Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
24.062 views

Wanita Sebagai Pondasi Keuangan Keluarga

Ini adalah kisah nyata. Kisah tentang kehidupan dua orang wanita. Sebut saja mereka Mawar dan Melati. Secara kasat mata, keduanya tampaklah sama. Mereka berdua juga mengabdikan diri sepenuhnya untuk mengurus keluarga. Penghasilan suami- suami mereka kurang lebih juga sama. Merekapun memiliki keahlian yang seimbang dalam menata keuangan keluarga. Dan dari semua kesaamaan itu, hal yang paling mirip  adalah yang berkaitan dengan hobi, yaitu berbelanja.

Namun, mereka memiliki sedikit perbedaan mencolok. Hal ini terjadi terutama diakhir bulan. Mawar bisa menyisihkan uangnya untuk ditabung. Sedangkan Melati, dia pasti sibuk kesana kemari untuk berhutang, untuk menutupi kekurangan finansial keluarga.

Selanjutnya, pertanyaanpun muncul. Apa yang salah dari kemampuan Melati dalam menjadi manajer keuangan keluarganya? kenapa bisa berbeda dengan Mawar? Bukankah pendapatan suami mereka tidak berbeda jauh?.

Usut punya usut, ternyata Mawar adalah wanita yang menyukai belanja, tapi untuk kebutuhan keluarga. Dia jarang menghabiskan uang untuk kesenangannya sendiri.Sedangkan Melati, dia lebih memilih untuk berbelanja kebutuhan pribadinya. Tentu saja, sebagai wanita berkelas, Melati memilih untuk membeli barang dengan merek ternama. Melati memang handal dalam mengatur kebutuhan keluarganya, namun dia sering tergoda untuk membeli barang baru dan bermerek yang sangat mahal. Alhasil keadaan keluarga Melati menjadi tidak terlalu harmonis. Sang suami sering kesal melihat istrinya berbelanja lepas kontrol. Dan anak- anak akhirnya tidak damai melihat ayah dan ibunya yang senantiasa tidak pernah rukun dirumah.

Sebuah pelajaran berharga bisa kita ambil dari kesalahan yang dilakukan mawar tersebut. Ternyata memiliki kemampuan mengatur keuangan yang baik saja tidaklah cukup. Pandai mendidik diri untuk tidak mudah tergoda dengan pernak pernik barang yang menarik, juga tidak kalah penting untuk diterapkan kepada diri kita sebagai wanita. Hal ini tentu saja tidaklah mudah. Mengingat, sudah menjadi fitrah seorang wanita yang  sangat menyukai berbelanja, barang- barang yang indah, dan pernak pernik yang cantik.

Namun jika godaan untuk membeli barang- barang level tersier ini diluar batas kendali, itu sama saja kita mengorbankan keutuhan keluarga demi ego sendiri. Hal ini tentu saja tidak akan mendamaikan. mengingat banyak dari pasangan suami istri yang menyelesaikan keruwetan masalah keungangan dengan pertengkaran. Akhirnya, hobi belanja yang awalnya dianggap bisa menyenangkan hati, malah akan menyusahkan seluruh keluarga.

Jadi sebagai sebagai manajer keluarga yang mumpuni, wanita tidak hanya dituntut untuk bisa mengatur nafkah yang diberikan oleh suami, namun mereka juga harus dengan baik mengakui kelemahan diri dalam hal yang berkaitan dengan materi. Menjauhi lingkungan yang mengutamakan gengsi dan gaya hidup mewah adalah hal yang wajib kita lakukan.

Walaupun penghasilan suami berlebih, hendaknya menabung adalah lebih baik untuk dilakukan, karena dunia itu berputar. Mungkin saat ini kita bisa dengan mudah mendapatkan materi. Namun seiring dengan berjalannya usia, siapa yang menjamin kita tetap berada “diatas”?. Kesimpulannya, wanita adalah memang pondasi keluarga. Pondasi itu salah satunya terletak dalam kecerdasannya mengatur nafkah yang diterima dari suami, Dan jika pondasi itu rapuh apalagi roboh,  bisa dipastikan seluruh keluargalah yang akan menanggungnya. 

Sebagai wanita muslimah, hendaknya wanita juga lebih berhati- hati dalam menjaga harta yang diamanahkan oleh suami. Karena semua amanah pasti akan dipertanggung jawabkan dihadapan Allah Subhanahu Wataala. Para istri tidak boleh curang dalam membelajakan harta suami mereka. Ijin dari suami harus terlebih dahulu mereka dapatkan, demi menjaga keberkahan dari harta tersebut.

“Wahai orang- orang beriman! Jangankan kamu saling memakan harta sesamamu dengan jalan yang batil (tidak benar) kecuali dalam perdagangan yang berlaku atas dasar suka sama suka diantara kamu …” (QS. An-nisa’:29)

Seorang istri adalah partner sejati suami mereka. Maka sudah sepantasnya jika seorang suami menyerahkan kepercayaan kepada para istri mereka. Dan istri yang baik akan selalu merasa diawasi oleh Allah dalam pelaksanaan tugasnya ini. Karena itulah, mereka tidak mudah silau dengan harta, namun menggunakannya justru untuk meraih ridho Allah, lewat ketatnya pengawasan dan kualitas kontrol diri yang prima.

(Syahidah/voa-islam.com)

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Muslimah lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Innalillahi..!! Ustadzah Pesantren Tahfizh Kecelakaan, Kepala Gegar Otak Koma 5 Hari

Innalillahi..!! Ustadzah Pesantren Tahfizh Kecelakaan, Kepala Gegar Otak Koma 5 Hari

Ustadzah Salma Khoirunnisa, salah satu pengajar di Pesantren Tahfizul Quran Darul Arqom Sukoharjo mengalami kecelakaan. Kondisinya masih belum sadar, dan sempat koma selama 5 hari karena diperkirakan...

Tutup Tahun Dengan Bakti Sosial Kesehatan di Pelosok Negeri

Tutup Tahun Dengan Bakti Sosial Kesehatan di Pelosok Negeri

Diawali dengan berniat karena Allah, berperan aktif menebarkan amal sholeh dan turut serta membantu pemerintah memberikan kemudahan kepada umat mendapatkan pelayanan kesehatan, maka Ulurtangan...

Ayah Wafat, Ibu Cacat, Bayu Anak Yatim Ingin Terus Bersekolah

Ayah Wafat, Ibu Cacat, Bayu Anak Yatim Ingin Terus Bersekolah

Rafli Bayu Aryanto (11) anak yatim asal Weru, Sukoharjo ini membutuhkan biaya masuk sekolah tingkat SMP (Sekolah Menengah Pertama). Namun kondisi ibu Wiyati (44) yang cacat kaki tak mampu untuk...

Program Sedekah Barang Ulurtangan Sukses Menyebarkan Kasih dan Berkah Bagi Muallaf di Kampung Pupunjul

Program Sedekah Barang Ulurtangan Sukses Menyebarkan Kasih dan Berkah Bagi Muallaf di Kampung Pupunjul

Alhamdulillah, pada Sabtu, (18/11/2023), Yayasan Ulurtangan.com dengan penuh rasa syukur berhasil melaksanakan program Sedekah Barangku sebagai wujud nyata kepedulian terhadap sesama umat Islam....

Merengek Kesakitan, Bayi Arga Muhammad Tak Kuat Perutnya Terus Membesar. Yuk Bantu..!!

Merengek Kesakitan, Bayi Arga Muhammad Tak Kuat Perutnya Terus Membesar. Yuk Bantu..!!

Sungguh miris kondisi Arga Muhammad Akbar (2) anak kedua pasangan Misran dan Sudarti ini, sudah sebulan ini perutnya terus membesar bagai balon yang mau meletus. Keluarganya butuh biaya berobat...

Latest News

MUI

Sedekah Al Quran

Sedekah Air untuk Pondok Pesantren

Must Read!
X