Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
16.244 views

lmuwan Nuklir Termuda Mesir Dibalik Jeruji besi

Cairo (voa-islam.com) - Rawdah Shalabi, mahasiswi termuda  dan ilmuwan nuklir Mesir berada dibalik jeruji  besi.  Rawdah seharusnya dihormati oleh Universitas,  karena perannya dibidang nuklir. Sekarang  keluarganya mengunjungi dia di penjara, ilmuwan nuklir dipenjara oleh rezim militer.

"Saya ingin menghadiri wisuda di kampus nanti”, ungkap Rawdah Shalabi, 22 tahun, ketika ia dijatuhi hukuman  11 tahun. Rawdah berselang hanya waktu 1 bulan, akan  lulus sebagai ilmuwan nuklir termuda dari Universitas Alexandria. Rawdah sekarang mengerti bahwa  tidak mengharapkan lagi menghadiri wisuda  sebagai ilmuwan nuklir yang termuda di Mesir.

Sekarang muncul gerakan "Free Alexandria"  yang  diberikan kepada Muslimah  muda yang bersimpati dengan kasus Rawdah. Mereka dijatuhi hukuman, karena mengambil bagian dalam aksi protes pro–Mursi, secara  damai ketika mereka ditangkap. Empat belas mahasiswi lainnya, menghadapi  hukuman penjara yang panjang, selama 11 tahun, sedangkan 14 anak di bawah umur dimasukkan ke dalam pusat-pusat penahanan remaja.

Rawdah Shalabi menekuni fisika, kimia dan rekayasa. Gadis yang tidak pernah membawa senjata bermimpi bahwa suatu hari ia akan mampu membangun reaktor nuklir bagi negaranya.

Berbicara kepada Turki Anadolu News Agency, Rawdah dan adiknnya Sarah mengatakan, keluarganya meyakinkannya bahwa Rawdah akan dibebaskan dengan jaminan dan dapat lulus. Kalimat biadab telah mengejutkan mereka semua, karena Rawdah harus dipenjara selama 11 tahun.

Rawdah lulusan dari  Universitas Teknik Nuklir di Alexandria, dan Rawdah adalah salah satu dari sepuluh siswa yang merancang model reaktor nuklir dalam tahun terakhir studi mereka. Menurut penasehat akademis, dia adalah "tokoh kunci dalam perhitungan  desain reaktor".

Yousry Abu Shadi, pengawas proyek reaktor nuklir dan mantan inspektur kepala di Badan Energi Atom Internasional, mengatakan kepada Anadolu, "Saya selalu melihat Rawdah sebagai yang terbaik dari sepuluh anak laki-laki dan perempuan yang bekerja pada proyek nuklir Mesir," tutur Abu Shadi.

"Dia adalah gadis  pekerja keras, dan banyak membantu dalam pembuatan model reaktor n uklir.Saya ingat bahwa dia adalah yang paling bertekad untuk menerjemahkan semua program desain dari bahasa Inggris ke bahasa Arab , dan bahkan berhasil mengoperasikannya . Karena itu , saya menganggap dia menjadi yang terbaik di kelompok yang  bekerja dengan  saya”, lanjutnya.

Abu Shadi tidak bisa percaya kabar penangkapannya. "Saya merasa bahwa pasti ada beberapa kesalahan dan  hal itu akan segera dibereskan." Dia juga terkejut dengan kalimat. "Saya hanya berpikir : Bagaimana ini bisa terjadi terhadap Rawdah. Dia adalah seorang gadis baik dari keluarga yang layak, bagaimana mereka bisa menganggap dia sebagai penjahat?"

Reaktor nuklir yang Rawdah dan rekan-rekannya yang rancang adalah model pertama di Mesir. Para mahasiswa dan dosen mereka bekerja selama setahun penuh untuk merancang dan membangun sebuah reaktor mini.

Mereka menyebutnya "Reaktor 50x" mengacu pada produksi dari 50 megawatt listrik. Ini memiliki dua keuntungan tertentu. Pertama, itu tidak memerlukan sejumlah besar air. Kedua, dapat digunakan di daerah terpencil dan gurun.

"Rawdah dan rekan-rekannya berpikir tentang bagaimana reaktor akan sesuai wilayah Arab", kata Abu Shadi .

Rawdah seharusnya dihormati oleh Universitas, karena perannya pada proyek, keluarganya mengunjungi dia di penjara. Hossam Shalabi, ayah Rawdah, merupakan seorang profesor teknik listrik yang telah menerima Award tiga kali dari pemerinah Mesir.

Dia adalah penulis dari 160 karya  ilmiah. Mungkin yang paling penting, ia juga guru Rawdah. Dia lebih suka memposting karya-karyanya di University of Alexandria selama bekerja di Amerika Serikat, dan dia mengajarkan kepada Rawdah tidak ada yang lebih baik, kecuali tanah airnya sendiri. 

Ibu Rawdah mengatakan kepada Anadolu tentang kunjungannya ke penjara. "Saya duduk di depannya dan dia sangat tenang, yang saya tidak mengharapkan dia mengatakan kepada saya tentang apa yang terjadi selama persidangan. Ia menghindari pembicaraan tentang putusan tersebut. Dia mengatakan kepada saya, "Mum, keterangan saksi yang dalam mendukung kami, dan bahkan cerita tentang menggaruk pintu kaca di salah satu bangunan tidak logis, jika salah satu dari kami membawa sebuah batu atau bata, itu akan sudah rusak kaca, bukan hanya tergores itu"," tutur Ayah Rawdah.

Menurut ibu Rawdah, ia terkejut ketika ia mendengar dari putrinya bagaimana sipir mematahkan berita kalimat. "Pada pandangan pertama, saya berpikir bahwa dia tidak tahu tentang putusan itu, tapi kemudian ia mengejutkan saya dengan mengatakan, 'Ketika sipir penjara mengatakan kepada kami bahwa 11 tahun dijatuhi hukuman berdasarkan tuduhan perakitan, kerusuhan dan menyebabkan kerusakan pada bangunan."

"Saya juga dituduhan memiliki senjata, ini saya benar-benar terkejut, dan saya merasa, pada awalnya, bahwa saya tidak mampu memahami ini, bagaimana mungkin hukuman untuk usaha yang lebih keras daripada membawa senjata di negara saya? Bagaimana ini bisa terjadi, Mom ?" tutur Rawdah.

Pengadilan menjatuhkan hukuman atas 14 gadis Muslimah dengan tuduhan menggalang kekuatan, afiliasi dengan kelompok ilegal, promosi ideologi kelompok dalam pidato dan tulisan, kepemilikan dan distribusi literatur, perusakan pintu bangunan, dan terorisme.

Ibunya bertanya kepada Rawdah, apakah dirinya menangis setelah mendengar vonis itu. Dia Menjawab, "Pada awalnya, saya tertawa, seolah-olah saya mendapatkan lebih mengejutkan dari semua itu, tapi ketika saya sendirian, air mataku mulai jatuh tanpa sadar, saya teriak Mom ... Karena Mesir, saya tidak bisa tetap seperti ini, dan Mesir tidak dapat dikelola seperti ini. Saya menangis karena saya sedih." tukasnya. [hh/wb/voa-islaml.com]

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Muslimah lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Kisah Pilu Abdurrahman, Balita Pejuang Tumor Mata Menangis Bercucuran Darah. Ayo Bantu.!!

Kisah Pilu Abdurrahman, Balita Pejuang Tumor Mata Menangis Bercucuran Darah. Ayo Bantu.!!

Belum genap berusia 2 tahun, bocah imut mungil ini harus menjalani hidup dengan dahsyatnya penyakit tumor ganas di. Hari-harinya dipenuhi tangis bersimbah darah yang mengucur dari luka matanya...

Rumah Dakwah Ustadz Sukarman Reyot Terancam Roboh, Ayo Bantu!

Rumah Dakwah Ustadz Sukarman Reyot Terancam Roboh, Ayo Bantu!

Sungguh prihatin kondisi rumah Ustadz Ahmad Sukarman ini. Rumah tinggal yang difungsikan sebagai markas pengajian ini sangat tidak layak, rapuh dan reyot terancam roboh....

Hidup Sebatang Kara, Muallaf  Suliatin Diterpa Berbagai Ujian Hidup, Ayo Bantu.!!

Hidup Sebatang Kara, Muallaf Suliatin Diterpa Berbagai Ujian Hidup, Ayo Bantu.!!

Hijrah menjadi Muslimah, mantan Kristen Pantekosta ini ditimpa banyak ujian mulai dari keluarga hingga kerasnya pekerjaan. Hidup sebatang kara, ia bekerja keras sebagai buruh pembuat batu bata. ...

Pesantren Tahfizh Al-Qur'an Gunungsari Butuh Masjid. Ayo Bantu Amal Jariyah.!!!

Pesantren Tahfizh Al-Qur'an Gunungsari Butuh Masjid. Ayo Bantu Amal Jariyah.!!!

Sudah 4 tahun Pesantren Tahfiz Al-Qur’an ini mendidik para yatim dan kaum dhuafa tanpa memungut biaya. Mereka butuh masjid, anggaran dana 160 juta rupiah. Sisihkan harta, dapatkan istana di...

Aktivis Masjid Butuh Kaki Palsu dan Gerobak untuk Hidup Mandiri, Ayo Bantu..!!

Aktivis Masjid Butuh Kaki Palsu dan Gerobak untuk Hidup Mandiri, Ayo Bantu..!!

Bermodal kaki palsu Abu Rahman keliling Kota Solo menjajakan minuman 'es kapal' untuk menafkahi keluarga. Kini ia tak bisa bekerja lagi karena kaki palsunya jebol tak bisa diperbaiki.Ayo Bantu.!!...

Latest News
Ganasnya Sakit Qalbu (2): Ini Penyebab 350 Penyakit dari Hatimu (1-350)

Ganasnya Sakit Qalbu (2): Ini Penyebab 350 Penyakit dari Hatimu (1-350)

Sabtu, 27 Feb 2021 10:30

Quranic Quantum Food: Tips Jadikan masakan sehat & Anti Sihir

Quranic Quantum Food: Tips Jadikan masakan sehat & Anti Sihir

Sabtu, 27 Feb 2021 10:29

Kajian Ilmu FUUI: Tunduk dan Patuh Kepada Selain Allah dengan Menentang Syariat-Nya

Kajian Ilmu FUUI: Tunduk dan Patuh Kepada Selain Allah dengan Menentang Syariat-Nya

Sabtu, 27 Feb 2021 01:20

Parlemen Belanda: Perlakuan Cina Terhadap Muslim Uighur Genosia

Parlemen Belanda: Perlakuan Cina Terhadap Muslim Uighur Genosia

Jum'at, 26 Feb 2021 20:30

Mahkamah Agung Inggris Putuskan Shamima Beghum Tidak Bisa Kembali Ke Inggris

Mahkamah Agung Inggris Putuskan Shamima Beghum Tidak Bisa Kembali Ke Inggris

Jum'at, 26 Feb 2021 19:35

Sri Lanka Cabut Larangan Kontroversial Penguburan Jenazah COVID-19 Dengan Cara Dibakar

Sri Lanka Cabut Larangan Kontroversial Penguburan Jenazah COVID-19 Dengan Cara Dibakar

Jum'at, 26 Feb 2021 18:14

AS Bombardir Fasilitas Milisi Syi'ah Dukungan Iran Dekat Perbatasan Irak-Suriah

AS Bombardir Fasilitas Milisi Syi'ah Dukungan Iran Dekat Perbatasan Irak-Suriah

Jum'at, 26 Feb 2021 15:00

Syakir Daulay Didaulat Jadi Duta Wakaf

Syakir Daulay Didaulat Jadi Duta Wakaf

Jum'at, 26 Feb 2021 11:47

Soal Izin Investasi Industri Miras, Harusnya Tunggu RUU Miras Disahkan Dulu

Soal Izin Investasi Industri Miras, Harusnya Tunggu RUU Miras Disahkan Dulu

Jum'at, 26 Feb 2021 06:54

PKS Bersama Melayani Rakyat bukan Sekadar Tagline, Tapi Jadi Ruh dan Sistem

PKS Bersama Melayani Rakyat bukan Sekadar Tagline, Tapi Jadi Ruh dan Sistem

Jum'at, 26 Feb 2021 06:49

Pak Jokowi, Akui Saja Kesalahan Kerumunan di Maumere Itu

Pak Jokowi, Akui Saja Kesalahan Kerumunan di Maumere Itu

Jum'at, 26 Feb 2021 06:36

Kontroversi Jilbab, Islam Intoleran?

Kontroversi Jilbab, Islam Intoleran?

Jum'at, 26 Feb 2021 06:25

Hari Jum’at Tiba, Rasulullah Menunggu Shalawat Kita!

Hari Jum’at Tiba, Rasulullah Menunggu Shalawat Kita!

Kamis, 25 Feb 2021 22:26

Jeratan Pornografi Kian Mencengkeram Dunia Remaja

Jeratan Pornografi Kian Mencengkeram Dunia Remaja

Kamis, 25 Feb 2021 21:43

Keunggulan Vaksin Nusantara, Layakkah Kita Berharap?

Keunggulan Vaksin Nusantara, Layakkah Kita Berharap?

Kamis, 25 Feb 2021 21:27

Doa Agar Amal Ibadah Diterima

Doa Agar Amal Ibadah Diterima

Kamis, 25 Feb 2021 21:10

Rakyat Tuban, Dulu Ditolak Kini Kaya Mendadak

Rakyat Tuban, Dulu Ditolak Kini Kaya Mendadak

Kamis, 25 Feb 2021 20:35

Turki Akan Balas Dendam Atas Pembantaian 13 Warga Turki Ditangan Teroris PKK

Turki Akan Balas Dendam Atas Pembantaian 13 Warga Turki Ditangan Teroris PKK

Kamis, 25 Feb 2021 20:05

Militer Armenia Serukan Pengunduran Diri PM Nikol Pashinyan

Militer Armenia Serukan Pengunduran Diri PM Nikol Pashinyan

Kamis, 25 Feb 2021 19:45

Laporan: Regu Pembunuh Jamal Khashoggi Terbang Ke Turki Dengan Jet Pribadi Sitaan MBS

Laporan: Regu Pembunuh Jamal Khashoggi Terbang Ke Turki Dengan Jet Pribadi Sitaan MBS

Kamis, 25 Feb 2021 19:15


MUI

Must Read!
X

Jum'at, 26/02/2021 06:25

Kontroversi Jilbab, Islam Intoleran?