Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
15.045 views

Kebebasan, Toleransi dan Reduksi Agama

Oleh: Kholili Hasib

Undang-Undang Penodaan Agama UU No. 1/PNPS/1965 -  yang diributkan oleh kelompok Jaringan Islam Liberal (JIL) saat ini – sebenarnya untuk mengatur  stabilitas kehidupan beragama di Indonesia. Jika UU tersebut dicabut, pasti kekacauan menanti. Sebab tiap orang bebas menodai keyakinan, atau menyimpangkan agama sesuai seleranya. Liberalisme – yang diusung JIL – inilah paham yang secara bebas akan menyimpangkan doktrin agama yang sudah mapan.

Paham kebebasan atau Liberalisme akarnya dari Barat. Ide itu lahir sejak abad ke-16 dalam masyarakat Barat. Dan mencapai momentumnya pada tahun 1789 saat meletus Revolusi Prancis. Prinsip Egalite, Liberte dan Fraternite dalam Revolusi Prancis itu dianggap sebagai Magna Charta Liberalisme.

Prinsip-prinsip itu secara umum sebenarnya ingin menegaskan pengingkaran orang Barat terhadap otoritas Gereja dan Tuhan. Kristen dan Gereja harus disingkirkan dari urusan publik. Barat trauma, karena sebelum Revolusi, Gereja melalui lembaga Inquisisi kerap bertindak super kejam terhadap para ilmuan dan orang-orang yang dianggap berseberangan dengan doktrin Bibel. Inquisisi, bagi Barat adalah tragedi keberagamaan Kristen yang tidak boleh terulang.

Wacana liberalisme kemudian berkembang pada akhir abad ke-18. Gerakannya adalah membebaskan manusia dari agama dan Tuhan. Dan sejak inilah lahir theological liberalism (liberalisme pemikiran keagamaan). Gerakan liberalisme disambut baik oleh Barat karena menjanjikan kebebasan manusia dari kungkungan Gereja yang otoriter. Pada abad ke-19 liberalisme diusung dengan semangat modernisme dan postmodernisme. Paham liberalisme dengan semangat postmodern ini lantas melahirkan paham-paham baru seperti nihilisme, relativisme, pluralisme, equality, dan feminisme.

Dari kalangan internal Kristen sendiri –terutama dari kalangan Konservatif-  sebenarnya menolak. Karena, Gereja harus menerima kenyataan, konsep dasar agama harus diubah. Nicholas F.Gier dalam buku Religious Liberalism and the Founding Fathers mengatakan Tuhan dianggap tidak mengetahui kehidupan manusia secara detail dan tidak mencampuri urusan individu.

Ilmuan Barat lain, Paul Tillich, menuduh doktrin ketuhanan Kristen menjadi sumber masalah kehidupan Barat. Dalam bukunya A History of Christian Thought ia menulis, "The christological problem is historically a consequence of the trinitarian controvercy".

Filosof Barat, Bryan Magee, mengatakan eksistensi Tuhan bukanlah sesutu yang dapat dibuktikan secara rasional. Secara radikal, Bryan berkesimpulan bahwa Tuhan tidak dapat dibuktikan, oleh karena itu, wujud Tuhan sebenarnya tidak ada.

Kekecewaan Barat terhadap agama juga dinyatakan oleh Charles Kimballs, ia prihatin karena agama telah menampilkan gambaran perilaku destruktif. Bahkan ia begitu jengkel terhadap yang namanya agama.

Agama bagi Barat memang sudah menjadi masalah pada abad Revolusi, dan bahkan saat ini pun mereka masih tidak nyaman mendengar kata agama. Trend tidak beragama orang Barat semakin meningkat. Di Amerika, prosentase orang yang tidak beragama meningkat menjadi 15% sejak tahun 1990. Sementara di Inggris –yang konon termasuk kerajaan di Eropa yang religius– 22 % pada tahun 2004 penduduknya tidak percaya pada agama.

Secara perlahan, memang paham liberalisme, nihilisme, dan relativisme menggiring pada pemahaman bahwa agama tidak penting. Yang utama adalah nilai-nilai moral tinggi. Manusia bisa bermoral tanpa agama.

Harapan kita, pengalaman Barat jangan sampai diimpor ke dunia Islam. Jika tidak, akan lahir generasi Indonesia faith without religion (percaya 'Tuhan' tanpa beragama) sebagaimana telah menjadi tren di Barat. Anak-anak muda liberal kerap berkoar, “Kami beragama, tapi kami tak membutuhkan syari’at”. Slogan ini tidak bisa didiamkan. Jika syari'at dimarginalkan, tak lama Tuhan pun akan didegradasi. Seperti yang dikatakan oleh Nicholas F.Gier, Tuhan tidak perlu mencampuri urusan individu manusia. Manusia adalah segalanya bisa menentukan perbuatannya.

. . . pengalaman Barat jangan sampai diimpor ke dunia Islam.

Jika tidak, akan lahir generasi Indonesia faith without religion (percaya 'Tuhan' tanpa beragama) . . .

Bagi Islam Liberal, liberalisme dan pluralisme adalah solusi menciptakan toleransi. Sebagaimana pernah dikatakan tokoh Islam Liberal : ”Bahwa kerukunan umat beragama dapat dicapai jika para pemeluk agama menganut --dan mengembangkan-- teologi pluralis atau teologi inklusif. Padahal liberalisme dan pluralisme bila dikaji secara mendalam dan kritis, bukanlah solusi cerdas untuk membangun toleransi beragama.

Toleransi dalam konsepsi Islam tidak sampai mengorbankan aspek akidah. Islam mengakui perbedaan dan identitas agama-agama, namun tidak berarti membenarkan semuanya. Surat Al-Kafirun memberi pemahaman bahwa bermacam agama itu tidak bisa disatukan. Dari sinilah konsep toleransi terbentuk. Islam membiarkan agama lain menjalankan ritual agama –selama tidak mengganggu agama Islam– namun tidak mentolelir persamaan agama (lakum dinukum wa liyadin). Hatta pada level esoteris – yang menurut Frithjof Shuon agama-agama dapat dipertemukan pada level ini – tiap agama memiliki warna dan konsep yang berbeda.

Toleransi dalam konsepsi Islam tidak sampai mengorbankan aspek akidah.

Islam mengakui perbedaan dan identitas agama-agama, namun tidak berarti membenarkan semuanya.

Inilah konsep Islam, menawarkan toleransi tanpa mengorbankan pereduksian agama-agama. Jika dengan konsep Islam, toleransi bisa dibangun, mengapa harus mengambil paham liberal dan pluralis. Apakah atas nama kebebasan, baju agama dilepas dan syari’at dienyahkan?

(PurWD/voa-islam)

• Penulis adalah Mahasiswa Pascasarjana Institut Studi Islam Darussalam (ISID) Gontor Ponorogo. Semoga Allah memberikan balasan yang lebih baik kepada saudara penulis atas sumbangan tulisannya!

Tulisan Terkait :

* Distorsi Tafsir Pluralis Tentang Kesamaan Agama Semitik

* Fatwa Kesesatan Ajaran Pluralisme Agama

* Syubhat: Memeluk Agama Samawi, Yahudi dan Nashrani Bukan Kafir

* Siapa Pelanjut agama Ibrahim?

* Fatwa MUI Tentang Pluralisme Agama

* Hukum Mengkafirkan Orang Yahudi dan Nashrani

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Liberalism lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Balita Ridho Ramdhani Mati-matian Berjuang Melawan Tumor Ganas. Ayo Bantu.!!

Balita Ridho Ramdhani Mati-matian Berjuang Melawan Tumor Ganas. Ayo Bantu.!!

Di usia balita ia harus berjuang mati-matian melawan tumor ganas yang bersarang di bokongnya. Setiap saat merintih tangis di pangkuan ayah bundanya. Ia harus dioperasi tapi terbentur biaya....

Tak Punya Biaya, Remaja Sebatang Kara Terancam Putus Sekolah. Ayo Bantu.!!

Tak Punya Biaya, Remaja Sebatang Kara Terancam Putus Sekolah. Ayo Bantu.!!

Sejak balita Astrid Nuraini sudah hidup sebatang kara tanpa ayah, ibu dan saudara. Diasuh ibu angkat yang sudah lanjut usia, ia tidak bisa melanjutkan sekolah ke SMA Islam karena terbentur biaya....

Balita Anak Aktivis Dakwah Melepuh Tercebur Air Mendidih. Ayo Bantu..!!

Balita Anak Aktivis Dakwah Melepuh Tercebur Air Mendidih. Ayo Bantu..!!

Di hari raya Idul Fitri yang ceria, Ibrahim justru merintih perih di bangsal Rumah Sakit. Tubuh mungil balita anak aktivis dakwah media ini melepuh tercebur air mendidih di halaman tetangganya....

Biaya Cessar Dilunasi, Bayi Fauziah Pulang ke Ciamis. Semoga Jadi Wanita Shalihah Mujahidah Dakwah

Biaya Cessar Dilunasi, Bayi Fauziah Pulang ke Ciamis. Semoga Jadi Wanita Shalihah Mujahidah Dakwah

Biaya persalinan cessar dilunasi, Ummi Nurhayati dan bayinya bisa pulang dari rumah sakit. Semoga para donatur berlimpah rizki, dan dede bayi ini kelak menjadi generasi mujahidah dakwah untuk...

Rumah Yatim Piatu Santri Tahfizh Qur’an ini Doyong Terancam Ambruk. Ayo Bantu...!!

Rumah Yatim Piatu Santri Tahfizh Qur’an ini Doyong Terancam Ambruk. Ayo Bantu...!!

Debby Silvana dan Melani Silvana menjadi yatim saat sedang butuh belaian kasih orang tua. Kini mereka tinggal di rumah triplek yang reyot dan doyong terancam roboh. Ayo Bantu bedah rumah yatim.!!...

Latest News
Angka Pernikahan Dini Melejit saat Pandemi; Akar Masalah dan Solusi

Angka Pernikahan Dini Melejit saat Pandemi; Akar Masalah dan Solusi

Senin, 03 Aug 2020 22:09

Ujicoba Vaksin Asal China, Netty Aher: Pastikan Vaksin Aman

Ujicoba Vaksin Asal China, Netty Aher: Pastikan Vaksin Aman

Senin, 03 Aug 2020 20:31

Cegah Nikah Dini atau Legalkan Seks Bebas?

Cegah Nikah Dini atau Legalkan Seks Bebas?

Senin, 03 Aug 2020 19:59

Investasi Bodong, Berharap Untung Malah Buntung

Investasi Bodong, Berharap Untung Malah Buntung

Senin, 03 Aug 2020 19:49

Setelah 9 Tokoh Oposisi, Kini Lahir Koalisi Aksi Menyelamatkan Indonesia

Setelah 9 Tokoh Oposisi, Kini Lahir Koalisi Aksi Menyelamatkan Indonesia

Senin, 03 Aug 2020 19:36

Izinkan Aku menjadi Sahabat Jannahmu

Izinkan Aku menjadi Sahabat Jannahmu

Senin, 03 Aug 2020 19:26

Sejumlah Pria Bersenjata Bersenjata Serang Penjara di Jalalabad Afghanistan Timur

Sejumlah Pria Bersenjata Bersenjata Serang Penjara di Jalalabad Afghanistan Timur

Senin, 03 Aug 2020 16:00

Jet-jet Tempur Israel Serang Jalur Gaza

Jet-jet Tempur Israel Serang Jalur Gaza

Senin, 03 Aug 2020 15:15

Kuwait Larang Penerbangan dari 31 Negara Yang Dianggap 'Berisiko Tinggi' Virus Corona

Kuwait Larang Penerbangan dari 31 Negara Yang Dianggap 'Berisiko Tinggi' Virus Corona

Senin, 03 Aug 2020 14:28

Pengangguran 10 Juta! Ikuti Training & Praktek 5 hari di RM Padang Express

Pengangguran 10 Juta! Ikuti Training & Praktek 5 hari di RM Padang Express

Senin, 03 Aug 2020 09:46

Djoko S Tjandra Tertangkap Setelah 3 Jenderal Dicopot

Djoko S Tjandra Tertangkap Setelah 3 Jenderal Dicopot

Senin, 03 Aug 2020 08:32

AS Usulkan Agar Para Pejuang Taliban Berbahaya Ditempatkan Dalam Tahanan Rumah

AS Usulkan Agar Para Pejuang Taliban Berbahaya Ditempatkan Dalam Tahanan Rumah

Ahad, 02 Aug 2020 23:15

Warga Israel Lakukan Demonstrasi Anti-Netanyahu Terbesar di Al-Quds Yerusalem

Warga Israel Lakukan Demonstrasi Anti-Netanyahu Terbesar di Al-Quds Yerusalem

Ahad, 02 Aug 2020 22:55

Arti Cinta

Arti Cinta

Ahad, 02 Aug 2020 21:52

Menjaga yang Berharga

Menjaga yang Berharga

Ahad, 02 Aug 2020 21:46

Bumi Pertiwi Disapa Resesi

Bumi Pertiwi Disapa Resesi

Ahad, 02 Aug 2020 21:46

7 Tentara Suriah Tewas 9 Lainnya Terluka Dalam Bentrokan Dengan Pejuang Oposisi Suriah di Idlib

7 Tentara Suriah Tewas 9 Lainnya Terluka Dalam Bentrokan Dengan Pejuang Oposisi Suriah di Idlib

Ahad, 02 Aug 2020 21:44

Terimakasih Nak, Kau Ajarkan Ibumu Beretika

Terimakasih Nak, Kau Ajarkan Ibumu Beretika

Ahad, 02 Aug 2020 21:39

Idul Adha: Refleksi Pengorbanan dan Ketaatan Berbuah Keridhaan

Idul Adha: Refleksi Pengorbanan dan Ketaatan Berbuah Keridhaan

Ahad, 02 Aug 2020 21:32

Badan Intelijen Afghanistan Klaim Tewaskan Seorang Pemimpin Senior Islamic State

Badan Intelijen Afghanistan Klaim Tewaskan Seorang Pemimpin Senior Islamic State

Ahad, 02 Aug 2020 21:30


Hijab Syari Terbaru 2020

Must Read!
X