Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
67.506 views

Adakah Shalat Sunnah Rawatib Sesudah Ashar?

Apakah ada shalat sunnah sesudah shalat 'Ashar? Saya pernah membaca beberapa hadits yang berhubungan dengan shalat sunnah setelah shalat 'Ashar, di antaranya dari 'Asiyah Radhiyallahu 'Anha, ia berkata: "Dua shalat yang tak pernah ditinggalkan Rasulullah Shallallahu 'Alaihi Wasallam di rumahku dalam keadaan apapun yaitu dua rakaat sebelum fajar dan dua rakaat setelah 'Ashar. (HR. al-Bukhari, no. 566-567 dan Muslim no. 835)

(08131100XXX)

Jawaban:

Oleh: Ust. Badrul Tamam

Alhamdulillah, segala puji bagi Allah. Shalawat dan salam semoga terlimpah kepada Rasulullah Shallallahu 'Alaihi Wasallam, keluarga dan para sahabatnya.

Terdapat beberapa hadits shahih, Rasulullah Shallallahu 'Alaihi Wasallam melarang shalat sesudah 'Ashar. Di antaranya apa yang diriwayatkan Ibnu Abbas Radhiyallahu 'Anhuma, ia berkata: “Beberapa orang yang aku percaya dan dipercaya oleh Umar bersaksi bahwa Nabi Shallallaahu 'Alaihi Wasallam melarang shalat setelah Shubuh sehingga matahari terbit dan sesudah ‘Ashar sehingga matahari tenggelam.” (HR. Al-Bukhari dan Muslim)

Hadits Abu Sa’id al-Khudri Radhiyallahu 'Anhu, ia berkata: "Aku mendengar Rasulullah Shallallaahu 'Alaihi Wasallam bersabda, “Tidak ada shalat sesudah Shubuh hingga matahari meninggi dan tidak ada shalat sesudah ‘Ashar hingga matahari tenggelam.” (HR. Bukhari dan Muslim)

Dan dari abu Hurairah Radhiyallahu 'Anhu,

أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ نَهَى عَنْ الصَّلَاةِ بَعْدَ الْعَصْرِ حَتَّى تَغْرُبَ الشَّمْسُ وَعَنْ الصَّلَاةِ بَعْدَ الصُّبْحِ حَتَّى تَطْلُعَ الشَّمْسُ

"Bahwa Rasulullah Shallallahu 'Alaihi Wasallam melarang shalat sesudah 'Ashar sehingga matahari tenggelam dan (melarang shalat sesudah Shubuh sehingga matahari terbit." (HR. Muslim)

Sehingga disimpulkan dari Hadits-hadits di atas, shalat sunnah rawatib sesudah 'Ashar itu dilarang. Dan didapatkan keterangan bahwa Umar bin Khathab memukul orang yang mengerjakan shalat sunnah sesudah 'Ashar.

Namun terdapat beberapa hadits shahih lain yang menunjukkan bahwa Nabi Shallallahu 'Alaihi Wasallam mengerjakan shalat sunnah dua rakaat sesudah 'Ashar. Di antaranya, dari al-Aswad dan Masruq Radhiyallahu 'Anhuma, berkata: Kami menyaksikan 'Áisyah Radhiyallahu 'Anha berkata: "Tak ada satu haripun di mana Nabi Shallallahu 'Alaihi Wasallam datang kepadaku kecuali beliau shalat dua raka'at sesudah 'Ashar." (HR. al-Bukhari dan Muslim)

Al-Bukhari juga mengeluarkan hadits yang bersumber dari 'Aisyah Radhiyallahu 'Anha, ia berkata: "Nabi Shallallahu 'Alaihi Wasallam tidak pernah sama sekali meninggalkan dua rakaat sesudah 'Ashar saat di sisiku."

Disebutkan juga dalam Shahihain, dari jalur Kuraib yang menuturkan, bahwa Ibnu Abbas, al-Miswar bin makhramah, dan Abdurrahman bin Azhar Radhiyallahu 'Anhum mengutusnya kepada 'Aisyah untuk menanyakan perihal shalat dua rakaat sesudah 'Ashar. Di mana 'Aisyah mengerjakannya sementara mereka mendengar Nabi Shallallahu 'Alaihi Wasallam melarangnya. Kemudian 'Aisyah menyuruh Kuraib agar datang kepada Ummu Salamah dan menanyakan kepadanya. Ringkasnya, bahwa Rasulullah Shallallahu 'Alaihi Wasallam pernah shalat dua rakaat sesudah 'Ashar di rumahnya, lalu ditanyakan kepada beliau dan beliau menjawab,

وَإِنَّهُ أَتَانِي نَاسٌ مِنْ عَبْدِ الْقَيْسِ فَشَغَلُونِي عَنْ الرَّكْعَتَيْنِ اللَّتَيْنِ بَعْدَ الظُّهْرِ فَهُمَا هَاتَانِ

"Sesungguhnya telah datang kepadaku beberapa orang utusan dari Abdul Qais, mereka menyibukkanku dari mengerjakan dua rakaat sesudah Zuhur maka keduanya itu (dua rakaat sesudah 'Ashar) adalah itu."

Dan dalam Shahih Muslim, dari Abu Salamah yang menanyakan kepada 'Asiyah Radhiyallahu 'Anha tentang dua sujud (shalat dua rakaat) yang dikerjakan Rasulullah Shallallahu 'Alaihi Wasallam sesudah 'Ashar. 'Aisyah menjawab: "Beliau biasa mengerjakannya sebelum 'Ashar, lalu beliau tidak sempat mengerjakannya atau lupa, kemudian beliau shalat sesudah 'Ashar. Kemudian beliau membiasakannya, dan adalah beliau apabila mengerjakan satu shalat maka beliau melaziminya (kontinyu mengerjakannya)."

Menurut imam Nawawi dalam Syarah Muslim, yang nampak dalam hadits ini bahwa dua sujud adalah dua rakaat sebelum shalat 'Ashar. Al-Qadhi Iyadh berkata: Selayaknya maknanya dibawa kepada sunnah (sebelum) Zuhur, sebagaimana dalam hadits Ummu Salamah agar dua hadits sesuai. Dan sunnah Zuhur sah dinamakan dengan sebelum 'Ashar."

Imam Nawawi rahimahullah, memahami dari فَهُمَا هَاتَانِ (maka keduanya itu (dua rakaat sesudah 'Ashar) adalah itu), "bahwa shalat sunnah rawatib apabila terlewat disunnahkan mengqadha'nya. Dan ini adalah mazhab yang shahih menurut kami." Sementara shalat yang memiliki sebab tidak dimakruhkan dikerjakan pada waktu terlarang. Yang dimakruhkan adalah shalat sunnah yang tidak memiliki sebab.

Sebagian ulama memahami keterangan tentang perbuatan beliau Shallallahu 'Alaihi Wasallam yang kemudian melazimi dua rakaat sesudah 'Ashar sebagaimana yang dituturkan 'Aisyah, maka itu dibawa kepada khushushiyyah (kekhususan) bagi Nabi Shallallahu 'Alaihi Wasallam. (Lihat Fath al-Baari: II/77, cet Salafiyah)

Abu Malik Kamal dalam Shahih Fiqih Sunnah, berkata: "Hal itu didukung oleh perkataan 'Aisyah Radhiyallahu 'Anha, "Rasulullah tidak pernah meninggalkannya hingga beliau berjumpa dengan Allah (yaitu dua rakaat sesudah 'Ashar). Rasulullah selalu mengerjakannya, namun beliau tidak pernah mengerjakannya di masjid karena khawatir hal itu akan memberatkan umatnya, padahal beliau suka meringankan umatnya." (Dinukil dari Shahih Fiqih Sunnah: II/17; edisi Indonesia).

Syaikh Shalih Fauzan menjelaskan persoalan ini, bahwa apabila Nabi Shallallahu 'Alaihi Wasallam melarang suatu perbuatan lalu beliau mengerjakannya, menunjukkan itu adalah kekhususan untuk beliau.

Namun tidak dipungkiri ada sebagian ulama yang berpendapat disunnahkanya shalat dua rakaat sesudah 'Ashar, seperti Syaikh al-Albani rahimahullah sebagaimana yang terdapat dalam Silsilah Shahihnya. Dengan catatan, itu dikerjakan sebelum matahari menguning sebagaimana hadits yang terdapat dalam Musnad Ahmad, "Janganlah kalian shalat sesudah 'Ashar kecuali kalian shalat sementara matahari masih meninggi." Wallahu Ta'ala A'lam. [PurWD/voa-islam.com]

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Konsultasi Agama lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Kisah Pilu Abdurrahman, Balita Pejuang Tumor Mata Menangis Bercucuran Darah. Ayo Bantu.!!

Kisah Pilu Abdurrahman, Balita Pejuang Tumor Mata Menangis Bercucuran Darah. Ayo Bantu.!!

Belum genap berusia 2 tahun, bocah imut mungil ini harus menjalani hidup dengan dahsyatnya penyakit tumor ganas di. Hari-harinya dipenuhi tangis bersimbah darah yang mengucur dari luka matanya...

Rumah Dakwah Ustadz Sukarman Reyot Terancam Roboh, Ayo Bantu!

Rumah Dakwah Ustadz Sukarman Reyot Terancam Roboh, Ayo Bantu!

Sungguh prihatin kondisi rumah Ustadz Ahmad Sukarman ini. Rumah tinggal yang difungsikan sebagai markas pengajian ini sangat tidak layak, rapuh dan reyot terancam roboh....

Hidup Sebatang Kara, Muallaf  Suliatin Diterpa Berbagai Ujian Hidup, Ayo Bantu.!!

Hidup Sebatang Kara, Muallaf Suliatin Diterpa Berbagai Ujian Hidup, Ayo Bantu.!!

Hijrah menjadi Muslimah, mantan Kristen Pantekosta ini ditimpa banyak ujian mulai dari keluarga hingga kerasnya pekerjaan. Hidup sebatang kara, ia bekerja keras sebagai buruh pembuat batu bata. ...

Pesantren Tahfizh Al-Qur'an Gunungsari Butuh Masjid. Ayo Bantu Amal Jariyah.!!!

Pesantren Tahfizh Al-Qur'an Gunungsari Butuh Masjid. Ayo Bantu Amal Jariyah.!!!

Sudah 4 tahun Pesantren Tahfiz Al-Qur’an ini mendidik para yatim dan kaum dhuafa tanpa memungut biaya. Mereka butuh masjid, anggaran dana 160 juta rupiah. Sisihkan harta, dapatkan istana di...

Aktivis Masjid Butuh Kaki Palsu dan Gerobak untuk Hidup Mandiri, Ayo Bantu..!!

Aktivis Masjid Butuh Kaki Palsu dan Gerobak untuk Hidup Mandiri, Ayo Bantu..!!

Bermodal kaki palsu Abu Rahman keliling Kota Solo menjajakan minuman 'es kapal' untuk menafkahi keluarga. Kini ia tak bisa bekerja lagi karena kaki palsunya jebol tak bisa diperbaiki.Ayo Bantu.!!...

Latest News
Ganasnya Sakit Qalbu (2): Ini Penyebab 350 Penyakit dari Hatimu (1-350)

Ganasnya Sakit Qalbu (2): Ini Penyebab 350 Penyakit dari Hatimu (1-350)

Sabtu, 27 Feb 2021 10:30

Quranic Quantum Food: Tips Jadikan masakan sehat & Anti Sihir

Quranic Quantum Food: Tips Jadikan masakan sehat & Anti Sihir

Sabtu, 27 Feb 2021 10:29

Kajian Ilmu FUUI: Tunduk dan Patuh Kepada Selain Allah dengan Menentang Syariat-Nya

Kajian Ilmu FUUI: Tunduk dan Patuh Kepada Selain Allah dengan Menentang Syariat-Nya

Sabtu, 27 Feb 2021 01:20

Parlemen Belanda: Perlakuan Cina Terhadap Muslim Uighur Genosia

Parlemen Belanda: Perlakuan Cina Terhadap Muslim Uighur Genosia

Jum'at, 26 Feb 2021 20:30

Mahkamah Agung Inggris Putuskan Shamima Beghum Tidak Bisa Kembali Ke Inggris

Mahkamah Agung Inggris Putuskan Shamima Beghum Tidak Bisa Kembali Ke Inggris

Jum'at, 26 Feb 2021 19:35

Sri Lanka Cabut Larangan Kontroversial Penguburan Jenazah COVID-19 Dengan Cara Dibakar

Sri Lanka Cabut Larangan Kontroversial Penguburan Jenazah COVID-19 Dengan Cara Dibakar

Jum'at, 26 Feb 2021 18:14

AS Bombardir Fasilitas Milisi Syi'ah Dukungan Iran Dekat Perbatasan Irak-Suriah

AS Bombardir Fasilitas Milisi Syi'ah Dukungan Iran Dekat Perbatasan Irak-Suriah

Jum'at, 26 Feb 2021 15:00

Syakir Daulay Didaulat Jadi Duta Wakaf

Syakir Daulay Didaulat Jadi Duta Wakaf

Jum'at, 26 Feb 2021 11:47

Soal Izin Investasi Industri Miras, Harusnya Tunggu RUU Miras Disahkan Dulu

Soal Izin Investasi Industri Miras, Harusnya Tunggu RUU Miras Disahkan Dulu

Jum'at, 26 Feb 2021 06:54

PKS Bersama Melayani Rakyat bukan Sekadar Tagline, Tapi Jadi Ruh dan Sistem

PKS Bersama Melayani Rakyat bukan Sekadar Tagline, Tapi Jadi Ruh dan Sistem

Jum'at, 26 Feb 2021 06:49

Pak Jokowi, Akui Saja Kesalahan Kerumunan di Maumere Itu

Pak Jokowi, Akui Saja Kesalahan Kerumunan di Maumere Itu

Jum'at, 26 Feb 2021 06:36

Kontroversi Jilbab, Islam Intoleran?

Kontroversi Jilbab, Islam Intoleran?

Jum'at, 26 Feb 2021 06:25

Hari Jum’at Tiba, Rasulullah Menunggu Shalawat Kita!

Hari Jum’at Tiba, Rasulullah Menunggu Shalawat Kita!

Kamis, 25 Feb 2021 22:26

Jeratan Pornografi Kian Mencengkeram Dunia Remaja

Jeratan Pornografi Kian Mencengkeram Dunia Remaja

Kamis, 25 Feb 2021 21:43

Keunggulan Vaksin Nusantara, Layakkah Kita Berharap?

Keunggulan Vaksin Nusantara, Layakkah Kita Berharap?

Kamis, 25 Feb 2021 21:27

Doa Agar Amal Ibadah Diterima

Doa Agar Amal Ibadah Diterima

Kamis, 25 Feb 2021 21:10

Rakyat Tuban, Dulu Ditolak Kini Kaya Mendadak

Rakyat Tuban, Dulu Ditolak Kini Kaya Mendadak

Kamis, 25 Feb 2021 20:35

Turki Akan Balas Dendam Atas Pembantaian 13 Warga Turki Ditangan Teroris PKK

Turki Akan Balas Dendam Atas Pembantaian 13 Warga Turki Ditangan Teroris PKK

Kamis, 25 Feb 2021 20:05

Militer Armenia Serukan Pengunduran Diri PM Nikol Pashinyan

Militer Armenia Serukan Pengunduran Diri PM Nikol Pashinyan

Kamis, 25 Feb 2021 19:45

Laporan: Regu Pembunuh Jamal Khashoggi Terbang Ke Turki Dengan Jet Pribadi Sitaan MBS

Laporan: Regu Pembunuh Jamal Khashoggi Terbang Ke Turki Dengan Jet Pribadi Sitaan MBS

Kamis, 25 Feb 2021 19:15


MUI

Must Read!
X