Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
3.731 views

Bahasa Arab Dinilai Ciri Teroris Oleh Pengamat Intelejen, CIIA: Itu Nalar Konyol

BANDUNG (voa-islam.com) - Direktur The Community of Ideological Islamic Analyst (CIIA) Harits Abu Ulya membantah argumen Pengamat Intelejen yang juga mantan politisi PDIP dan Hanura Susaningtyas Nefo Kertopati bahwa Bahasa Arab merupakan salah satu ciri teroris dan menyebut banyak sekolah-sekolah di Indonesia berkiblat pada Taliban.

"Paham Taliban juga tidak, atau baru paham dari narasi media-media kontra Taliban tapi sudah membuat oversimplikasi bahwa Taliban adalah ancaman bagi generasi Indonesia," katanya dalam rilis tertulisnya yang dikirim ke redaksi Voa-Islam pada Rabu (08/09).

"Dan hipotesa prematur tersebut dipakai sebagai tolak ukur untuk menilai sekolah dan tempat pendidikan apakah mereka berkiblat kepada Taliban atau tidak," lanjutnya.

Menurut Harits yang juga dikenal sebagai pengamat terorisme, hipotesa Susaningtyas tersebut adalah hipotesa 'otak atik gatuk.'

"Dulu jauh sebelum muncul isu Taliban juga terjadi penilaian atau kecurigaan yang sama terhadap beberapa lembaga pendidikan dan pondok pesantren. Hanya karena tidak upacara bendara, atau tidak menemukan foto presiden, atau tidak hapal nama parpol maka dicurigai berkiblat kepada kelompok teroris," ujarnya

"Ini nalar konyol terlaku menyederhanakan masalah, untung tidak mengukur dengan apakah anak didik atau santri hapal nama-nama anggota DPR pusat sampai DPR-D atau nama-nama menteri yang biasa bongkar pasang tiap tahun di negeri ini, sangat menggelikan," tuturnya.

Harits menilai bahwa saat ini masyarakat Indonesia terutama kaum milenial makin terdidik dan nalarnya kritis, tidak semudah itu menelan logika-logika konyol dalam isu keamanan.

Kalau mau survei hari ini, lanjut pria yang akrab dipanggil HAU ini,  rakyat lebih kawatir dan takut periuk mereka terguling tidak bisa makan daripada kawatir dan takut dengan isu Taliban.

"Rakyat butuh keluar dari krisis ekonomi bukan keluar dari ancaman Taliban atau teroris musiman. Karena ancaman Taliban iti sebatas cerita, ancaman asumtif yang sengaja di amplifikasi dengan beragam motif kepentingan dibaliknya. Taliban sibuk di negaranya, Taliban sibuk bangun negaranya dan itu pekerjaan maha berat. Dan Taliban tidak sibuk mikir bagaimana kirim teror ke Indonesia" ungkapnya.

Makin berlebihan kata Haris, jika ada pihak-pihak tertentu yang mambangun narasi bahwa Taliban merupaka ancaman terhadap keamanan Indonesia, maka makin tampak phobia Islamnya, makin tampak tendensi dan subyektifitasnya dan terbaca motif dibalik kesibukan meng-aransemen isu Taliban.

"Dan makin ngawur membangun propagandanya, bisa-bisa para intelektual yang ngajak berpikir waras dan proporsional akan dituduh bagian dari jaringan Taliban," jelasnya.

"Kita rakyat Indonesia butuh aman untuk membangun kemakmuran dan keadilan tapi juga butuh menjadi rakyat yg nalarnya waras," tutupnya. [syahid/voa-islam.com]

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Military lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Tiga Masjid dan Tiga Sekolah di Pelosok Garut ini Krisis Air Bersih. Ayo Wakaf Sumur.!!

Tiga Masjid dan Tiga Sekolah di Pelosok Garut ini Krisis Air Bersih. Ayo Wakaf Sumur.!!

Jamaah masjid, siswa sekolah dan warga pelosok Garut ini kesulitan air untuk ibadah, bersuci, wudhu, memasak, minum, mandi, dan mencuci. Ayo Wakaf Sumur, Pahala Mengalir Tak Terbatas Umur.!!!...

Bocah Yatim Anak Ustadz Pejuang Dakwah Ingin Jadi Dokter Penghafal Quran. Ayo Bantu.!!!

Bocah Yatim Anak Ustadz Pejuang Dakwah Ingin Jadi Dokter Penghafal Quran. Ayo Bantu.!!!

Syafani Azzahra, bocah yatim sejak usia tujuh tahun ini bercita-cita ingin menjadi dokter penghafal Al-Qur'an. Setamat SD ia ingin melanjutkan sekolah ke pesantren, tapi terkendala biaya. Ayo...

Mobil Baru Akan Disulap Jadi Ambulans, Butuh Biaya 39 Juta Rupiah. Ayo Bantu.!!

Mobil Baru Akan Disulap Jadi Ambulans, Butuh Biaya 39 Juta Rupiah. Ayo Bantu.!!

Di tengah pandemi Covid-19, permintaan layanan ambulans untuk pasien dan jenazah terus meningkat. Mobil baru IDC akan disulap jadi ambulans, butuh dana 39 juta rupiah untuk biaya modifikasi....

Berburu Keutamaan Jum’at dan Yatim, Mari Berbagi Hidangan dan Santunan kepada Santri Yatim Penghafal Al-Qur'an

Berburu Keutamaan Jum’at dan Yatim, Mari Berbagi Hidangan dan Santunan kepada Santri Yatim Penghafal Al-Qur'an

Menggabung keutamaan Jum’at dan Cinta Yatim, IDC akan berbagi ke Pesantren Tahfizhul Qur’an Darul Hijrah Cikarang. ...

Keluarganya Jadi Korban Pemurtadan, Ustadz Difabel Gigih Berdakwah di Pelosok, Ayo Bantu.!!

Keluarganya Jadi Korban Pemurtadan, Ustadz Difabel Gigih Berdakwah di Pelosok, Ayo Bantu.!!

Terlahir dengan fisik tak sempurna, Ustadz Rohmat diuji istri dan kedua orang tuanya murtad jadi korban kristenisasi. Kini ia gigih berdakwah di pelosok Lembah Ciranca Garut....

Latest News

MUI

Must Read!
X