Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
7.595 views

Qory dan Marwa Al Sharbini

Oleh : Burhan Sodiq

Kehebohan kembali terjadi di negeri ini. Seolah penghuninya tidak belajar dari apa yang sudah terjadi. Musibah yang sedemikian ngeri tidak kemudian menjadi pelajaran yang berarti. Malahan, tradisi mengebiri nurani, dan eksploitasi kesalahan terus saja dilakukan sebagai sebentuk peradaban yang dijunjung tinggi.

Salah satunya adalah tradisi ajang pemilihan gadis paling cantik negeri ini, Kontes Putri Indonesia. Ajang yang yang diselenggarakan sejak tahun 1992 oleh Yayasan Puteri Indonesia ini memang niatnya ingin memajukan budaya Indonesia. Namun sayangnya ajang ini justru sering menimbulkan polemik dan kontroversi. Yayasan yang diketuai oleh Mooryati Soedibyo ini memang selalu rajin mengadakan acara ini setiap tahunnya. Kontroversi yang biasanya terjadi adalah pengiriman duta ke ajang Miss Universe yang harus berpakaian bikini dan merendahkan harga diri bangsa Indonesia di mata dunia. Karena biasanya, Pemenang Puteri Indonesia akan mewakili Indonesia dalam ajang Miss Universe, sementara runner-up I dan II dikirim ke berbagai ajang kontes kecantikan internasional lainnya, seperti Miss International, Miss Asia Pacific International, Miss World (sekali pada tahun 2005), dan lain-lain.

Dan tentu saja kita tahu, bahwa di ajang semacam itu, penilaian tidak lagi pada budaya sebuah bangsa, tetapi lebih kepada kemolekan dan keseksian duta yang dikirimkan. Meski sudah dikritik dan diprotes berbagai pihak, Yayasan ini tetap saja mengirimkan Puteri Indonesia terpilih ke ajang semacam itu. Seperti tidak berujung, kontroversi ini terus saja berlangsung sampai hari ini. Kasus terakhir adalah penampilan puteri Indonesia 2008, Zivanna Letisha Siregar yang membuat merah telinga bangsa ini karena sangat vulgar mewakili Indonesia di ajang itu.

bangsa ini harus kembali bersedih. Karena budaya ketimuran mereka dicoba lagi dengan kasus kontroversi putri Indonesia terpilih 2009 Qory Sandioriva yang mengaku rela melepas jilbab demi rambutnya.

Nah, tahun ini nampaknya bangsa ini harus kembali bersedih. Karena budaya ketimuran mereka dicoba lagi dengan kasus kontroversi putri Indonesia terpilih 2009 Qory Sandioriva yang mengaku rela melepas jilbab demi rambutnya. Kemenangan Qory Sandioriva asal Nanggroe Aceh Darussalam (NAD) dalam kontes kecantikan Pemilihan Puteri Indonesia 2009 mengejutkan banyak pihak. Sebab dalam menggapai kemenangan kontes itu, Qory menaggalkan atribut seperti jilbab yang selama ini identik dengan perempuan Aceh. Qory memang hadir berbeda dengan delegasi dari Aceh dalam kontes serupa di tahun-tahun sebelumnya. Aceh memang tak pernah absen mengirimkan delegasinya dalam kontes kecantikan itu. Namun, perempuan Aceh yang dikirim dalam kontes kecantikan tak pernah absen dengan atibut khas Aceh, yaitu jilbab dan busana muslimah. Qory hadir berbeda, atribut itu ia tanggalkan.

Dalam sesi pertanyaan, ia menjawab dengan lantang, "Saya menanggalkan jilbab saya dengan izin dari Pemda Aceh. Semoga keputusan saya bisa diterima," Namun perempuan yang masih kuliah di Sastra Perancis FIB Universitas Indonesia malah membantahnya ketika sesi jumpa pers. yang mengaku sebenarnya, sehari-hari ia tak mengenakan jilbab. "Saya sebenarnya memang dari awal sehari-hari tidak mengenakan jilbab," jelasnya. Hum, manakah yang benar?

Dalam profilnya, gadis yang masih berusia 18 tahun ini memang tumbuh dan besar di Jakarta. Lahir di Jakarta lahir di Jakarta, 17 Agustus 1991, dan ia adalah lulusan dari SMA Al-Azhar 1 Jakarta. Sehingga banyak pihak yang meragukan kapasitas Qory sebagai perwakilan Aceh. Sekretaris Ulama Dayah Aceh (HUDA), Tengku Faisal Aly mengatakan "Qory bukan cerminan putri Aceh. Untuk itu, ia tidak berhak mengatasnamakan rakyat Aceh. Ini sangat kita sesalkan." Faisal menegaskan, Qory berhak mengikuti kontes kecantikan tersebut. Meski Qory tidak berhak mengatasnamakan putri Aceh karena tidak mencerminkan budaya Aceh yang Islami. Selain itu menurutnya, di Aceh tidak pernah ada pemilihan putri sebelumnya.

Hidayah itu Sangatlah Mahal

Satu hal yang mengherankan mungkin di benak kita, kenapa dia rela melepaskan jilbabnya. Memang akan ada banyak sekali keuntungan dunia bila bisa memenangkan ajang ini. Mahkota yang akan diperebutkan oleh para kontestan dari seluruh penjuru tanah air ini memiliki bentuk menyerupai bulu burung merak, salah satu satwa Indonesia yang memiliki bulu yang indah. Mahkota persembahan dari PT. Hartono Wira Tanik (HWT) tersebut terbuat dari Emas Putih PLG, bertaburkan batu-batuan alam dan mutiara Indonesia. Selain itu ia akan berkesempatan mendapatkan rumah dinas, mobil dinas dan sejumlah uang. Belum lagi kesempatan untuk bisa berkunjung ke daerah-daerah di dalam dan luar negeri, tentu saja bagi gadis usia 18 tahun, hal ini sangat menggiurkan.

Fenomena ini menunjukkan bahwa perspektif seorang Qory yang rela melepas hidayah yang sudah dia pilih, dan menggantinya dengan pilihan dunia yang fana. Kita hanya bisa berharap, semoga ini bukanlah pilihan kebanyakan gadis muda di Indonesia. Karena bila ternyata ini demikian, maka para pegiat dakwah negeri ini harus lebih banyak berkaca dan berusaha lebih giat lagi berdakwah di masyarakat. Mengganti perspektif yang salah dalam memandang dunia, dan benar-benar menjelaskan bagaimana seorang muslimah menghargai dirinya.

Kronologis Pembunuhan Marwa Sherbini di Persidangan. Sumber

Jilbab adalah hidayah yang mahal. Kalau memang selama ini dia tidak berjilbab, berarti ia telah berbohong saat sesi pertanyaan dewan juri. Dan bagi seorang puteri Indonesia, berbohong adalah sebuah kesalahan yang memalukan. Tapi memang Qory benar berjilbab, mungkin bagi seorang Qory jilbab hanya sehelai kain yang bisa diganti dengan mahkota bertahta emas dan berlian. Berbeda halnya bagi seorang Marwah Al-Sharbini, yang mempertahankan jilbabnya meski harus ditebas nyawanya oleh pemuda yang membenci jilbabnya. Karena bagia Marwa, surga Allah adalah tujuan yang utama, bukan dunia apalagi hanya sebuah mahkota. Ia lebih kekal dan lebih mulia harganya.

Semoga muslimah negeri ini belajar dari martir jilbab Marwah Al Sharbini, dan menjadikan jilbab sebagai sebuah kehormatan yang harus dijaga sampai mati. Karena hidayah sangatlah mahal harganya sehingga tidaklah pantas bila hanya ditukar dengan kemilau dunia. Wallahua'lam.

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Liberalism lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Mushalla Al-Mubarok Ambruk Diterjang Hujan, Ayo Bantu..!!!

Mushalla Al-Mubarok Ambruk Diterjang Hujan, Ayo Bantu..!!!

Mushalla ini ambruk tak kuat menahan gempuran hujan deras. Kegiatan ibadah dan syiar mushalla pun terhenti. Ayo bantu renovasi supaya pada bulan Ramadhan warga bisa shalat jamaah, tarawih dan...

Kisah Pilu Abdurrahman, Balita Pejuang Tumor Mata Menangis Bercucuran Darah. Ayo Bantu.!!

Kisah Pilu Abdurrahman, Balita Pejuang Tumor Mata Menangis Bercucuran Darah. Ayo Bantu.!!

Belum genap berusia 2 tahun, bocah imut mungil ini harus menjalani hidup dengan dahsyatnya penyakit tumor ganas di. Hari-harinya dipenuhi tangis bersimbah darah yang mengucur dari luka matanya...

Rumah Dakwah Ustadz Sukarman Reyot Terancam Roboh, Ayo Bantu!

Rumah Dakwah Ustadz Sukarman Reyot Terancam Roboh, Ayo Bantu!

Sungguh prihatin kondisi rumah Ustadz Ahmad Sukarman ini. Rumah tinggal yang difungsikan sebagai markas pengajian ini sangat tidak layak, rapuh dan reyot terancam roboh....

Hidup Sebatang Kara, Muallaf  Suliatin Diterpa Berbagai Ujian Hidup, Ayo Bantu.!!

Hidup Sebatang Kara, Muallaf Suliatin Diterpa Berbagai Ujian Hidup, Ayo Bantu.!!

Hijrah menjadi Muslimah, mantan Kristen Pantekosta ini ditimpa banyak ujian mulai dari keluarga hingga kerasnya pekerjaan. Hidup sebatang kara, ia bekerja keras sebagai buruh pembuat batu bata. ...

Pesantren Tahfizh Al-Qur'an Gunungsari Butuh Masjid. Ayo Bantu Amal Jariyah.!!!

Pesantren Tahfizh Al-Qur'an Gunungsari Butuh Masjid. Ayo Bantu Amal Jariyah.!!!

Sudah 4 tahun Pesantren Tahfiz Al-Qur’an ini mendidik para yatim dan kaum dhuafa tanpa memungut biaya. Mereka butuh masjid, anggaran dana 160 juta rupiah. Sisihkan harta, dapatkan istana di...

Latest News
Test The Water Investasi Miras

Test The Water Investasi Miras

Jum'at, 05 Mar 2021 11:26

Melegislasi Miras, Melegislasi Kemaksiatan Pendatang Azab

Melegislasi Miras, Melegislasi Kemaksiatan Pendatang Azab

Jum'at, 05 Mar 2021 09:31

Menjadi Ibu Tangguh di Era Pandemi

Menjadi Ibu Tangguh di Era Pandemi

Jum'at, 05 Mar 2021 09:09

AS 'Dengan Tegas Menentang' Keputusan ICC Untuk Membuka Penyelidikan Kejahatan Perang Israel

AS 'Dengan Tegas Menentang' Keputusan ICC Untuk Membuka Penyelidikan Kejahatan Perang Israel

Kamis, 04 Mar 2021 21:15

Bom Mobil Hantam Pasukan Separatis Selatan Yaman Dukungan UEA Di Aden

Bom Mobil Hantam Pasukan Separatis Selatan Yaman Dukungan UEA Di Aden

Kamis, 04 Mar 2021 20:30

Hamas: Tidak Ada Pembebasan Tentara Israel Tanpa Pertukaran Tahanan

Hamas: Tidak Ada Pembebasan Tentara Israel Tanpa Pertukaran Tahanan

Kamis, 04 Mar 2021 20:02

Keutamaan Silaturahim Hari Jum’at

Keutamaan Silaturahim Hari Jum’at

Kamis, 04 Mar 2021 19:08

Sejak Januari Sudah Terjadi 31 Pembunuhan Di Kamp Suriah Yang Menampung Kerabat Pejuang IS

Sejak Januari Sudah Terjadi 31 Pembunuhan Di Kamp Suriah Yang Menampung Kerabat Pejuang IS

Kamis, 04 Mar 2021 18:15

Benarkah Ayat Qur’an Tentang Khamr Kontradiktif?

Benarkah Ayat Qur’an Tentang Khamr Kontradiktif?

Kamis, 04 Mar 2021 15:55

Israel Jual Drone Pengingtai Dan Perangkat Lunak Peretasan Ke Myanmar Meski Ada Larangan Ekspor

Israel Jual Drone Pengingtai Dan Perangkat Lunak Peretasan Ke Myanmar Meski Ada Larangan Ekspor

Kamis, 04 Mar 2021 15:05

Satu Tahun Pandemi di Indonesia, Pemimpin Bingung Rakyat Jadi Korban

Satu Tahun Pandemi di Indonesia, Pemimpin Bingung Rakyat Jadi Korban

Kamis, 04 Mar 2021 13:38

Bau KKN Gubernur Kamil?

Bau KKN Gubernur Kamil?

Kamis, 04 Mar 2021 13:04

HNW: Penting Presiden Jokowi Buat Perpres Baru Pencabutan Investasi Miras

HNW: Penting Presiden Jokowi Buat Perpres Baru Pencabutan Investasi Miras

Kamis, 04 Mar 2021 11:54

MMI Tegas Menolak Investasi Kemungkaran Miras

MMI Tegas Menolak Investasi Kemungkaran Miras

Kamis, 04 Mar 2021 11:30

Kisah Nyata: Chattingan Terakhir Sahabat Sekampungku

Kisah Nyata: Chattingan Terakhir Sahabat Sekampungku

Kamis, 04 Mar 2021 10:45

Kiyai Ma’ruf Sembunyikan Kaget Miras, Pembatalan oleh Jokowi Harus Dikawal Terus

Kiyai Ma’ruf Sembunyikan Kaget Miras, Pembatalan oleh Jokowi Harus Dikawal Terus

Kamis, 04 Mar 2021 08:12

Dibandingkan Investasi Miras, Partai Gelora Usulkan Pengembangan Industri Herbal dan Jamu

Dibandingkan Investasi Miras, Partai Gelora Usulkan Pengembangan Industri Herbal dan Jamu

Kamis, 04 Mar 2021 07:07

Soal Penjualan Saham Bir, Fahira Idris: Warga Jakarta Tunggu Itikad Baik DPRD

Soal Penjualan Saham Bir, Fahira Idris: Warga Jakarta Tunggu Itikad Baik DPRD

Kamis, 04 Mar 2021 06:47

Mushalla Al-Mubarok Ambruk Diterjang Hujan, Ayo Bantu..!!!

Mushalla Al-Mubarok Ambruk Diterjang Hujan, Ayo Bantu..!!!

Kamis, 04 Mar 2021 02:28

ICC Luncurkan Penyelidikan Atas Dugaan Kejahatan Israel Di Wilayah Palestina

ICC Luncurkan Penyelidikan Atas Dugaan Kejahatan Israel Di Wilayah Palestina

Rabu, 03 Mar 2021 22:22


MUI

Must Read!
X

Jum'at, 05/03/2021 09:09

Menjadi Ibu Tangguh di Era Pandemi