Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
12.948 views

Syetan Paling Getol Menghalangi Jihad dan Berinfak Fi Sabilillah

Oleh: Badrul Tamam

Al-Hamdulillah, segala puji bagi Allah, Rabb semesta alam. Shalawat dan salam semoga terlimpah kepada Rasulullah, keluarga dan para sahabatnya.

Syetan selalu berusaha menghalangi manusia dari menjalankan ketaatan, khususnya jihad fi Sabilillah dan infak di dalamnya. Hal ini seperti yang Allah firmankan,

إِنَّمَا ذَلِكُمُ الشَّيْطَانُ يُخَوِّفُ أَوْلِيَاءَهُ فَلَا تَخَافُوهُمْ وَخَافُونِ إِنْ كُنْتُمْ مُؤْمِنِينَ

"Sesungguhnya mereka itu tidak lain hanyalah setan yang menakut-nakuti (kamu) dengan kawan-kawannya (orang-orang musyrik Quraisy), karena itu janganlah kamu takut kepada mereka, tetapi takutlah kepada-Ku, jika kamu benar-benar orang yang beriman." (QS. Ali Imran: 175)

Ayat ini merupakan jawaban dari dua ayat sebelumnya, di mana orang kafir berkata, "Sesungguhnya manusia telah mengumpulkan pasukan untuk menyerang kamu, karena itu takutlah kepada mereka." (QS. Ali Imran: 173) ucapan mereka ini tidak lain hanyalah untuk menghalangi kaum muslimin dari menegakkan perintah wajib agama, yakni jihad. Jalannya, mereka sampaikan hal itu untuk menakut-nakuti. Ini juga pasti dilakukan oleh kaum munafikin terhadap orang-orang yang menegakkan Amar Ma'ruf Nahi Munkar. Maka syetan dan bala tentaranya pasti menghalangi mereka untuk menegakkan perintah agama tersebut. Maka tidak aneh jika Front Pembela Islam (FPI) dalam aksi Amar Ma'ruf Nahi Munkarnya mendapat ancaman, ditakut-takuti akan dibubarkan, diserbu masa ribuan, dan semisalnya. Ini sudah sunatullah dalam perjalanan perjuangan pendahulu umat ini dan menjadi resiko yang semestinya disadari.   

Syaikh Muhammad bin Shalih al-Utsaimin rahimahullah berkata, "Intinya: sesungguhnya Syetan pasti menakut-nakuti setiap orang yang hendak mengerjakan kewajiban. Maka jika syetan membisikkan rasa takut dalam hatimu, maka kamu wajib memahami bahwa menegakkan Kalimatul Haq bukan yang mendekatkan ajal, sementara diam dan pengecut adalah bukan yang menjauhkan ajal. Berapa banyak penyeru yang memperjuangkan kebenaran ia meninggal di atas kasurnya? Dan berapa banyak para pengecut yang terbunuh di kediamannya?" (Al-Qaul Mufid Syarh Kitab al-Tauhid, Syaikh Muhammad bin Shalih al-Utsaimin: 2/42)

Beliau memberikan contohnya, "Lihatlah kepada Khalid bin Walid, beliau seorang pemberani dan senantiasa berada di barisan depan pasukan, tapi beliau meninggal di atas kasurnya. Maka yang perlu dicamkan, selama seseorang menegakkan perintah Allah, hendaknya ia yakin bahwa Allah bersama orang-orang bertakwa dan orang-orang yang senantiasa berbuat baik. Dan pembela agama Allah pasti itu yang menang." (Ibid)   

Hal ini berbeda dengan mereka yang melakukan kemaksiatan, kemungkaran dan perbuatan jahat. Syetan menguatkan mereka dan memberikan dukungan kepada mereka. Lihatlah firman Allah Ta'ala,

وَمَنْ يَتَّبِعْ خُطُوَاتِ الشَّيْطَانِ فَإِنَّهُ يَأْمُرُ بِالْفَحْشَاءِ وَالْمُنْكَرِ

"Barang siapa yang mengikuti langkah-langkah setan, maka sesungguhnya setan itu menyuruh mengerjakan perbuatan yang keji dan yang mungkar." (QS. Al-Nuur: 21)

Maka pantaskah mujahid merasa lemah di hadapan syetan dan kawan-kawannya,

فَقَاتِلُوا أَوْلِيَاءَ الشَّيْطَانِ إِنَّ كَيْدَ الشَّيْطَانِ كَانَ ضَعِيفًا

"Oleh sebab itu perangilah kawan-kawan setan itu, karena sesungguhnya tipu daya setan itu adalah lemah." (QS. Al-Nisa': 76)

Beratnya Infak Fi Sabilillah

Dalam urusan infak juga demikian, syetan menakut-nakuti dengan kemiskinan agar manusia menjadi pelit dan tidak menginfakkan hartanya, khususnya di jalan jihad. Allah Ta'ala berfirman,

الشَّيْطَانُ يَعِدُكُمُ الْفَقْرَ وَيَأْمُرُكُمْ بِالْفَحْشَاءِ وَاللَّهُ يَعِدُكُمْ مَغْفِرَةً مِنْهُ وَفَضْلا وَاللهُ وَاسِعٌ عَلِيمٌ

"Setan menjanjikan (menakut-nakuti) kamu dengan kemiskinan dan menyuruh kamu berbuat kejahatan (kikir); sedang Allah menjanjikan untukmu ampunan daripada-Nya dan karunia. Dan Allah Maha Luas (karunia-Nya) lagi Maha Mengetahui." (QS. Al-Baqarah: 168)

Padahal infak fi sabilillah merupakan amal ketaatan yang sangat agung dan paling tinggi nilainya. Bentuknya: seorang mujahid membiayai dirinya dan kendaraannya sendiri, membiayai mujahidin selain dirinya baik berupa biaya pembelian senjata atau kendaraan. Masuk di dalamnya nafkah/biaya yang diperuntukkan keluarga mujahid selama ditinggal berjihad.

Sesungguhnya syetan tidak akan berusah lebih serius dan bekerja lebih keras daripada menghalangi seseorang mengeluarkan infak fi sabilillah. Demikian itu karena syetan tahu di dalam infak fi sabilillah terdapat pahala sangat besar dan keutamaan yang tinggi. Sebaliknya bakhil dalam infak ini memiliki dosa yang sangat besar. Hal ini sebagaimana disebutkan Imam Ibnu Nahhas al-Dimsyaqi al-Dimyathi dalam Tahdhib Kitab Masyari' al-Asywaq, hal. 115.

Allah Ta'ala berfirman,

مَثَلُ الَّذِينَ يُنْفِقُونَ أَمْوَالَهُمْ فِي سَبِيلِ اللَّهِ كَمَثَلِ حَبَّةٍ أَنْبَتَتْ سَبْعَ سَنَابِلَ فِي كُلِّ سُنْبُلَةٍ مِئَةُ حَبَّةٍ وَاللَّهُ يُضَاعِفُ لِمَنْ يَشَاءُ وَاللَّهُ وَاسِعٌ عَلِيمٌ

"Perumpamaan (nafkah yang dikeluarkan oleh) orang-orang yang menafkahkan hartanya di jalan Allah adalah serupa dengan sebutir benih yang menumbuhkan tujuh bulir, pada tiap-tiap bulir: seratus biji. Allah melipat gandakan (ganjaran) bagi siapa yang Dia kehendaki. Dan Allah Maha Luas (karunia-Nya) lagi Maha Mengetahui." (QS. Al-Baqarah: 261)

Imam Makhul menerangkan tentang maksud infak di jalan Allah pada ayat di atas, "Yakni (yang dimaksud dengannya): Infak dalam jihad, berupa menyiapkan kuda perang, menyiapkan persenjataan, dan lainnya.

Sedangkan Ibnu Abbas memahaminya dalam jihad dan haji, maka dirham yang diinfakkan dalam keduanya dilipatgandakan sampai 700 kali lipat. (Lihat Tafsir Ibnu Katsir terhadap ayat di atas)

Rasulullah Shallallahu 'Alaihi Wasallam bersabda,

من أنفق نفقة في سبيل الله كتبت له سبعمائة ضعف

"Siapa yang berinfak fi sabilillah satu harta maka dicatat untuknya 700 kali lipat." (Dishahihkan Al-Albani dalam al-Shahihah dan Shahih al-Jami', no. 6110)

Rasa eman-eman dan kikir, tidak terbiasa, dan jahil terhadap keutamaan infak fi sabilillah semakin membantu syetan dalam memuluskan misinya menghalangi manusia dari berinfaq fi sabilillah. Terlebih lagi pada zaman kita ini yang terkadang medan jihad terbentang di belahan bumi yang jauh, jerat-jerat ancaman musuh terhadap munfik (penginfak) fi sabilillah begitu berat, jihad distigmakan sebagai tindakan jahat, maka semakin membuat berat dan takut mengeluarkan harta untuk tegaknya jihad fi sabilillah. Tiada daya dan kekuatan kecuali berasal dari Allah Ta'ala.

Maka tiada jalan lagi untuk mengeluarkan infaq fi sabilillah kecuali dengan taufiq dan keteguhan dari Allah, Dzat yang Mahakuat dan Perkasa. Yakni Allah menguatkan diri dalam menghadapi bujukan dan teror yang dihembuskan syetan terlaknat yang senantiasa menakut-nakuti dengan kefakiran dan menyuruh kepada perbuatan keji dan mungkar.  

الشَّيْطَانُ يَعِدُكُمُ الْفَقْرَ وَيَأْمُرُكُمْ بِالْفَحْشَاءِ وَاللَّهُ يَعِدُكُمْ مَغْفِرَةً مِنْهُ وَفَضْلا وَاللهُ وَاسِعٌ عَلِيمٌ

"Setan menjanjikan (menakut-nakuti) kamu dengan kemiskinan dan menyuruh kamu berbuat kejahatan (kikir); sedang Allah menjanjikan untukmu ampunan daripada-Nya dan karunia. Dan Allah Maha Luas (karunia-Nya) lagi Maha Mengetahui." (QS. Al-Baqarah: 168)

Kita harus senantiasa ingat kepada Allah dan firman-Nya yang menjanjikan pahala besar dan keutamaan agung dalam infak ini. Allah berfirman,

وَمَا أَنْفَقْتُمْ مِنْ شَيْءٍ فَهُوَ يُخْلِفُهُ وَهُوَ خَيْرُ الرَّازِقِينَ

"Dan barang apa saja yang kamu nafkahkan, maka Allah akan menggantinya dan Dia lah Pemberi rezeki yang sebaik-baiknya." (QS. Saba': 39)

Mudah Pergi Berjihad, Tapi Berat Mengeluarkan Infak

Tidak sedikit ditemukan seorang mujahid yang gagah berani keluar berjihad fi sabilillah, tapi ia merasa berat dan tak mampu mengalahkan bisikan dirinya dalam berinfak fi sabilillah. Sebabnya, karena syetan membisikkan dalam diri seorang mujahid tadi, supaya ia tidak berinfak fi sabilillah. Syetan berkata kepadanya, "Jika engkau kembali dari jihad engkau sudah tak punya uang, padahal saat itu kamu menanggung luka dan sakit. Engkau pulang dalam kondisi fakir yang tak punya apa-apa. Tidak ada harta yang bersamamu. Maka siapkan hartamu untuk nanti saat engkau kembali."

Mujahid yang masih cinta kembali ke dunia dan membenci kesyahidan pasti akan menyambut seruan syetan ini. Jika ia menguatkan tekad untuk mendapatkan kesyahidan dengan sejujur-jujurnya, pastilah ia tak akan berpikir untuk pulang dan memikirkan kondisinya sesudah kembali ke rumahnya. Oleh karena itu, teladan para salaf apabila sudah berhadapan dengan musuh maka mereka memecahkan tempat pedangnya. Hal ini untuk menguatkan tekadnya untuk tidak pulang karena kuatnya kerinduan dalam hatinya untuk meraih kesyahidan, rindu berjumpa dengan Tuhannya, berkumpul dengan manusia-manusia mulia, serta singgah di surga Allah yang penuh kenikmatan.

Dikisahkan perjalanan seorang salaf yang sedang berjihad. Apabila dua pasukan sudah berhadapan dan masing-masing siap menyerang, syetan datang kepadanya mengingatkan istrinya dengan segenap kebaikan dan kecantikannya, sehingga menimbulkan kerinduan kepada istrinya dan tak mau berpisah dengannya. Syetan juga membisikkan akan anak-anaknya yang menyenangkan sehingga ia tak mau mereka menjadi yatim. Syetan juga mengingatkan akan bisnis dan harta yang sudah dikumpulkannya. Sehingga hampir-hampir membuatnya menjadi pengecut dan ingin kabur dari peperangan. Maka pada saat itu datangkan pertolongan dan keteguhan dari Allah yang Maha kuat lagi Perkasa. Kemudian ia berkata kepada dirinya: Wahai jiwa, jika engkau kabur dari peperangan maka istrimu tertalak karenanya, budak-budakmu menjadi merdeka, dan seluruh hartamu sebagai sedekah untuk fakir dan miskin! Masihkah engkau ingin hidup dengan kemiskinan dan berpisah dengan istrimu?

Maka jiwanya menjawab, "Aku tidak suka pulang."

Kemudian ia berkata, "Kalau begitu, majulah engkau berjihad!"

Bisa jadi syetan menanamkan rasa was-was dalam hati seorang mujahid, "Engkau akan terbunuh, maka anak-anakmu akan menjadi fakir dan istrimu menjadi pengemis. Maka tinggalkan harta untuk mereka, jangan enkau infakkan. Cukuplah kematianmu itu menjadi musibah bagi mereka."

Orang yang tak memiliki keyakinan mantap kepada Tuhannya pasti akan menuruti bisikan ini. Ia menjadi ragu dengan jaminan Allah terhadap rizki para hamba-Nya dan memenuhi kebutuhan mereka. Maka bagi Mukmin Mujahid wajib berkeyakinan, ia hanya sarana yang Allah adakan untuk memenuhi kebutuhan istri dan anak-anaknya dalam urusan rizki. Ia tak punya kuasa menjamin rizki untuk mereka walau sekecil biji sawi. Kenapa ia ambil pusing berlebih dalam urusan rizki mereka saat masih hidup dan sesudah mati. (Lihat: Tahdhib Kitab Masyari' al-Asywaq: 116-117)

Semoga Allah limpahkan keyakinan yang mantap dalam diri kita dalam menapaki perintah-perintah-Nya, khususnya jihad dan perjuangan Islam. Menolong dan menguatkan kita dalam menghadapi bisikan dan was-was syetan yang menyeru kepada perbuatan keji, munkar, dan bakhil dalam berinfak. Sesungguhnya Allah adalah penolong kepada hamba-hamba-Nya yang beriman. Wallahu Ta'ala a'lam. [PurWD/voa-islam.com] 

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Jihad Fie Sabilillah lainnya:

+Pasang iklan

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Toko Tas Online TBMR - Murah & Terpercaya

Toko tas online dan Pusat grosir tas TBMR menjual tas branded harga grosir. DISKON setiap hari s/d 50%. Tas wanita, tas import, tas kerja semua dijamin MURAH. Menerima Reseller.
http://www.tasbrandedmurahriri.com

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Pusat Jam Tangan Impor Murah

Tampil cantik dan keren dengan jam tangan impor pilihan. Tersedia koleksi ribuan jam tangan untuk pria dan wanita, harga dijamin murah.
http://timitime.asia

Infaq Dakwah Center

Digerogoti TBC Tulang, Bunda Evi Terancam Lumpuh Total. Butuh Biaya Operasi 60 Juta Rupiah. Ayo Bantu.!!!

Digerogoti TBC Tulang, Bunda Evi Terancam Lumpuh Total. Butuh Biaya Operasi 60 Juta Rupiah. Ayo Bantu.!!!

Virus TBC menggerogoti tulangnya hingga menjalar ke sumsum tulang punggung. Harus segera dioperasi untuk menghindari kelumpuhan total....

Zakat Fitrah IDC: Ramadhan Tinggal 2 Hari Lagi, Sempurnakan Ibadah Ramadhan dengan Zakat

Zakat Fitrah IDC: Ramadhan Tinggal 2 Hari Lagi, Sempurnakan Ibadah Ramadhan dengan Zakat

IDC siap menerima zakat fitrah senilai Rp 30.000 hingga 52.000 per-jiwa untuk disalurkan kepada Mustahiq dengan prioritas Muallaf dan Fakir Miskin dari kalangan aktivis Islam dan yatim....

Yatim Muallaf ini Mau Masuk Pesantren, Butuh Biaya 24 Juta Rupiah. Ayo Bantu Zakat & Infaq..!!

Yatim Muallaf ini Mau Masuk Pesantren, Butuh Biaya 24 Juta Rupiah. Ayo Bantu Zakat & Infaq..!!

Lahir dalam keluarga Kristen taat, Valentino Nainggolan menjadi muallaf dalam usia SD. Untuk memperdalam Islam, ia dan kakaknya akan melanjutkan pendidikan ke pesantren Ayo Bantu.!!!...

Sudah Satu Bulan Mushalla Kasinoman ini Hancur Diterjang Gempa. Ayo Bantu.!!

Sudah Satu Bulan Mushalla Kasinoman ini Hancur Diterjang Gempa. Ayo Bantu.!!

Sudah 30 hari mushalla korban gempa ini hancur dan belum dibangun lagi. Ramadhan akan tiba, mushalla ini sangat dibutuhkan. Ayo bantu sedekah jariyah, pahala terus mengalir tak terbatas umur....

Ustadz Purnomo, Dai Pinggiran Butuh Sanitasi MCK di Semanggi Solo. Ayo Bantu.!!

Ustadz Purnomo, Dai Pinggiran Butuh Sanitasi MCK di Semanggi Solo. Ayo Bantu.!!

Dai yang aktif berdakwah melawan pemurtadan misionaris ini tinggal di rumah sederhana tanpa kamar mandi mck. Sang istri yang berhijab kesulitan, setiap mandi, buang air dan buang hajat harus...

Latest News
Militer Filipina Buru Amir Baru Islamic State Asia Tenggara

Militer Filipina Buru Amir Baru Islamic State Asia Tenggara

Jum'at, 22 Jun 2018 21:30

Fahri Hamzah Bicarakan Kesadaran Diri Jokowi untuk Bangsa dan Negara

Fahri Hamzah Bicarakan Kesadaran Diri Jokowi untuk Bangsa dan Negara

Jum'at, 22 Jun 2018 21:17

UEA Bantah Tuduhan Mengoperasikan Penjara Rahasia dan Menyiksa Tahanan di Yaman

UEA Bantah Tuduhan Mengoperasikan Penjara Rahasia dan Menyiksa Tahanan di Yaman

Jum'at, 22 Jun 2018 21:15

Rezeki yang Melupakan Ibadah

Rezeki yang Melupakan Ibadah

Jum'at, 22 Jun 2018 21:00

Pejuang Taliban Tewaskan 16 Polisi Afghanistan di Badghis

Pejuang Taliban Tewaskan 16 Polisi Afghanistan di Badghis

Jum'at, 22 Jun 2018 20:35

Soal Iriawan, Hendri: Semakin Banyak Pejabat yang Komentar, semakin seperti Ada yang Ditutupi

Soal Iriawan, Hendri: Semakin Banyak Pejabat yang Komentar, semakin seperti Ada yang Ditutupi

Jum'at, 22 Jun 2018 20:17

Tegar di Jalan Yang Benar

Tegar di Jalan Yang Benar

Jum'at, 22 Jun 2018 19:33

Saudi Akan Bangun Kanal Selebar 200 Meter di Sepanjang Perbatasan dengan Qatar

Saudi Akan Bangun Kanal Selebar 200 Meter di Sepanjang Perbatasan dengan Qatar

Jum'at, 22 Jun 2018 17:30

PPh Final UMKM, Menyembelih Itik Bertelur Emas?

PPh Final UMKM, Menyembelih Itik Bertelur Emas?

Jum'at, 22 Jun 2018 17:16

Soal PJ Gubernur Jabar, FORMASI Jabar Dukung Fraksi-Fraksi di DPR Gunakan Hak Angket

Soal PJ Gubernur Jabar, FORMASI Jabar Dukung Fraksi-Fraksi di DPR Gunakan Hak Angket

Jum'at, 22 Jun 2018 16:55

Pemerintah Yaman Kirim Bala Bantuan Jelang Serangan Besar di Kota Pelabuhan Hodeidah

Pemerintah Yaman Kirim Bala Bantuan Jelang Serangan Besar di Kota Pelabuhan Hodeidah

Jum'at, 22 Jun 2018 16:45

Masih Ragu-ragu Berinvestasi Saham di Pasar Modal Syari'ah?

Masih Ragu-ragu Berinvestasi Saham di Pasar Modal Syari'ah?

Jum'at, 22 Jun 2018 15:00

Maung Institute: Penetapan PJ Gubernur Jawa Barat Tidak Fair

Maung Institute: Penetapan PJ Gubernur Jawa Barat Tidak Fair

Jum'at, 22 Jun 2018 11:30

Jangan Ada Baper Diantara Kita, 5 Tips Terhindar dari Pacaran

Jangan Ada Baper Diantara Kita, 5 Tips Terhindar dari Pacaran

Jum'at, 22 Jun 2018 11:10

Adab Sebelum Jihad

Adab Sebelum Jihad

Jum'at, 22 Jun 2018 11:05

Mendekap Iman

Mendekap Iman

Jum'at, 22 Jun 2018 11:00

Macet Arah Cikampek, YLKI Dukung Warga Lakukan Gugatan Class Action Kebijakan One Way Arus Balik

Macet Arah Cikampek, YLKI Dukung Warga Lakukan Gugatan Class Action Kebijakan One Way Arus Balik

Jum'at, 22 Jun 2018 07:43

Polling: Hanya 7 Persen Responden Sebut Arus Mudik dan Balik Lebaran 2018 Lancar

Polling: Hanya 7 Persen Responden Sebut Arus Mudik dan Balik Lebaran 2018 Lancar

Jum'at, 22 Jun 2018 05:50

Seorang Jenderal Rezim Assad Tewas dalam Penyergapan Pejuang Oposisi di Dara'a

Seorang Jenderal Rezim Assad Tewas dalam Penyergapan Pejuang Oposisi di Dara'a

Kamis, 21 Jun 2018 22:00

Laporan: Petugas UEA Lakukan Penyiksaan Terhadap Tahanan di Penjara Yaman

Laporan: Petugas UEA Lakukan Penyiksaan Terhadap Tahanan di Penjara Yaman

Kamis, 21 Jun 2018 21:30


Reseller tas batam

Kumpulan Video Aksi Bela Islam
Must Read!
X