Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
14.617 views

Mualaf Alizia Kim: Kesuksesan Membuat Jiwaku Kosong (Bagian 1 dari 2)

Assalamu’alaikum. Sebenarnya sulit sekali untuk memulai menulis apa yang ingin aku ceritakan tentang awal mula aku masuk Islam. Tapi baiklah, aku mulai saja dengan memperkenalkan diri.

Namaku Aliza. Kehidupanku secara umum tak berbeda dengan kehidupan orang lain. Hanya saja, aku memunyai pengalaman hidup yang cukup beragam. Mulai dari sekolah, aku sudah pernah bersekolah di tempat yang paling buruk dan juga tempat yang terbaik di dunia.

Aku juga sudah pernah merasakan perjalanan keliling dunia lebih dari 10 negara. Untuk pekerjaan, aku pernah bekerja di berbagai bidang dan menjadi apa saja mulai dari pelayan hingga anggota senior satu korporat besar. Menjadi penerjemah untuk militer dan model papan atas juga sudah pernah kualami.

Kehidupanku adalah perpaduan antara kerja keras, petualangan, perjuangan dan sedikit ada glamornya. Aku sering menjadi model kover beberapa majalah. Pada saat yang sama, majalah-majalah lain mengulas profilku di rubrik utama.

Tapi ada satu masa yang benar-benar berbeda. Setahun sebelum masuk Islam, aku memutuskan untuk menjauh dari hal-hal duniawi. Duniaku tak lagi dalam jangkaun blitz kamera. Duniaku dikelilingi oleh teman-teman yang baik hati. Dalam kondisi ini, aku menemukan kedamaian. Ya...kedamaian dan kebenaran yang kudapatkan pada agama yang tidak kukenal sebelumnya.

Akhirnya aku menemukan agama yang damai, tulus dan penuh rasa hormat. Uniknya, agama ini ‘menyembah hanya 1 Tuhan’. Tuhan yang sama dengan yang disembah oleh Adam, Nuh, Musa, Ibrahim, Daud dan Yesus/Isa. Tuhan yang sama yang aku sembah sebagai seorang penganut Kristiani yang taat selama ini.

...Sekilas, orang melihat kehidupanku baik-baik saja. Semua seolah berjalan dengan lancar dan sangat mudah. Tapi sesungguhnya di dalam jiwaku, kondisiku hancur berkeping-keping. Aku pernah berada di titik kritis mengidap depresi...

Agama ini juga agama yang paling banyak disalahpahami berkaitan dengan beberapa kejadian akhir-akhir ini. Awal aku belajar Islam arena aku ingin semakin meningkatkan keimananku pada iman Kristen. Saat itu aku dalam kondisi terpuruk. Aku butuh pegangan yang kuat dalam iman Kristen. Siapa yang menduga ternyata pencarian itu malah mengantarkanku pada iman Islam baik sebagai agama maupun way of life.

Aku menemukan Islam bukan melalui media yang banyak salah dalam pemberitaannya. Aku menemukan Islam melalui sejarawan, ilmuwan, pemangku jabatan dalam Kristiani, ahli Bible/injil, Syeikh, dan beberapa teman muslim. Di antara itu semua yang paling utama adalah apa yang kurasakan dalam hatiku tentang kebenaran dan agama Islam.

Masa lalu yang suram, bahkan sering aku dalam kondisi kelaparan dan menjadi gelandangan, membuatku bertekad untuk menjadi orang sukses. Di sekolah, aku selalu menjadi murid yang berprestasi dan mendapat beasiswa. Saat ini pun aku memunyai doble gelar setingkat sarjana yaitu di bidang Ekonomi dan Sosiologi. Gelar Magister kuraih di bidang Bisnis Internasional.

Aku yang aslinya memunyai sifat pendiam dan introvert, mulai mengubah diri dan bertekad menjadi yang terbaik dalam bidang apa pun yang kupilih. Aku pun aktif di berbagai organisasi, menjadi ketua pelajar, aktivis kampus, prestasiku diakui hingga berhasil membawaku ke Pentagon di Washington DC. Setelah menyabet gelar MBA, aku mendapat pekerjaan yang dalam waktu singkat membawaku ke posisi Marketing Direktur di usia sangat muda.

Sekilas, orang melihat kehidupanku baik-baik saja. Semua seolah berjalan dengan lancar dan sangat mudah. Tapi sesungguhnya di dalam jiwaku, kondisiku hancur berkeping-keping. Aku pernah berada di titik kritis mengidap depresi. Banyak keputusan buruk yang kuambil untuk bisa melalui semua ini. Kesuksesanku di bidang model tidak serta merta membuatku bahagia. Bahkan aku pernah memutuskan menjadi model yang begitu banyak mengeksploitasi tubuhku. Astaghfirullah.

Saat itu aku memang merasa bebas dan merdeka. Ditambah dengan gaya hidup glamor dari satu pesta ke pesta yang lain, untuk sesaat aku mengira aku bahagia. Tapi saat sendiri, aku merasa kosong dan sepi. Rasanya bukan hidup seperti ini yang kuinginkan. Aku kangen dengan kehidupanku yang tenang dan jauh dari kebisingan. Aku rindu dengan diriku yang dulu sebelum aku menjadi model terkenal. Dan akhirnya aku memutuskan meninggalkan dunia tersebut beserta teman-teman yang ada di sana.

Inilah awal dari perjalananku hingga akhirnya menemukan Islam. (riafariana/dbs/voa-islam./com)

(Bersambung)

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Muslimah lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Dede Bayi Calon Mujahidah Islam Lahir dengan Operasi Cessar. Ayo Bantu.!!

Dede Bayi Calon Mujahidah Islam Lahir dengan Operasi Cessar. Ayo Bantu.!!

Ayo bantu dede bayi ini, kekurangan biaya persalinan cessar di Rumah Sakit Banjar sebesar 5 juta rupiah. Sang ayah adalah aktivis Islam, dikenal pendekar bela diri yang sedang terkendala ekonomi....

Masuk Islam Satu Keluarga, Rudy Chow Liung Kehilangan Pekerjaan. Ayo Bantu Khitan dan Modal Usaha.!!

Masuk Islam Satu Keluarga, Rudy Chow Liung Kehilangan Pekerjaan. Ayo Bantu Khitan dan Modal Usaha.!!

Hijrah memeluk Islam, Rudy Chow tinggalkan bisnis peralatan sembahyang Vihara. Ia jadi pengangguran dan ekonominya ambruk....

IDC Tunaikan Beasiswa Muallaf Maria di Universitas Brawijaya Malang

IDC Tunaikan Beasiswa Muallaf Maria di Universitas Brawijaya Malang

Alhamdulillah, kini Maria muallaf mahasiswi Universitas Brawijaya bisa bernafas lega. Yayasan IDC menyalurkan amanah dari para donatur, sebesar Rp 66.648.300 untuk membantu beasiswa pendidikan...

Wakaf Speaker Mushalla Gunung Sri Tasikmalaya, Dapatkan Pahala yang Terus Mengalir

Wakaf Speaker Mushalla Gunung Sri Tasikmalaya, Dapatkan Pahala yang Terus Mengalir

Sudah 13 tahun mushalla ini menjadi sentral dakwah di kampung Gunung Sri, Tasikmalaya. Namun mushalla ini belum memiliki alat pengeras suara. Diperlukan dana 5 juta rupiah. Ayo Bantu....

Ayo Bantu Yatim Piatu Anna Puspita, Peluang Masuk Surga Bersama Nabi Sedekat Dua Jari

Ayo Bantu Yatim Piatu Anna Puspita, Peluang Masuk Surga Bersama Nabi Sedekat Dua Jari

Sejak balita ia ditinggal wafat sang ayah, menyusul sang ibunda wafat dua tahun silam. Segala kesulitan, kesedihan dan keruwetan hidup, kini harus dipikul sendiri. ...

Latest News
Komisi I DPR Dorong Pemerintah Gratiskan Internet Selama Wabah Covid-19

Komisi I DPR Dorong Pemerintah Gratiskan Internet Selama Wabah Covid-19

Jum'at, 03 Apr 2020 08:49

Covid-19 Makin Menggila, Negara Kehilangan Arah?

Covid-19 Makin Menggila, Negara Kehilangan Arah?

Jum'at, 03 Apr 2020 08:23

Ribuan Napi Dibebaskan di Tengah Wabah Corona, Warganet: Ustaz Abu Bakar Baasyir Paling Layak

Ribuan Napi Dibebaskan di Tengah Wabah Corona, Warganet: Ustaz Abu Bakar Baasyir Paling Layak

Jum'at, 03 Apr 2020 07:51

Memutus Mata Rantai Corona

Memutus Mata Rantai Corona

Jum'at, 03 Apr 2020 07:09

Pembatasan Sosial Skala Besar dan Darurat Sipil, Tepatkah?

Pembatasan Sosial Skala Besar dan Darurat Sipil, Tepatkah?

Jum'at, 03 Apr 2020 06:31

WMI Edukasi Para Driver Ojol untuk Cegah Covid19

WMI Edukasi Para Driver Ojol untuk Cegah Covid19

Jum'at, 03 Apr 2020 06:21

Hadapi Covid-19, Muhammadiyah Siapkan 60 Psikolog

Hadapi Covid-19, Muhammadiyah Siapkan 60 Psikolog

Jum'at, 03 Apr 2020 06:18

Wabah Corona dan Abainya Penguasa Kapitalis

Wabah Corona dan Abainya Penguasa Kapitalis

Kamis, 02 Apr 2020 23:59

Lockdown, Kebijakan Setengah Hati Para Penguasa Negeri?

Lockdown, Kebijakan Setengah Hati Para Penguasa Negeri?

Kamis, 02 Apr 2020 23:50

Inilah 5 Tips Meningkatkan Imun Tubuh Pencegah Corona

Inilah 5 Tips Meningkatkan Imun Tubuh Pencegah Corona

Kamis, 02 Apr 2020 23:28

Pendaftaran Program Beasiswa Santri 2020 Dibuka, Kemenag Siapkan Kader Ulama

Pendaftaran Program Beasiswa Santri 2020 Dibuka, Kemenag Siapkan Kader Ulama

Kamis, 02 Apr 2020 23:27

Mendiskusikan Skenario Makro Ekonomi Indonesia

Mendiskusikan Skenario Makro Ekonomi Indonesia

Kamis, 02 Apr 2020 23:00

Anies Alokasikan Dana Rp 3 T untuk Penanganan Virus Corona hingga Mei

Anies Alokasikan Dana Rp 3 T untuk Penanganan Virus Corona hingga Mei

Kamis, 02 Apr 2020 22:26

Menimbang Keefektifan Opsi PSBB

Menimbang Keefektifan Opsi PSBB

Kamis, 02 Apr 2020 22:19

Mudik, Saat Pandemi Ancam Nyawa Keluarga

Mudik, Saat Pandemi Ancam Nyawa Keluarga

Kamis, 02 Apr 2020 22:17

Saudi Berlakukan Jam Malam 24 Jam Setiap Hari di Mekah dan Madinah

Saudi Berlakukan Jam Malam 24 Jam Setiap Hari di Mekah dan Madinah

Kamis, 02 Apr 2020 21:45

AS 'Rampas' 60 Juta Masker Medis yang Ditunjukan Untuk Prancis dari Landasan di Cina

AS 'Rampas' 60 Juta Masker Medis yang Ditunjukan Untuk Prancis dari Landasan di Cina

Kamis, 02 Apr 2020 21:15

Cegah Covid-19, SAR Ditpolairud Polda Aceh Semprot Disinfektan di SMA Negeri 15 Adidarma

Cegah Covid-19, SAR Ditpolairud Polda Aceh Semprot Disinfektan di SMA Negeri 15 Adidarma

Kamis, 02 Apr 2020 20:59

Satgas WITC Kendari Salurkan Paket Logistik di 5 Kecamatan

Satgas WITC Kendari Salurkan Paket Logistik di 5 Kecamatan

Kamis, 02 Apr 2020 20:48

Kritisi Perppu Penanganan Covid-19, Bukhori: Pemerintah Jangan Aji Mumpung di Tengah Pandemi

Kritisi Perppu Penanganan Covid-19, Bukhori: Pemerintah Jangan Aji Mumpung di Tengah Pandemi

Kamis, 02 Apr 2020 20:38


Hijab Syari Terbaru 2020

Must Read!
X

Rabu, 01/04/2020 23:43

Keimanan dan Kemanusiaan