Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
4.897 views

Bahasa Arab Dinilai Ciri Teroris Oleh Pengamat Intelejen, CIIA: Itu Nalar Konyol

BANDUNG (voa-islam.com) - Direktur The Community of Ideological Islamic Analyst (CIIA) Harits Abu Ulya membantah argumen Pengamat Intelejen yang juga mantan politisi PDIP dan Hanura Susaningtyas Nefo Kertopati bahwa Bahasa Arab merupakan salah satu ciri teroris dan menyebut banyak sekolah-sekolah di Indonesia berkiblat pada Taliban.

"Paham Taliban juga tidak, atau baru paham dari narasi media-media kontra Taliban tapi sudah membuat oversimplikasi bahwa Taliban adalah ancaman bagi generasi Indonesia," katanya dalam rilis tertulisnya yang dikirim ke redaksi Voa-Islam pada Rabu (08/09).

"Dan hipotesa prematur tersebut dipakai sebagai tolak ukur untuk menilai sekolah dan tempat pendidikan apakah mereka berkiblat kepada Taliban atau tidak," lanjutnya.

Menurut Harits yang juga dikenal sebagai pengamat terorisme, hipotesa Susaningtyas tersebut adalah hipotesa 'otak atik gatuk.'

"Dulu jauh sebelum muncul isu Taliban juga terjadi penilaian atau kecurigaan yang sama terhadap beberapa lembaga pendidikan dan pondok pesantren. Hanya karena tidak upacara bendara, atau tidak menemukan foto presiden, atau tidak hapal nama parpol maka dicurigai berkiblat kepada kelompok teroris," ujarnya

"Ini nalar konyol terlaku menyederhanakan masalah, untung tidak mengukur dengan apakah anak didik atau santri hapal nama-nama anggota DPR pusat sampai DPR-D atau nama-nama menteri yang biasa bongkar pasang tiap tahun di negeri ini, sangat menggelikan," tuturnya.

Harits menilai bahwa saat ini masyarakat Indonesia terutama kaum milenial makin terdidik dan nalarnya kritis, tidak semudah itu menelan logika-logika konyol dalam isu keamanan.

Kalau mau survei hari ini, lanjut pria yang akrab dipanggil HAU ini,  rakyat lebih kawatir dan takut periuk mereka terguling tidak bisa makan daripada kawatir dan takut dengan isu Taliban.

"Rakyat butuh keluar dari krisis ekonomi bukan keluar dari ancaman Taliban atau teroris musiman. Karena ancaman Taliban iti sebatas cerita, ancaman asumtif yang sengaja di amplifikasi dengan beragam motif kepentingan dibaliknya. Taliban sibuk di negaranya, Taliban sibuk bangun negaranya dan itu pekerjaan maha berat. Dan Taliban tidak sibuk mikir bagaimana kirim teror ke Indonesia" ungkapnya.

Makin berlebihan kata Haris, jika ada pihak-pihak tertentu yang mambangun narasi bahwa Taliban merupaka ancaman terhadap keamanan Indonesia, maka makin tampak phobia Islamnya, makin tampak tendensi dan subyektifitasnya dan terbaca motif dibalik kesibukan meng-aransemen isu Taliban.

"Dan makin ngawur membangun propagandanya, bisa-bisa para intelektual yang ngajak berpikir waras dan proporsional akan dituduh bagian dari jaringan Taliban," jelasnya.

"Kita rakyat Indonesia butuh aman untuk membangun kemakmuran dan keadilan tapi juga butuh menjadi rakyat yg nalarnya waras," tutupnya. [syahid/voa-islam.com]

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Military lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Innalillahi..!! Ustadzah Pesantren Tahfizh Kecelakaan, Kepala Gegar Otak Koma 5 Hari

Innalillahi..!! Ustadzah Pesantren Tahfizh Kecelakaan, Kepala Gegar Otak Koma 5 Hari

Ustadzah Salma Khoirunnisa, salah satu pengajar di Pesantren Tahfizul Quran Darul Arqom Sukoharjo mengalami kecelakaan. Kondisinya masih belum sadar, dan sempat koma selama 5 hari karena diperkirakan...

Tutup Tahun Dengan Bakti Sosial Kesehatan di Pelosok Negeri

Tutup Tahun Dengan Bakti Sosial Kesehatan di Pelosok Negeri

Diawali dengan berniat karena Allah, berperan aktif menebarkan amal sholeh dan turut serta membantu pemerintah memberikan kemudahan kepada umat mendapatkan pelayanan kesehatan, maka Ulurtangan...

Ayah Wafat, Ibu Cacat, Bayu Anak Yatim Ingin Terus Bersekolah

Ayah Wafat, Ibu Cacat, Bayu Anak Yatim Ingin Terus Bersekolah

Rafli Bayu Aryanto (11) anak yatim asal Weru, Sukoharjo ini membutuhkan biaya masuk sekolah tingkat SMP (Sekolah Menengah Pertama). Namun kondisi ibu Wiyati (44) yang cacat kaki tak mampu untuk...

Program Sedekah Barang Ulurtangan Sukses Menyebarkan Kasih dan Berkah Bagi Muallaf di Kampung Pupunjul

Program Sedekah Barang Ulurtangan Sukses Menyebarkan Kasih dan Berkah Bagi Muallaf di Kampung Pupunjul

Alhamdulillah, pada Sabtu, (18/11/2023), Yayasan Ulurtangan.com dengan penuh rasa syukur berhasil melaksanakan program Sedekah Barangku sebagai wujud nyata kepedulian terhadap sesama umat Islam....

Merengek Kesakitan, Bayi Arga Muhammad Tak Kuat Perutnya Terus Membesar. Yuk Bantu..!!

Merengek Kesakitan, Bayi Arga Muhammad Tak Kuat Perutnya Terus Membesar. Yuk Bantu..!!

Sungguh miris kondisi Arga Muhammad Akbar (2) anak kedua pasangan Misran dan Sudarti ini, sudah sebulan ini perutnya terus membesar bagai balon yang mau meletus. Keluarganya butuh biaya berobat...

Latest News

MUI

Sedekah Al Quran

Sedekah Air untuk Pondok Pesantren

Must Read!
X