ah

Dalam jejaring sosial Facebook milik Ikatan Jamaah Ahlul Bait Indonesia (IJABI), disebutkan bahwa kaum Syi’ah Indonesia wajib mutlak mengikuti keputusan Pemerintah RI dalam penetapan 1 Syawal, meskipun pemerintah itu fajir atau zalim.

Landasan pemikiran IJABI itu juga mengacu pada fatwa Pemimpin Besar Revolusi Islam Iran atau Rahbar, Ayatullah Sayid Ali Khamenei yang menekankan bahwa penentuan awal bulan Syawal harus mengikuti keputusan pemerintah. Untuk itu, masyarakat muslim, khususnya pengikut Ahlul Bait di nusantara harus mengikuti keputusan yang diumumkan Kementerian Agama Republik Indonesia.

Statemen IJABI yang dipublikasikan melalui jejaring sosial Facebook juga melampirkan penjelasan fatwa Ayatollah Sayid Ali Khamenei dalam bukunya Ajwibah Istifta’at.

Rahbar dalam buku fatwa Risalah-e Ajwibah-e al-Istiftaa’at halaman 186-189 menjelaskan perihal rukyatul hilal. Sebagaimana diterjemahkan Miftah Fauzi Rakhmat, anggota Dewan Syura IJABI dan putra Kang Jalal, perkara nomor 837 menjelaskan, “Sekiranya penentuan awal bulan Ramadhan atau Idul Fitri karena tiadanya kemungkinan melihat Hilal atau menentukan wujudnya di langit karena sebab yang lain, dan 30 hari di bulan Sya’ban atau bulan Ramadhan belum lengkap sepenuhnya, apakah bagi kami yang tinggal di Jepang diperbolehkan utk mengikuti ufuq Iran atau mengikuti penanggalan yang kami yakini? Apa kewajiban kami?”

Dalam menjawab perkara nomor 837 itu, Rahbar memfatwakan sebagai berikut: “Sekiranya awal bulan tidak memungkinkan diketahui dari rukyat hilal bahkan di ufuk kota-kota yang bertetangga yang satu ufuk, atau dari kesaksian dua orang adil, atau dari ketentuan hakim (pemerintah), maka ia harus berihtiyath hingga awal bulan ditentukan.”

...Pemimpin Besar Revolusi Islam Iran memfatwakan wajibnya mengikuti pemerintah, meskipun pemerintah itu berlaku zalim dan fajir...

Lebih lanjut statemen IJABI itu menjelaskan wajibnya mengikuti pemerintah, dalam perkara nomor 849. Ayatullah Sayid Ali Khamenei yang juga Pemimpin Besar Revolusi Islam Iran mengeluarkan fatwa lebih tegas terkait rukyat hilal yang harus mengikuti kebijakan pemerintah, meskipun pemerintah itu berlaku zalim dan fajir.

Dalam perkara nomor 849 ditanyakan sebuah kasus, “Sekiranya sudah diperbolehkan mengikuti pengumuman rukyat hilal dari pemerintah (Bahasa Persianya: Daulat), dan pengumuman pemerintah itu bersandarkan pada dalil-dalil ilmiah untuk juga menentukan keberadaan bulan bagi negara-negara di sekitarnya, apakah “Islami” atau tidaknya menjadi syarat bagi pemerintah ini? Sekiranya pemerintahnya zalim dan fajir, apakah juga boleh mengikuti pengumumannya?”

Dalam menjawab perkara 849, Rahbar mengatakan, “Penguasa dalam urusan ini, adalah penentu keyakinan dalam rukyat di daerah itu. Bagi mukallaf cukup untuk mengikutinya. [ahana]

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

World News lainnya:

+Pasang iklan

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas???

Di sini tempatnya-Kiosherbalku.com melayani Grosir & Eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan DISKON sd 60%. Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Toko Tas Online TBMR - Murah & Terpercaya

Toko tas online dan Pusat grosir tas TBMR menjual tas branded harga grosir. DISKON setiap hari s/d 50%. Tas wanita, tas import, tas kerja semua dijamin MURAH. Menerima Reseller.
http://www.tasbrandedmurahriri.com

Mukena Bordir Mewah Harga Murah

Sambut Ramadhan dengan mukena bordir berkualitas, nyaman, adem dan harga terjangkau. Reseller welcome!
http://mukenariri.com

Obat Herbal Mabruuk

Sedia obat herbal berbagai penyakit: Kolesterol, Maag,Asma, Diabetes, Darah Tinggi, Jantung, Kanker, Asam Urat, Nyeri Haid, Lemah Syahwat, Kesuburan, Jerawat, Pelangsing, dll
http://www.herbalmabruuk.com

Infaq Dakwah Center

Kaki Anak Shalih ini Patah Tertabrak Motor Saat Berjalan Menuju Masjid, Butuh Biaya Operasi 13 Juta Rupiah. Ayo Bantu.!!

Kaki Anak Shalih ini Patah Tertabrak Motor Saat Berjalan Menuju Masjid, Butuh Biaya Operasi 13 Juta Rupiah. Ayo Bantu.!!

Sudah 8 hari Muhamad Zulzan (5,5 th) terkapar di pembaringan. Kedua tulang kakinya patah tertabrak sepeda motor saat hendak ke masjid. Butuh biaya operasi 13 juta rupiah. Ayo Bantu.!!!...

Berkah Ramadhan..!! Mari Sedekah Santunan Yatim Dhuafa Bersama Para Preman Tobat Jakarta

Berkah Ramadhan..!! Mari Sedekah Santunan Yatim Dhuafa Bersama Para Preman Tobat Jakarta

Menyambut bulan suci Ramadhan, IDC akan menggelar santunan yatim bersama para preman tobat. Target santunan 100 yatim ini membutuhkan dana 13 juta rupiah. Ayo Bantu..!!!...

Dapatkan Gratis.!! Buku Panduan Ramadhan Sesuai Sunnah, Agar Puasa Tak Keliru

Dapatkan Gratis.!! Buku Panduan Ramadhan Sesuai Sunnah, Agar Puasa Tak Keliru

Tebar buku "Tutorial Ramadhan" agar ibadah puasa sesuai sunnah, menghindari kekeliruan puasa yang sering dilakukan umat Islam. Semoga sukses meraih gelar takwa, menggapai surga Ar-Royyan....

Donasi 6,6 Juta Diserahkan, Lidah Fauzan Sukses Dioperasi. Semoga Jadi Lidah yang Fasih Berdakwah

Donasi 6,6 Juta Diserahkan, Lidah Fauzan Sukses Dioperasi. Semoga Jadi Lidah yang Fasih Berdakwah

Alhamdulillah, setelah menjalani operasi, dan perawatan selama sembilan hari, lidah Fauzan anak mujahid sudah sembuh dan sehat. Total biaya pengobatan sebesar Rp 6.612.300,- ...

Sekujur Tubuh Khubaib Melepuh Tersiram Air Panas Saat Ayah dan Ibunya Shalat. Ayo Bantu.!!

Sekujur Tubuh Khubaib Melepuh Tersiram Air Panas Saat Ayah dan Ibunya Shalat. Ayo Bantu.!!

Bocah ini tersiram air teh mendidih hingga 50 persen tubuhnya melepuh. Selama 6 hari ia hanya dirawat di rumah hingga lukanya membusuk....

Latest News
Ormas Islam & 700 Pengacara Laporkan Penyebar Chat Fitnah Habib Rizieq

Ormas Islam & 700 Pengacara Laporkan Penyebar Chat Fitnah Habib Rizieq

Kamis, 25 May 2017 11:19

Ormas Islam & 700 Pengacara Laporkan Penyebar Chat Fitnah Habib Rizieq

Ormas Islam & 700 Pengacara Laporkan Penyebar Chat Fitnah Habib Rizieq

Kamis, 25 May 2017 11:19

5 Orang Tewas Akibat Bom di Terminal Kp Melayu, Tiga Anggota Polisi

5 Orang Tewas Akibat Bom di Terminal Kp Melayu, Tiga Anggota Polisi

Kamis, 25 May 2017 08:16

Merindukan Mercu Suar Islam

Merindukan Mercu Suar Islam

Kamis, 25 May 2017 08:10

MUI Minta Masyarakat Bekasi Waspadai Kaum Gay

MUI Minta Masyarakat Bekasi Waspadai Kaum Gay

Kamis, 25 May 2017 08:06

Keluarga Alumni KAMMI Tuntut Presiden Jokowi Pecat Kapolri

Keluarga Alumni KAMMI Tuntut Presiden Jokowi Pecat Kapolri

Kamis, 25 May 2017 07:40

Kenaikan Harga Listrik dan Bahan Pokok Sambut Bulan Ramadhan

Kenaikan Harga Listrik dan Bahan Pokok Sambut Bulan Ramadhan

Kamis, 25 May 2017 06:32

Makna Politik Dibalik Rencana Pembubaran HTI

Makna Politik Dibalik Rencana Pembubaran HTI

Kamis, 25 May 2017 06:17

Tantangan Muslimah Masa Kini

Tantangan Muslimah Masa Kini

Kamis, 25 May 2017 05:18

Mengapa Mengkriminalkan Ajaran Islam?

Mengapa Mengkriminalkan Ajaran Islam?

Rabu, 24 May 2017 23:48

Tempalah diri, Wujudkan Akhlak Mulia

Tempalah diri, Wujudkan Akhlak Mulia

Rabu, 24 May 2017 23:24

Untuk Satu Juta Petisi, Alumni 212 Undang Umat datangi Komnas HAM

Untuk Satu Juta Petisi, Alumni 212 Undang Umat datangi Komnas HAM

Rabu, 24 May 2017 22:13

Ledakan Keras Terjadi di Terminal Kampung Melayu Jakarta Timur

Ledakan Keras Terjadi di Terminal Kampung Melayu Jakarta Timur

Rabu, 24 May 2017 21:52

Kembalinya Produktivitas Muslimah ke Rumah

Kembalinya Produktivitas Muslimah ke Rumah

Rabu, 24 May 2017 21:36

Gelar Aksi di Depan Istana, Sejumlah Aktivis KAMMI Ditangkap Polisi

Gelar Aksi di Depan Istana, Sejumlah Aktivis KAMMI Ditangkap Polisi

Rabu, 24 May 2017 21:15

Ada Tekanan dari Dalam Komnas HAM Sendiri di Kasus Kriminalisasi Ulama

Ada Tekanan dari Dalam Komnas HAM Sendiri di Kasus Kriminalisasi Ulama

Rabu, 24 May 2017 21:13

Tidak Ingin Jakarta Cepat Tenggelam karena Reklamasi, Tokoh Ini dan Tim Siap Hadapi Pemerintah

Tidak Ingin Jakarta Cepat Tenggelam karena Reklamasi, Tokoh Ini dan Tim Siap Hadapi Pemerintah

Rabu, 24 May 2017 20:13

Pejuang Filipina Terkait Islamic State (IS) Kuasai Marawi, Sandera Pastor dan Staf Gereja Katholik

Pejuang Filipina Terkait Islamic State (IS) Kuasai Marawi, Sandera Pastor dan Staf Gereja Katholik

Rabu, 24 May 2017 19:45

Membangun Generasi Berkualitas

Membangun Generasi Berkualitas

Rabu, 24 May 2017 19:32

Proyek Reklamasi Jakarta Berpotensi jadi Markas Militer Cina

Proyek Reklamasi Jakarta Berpotensi jadi Markas Militer Cina

Rabu, 24 May 2017 19:13


Mukena bordir mewar harga murah

Kumpulan Video Aksi Bela Islam
Must Read!
X