Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
2.744 views

Eks Komnas HAM Minta Kepolisian Netral dalam Pilkada

Oleh: Natalius Pigai*

Hari ini, siang, 24 Juni 2018, saya duduk bersama Kapolri Jenderal Tito Karnavian di bilangan Semanggi Jakarta Selatan. Berdiskusi secara profesional tentang berbagai persoalan yang dihadapi oleh negara dan bangsa. Meskipun hari Sabtu, soal-soal yang kami berdiskusi tidak sekedar obrolan biasa tetapi berbagai persoalan berat dan larut dalam pembaicaran serius.

Ada beberapa persoalan terkait: 1). penegakan tugas kepolisian berbasis HAM sesuai UU Nomor 2 tahun 2002 dan perkap nomor 8 tahun 2009. 2). kepastian penguatan kebebasan sipil (civil liberties). 3). relasi negara dan rakyat. 4). bangunan peradaban dan landas pijak. 5). Jaminan ketertiban (internal order). 6). hak asasi manusia, pastikan keadilan dan perdamaian. 8).Netralitas Kepolisian dalam Pemilu.

Isu yang sangat menarik saat ini adanya adanya dugaan berbagai kalangan terkait tuduhan kepolisian tidak netral dalam pemilukada. Bahkan ada yang menduga Kepolisian mengembalikan Dwi Fungsinya sebagaimana terjadi pada orde baru.

Kapolri Tito Karnavian memastikan Kepolisian Netral dan Netralitas Kepolisian dalam pelaksanaan Pilkada 2018 adalah harga mati. Berbagai kebijakan dan perintah sebagai commander wish dari Kapolri baik perintah lisan, tertulis, dan juga melalui teleconfrence sedang dilakukan.

Terkait dengan pemilukada 2018, Kepolisian Negara RI mematikan agar empat variabel demokrasi dan hak asasi manusia dalam pemilu harus dilestararikan yaitu 1) Negara perlu memastikan agar setiap warga negara berhak untuk memilih (right to vote); 2) Negara juga harus memastikan agar tiap warga negara berhak untuk dipilih (right to take a part of govertment); 3) negara memastikan adanya jaminan pemilihan yang bebas dan jujur serta adil (free and fair election); dan 4) Negara tidak akan memasuki cara pandang partikuler rakyat dalam menentukan nasib atau pilihan masing-masing (self determination of the right).

Oleh karena itu, Kapolri bersama dengan Panglima TNI telah melakukan Safari Ramadhan keliling daerah, selain untuk mendekatkan diri dengan rakyat juga memastikan adanya netralitas TNI dan Polri dalam Pilkada 2018. Kepolisian juga telah menertibkan anggota yang ikut terlibat dalam politik atau tidak netral dalam politik. Salah satunya adalah Wakapolda Maluku telah ditarik ke Mabes Polri sebagai bukti komitmennya setelah terbukti kurang netral karena mendukung teman/sahabat satu angkatan.

Selain itu sebagai Kapolri juga memperhatikan Kritik masyarakat terhadap salah satu pimpinan polisi di Sumatera yang setelah dicek ternyata dia tidak mendukung tetapi mengacungkan jari tanda (kode) lulusan angkatan, namun ini situasi sensitif sehingga rakyat atau pasangan calon lain. Karena itu Kapolri telah menegur. Kapolri juga mempersilakan semua rakyat bersama kepolisian bekeja sama untuk mendorong terciptanya Pilkada yang jujur, adil dan demokratis.

Memang terkait Persoalan politik ini mau tidak mau kepolisian negara menghadapi dilema di tengah tarikan berbagai kepentingan. Ibarat Kepolisian ibarat diserbu dari delapan penjuru mata angin. Apalagi Pada saat dimana Indonesia berada pada turbulensi politik yang tinggi, semua orang berharap kepolisian sebagai alat pemukul lawan atau membantu memenangkan Pilkada, Namun hanya dengan Netralitas dan profesionalisme menjaga marwah institusi kepolisian.

Kepolisian telah menyadari bahwa institusi kepolisian adalah satu lembaga negara yang dekat dengan rakyat, para pencari keadilan. Maka Pasti senang jika dipuji, juga tetap saja menerima di saat dihujat, dicaci dan maki. Yang paling penting adalah Kepolisian dengan jargon Profesional, modern dan terpercaya (Promoter) tetap berusaha untuk menegakkan hukum secara berkeadilan, menjaga keamanan dan ketertiban.

Kepolisian juga ditugaskan oleh Negara sesuai dengan amanat UU Nomor 2 Tahun 2002 tetap berusaha untuk menjaga tegaknya Pancasila, UUD 45, NKRI dan Bhineka Tunggal Ika. [syahid/voa-islam.com]

*) Natalius Pigai, Mantan Komisioner Komnas HAM, Ketua Tim Pemantau Pemilu Komnas HAM RI 2012-2017

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Military lainnya:

+Pasang iklan

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Toko Tas Online TBMR - Murah & Terpercaya

Toko tas online dan Pusat grosir tas TBMR menjual tas branded harga grosir. DISKON setiap hari s/d 50%. Tas wanita, tas import, tas kerja semua dijamin MURAH. Menerima Reseller.
http://www.tasbrandedmurahriri.com

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Pusat Jam Tangan Impor Murah

Tampil cantik dan keren dengan jam tangan impor pilihan. Tersedia koleksi ribuan jam tangan untuk pria dan wanita, harga dijamin murah.
http://timitime.asia

Nafisa Zahra, Bayi 9 Bulan ini Menderita Kanker Pembuluh Darah. Ayo Bantu..!!!

Nafisa Zahra, Bayi 9 Bulan ini Menderita Kanker Pembuluh Darah. Ayo Bantu..!!!

Baru berusia 9 bulan, bayi ini diuji dengan penyakit Kanker Pembuluh Darah. Kedua pipinya tumbuh dua benjolan sebesar kepal tangan orang dewasa. Ia harus segera dioperasi dan minum susu khusus...

Pasaribu: Disabilitas Kaki yang Ahli Ibadah ini Jadi Incaran Misionaris. Ayo Bantu Modal Usaha.!!

Pasaribu: Disabilitas Kaki yang Ahli Ibadah ini Jadi Incaran Misionaris. Ayo Bantu Modal Usaha.!!

Hidup dengan satu kaki, pria asal Sibolga Tapanuli ini tak kenal putus asa. Setelah kakinya diamputasi karena tertabrak truk, ia justru makin rajin beribadah di masjid. Pria Batak ini butuh bantuan...

Ismail Abdurrahman: Anak Aktivis Dakwah Opname di RS PKU Solo. Ayo Bantu..!!

Ismail Abdurrahman: Anak Aktivis Dakwah Opname di RS PKU Solo. Ayo Bantu..!!

Musibah muntaber tak henti-hentinya menimpa Ismail, anak aktivis dakwah Solo Raya. Sang ayah, Muhammad Arif adalah pekerja serabutan yang saat ini sedang mendapat ujian yang bertubi-tubi. ...

Sakit Stroke, Muallaf Mantan Hindu ini Hidup Sebatang Kara di Gubuk Lapuk. Ayo Bantu.!!

Sakit Stroke, Muallaf Mantan Hindu ini Hidup Sebatang Kara di Gubuk Lapuk. Ayo Bantu.!!

Nyaris sempurna ujian hidup muallaf Nyoman Kawi. Di usia senja, ia tak bisa mencari nafkah karena stroke telah mematikan separo tubuhnya. Hidup sebatang kara, ia tinggal di gubuk lapuk yang tidak...

Guru SMP Islam & Mahasiswi Bahasa Arab Solo Terlindas Truk Kontainer. Ayo Bantu..!!!

Guru SMP Islam & Mahasiswi Bahasa Arab Solo Terlindas Truk Kontainer. Ayo Bantu..!!!

Musibah dahsyat menimpa Ustadzah Juwariah. Terlindas truk kontainer, ia kritis tak sadarkan diri: tulang panggul remuk, tulang pubis patah, engsel tulang panggul bergeser (dislokasi), engkel...

Latest News
Muslim Prancis Gugat Facebook dan YouTube Terkait Siaran Langung Pembantaian di Christchurch

Muslim Prancis Gugat Facebook dan YouTube Terkait Siaran Langung Pembantaian di Christchurch

Selasa, 26 Mar 2019 22:12

Suasana yang Tak Biasa Dihadapi Fahri saat Sambut Prabowo

Suasana yang Tak Biasa Dihadapi Fahri saat Sambut Prabowo

Selasa, 26 Mar 2019 20:23

Video Teknologi (2): Cara Ruqyah Terbaru Dengan Cahaya Bermuatan Al Quran, Temuan Driver Gojek

Video Teknologi (2): Cara Ruqyah Terbaru Dengan Cahaya Bermuatan Al Quran, Temuan Driver Gojek

Selasa, 26 Mar 2019 19:32

Akan Rasakan Kekalahan bukan Berarti ingin Ajak Menteri Kampanye

Akan Rasakan Kekalahan bukan Berarti ingin Ajak Menteri Kampanye

Selasa, 26 Mar 2019 19:23

Serangan Rezim Assad ke Sekolah di Idlib Tewaskan 2 Anak

Serangan Rezim Assad ke Sekolah di Idlib Tewaskan 2 Anak

Selasa, 26 Mar 2019 19:21

Israel Terus Bombardir Gaza Meski Ada Gencatan Senjata

Israel Terus Bombardir Gaza Meski Ada Gencatan Senjata

Selasa, 26 Mar 2019 19:08

Anies: Tarif MRT Jangan Dipolitisasi buat Pilpres

Anies: Tarif MRT Jangan Dipolitisasi buat Pilpres

Selasa, 26 Mar 2019 18:46

Gamer di India Serukan Boikot PUBG karena Jadikan Kabah Sebagai Target Sasaran

Gamer di India Serukan Boikot PUBG karena Jadikan Kabah Sebagai Target Sasaran

Selasa, 26 Mar 2019 18:39

Pernyataan KPU Basa-basi, Politisi Serukan Undang Carter Centre

Pernyataan KPU Basa-basi, Politisi Serukan Undang Carter Centre

Selasa, 26 Mar 2019 18:23

Prabowo lebih Dulu Dikenal daripada Jokowi

Prabowo lebih Dulu Dikenal daripada Jokowi

Selasa, 26 Mar 2019 17:23

Di Utara Jakarta Sandi Bicara Semangat Betawi dan Perubahan

Di Utara Jakarta Sandi Bicara Semangat Betawi dan Perubahan

Selasa, 26 Mar 2019 16:23

Video Teknologi (1): 7 Manfaat Terapi Cahaya Al Quran, Temuan Asli Indonesia

Video Teknologi (1): 7 Manfaat Terapi Cahaya Al Quran, Temuan Asli Indonesia

Selasa, 26 Mar 2019 13:01

Jendral AS: Pasukan Amerika Siap Mati Membela Israel Jika Diminta

Jendral AS: Pasukan Amerika Siap Mati Membela Israel Jika Diminta

Selasa, 26 Mar 2019 11:35

Bagus, Polisi Mulai Netral

Bagus, Polisi Mulai Netral

Selasa, 26 Mar 2019 10:41

Bergabung dalam Kampanye 'Hello Brother', Mesut Ozil Serukan Persatuan Melawan Teror

Bergabung dalam Kampanye 'Hello Brother', Mesut Ozil Serukan Persatuan Melawan Teror

Selasa, 26 Mar 2019 10:30

7 Warga Palestina Terluka dalam Serangan Udara Terbaru Israel di Gaza

7 Warga Palestina Terluka dalam Serangan Udara Terbaru Israel di Gaza

Selasa, 26 Mar 2019 08:35

Klaim MRT Jokowi: Perlawanan Diam Anies Baswedan

Klaim MRT Jokowi: Perlawanan Diam Anies Baswedan

Selasa, 26 Mar 2019 07:05

Benang Merah Teror Keji Selandia Baru dan Industri Islamophobia Global

Benang Merah Teror Keji Selandia Baru dan Industri Islamophobia Global

Selasa, 26 Mar 2019 02:45

Serangan Udara AS di Kunduz Tewaskan 13 Warga Sipil Afghanistan, Sebagian Besar Anak-anak

Serangan Udara AS di Kunduz Tewaskan 13 Warga Sipil Afghanistan, Sebagian Besar Anak-anak

Senin, 25 Mar 2019 21:15

Gaza Diambang Perang, Israel Kerahkan 2 Brigade Infanteri dan Unit Lapis Baja ke Perbatasan

Gaza Diambang Perang, Israel Kerahkan 2 Brigade Infanteri dan Unit Lapis Baja ke Perbatasan

Senin, 25 Mar 2019 21:00


Reseller tas batam

Kumpulan Video Aksi Bela Islam
Must Read!
X