Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
7.766 views

Afghanistan di Persimpangan Jalan

 

Oleh: Maftucha S. Pd

 

Minggu (15/8/2021) Taliban berhasil menduduki ibu kota Afghanistan, Kabul. Taliban yang berhasil menjatuhkan pasukan keamanan Afghanistan dan merebut wilayah dengan cepat mengejutkan Biden dan para pejabat tinggi pemerintahannya. Penaklukkan kelompok itu atas ibu kota menandai kembalinya kekuasaan Taliban atas Afghanistan setelah digulingkan selama 20 tahun akibat diinvasi pasukan AS dan sekutunya pada 2001.

Dengan demikian, Taliban juga memegang kendali atas sumber daya alam (SDA) Afghanistan yang melimpah dengan nilai sekitar 3 triliun dollar AS atau sekitar Rp 42.000 triliun. Nilai tersebut ditaksir oleh mantan Menteri Kementerian Pertambangan dan Perminyakan Afghanistan yang lengser setelah Taliban berkuasa.

Afghanistan dan potensi kekayaannya

Afghanistan dikenal sebagai negara yang terkurung daratan (landlock). Wilayahnya didominasi pegunungan dan gersang. Namun di balik itu, Afghanistan juga menyimpan kekayaan alam yang luar biasa.

Pada tahun 2010, sebuah laporan yang dirilis ahli geologi AS memperkirakan bahwa Afghanistan, salah satu negara termiskin di dunia, memiliki kekayaan mineral hampir 1 triliun dollar AS. Kekayaan tambang tersebut antara lain bijih besi, tembaga, lithium, kobalt, dan logam langka dengan kandungan cukup banyak di Afghanistan.

Namun, tidak ada yang mampu mengambilnya dari tanah karena negara itu berperang selama empat dekade terakhir. Pertama dengan Uni Soviet, lalu perang antarsuku dan dengan AS.

Saat Amerika Serikat (AS) menginvasi Afghanistan 2001 lalu, perekonomian global sangat berbeda dari sekarang. Saat itu, Tesla Inc belum didirikan, iPhone belum diciptakan dan teknologi kecerdasan artifisial hanya ada dalam film.

Kini tiga terobosan perekonomian modern tersebut hanya dapat ditopang oleh cip teknologi tinggi dan baterai kapasitas besar yang diproduksi dengan berbagai mineral, termasuk yang langka, dan Afghanistan adalah Saudi Arabianya Lithium tersebut.

Untuk itu Beijing saat ini mendekati pemerintahan Taliban dalam rangka untuk berinvestasi tambang mineral tersebut, hubungan ini sepertinya menjadi simbiosis mutualisme, Afghanistan berkepentingan untuk membangun negaranya yang baru dengan China sebagai investor teknologi eksplorasi nya.

"Dengan mundurnya AS, Beijing dapat menawarkan apa yang paling dibutuhkan Kabul, investasi ekonomi dan dukungan politik imparsial," kata kolonel senior Angkatan Bersenjata China dari tahun 2003 sampai 2020, Zhou Bo dalam opininya di New York Times.

Afghanistan di lingkaran AS dan China

Dunia sedang terus berputar. China serta AS adalah negara yang berpengaruh terhadap ekonomi dan politik dunia, jika China masih dalam skala regional yakni Asia namun AS masih memegang kendali atas konstelasi politik internasional.

China dan AS adalah dua negara yang mengemban ideologi, dimana China mengemban ideologi komunisme, walaupun sebagain aspek lainnya nya juga mengambil kapitalis seperti ekonominya. Sedangkan AS mengemban ideologi kapitalisme.

Ideologi kapitalisme memiliki tiga tujuan yakni Gold, Glory dan Gospel, beserta dengan pilar pilar kebebasannya. Gold atau kekayaan akan senantiasa diwujudkan oleh mabda ini dimanapun ia berada, baik dengan cara invasi atau tidak.

Kalaupun tidak melalui invasi maka AS akan menciptakan UU supaya bisa masuk ke dalam negeri negeri kaya yang masih berkembang, kemudian mengeksploitasi kekayaannya, sebut saja UU investasi AS di Indonesia sendiri. Melalui UU PMA perusahaan Amerika Freeport  mengeruk gunung emas di Papua.

Tak jauh berbeda dengan China, industri di China sangat tinggi dan ini membutuhkan bahan baku serta pasar (konsumen) yang luas, tentu kalau bisa bahan baku industri itu harus lebih murah. Maka China memiliki banyak investasi di bidang infrastruktur, dengan investasi ini China punya daya tawar untuk mendatangkan alat berat dan pekerja dari mereka sendiri.

Ini belum kepentingan geopolitik mereka seperti One Belt One Road Strategic Plan, dan "Jalur Sutra Maritim". Langkah langkah yang ditempuh kedua negara tersebut yakni China dan AS tidak akan jauh dari kepentingan ideologi mereka, dan lagi lagi negara inang hanya akan jadi bahan rebutan dan jatuh miskin.

Dunia butuh kepemimpinan Islam

Dunia selama ini berlaku tidak adil kepada Peradaban Islam, Islam selalu dikampanyekan sebagai negara yang otoriter, kolot dan kaku, pemeluknya dicitrakan bengis dan pelaku tetoris.

Sejarah tidak pernah lupa bahwa justru dunia berhutang kepada peradaban Islam, ketika Eropa masih dalam masa kegelapan justru Islam sedang di puncak kejayaan ilmu pengetahuan, teknologi, politik, militer dan tatanan sosialnya.

Ketika Islam menaklukkan sebuah negeri, tujuannya tidak lain adalah untuk membebaskan manusia dari ketundukan kepada manusia menuju kepada cahaya Ilahi, bahkan barat juga menilai bahwa ketika ummat islam berjihad, tidak melakukan perusakan terhadap fasilitas umum, rakyat sipil (baik laki laki/wanita). Justru peradaban barat lah yang selama ini melakukan genosida terhadap ummat Islam tanpa bukti tindakan kriminal apa yang telah dilakukan.

Saat pasukan Amr bin al-‘Ash ra. menaklukkan Mesir mereka melindungi umat Kristen Qibthi (Koptik) dan tidak memaksa mereka memeluk Islam. Itu sebabnya hingga kini mereka tetap eksis di negeri Mesir.

Seorang orientalis dan arkeolog asal Inggris, Stanley Lane Poole dalam bukunya, Moors in Spain, mengagumi kecemerlangan dan kemanusian peradaban Islam.

Ia menulis, “Ke mana saja tentara Arab (Muslim) masuk, kita mendapati mereka berkejaran dengan orang-orang Yahudi… Jika peperangan selesai, orang-orang Yahudi dan orang-orang Islam itu bersama-sama dalam memupuk ilmu pengetahuan dan falsafah serta kesenian. Ini suatu hal yang merupakan sifat khas dari pemerintahan Islam pada zaman abad-abad Pertengahan. Orang-orang Islam mengatur pemerintahan Islam di Cordova yang mengagumkan pada abad-abad pertengahan itu. Ketika seluruh Eropa tenggelam dalam kejahatan, kebiadaban, dan perkelahian, Islam sendirian memegang obor peradaban yang bercahaya cemerlang di hadapan Dunia Besar Barat.”

Inilah wajah asli dari peradaban Islam, warisan agung baginda Muhammad saw. Metode pemerintah Islam seperti inilah yang akan memberikan kesejahteraan bagi siapa saja yang ada di bawah kepemimpinannya. Wallahu alam. (rf/voa-islam.com)

Ilustrasi: Google

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Liberalism lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Bocah Yatim Anak Ustadz Pejuang Dakwah Ingin Jadi Dokter Penghafal Quran. Ayo Bantu.!!!

Bocah Yatim Anak Ustadz Pejuang Dakwah Ingin Jadi Dokter Penghafal Quran. Ayo Bantu.!!!

Syafani Azzahra, bocah yatim sejak usia tujuh tahun ini bercita-cita ingin menjadi dokter penghafal Al-Qur'an. Setamat SD ia ingin melanjutkan sekolah ke pesantren, tapi terkendala biaya. Ayo...

Mushalla Reyot di Pelosok Garut Terancam Roboh, Ayo Bantu.!!!

Mushalla Reyot di Pelosok Garut Terancam Roboh, Ayo Bantu.!!!

Mushalla kayu di pelosok Garut ini menyedihkan. Dindingnya reyot, rapuh, dan keropos bisa roboh setiap saat. Dibutuhkan dana 50 juta rupiah untuk renovasi total bangunan permanen dan diperluas....

Wakaf Air: IDC Salurkan 11 Juta untuk Tandon Air & Perlengkapan Sumur PTQ Az Zuman Klaten

Wakaf Air: IDC Salurkan 11 Juta untuk Tandon Air & Perlengkapan Sumur PTQ Az Zuman Klaten

Program Wakaf Sumur IDC telah menyalurkan dana 11 Juta rupiah untuk kebutuhan tandon air, pompa air dan perlengkapan sumur di Pesantren Tahfidz Quran (PTQ) Az Zuman, Jambu Kulon, Ceper, Klaten....

Mobil Baru Akan Disulap Jadi Ambulans, Butuh Biaya 39 Juta Rupiah. Ayo Bantu.!!

Mobil Baru Akan Disulap Jadi Ambulans, Butuh Biaya 39 Juta Rupiah. Ayo Bantu.!!

Di tengah pandemi Covid-19, permintaan layanan ambulans untuk pasien dan jenazah terus meningkat. Mobil baru IDC akan disulap jadi ambulans, butuh dana 39 juta rupiah untuk biaya modifikasi....

Wakaf Sumur: IDC Salurkan Tandon Air 2200 Liter dan Pipanisasi ke Masjid Al-Huda Plupuh Sragen

Wakaf Sumur: IDC Salurkan Tandon Air 2200 Liter dan Pipanisasi ke Masjid Al-Huda Plupuh Sragen

Mari berlomba-lomba dalam kebaikan dan wakaf. Semoga menjadi pahala yang berlipat-lipat dan terus mengalir tak terbatas umur, seiring banyaknya warga yang memanfaatkan wakaf tersebut untuk kemaslahatan...

Latest News
Bertemu Dubes Saudi, Plt Dirjen Lobi Jemaah Umrah Indonesia Bisa Diberangkatkan

Bertemu Dubes Saudi, Plt Dirjen Lobi Jemaah Umrah Indonesia Bisa Diberangkatkan

Jum'at, 24 Sep 2021 13:12

Selamatkan Lembaga Pendidikan dari Framing Terkait Radikalisme

Selamatkan Lembaga Pendidikan dari Framing Terkait Radikalisme

Jum'at, 24 Sep 2021 10:29

Anies Dituding Pembohong, Senator: Mungkin karena Hasil Survei Selalu Bagus

Anies Dituding Pembohong, Senator: Mungkin karena Hasil Survei Selalu Bagus

Jum'at, 24 Sep 2021 10:28

Dua Tim Robotic MAN 2 Kota Makassar Juara Asean Robotic Day 2021

Dua Tim Robotic MAN 2 Kota Makassar Juara Asean Robotic Day 2021

Jum'at, 24 Sep 2021 08:18

Islamic Center PERSIS Resmi Dibangun, KH. Aceng Zakaria: Representasi PERSIS di Ibu Kota Jakarta

Islamic Center PERSIS Resmi Dibangun, KH. Aceng Zakaria: Representasi PERSIS di Ibu Kota Jakarta

Kamis, 23 Sep 2021 23:53

Komunis Itu Radikal dan Intoleran

Komunis Itu Radikal dan Intoleran

Kamis, 23 Sep 2021 22:35

NB Bak Pembuka Kran yang Tersumbat

NB Bak Pembuka Kran yang Tersumbat

Kamis, 23 Sep 2021 22:25

MIUMI Aceh: Pernyataan Semua Agama Benar Sesat dan Menyesatkan

MIUMI Aceh: Pernyataan Semua Agama Benar Sesat dan Menyesatkan

Kamis, 23 Sep 2021 21:50

Estonia Ancam Tarik Pasukan Jika Mali Lanjutkan Kesepakatan Dengan Tentara Bayaran Rusia

Estonia Ancam Tarik Pasukan Jika Mali Lanjutkan Kesepakatan Dengan Tentara Bayaran Rusia

Kamis, 23 Sep 2021 20:16

Anis Matta: Indonesia Harus Punya Skenario Hadapi Perang Supremasi AS-China di  Laut China Selatan

Anis Matta: Indonesia Harus Punya Skenario Hadapi Perang Supremasi AS-China di Laut China Selatan

Kamis, 23 Sep 2021 20:11

Bahas Arah Perjuangan, MPUII Gelar Silaturahim Ulama dan Tokoh Umat

Bahas Arah Perjuangan, MPUII Gelar Silaturahim Ulama dan Tokoh Umat

Kamis, 23 Sep 2021 19:37

62 Anak Tewas Tahun Ini Di Kamp Al-Hol Suriah Yang Dikelola Teroris YPG

62 Anak Tewas Tahun Ini Di Kamp Al-Hol Suriah Yang Dikelola Teroris YPG

Kamis, 23 Sep 2021 19:30

Aktivis Desak Pihak Berwenang Tangkap Mantan Presiden George W. Bush Atas Kejahatan Perang Di Irak

Aktivis Desak Pihak Berwenang Tangkap Mantan Presiden George W. Bush Atas Kejahatan Perang Di Irak

Kamis, 23 Sep 2021 18:30

Mayoritas Orang Eropa Percaya AS Telah Terlibat Perang Dingin Dengan Cina Dan Rusia

Mayoritas Orang Eropa Percaya AS Telah Terlibat Perang Dingin Dengan Cina Dan Rusia

Kamis, 23 Sep 2021 12:05

Hukum Tak Tegas Dinilai Jadi Penyebab Kasus Teror kepada Tokoh Agama Kembali Terulang

Hukum Tak Tegas Dinilai Jadi Penyebab Kasus Teror kepada Tokoh Agama Kembali Terulang

Kamis, 23 Sep 2021 09:18

Jalan Terjal Penghapusan Kekerasan Seksual di Indonesia

Jalan Terjal Penghapusan Kekerasan Seksual di Indonesia

Kamis, 23 Sep 2021 08:47

Brigjen Tumilaar “Mempertahankan Bangsa”, di Mana Salahnya?

Brigjen Tumilaar “Mempertahankan Bangsa”, di Mana Salahnya?

Kamis, 23 Sep 2021 08:39

Dihapusnya BOS, Dilema Pendidikan Indonesia

Dihapusnya BOS, Dilema Pendidikan Indonesia

Kamis, 23 Sep 2021 08:37

Media Sosial, Wadah Propaganda Halal Lifestyle

Media Sosial, Wadah Propaganda Halal Lifestyle

Kamis, 23 Sep 2021 08:21

Ketika Makanan Menjauhkan dari SurgaNya

Ketika Makanan Menjauhkan dari SurgaNya

Kamis, 23 Sep 2021 07:59


MUI

Must Read!
X