Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
6.140 views

Kemarin Tolak Perda Syariah, Sekarang Tolak Poligami, Nanti Tolak Apalagi?

Oleh:

Ulfiatul KhomariahFounder Ideo Media, Pemerhati Masalah Sosial dan Politik

LAGI-LAGI PSI membuat pernyataan kontroversi. Setelah mewacanakan tolak Peraturan Daerah berbasis agama di bumi pertiwi, kini Partai Solidaritas Indonesia (PSI) kembali bercuit lagi. Kali ini, elite PSI menyampaikan wacana soal larangan poligami.

“Jika kelak lolos di parlemen, langkah yang akan kami lakukan adalah memperjuangkan diberlakukannya larangan poligami bagi pejabat publik di eksekutif, legislatif, dan yudikatif, serta aparatur sipil negara,” kata Ketua Umum PSI Grace Natalie saat menggelar acara internal yakni Festival 11 PSI yang bertajuk ‘Keadilan untuk Semua, Keadilan untuk Perempuan Indonesia’ di kota Surabaya, Jawa Timur, Selasa, 11 Desember 2018.

Grace menegaskan pihaknya siap memperjuangkan revisi Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1974, yang memperbolehkan poligami. Ia beralasan bahwa perempuan merasa tidak mendapat ketidakadilan atas praktik poligami. Sebagai pimpinan partai bergender perempuan muda, ia merasa bahwa wacana ini harus menjadi perjuangan bersama-sama. Mantan wartawan ini pun melarang kadernya termasuk calon legislatif berpoligami.

Tak heran, semangat PSI yang berkaderkan para perempuan muda ini begitu menggebu-gebu. Semangatnya memang patut diacungi jempol. Karena fitrahnya sebagai pemuda adalah menjadi agent of change atau agen perubahan. Namun sayangnya, cara berfikir pendek dan dangkal dalam memahami akar masalah akan berakibat fatal terhadap solusi yang dicanangkan. Maka sebelum terburu-buru mengambil keputusan, selayaknya PSI harus belajar berfikir panjang dan mendalam. Karena berbicara tentang hukum poligami tak cukup jika hanya melihat masalah di permukaan.

 

Pahami Akar Masalah

Sangat disayangkan jika PSI menyatakan bahwa praktik poligami akan mengakibatkan ketidakadilan dan deskriminasi terhadap perempuan. Karena sejatinya hal itu sangat bertentangan dengan tujuan poligami itu sendiri. Maka perlu diketahui, dampak perilaku tidak adil dalam berpoligami diakibatkan karena lemahnya manusia dalam memahami agama, terlebih hal itu didukung oleh sistem sekuler yang memisahkan aturan agama dari kehidupan.

Ketidaktahuan terhadap syariat Islam akan berakibat fatal terhadap tindakan yang dilakukan, termasuk dalam masalah poligami. Dalam Islam, tujuan pernikahan itu hanya satu yakni melestarikan keturunan. Berbeda dengan sistem sekuler yang menjadikan pernikahan sebagai pemuas hawa nafsu belaka, maka wajar jika dampaknya adalah deskriminasi terhadap perempuan. Apalagi ketidaktahuan terhadap syariat Islam, maka sudah dipastikan ia tidak akan mampu berbuat adil dalam kehidupan. Karena Islam adalah agama yang sangat menganjurkan manusia untuk menegakkan keadilan di muka bumi.

Oleh karena itu, meskipun tidak berpoligami sekalipun, hal itu tidak akan menjamin bahwa ia akan mampu berlaku adil. Karena banyak sekali fakta di lapangan yang menunjukkan bahwa kekerasan terhadap perempuan dan anak bukan karena praktik poligami, namun karena kesempitan hidup seperti lemah dalam ekonomi, sulit mendapatkan pekerjaan, dan berbagai masalah yang lainnya. Oleh karena itu, masalah dasarnya bukan pada praktik poligaminya, namun masalahnya pada sistem sekuler saat ini dan kedangkalan pengetahuan manusia terhadap aturan agama.

 

Memahami Makna Poligami

Agar tidak terjebak dengan masalah yang ada, maka perlu kita memahami tentang poligami itu sendiri. Poligami merupakan salah satu yang disyariatkan dalam Islam, kedudukannya tidak sampai haram atau makruh. Hukum asal poligami dalam Islam berkisar antara ibaahah (mubah/boleh dilakukan dan boleh tidak) atau istihbaab (dianjurkan).

Sebagaimana firman Allah Swt dalam (QS. An-Nisaa’; 03), “Dan jika kamu takut tidak akan dapat berlaku adil terhadap (hak-hak) perempuan yatim (bilamana kamu mengawininya), maka kawinilah wanita-wanita (lain) yang kamu senangi: dua, tiga, atau empat. Kemudian jika kamu takut tidak akan dapat berlaku adil, maka (kawinilah) seorang saja, atau budak-budak yang kamu miliki. Yang demikian itu adalah lebih dekat kepada tidak berbuat aniaya”. Perintah dalam ayat ini tidak menunjukkan wajibnya poligami, karena meskipun berbentuk perintah, akan tetapi maknanya adalah larangan, yaitu larangan menikahi lebih dari satu wanita jika dikhawatirkan tidak dapat berbuat adil.

Allah Swt memerintahkan kepada semua manusia untuk selalu bersikap adil dalam semua keadaan, baik yang berhubungan dengan hak-Nya maupun hak-hak sesama manusia, yaitu dengan mengikuti ketentuan syariat Allah Swt dalam mengatur kehidupan, karena Allah Swt mensyariatkan agama-Nya di atas keadilan yang sempurna. Termasuk dalam hal ini, sikap “adil” dalam berpoligami, yaitu adil (tidak berat sebelah) dalam mencukupi kebutuhan para istri. Bahkan keadilan dalam berpoligami itu sudah diajarkan langsung oleh suri tauladan kita, Rasulullah Muhammad Saw.

Aturan Islam yang sangat lengkap sudah jelas sangat memuliakan kedudukan seorang wanita, tidak ada deskriminasi. Namun yang menjadi pertanyaannya sampai saat ini adalah mengapa selalu syariat Islam yang dipermasalahkan? Kemarin menolak Perda Syariah, sekarang menolak poligami, besok apalagi? Terutama bagi orang yang tidak paham terkait dengan Islam seperti Grace Natalie. Mengangkat tema poligami tentu sangat sensitif dengan Isu SARA, terlebih dalam agama Islam. Kalaupun PSI ingin mempersoalkan masalah agama, apalagi bukan agama yang dianutnya, harusnya mereka pelajari secara mendalam agar tak terjadi kesalahan.

Maka untukmu PSI, sebelum berbicara tentang poligami, silahkan kaji lebih mendalam lagi agar tak mengundang polemik di negeri ini. Wallahu a’lam bish-shawwab.

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Liberalism lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Zakat Fitrah IDC: Ramadhan Semakin Berkah, Sempurnakan Ibadah Ramadhan dengan Zakat

Zakat Fitrah IDC: Ramadhan Semakin Berkah, Sempurnakan Ibadah Ramadhan dengan Zakat

IDC menerima zakat fitrah Rp 40.000 hingga 51.000 per-jiwa, disalurkan kepada Mustahiq dengan prioritas Muallaf dan Fakir Miskin dari kalangan yatim, aktivis Islam, dan dhuafa terdampak pandemi...

Rumah Yatim Piatu Santri Tahfizh Qur’an ini Doyong Terancam Ambruk. Ayo Bantu...!!

Rumah Yatim Piatu Santri Tahfizh Qur’an ini Doyong Terancam Ambruk. Ayo Bantu...!!

Debby Silvana dan Melani Silvana menjadi yatim saat sedang butuh belaian kasih orang tua. Kini mereka tinggal di rumah triplek yang reyot dan doyong terancam roboh. Ayo Bantu bedah rumah yatim.!!...

Dede Bayi Calon Mujahidah Islam Lahir dengan Operasi Cessar. Ayo Bantu.!!

Dede Bayi Calon Mujahidah Islam Lahir dengan Operasi Cessar. Ayo Bantu.!!

Ayo bantu dede bayi ini, kekurangan biaya persalinan cessar di Rumah Sakit Banjar sebesar 5 juta rupiah. Sang ayah adalah aktivis Islam, dikenal pendekar bela diri yang sedang terkendala ekonomi....

Masuk Islam Satu Keluarga, Rudy Chow Liung Kehilangan Pekerjaan. Ayo Bantu Khitan dan Modal Usaha.!!

Masuk Islam Satu Keluarga, Rudy Chow Liung Kehilangan Pekerjaan. Ayo Bantu Khitan dan Modal Usaha.!!

Hijrah memeluk Islam, Rudy Chow tinggalkan bisnis peralatan sembahyang Vihara. Ia jadi pengangguran dan ekonominya ambruk....

IDC Tunaikan Beasiswa Muallaf Maria di Universitas Brawijaya Malang

IDC Tunaikan Beasiswa Muallaf Maria di Universitas Brawijaya Malang

Alhamdulillah, kini Maria muallaf mahasiswi Universitas Brawijaya bisa bernafas lega. Yayasan IDC menyalurkan amanah dari para donatur, sebesar Rp 66.648.300 untuk membantu beasiswa pendidikan...

Latest News
New Normal Saat Angka Covid-19 Tinggi dan Tanpa Vaksin, Mardani: Bunuh Diri Massal Namanya

New Normal Saat Angka Covid-19 Tinggi dan Tanpa Vaksin, Mardani: Bunuh Diri Massal Namanya

Rabu, 27 May 2020 11:17

Delapan Tahun Cerol-SS23000, Solusi Sertifikasi Halal di Masa Pandemi Covid-19

Delapan Tahun Cerol-SS23000, Solusi Sertifikasi Halal di Masa Pandemi Covid-19

Rabu, 27 May 2020 10:35

Peraturan Gubernur Anies, Jangan Harap Bisa Masuk Jakarta Tanpa SIKM

Peraturan Gubernur Anies, Jangan Harap Bisa Masuk Jakarta Tanpa SIKM

Rabu, 27 May 2020 09:45

Habib Bahar dan Said Didu, Dua Ikon Perlawanan Baru

Habib Bahar dan Said Didu, Dua Ikon Perlawanan Baru

Rabu, 27 May 2020 07:32

Umat Islam Menghadapi Bangkitnya PKI

Umat Islam Menghadapi Bangkitnya PKI

Selasa, 26 May 2020 23:32

Kemenangan Lelang M. Nuh di Gelaran Konser Amal Corona Dianulir

Kemenangan Lelang M. Nuh di Gelaran Konser Amal Corona Dianulir

Selasa, 26 May 2020 23:31

Perlukah Hari Kebangkitan Rasional di Tengah Pandemi Covid-19?

Perlukah Hari Kebangkitan Rasional di Tengah Pandemi Covid-19?

Selasa, 26 May 2020 23:27

Cek Arah Kiblat, 27 dan 28 Mei Matahari Melintas di atas Ka'bah

Cek Arah Kiblat, 27 dan 28 Mei Matahari Melintas di atas Ka'bah

Selasa, 26 May 2020 21:57

Presiden Filipina Duterte Tidak Akan Izinkan Siswa Kembali ke Sekolah Sampai Vaksin Corona Ditemukan

Presiden Filipina Duterte Tidak Akan Izinkan Siswa Kembali ke Sekolah Sampai Vaksin Corona Ditemukan

Selasa, 26 May 2020 21:30

PKS: Pemerintah Jangan Buru-buru New Normal

PKS: Pemerintah Jangan Buru-buru New Normal

Selasa, 26 May 2020 20:44

Hacker Gantikan Panggilan Adzan di Beberapa Masjid Turki dengan Lagu Protes Italia

Hacker Gantikan Panggilan Adzan di Beberapa Masjid Turki dengan Lagu Protes Italia

Selasa, 26 May 2020 20:35

Muslim AS dan Kanada Lakukan Shalat Idul Fitri di Dalam Mobil Di Tengah Pembatasan Virus Corona

Muslim AS dan Kanada Lakukan Shalat Idul Fitri di Dalam Mobil Di Tengah Pembatasan Virus Corona

Selasa, 26 May 2020 20:15

Status New Normal dan Posisi Dilematis Presiden

Status New Normal dan Posisi Dilematis Presiden

Selasa, 26 May 2020 19:51

Saudi Akan Mulai Cabut Pembatasan Pencegahan Virus Corona

Saudi Akan Mulai Cabut Pembatasan Pencegahan Virus Corona

Selasa, 26 May 2020 19:44

Taat Protokol Kesehatan, Perwujudan Kesholehan Sosial

Taat Protokol Kesehatan, Perwujudan Kesholehan Sosial

Selasa, 26 May 2020 18:57

Sulit Hidup Berdamai dengan Corona

Sulit Hidup Berdamai dengan Corona

Selasa, 26 May 2020 17:38

Muslim di Italia Ikuti Aturan Pencegahan Virus Corona Saat Rayakan Idul Fitri

Muslim di Italia Ikuti Aturan Pencegahan Virus Corona Saat Rayakan Idul Fitri

Selasa, 26 May 2020 16:56

Update 26 Mei 2020 Infografis Covid-19

Update 26 Mei 2020 Infografis Covid-19

Selasa, 26 May 2020 16:28

Gelar Halal Bihalal di Tengah Corona, IPW Minta Mendagri Tindak Tegas Rektor IPDN

Gelar Halal Bihalal di Tengah Corona, IPW Minta Mendagri Tindak Tegas Rektor IPDN

Selasa, 26 May 2020 15:06

Miris! Di Tengah Corona, Kampus IPDN Gelar Halal Bihalal Undang Penyanyi dari Jakarta

Miris! Di Tengah Corona, Kampus IPDN Gelar Halal Bihalal Undang Penyanyi dari Jakarta

Selasa, 26 May 2020 14:02


Hijab Syari Terbaru 2020

Must Read!
X