Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
15.246 views

Di Turki, Paham Kemalisme Lebih Ekstrim dari Sekulerisme

JAKARTA (voa-islam.com)--Dosen Fakultas Ilmu Budaya Universitas Indonesia (UI), Ade Sholihat mengatakan bahwa sekulerisme di Turki berbeda dengan gambaran yang dipahami masyarakat Indonesia selama ini. Sekulerisme yang sebelumnya terkesan anti-agama dan menyingkirkan Tuhan.

"Sekulerisme selama ini dianggap menyingkirkan agama di ruang publik. Tapi Erdogan yang disebut sekuler justru membolehkan jilbab. Persepsi kita jadi bingung," kata Ade mengilustrasikan kebingungan publik dengan sekulerisme di Turki, saat diskusi bertajuk "Dinamika Sekulerisme di Turki, di Auditorium FIB UI, Depok, Selasa (20/9/20616).

Menurut lulusan Universitas Marmara ini, sekulerisme di Turki baik versi Mustafa Kemal Attaturk atau versi Erdogan memang jauh dari yang dibayangkan dalam pemahaman standar selama ini.

Sebelum mengungkap perbedaan lebih jauh, Ade menjelaskan ragam model sekularisme di dunia. Menurut ia, ada lima macam model sekularisme. Pertama, the militant secularist model, pemisahan agama dari kehidupan publik atau sekulerisme ekstrim. Dipraktekkan di Turki dan Perancis.

Saat model ini diterapkan di Perancis, yang menolak hanya kaum minoritas. “, ketika model sekularisme ini diterapkan di Turki, negara menghadapi protes mayoritas yang terbiasa beragama,” terangnya.

Kedua,  the agnostist secularist model. Dimana negara tidak mempersoalkan agama di ruang publik, bahkan negara menjaga masyarakat agar tidak menampakkan diri sebagai atheis. Model ini diterapkan di Amerika Serikat. Ketiga, convensional secular model. Keempat, the official sekularisme institusionalized tolerance with religion. Dan kelima, millest based model yang berlaku di Israel.

Namun, di Turki, Mustafa Kemal Attaturk dengan Kemalismenya tidak menerapkan satupun dari lima model sekulerisme di atas. Bahkan, Kemalisme juga bukan model sekulerisme pertama yang tergolong keras dalam meminggirkan agama di ruang publik.

Hal itu terjadi, sambung Ade, karena Kemalisme bukan hanya meminggirkan agama di ruang publik. Akan tetapi, Kemalisme juga mengatur bagaimana cara orang beragama. Bagaimana seseorang harus melakukan azan, shalat, dan ibadah lainnya serta mengatur individu-individu beragama sesuai keinginan Kemalis.

"Dari awal, Kemalis sudah tidak menggunakan sekularisme sesuai yang biasa kita pahami," cetusnya.

Sehingga, pada masa Kemalisme berkuasa, Islam tidak bisa bergerak di Turki. Negara melalui militer secara efektif mengawasi simbol-simbol agama agar tidak eksis di ruang publik.

"Turki tidak bisa lepas dari sekulerisme karena dijaga militer yang terus menerus mengkudeta pemerintahan yang dianggap bermasalah," urainya.

Kendati demikian, menurut Ade, di tengah kondisi represif itu, ada sosok-sosok dai yang berdakwah secara militan dan tersembunyi Ketika, dakwah secara terbuka suatu hal yang terlarang pada masa Kemalis berkuasa.

Sosok seperti Sulaiman Je inilah yang menjaga Islam tetap hidup di Turki. Di antara sosok yang fenomenal adalah "Jamaah Sulaiman Je" yang mengajarkan agama secara diam-diam di tengah masyakat Turki. Sebut saja, bagaimana Sulaiman Je berdakwah dengan metode ngobrol ringan di dalam taksi atau berdakwah di kebun-kebun yang jauh dari pantauan aparat negara

"Ada ungkapan sekularisme hanya hidup di kota-kota Turki, Islam tetap hidup di desa-desa Turki, ucap Ade.

Terlepas dari sikap Kemalis di atas, satu keanehan lagi dalam kehidupan sekularisme Turki adalah pelarangan Jilbab justru tidak terjadi pada masa Mustafa Kemal berkuasa. Akan tetapi, dilakukan jauh pada masa sesudahnya.

"Kemal memang mempropagandakan pakaian wanita Barat sebagai pakaian ideal. Tapi, tidak sampai membuat undang-undang pelarangan jilbab. Pelarangan jilbab di ruang publik baru diundangkan pada tahun 1999," ungkapnya.

Selain, sekulerisme Kemalis berbeda corak dengan yang dipahami selama ini. Kemal juga tidak konsisten dengan jargon-jargon yang partainya promosikan seperti demokrasi dan republikanisme.

"Kemal ketika berkuasa tetap otoriter, dia tinggal di rumah mewah seperti Istana, tidak menjalankan republikanisme yang digaungkan," tegasnya.* [Bilal/Syaf/voa-islam.com]

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Ghazwul Fikri lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Palestina Masih Berduka, Ayo Ulurkan Tangan Bantu Mereka

Palestina Masih Berduka, Ayo Ulurkan Tangan Bantu Mereka

Sahabat, Ulurtangan mari kirimkan dukungan terbaikmu untuk warga Palestina di Gaza demi menguatkan mereka menghadapi situasi mencekam ini. Mari dukung mereka dengan berdonasi dengan cara:...

Open Donasi Wakaf Pembangunan Rumah Qur'an & TK Islam Terpadu An Najjah di Jonggol

Open Donasi Wakaf Pembangunan Rumah Qur'an & TK Islam Terpadu An Najjah di Jonggol

Saat ini, Ulurtangan bersama Yayasan An Najjahtul Islam Jonggol sedang merintis pembangunan Rumah Qur’an dan Taman Kanak-kanak Islam Terpadu (TKIT) An Najjah dan Gedung Majelis Taklim di Jonggol,...

Ulurtangan Bersama PDUI Kota Bekasi Safari Wakaf Qur'an dan Tebar Sembako ke Pelosok Negeri

Ulurtangan Bersama PDUI Kota Bekasi Safari Wakaf Qur'an dan Tebar Sembako ke Pelosok Negeri

Mari bergabung dalam memperkuat jaringan kebaikan di pelosok negeri dengan Wakaf Al-Qur'an. Jangan ragu untuk menjadi bagian dari kebaikan ini. Abadikan harta dengan wakaf Al-Qur'an dan saksikan...

Bantu Naura, Balita Hebat Sembuh Dari Tumor Pembuluh Darah

Bantu Naura, Balita Hebat Sembuh Dari Tumor Pembuluh Darah

Hidup Naura Salsabila dipenuhi dengan rintangan yang sangat berat. Meskipun baru berusia sepuluh bulan, bayi yang imut ini harus menghadapi penyakit yang dahsyat, yaitu tumor pembuluh darah berukuran...

Rumah Keluarga Yatim Ludes Terbakar Saat Ditinggal Sholat Tarawih

Rumah Keluarga Yatim Ludes Terbakar Saat Ditinggal Sholat Tarawih

Rumah yang ditinggali keluarga yatim Ibu Turyati (34) ludes terbakar saat ditinggal berbuka puasa bersama dan sholat Tarawih. Kebakaran pada Kamis malam (23/3/2023) itu tak menyisakan barang...

Latest News
Brigade Al-Qassam Serang Pasukan Israel, Hancurkan APC di Al-Zaytoun

Brigade Al-Qassam Serang Pasukan Israel, Hancurkan APC di Al-Zaytoun

Ahad, 31 Aug 2025 14:46

STIM Surakarta Lahirkan 27 Wisudawan Cumlaude dan Hafidz Qur’an 30 Juz

STIM Surakarta Lahirkan 27 Wisudawan Cumlaude dan Hafidz Qur’an 30 Juz

Ahad, 31 Aug 2025 14:16

Ketua MUI Serukan Hentikan Penjarahan: Aspirasi Jangan Disalurkan dengan Kekerasan

Ketua MUI Serukan Hentikan Penjarahan: Aspirasi Jangan Disalurkan dengan Kekerasan

Ahad, 31 Aug 2025 13:42

STIM Surakarta Menuju Institut Islam: Cetak Generasi Berilmu dan Beradab, Perkuat Jaringan Internasi

STIM Surakarta Menuju Institut Islam: Cetak Generasi Berilmu dan Beradab, Perkuat Jaringan Internasi

Ahad, 31 Aug 2025 07:20

Tokoh Nasional Hadiri Wisuda STIM Surakarta: Kemenag RI Dukung Lahirnya Generasi Qur’ani

Tokoh Nasional Hadiri Wisuda STIM Surakarta: Kemenag RI Dukung Lahirnya Generasi Qur’ani

Ahad, 31 Aug 2025 06:15

Berpuasa Hari Senin Bukti Cinta Nabi SAW

Berpuasa Hari Senin Bukti Cinta Nabi SAW

Sabtu, 30 Aug 2025 16:09

Abu Obeidah: Pendudukan Gaza Akan Jadi Neraka bagi Tentara Israel

Abu Obeidah: Pendudukan Gaza Akan Jadi Neraka bagi Tentara Israel

Sabtu, 30 Aug 2025 14:15

Selalu Ingat Akhirat

Selalu Ingat Akhirat

Sabtu, 30 Aug 2025 14:08

Driver Ojol Tewas Dilindas Mobil Brimob, MUI: Polri Jangan Jadi Alat Kekuasaan!

Driver Ojol Tewas Dilindas Mobil Brimob, MUI: Polri Jangan Jadi Alat Kekuasaan!

Sabtu, 30 Aug 2025 12:28

6 Pernyataan Sikap PP. Muhammadiyah Terkait Aksi Massa Kekerasan di Jakarta dan Daerah

6 Pernyataan Sikap PP. Muhammadiyah Terkait Aksi Massa Kekerasan di Jakarta dan Daerah

Sabtu, 30 Aug 2025 11:08

Rusuh yang Didesain: Sampai Kapan Geng Solo Dibiarkan Mengacau Negeri?

Rusuh yang Didesain: Sampai Kapan Geng Solo Dibiarkan Mengacau Negeri?

Sabtu, 30 Aug 2025 10:32

Kehalalan MBG Dipertanyakan, MUI Kumpulkan Lembaga Terkait Bahas Isu Minyak Babi

Kehalalan MBG Dipertanyakan, MUI Kumpulkan Lembaga Terkait Bahas Isu Minyak Babi

Jum'at, 29 Aug 2025 22:10

TNI telah Salurkan Bantuan Kemanusiaan Seberat 91,4 Ton untuk Warga Gaza

TNI telah Salurkan Bantuan Kemanusiaan Seberat 91,4 Ton untuk Warga Gaza

Kamis, 28 Aug 2025 21:23

Kelaparan Parah di Gaza, Save Children: Anak-anak Bagitu Lemah Bahkan untuk Menangis

Kelaparan Parah di Gaza, Save Children: Anak-anak Bagitu Lemah Bahkan untuk Menangis

Kamis, 28 Aug 2025 20:09

Organisasi Muslim Terbesar di Indonesia juga Telah Mengkhianati Palestina

Organisasi Muslim Terbesar di Indonesia juga Telah Mengkhianati Palestina

Kamis, 28 Aug 2025 16:33

Kunci Robbani Pembuka Pintu Rizki

Kunci Robbani Pembuka Pintu Rizki

Kamis, 28 Aug 2025 11:36


MUI

Sedekah Al Quran

Sedekah Air untuk Pondok Pesantren

Must Read!
X