Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
4.962 views

Kemarin Tolak Perda Syariah, Sekarang Tolak Poligami, Nanti Tolak Apalagi?

Oleh:

Ulfiatul KhomariahFounder Ideo Media, Pemerhati Masalah Sosial dan Politik

LAGI-LAGI PSI membuat pernyataan kontroversi. Setelah mewacanakan tolak Peraturan Daerah berbasis agama di bumi pertiwi, kini Partai Solidaritas Indonesia (PSI) kembali bercuit lagi. Kali ini, elite PSI menyampaikan wacana soal larangan poligami.

“Jika kelak lolos di parlemen, langkah yang akan kami lakukan adalah memperjuangkan diberlakukannya larangan poligami bagi pejabat publik di eksekutif, legislatif, dan yudikatif, serta aparatur sipil negara,” kata Ketua Umum PSI Grace Natalie saat menggelar acara internal yakni Festival 11 PSI yang bertajuk ‘Keadilan untuk Semua, Keadilan untuk Perempuan Indonesia’ di kota Surabaya, Jawa Timur, Selasa, 11 Desember 2018.

Grace menegaskan pihaknya siap memperjuangkan revisi Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1974, yang memperbolehkan poligami. Ia beralasan bahwa perempuan merasa tidak mendapat ketidakadilan atas praktik poligami. Sebagai pimpinan partai bergender perempuan muda, ia merasa bahwa wacana ini harus menjadi perjuangan bersama-sama. Mantan wartawan ini pun melarang kadernya termasuk calon legislatif berpoligami.

Tak heran, semangat PSI yang berkaderkan para perempuan muda ini begitu menggebu-gebu. Semangatnya memang patut diacungi jempol. Karena fitrahnya sebagai pemuda adalah menjadi agent of change atau agen perubahan. Namun sayangnya, cara berfikir pendek dan dangkal dalam memahami akar masalah akan berakibat fatal terhadap solusi yang dicanangkan. Maka sebelum terburu-buru mengambil keputusan, selayaknya PSI harus belajar berfikir panjang dan mendalam. Karena berbicara tentang hukum poligami tak cukup jika hanya melihat masalah di permukaan.

 

Pahami Akar Masalah

Sangat disayangkan jika PSI menyatakan bahwa praktik poligami akan mengakibatkan ketidakadilan dan deskriminasi terhadap perempuan. Karena sejatinya hal itu sangat bertentangan dengan tujuan poligami itu sendiri. Maka perlu diketahui, dampak perilaku tidak adil dalam berpoligami diakibatkan karena lemahnya manusia dalam memahami agama, terlebih hal itu didukung oleh sistem sekuler yang memisahkan aturan agama dari kehidupan.

Ketidaktahuan terhadap syariat Islam akan berakibat fatal terhadap tindakan yang dilakukan, termasuk dalam masalah poligami. Dalam Islam, tujuan pernikahan itu hanya satu yakni melestarikan keturunan. Berbeda dengan sistem sekuler yang menjadikan pernikahan sebagai pemuas hawa nafsu belaka, maka wajar jika dampaknya adalah deskriminasi terhadap perempuan. Apalagi ketidaktahuan terhadap syariat Islam, maka sudah dipastikan ia tidak akan mampu berbuat adil dalam kehidupan. Karena Islam adalah agama yang sangat menganjurkan manusia untuk menegakkan keadilan di muka bumi.

Oleh karena itu, meskipun tidak berpoligami sekalipun, hal itu tidak akan menjamin bahwa ia akan mampu berlaku adil. Karena banyak sekali fakta di lapangan yang menunjukkan bahwa kekerasan terhadap perempuan dan anak bukan karena praktik poligami, namun karena kesempitan hidup seperti lemah dalam ekonomi, sulit mendapatkan pekerjaan, dan berbagai masalah yang lainnya. Oleh karena itu, masalah dasarnya bukan pada praktik poligaminya, namun masalahnya pada sistem sekuler saat ini dan kedangkalan pengetahuan manusia terhadap aturan agama.

 

Memahami Makna Poligami

Agar tidak terjebak dengan masalah yang ada, maka perlu kita memahami tentang poligami itu sendiri. Poligami merupakan salah satu yang disyariatkan dalam Islam, kedudukannya tidak sampai haram atau makruh. Hukum asal poligami dalam Islam berkisar antara ibaahah (mubah/boleh dilakukan dan boleh tidak) atau istihbaab (dianjurkan).

Sebagaimana firman Allah Swt dalam (QS. An-Nisaa’; 03), “Dan jika kamu takut tidak akan dapat berlaku adil terhadap (hak-hak) perempuan yatim (bilamana kamu mengawininya), maka kawinilah wanita-wanita (lain) yang kamu senangi: dua, tiga, atau empat. Kemudian jika kamu takut tidak akan dapat berlaku adil, maka (kawinilah) seorang saja, atau budak-budak yang kamu miliki. Yang demikian itu adalah lebih dekat kepada tidak berbuat aniaya”. Perintah dalam ayat ini tidak menunjukkan wajibnya poligami, karena meskipun berbentuk perintah, akan tetapi maknanya adalah larangan, yaitu larangan menikahi lebih dari satu wanita jika dikhawatirkan tidak dapat berbuat adil.

Allah Swt memerintahkan kepada semua manusia untuk selalu bersikap adil dalam semua keadaan, baik yang berhubungan dengan hak-Nya maupun hak-hak sesama manusia, yaitu dengan mengikuti ketentuan syariat Allah Swt dalam mengatur kehidupan, karena Allah Swt mensyariatkan agama-Nya di atas keadilan yang sempurna. Termasuk dalam hal ini, sikap “adil” dalam berpoligami, yaitu adil (tidak berat sebelah) dalam mencukupi kebutuhan para istri. Bahkan keadilan dalam berpoligami itu sudah diajarkan langsung oleh suri tauladan kita, Rasulullah Muhammad Saw.

Aturan Islam yang sangat lengkap sudah jelas sangat memuliakan kedudukan seorang wanita, tidak ada deskriminasi. Namun yang menjadi pertanyaannya sampai saat ini adalah mengapa selalu syariat Islam yang dipermasalahkan? Kemarin menolak Perda Syariah, sekarang menolak poligami, besok apalagi? Terutama bagi orang yang tidak paham terkait dengan Islam seperti Grace Natalie. Mengangkat tema poligami tentu sangat sensitif dengan Isu SARA, terlebih dalam agama Islam. Kalaupun PSI ingin mempersoalkan masalah agama, apalagi bukan agama yang dianutnya, harusnya mereka pelajari secara mendalam agar tak terjadi kesalahan.

Maka untukmu PSI, sebelum berbicara tentang poligami, silahkan kaji lebih mendalam lagi agar tak mengundang polemik di negeri ini. Wallahu a’lam bish-shawwab.

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Liberalism lainnya:

+Pasang iklan

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Toko Tas Online TBMR - Murah & Terpercaya

Toko tas online dan Pusat grosir tas TBMR menjual tas branded harga grosir. DISKON setiap hari s/d 50%. Tas wanita, tas import, tas kerja semua dijamin MURAH. Menerima Reseller.
http://www.tasbrandedmurahriri.com

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Pusat Jam Tangan Impor Murah

Tampil cantik dan keren dengan jam tangan impor pilihan. Tersedia koleksi ribuan jam tangan untuk pria dan wanita, harga dijamin murah.
http://timitime.asia

Nafisa Zahra, Bayi 9 Bulan ini Menderita Kanker Pembuluh Darah. Ayo Bantu..!!!

Nafisa Zahra, Bayi 9 Bulan ini Menderita Kanker Pembuluh Darah. Ayo Bantu..!!!

Baru berusia 9 bulan, bayi ini diuji dengan penyakit Kanker Pembuluh Darah. Kedua pipinya tumbuh dua benjolan sebesar kepal tangan orang dewasa. Ia harus segera dioperasi dan minum susu khusus...

Pasaribu: Disabilitas Kaki yang Ahli Ibadah ini Jadi Incaran Misionaris. Ayo Bantu Modal Usaha.!!

Pasaribu: Disabilitas Kaki yang Ahli Ibadah ini Jadi Incaran Misionaris. Ayo Bantu Modal Usaha.!!

Hidup dengan satu kaki, pria asal Sibolga Tapanuli ini tak kenal putus asa. Setelah kakinya diamputasi karena tertabrak truk, ia justru makin rajin beribadah di masjid. Pria Batak ini butuh bantuan...

Ismail Abdurrahman: Anak Aktivis Dakwah Opname di RS PKU Solo. Ayo Bantu..!!

Ismail Abdurrahman: Anak Aktivis Dakwah Opname di RS PKU Solo. Ayo Bantu..!!

Musibah muntaber tak henti-hentinya menimpa Ismail, anak aktivis dakwah Solo Raya. Sang ayah, Muhammad Arif adalah pekerja serabutan yang saat ini sedang mendapat ujian yang bertubi-tubi. ...

Sakit Stroke, Muallaf Mantan Hindu ini Hidup Sebatang Kara di Gubuk Lapuk. Ayo Bantu.!!

Sakit Stroke, Muallaf Mantan Hindu ini Hidup Sebatang Kara di Gubuk Lapuk. Ayo Bantu.!!

Nyaris sempurna ujian hidup muallaf Nyoman Kawi. Di usia senja, ia tak bisa mencari nafkah karena stroke telah mematikan separo tubuhnya. Hidup sebatang kara, ia tinggal di gubuk lapuk yang tidak...

Guru SMP Islam & Mahasiswi Bahasa Arab Solo Terlindas Truk Kontainer. Ayo Bantu..!!!

Guru SMP Islam & Mahasiswi Bahasa Arab Solo Terlindas Truk Kontainer. Ayo Bantu..!!!

Musibah dahsyat menimpa Ustadzah Juwariah. Terlindas truk kontainer, ia kritis tak sadarkan diri: tulang panggul remuk, tulang pubis patah, engsel tulang panggul bergeser (dislokasi), engkel...

Latest News
TKN Sindir Ketum PAN, Wasekjen Menjawab

TKN Sindir Ketum PAN, Wasekjen Menjawab

Sabtu, 16 Feb 2019 23:25

Kepastian Hukum jika Prabowo-Sandi Terpilih

Kepastian Hukum jika Prabowo-Sandi Terpilih

Sabtu, 16 Feb 2019 22:25

SOHR Klaim Pasukan Dukungan AS Rebut Kantong Terakhir yang Dikuasai Islamic State di Timur Suriah

SOHR Klaim Pasukan Dukungan AS Rebut Kantong Terakhir yang Dikuasai Islamic State di Timur Suriah

Sabtu, 16 Feb 2019 22:15

Butuh Kepemimpinan Kuat Berantas Mafia

Butuh Kepemimpinan Kuat Berantas Mafia

Sabtu, 16 Feb 2019 21:25

15 Tentara Mesir Tewas dalam Bentrokan dengan Jihadis di Sinai Utara

15 Tentara Mesir Tewas dalam Bentrokan dengan Jihadis di Sinai Utara

Sabtu, 16 Feb 2019 20:50

Pejabat Pakistan Klaim Mohammed Bin Salman Kemungkinan Akan Bertemu Taliban di Islamabad

Pejabat Pakistan Klaim Mohammed Bin Salman Kemungkinan Akan Bertemu Taliban di Islamabad

Sabtu, 16 Feb 2019 20:30

Industri Turun Drastis, RUU Migas Dipertanyakan Keberadaannya

Industri Turun Drastis, RUU Migas Dipertanyakan Keberadaannya

Sabtu, 16 Feb 2019 20:25

Nafisa Zahra, Bayi 9 Bulan ini Menderita Kanker Pembuluh Darah. Ayo Bantu..!!!

Nafisa Zahra, Bayi 9 Bulan ini Menderita Kanker Pembuluh Darah. Ayo Bantu..!!!

Sabtu, 16 Feb 2019 11:33

Save The Children: 100.000 Bayi Meninggal Setiap Tahun Akibat Perang

Save The Children: 100.000 Bayi Meninggal Setiap Tahun Akibat Perang

Sabtu, 16 Feb 2019 09:35

Menhan AS Sebut Militernya Tidak Akan Mundur dari Afghanistan Tanpa Koordinasi dengan Sekutu

Menhan AS Sebut Militernya Tidak Akan Mundur dari Afghanistan Tanpa Koordinasi dengan Sekutu

Jum'at, 15 Feb 2019 21:00

Laporan: Calon Istri Khashoggi Bisa Jadi Korban Kedua Jika Masuki Konsulat Saudi di Istanbul

Laporan: Calon Istri Khashoggi Bisa Jadi Korban Kedua Jika Masuki Konsulat Saudi di Istanbul

Jum'at, 15 Feb 2019 20:18

Parlemen Mesir Pilih 'Mosi Fir'aun', Setujui Al-Sisi Berkuasa Hingga 2034

Parlemen Mesir Pilih 'Mosi Fir'aun', Setujui Al-Sisi Berkuasa Hingga 2034

Jum'at, 15 Feb 2019 19:45

Intelijen Militer Israel Sedang Persiapkan Perang Baru di Gaza

Intelijen Militer Israel Sedang Persiapkan Perang Baru di Gaza

Jum'at, 15 Feb 2019 09:47

Ketika Guru Banyak Dilecehkan, Tanya Kenapa?

Ketika Guru Banyak Dilecehkan, Tanya Kenapa?

Jum'at, 15 Feb 2019 00:22

Anadolu: Polisi Turki Yakin Mayat Jamal Khashoggi Kemungkinan Dibakar

Anadolu: Polisi Turki Yakin Mayat Jamal Khashoggi Kemungkinan Dibakar

Kamis, 14 Feb 2019 23:00

Jaish e-Mohammed Nyatakan Tanggung Jawab Atas Bom Jibaku yang Menewaskan 40 Pasukan India di Kashmir

Jaish e-Mohammed Nyatakan Tanggung Jawab Atas Bom Jibaku yang Menewaskan 40 Pasukan India di Kashmir

Kamis, 14 Feb 2019 22:45

Menuduh Hoax

Menuduh Hoax

Kamis, 14 Feb 2019 22:38

Hamas dan Fatah Tolak Kesepakatan Abad Ini untuk Timur Tengah yang Digagas Trump

Hamas dan Fatah Tolak Kesepakatan Abad Ini untuk Timur Tengah yang Digagas Trump

Kamis, 14 Feb 2019 21:15

Soal Penolakan Prabowo Shalat Jumat, Bawaslu: Tidak Ada Larangan Peserta Pemilu Beribadah

Soal Penolakan Prabowo Shalat Jumat, Bawaslu: Tidak Ada Larangan Peserta Pemilu Beribadah

Kamis, 14 Feb 2019 20:14

Sindir Jokowi, Cucu Pendiri NU: Prabowo Shalat Menghadap Kiblat Bukan Kamera

Sindir Jokowi, Cucu Pendiri NU: Prabowo Shalat Menghadap Kiblat Bukan Kamera

Kamis, 14 Feb 2019 20:07


Reseller tas batam

Kumpulan Video Aksi Bela Islam
Must Read!
X