Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
3.961 views

Waspada, Anak Dijadikan Santapan Lezat Pornografi!

Oleh: Emma Lucya Fitrianty, S.Si*

Dunia digital tak bisa dilepaskan dari kehidupan anak-anak kita. Anak-anak yang melek teknologi dan sudah mengenal gadget ini sangat rawan terpapar pornografi. Konten-konten vulgar yang berlalu-lalang di dunia maya sangat berbahaya, apalagi jika terus-menerus dikonsumsi oleh anak-anak kita. Pornografi menjadi ‘kanker ganas’ yang bisa merusak pemikiran sekaligus perilaku anak.

Fakta yang terjadi, pada 30 September 2016, sebuah video porno secara insidental ditayangkan di sebuah papan reklame berukuran besar di kawasan Jakarta Selatan. Hal ini tentu berbahaya jika ditonton oleh anak-anak di bawah umur. Sebuah penelitian di Inggris mengatakan, pornografi dan penggambaran seksualitas memengaruhi ribuan anak-anak untuk melakukan kejahatan seksual. Sebanyak 4.562 anak di bawah umur (98 persen laki-laki) melakukan 5.028 pelanggaran seksual dari 2009 hingga 2012 (m.okezone.com, 1/10/2016). Masih banyak kasus pelanggaran seksual yang melibatkan anak di Indonesia akibat terpapar pornografi.  

Bak fenomena gunung es, kasus pelecehan yang tidak terekspos di media bisa jadi lebih banyak lagi. Sungguh, ini adalah fakta yang sangat memalukan dan memprihatinkan, khususnya bagi kita para orang tua. Dari fakta-fakta di atas, kita juga bisa melihat bahwa efek pornografi itu tidak hanya menjadikan anak sebagai objek (korban) pelecehan seksual tapi juga sebagai subjek (pelaku).

Anak sebagai Aset Masa Depan Anak adalah generasi penerus masa depan, aset sumber daya manusia yang sangat berharga dan menentukan jatuh bangunnya sebuah bangsa. Anak dilahirkan dalam kondisi fitrah yang memiliki berbagai potensi dan kecerdasan yang luar biasa. Mereka bisa mempelajari dari apa yang dilihat, didengar dan dirasakan. Jadi apapun yang dia lihat, dengar dan rasakan akan sangat berpengaruh pada perkembangannya.

Maraknya berbagai tayangan porno di era digital saat ini mewajibkan kita –sebagai orangtua- untuk berupaya semaksimal mungkin membekali anak-anak kita dengan pondasi keimanan yang kokoh, mencarikan lingkungan yang betul-betul baik untuk mendukung pembentukan kepribadian mereka yang mulia. Pendidikan Seks, Pendidikan tentang Keimanan dan Kepribadian Munculnya pornografi dan pornoaksi merupakan konsekuensi logis akibat memberikan kebebasan seluas-luasnya kepada manusia, baik laki-laki maupun perempuan untuk bertingkah laku sebebas-bebasnya karena batasannya : asalkan tidak merugikan orang lain. Maka yang namanya zina, kumpul kebo, free sex ataupun ganti-ganti pasangan baik berlainan jenis maupun yang sejenis dianggap sebagai hal yang lumrah.

...Konten-konten vulgar yang berlalu-lalang di dunia maya sangat berbahaya, apalagi jika terus-menerus dikonsumsi oleh anak-anak kita. Pornografi menjadi ‘kanker ganas’ yang bisa merusak pemikiran sekaligus perilaku anak...

Propaganda yang mendorong kebebasan seks ini sejatinya berpedoman kepada teori milik Sigmeun Freud. Ia menyatakan bahwa manusia menjalankan aktivitas dengan motivasi ‘libido’. Juga dinyatakan bahwa naluri seks yang tidak terpenuhi dapat menyebabkan kematian. Sungguh, sebuah tesis yang sangat keliru! Sejatinya, naluri seks yang tidak terpenuhi hanyalah akan menyebabkan kegelisahan, karena rangsangan naluri ini dari luar tubuh. Oleh karena itu, bangkitnya naluri seks dapat dikendalikan sepenuhnya, ditunda, dialihkan pada aktivitas lain yang menyibukkan atau dipenuhi sesuai aturan yang benar. Bukan dibiarkan liar begitu saja.

Berbeda halnya dengan kebutuhan jasmani seperti makan atau minum, kebutuhan jasmani ini harus dipenuhi karena rangsangannya dari dalam tubuh dan jika tidak dipenuhi maka akan menyebabkan kematian. Adapun pendidikan seks merupakan bagian integral dari pendidikan keimanan dan kepribadian, dan pendidikan tentang hakikat manusia (hubungan manusia dengan Allah Subhanahu wa Ta’ala).

Terlepasnya pendidikan seks dengan ketiga unsur itu (baca: sekular) akan menyebabkan ketidakjelasan arah dari pendidikan seks itu sendiri, bahkan mungkin akan menimbulkan kesesatan dan penyimpangan dari tujuan asal manusia melakukan kegiatan seksual dalam rangka pengabdian kepada Sang Pencipta. Adapun beberapa hal yang perlu kita perhatikan dalam memberikan pendidikan seks bagi anak-anak kita:

1. Seksualitas adalah anugerah Allah Subhanahu wa Ta’ala agar manusia dapat mengemban misi hidupnya tanpa mengalami kepunahan.

2. Seks hanya dipenuhi dengan jalan pernikahan yang sah.

3. Sejak dini anak dihindarkan dari tayangan atau informasi yang berbau pornografi dan pornoaksi.

4. Membiasakan izin masuk kamar orang tua sejak usia dini.

5. Memberikan informasi yang tepat sesuai perkembangan anak (termasuk sesuai usia anak) tentang proses reproduksi dan kesehatan reproduksi.

6. Menanamkan unsur keimanan kepada anak dalam setiap jawaban yang kita berikan untuk pertanyaan mereka.

Selain itu semua, masyarakat harus berperan mendidik anak-anak dengan tidak merusak hasil pendidikan dalam rumah. Masyarakat harus peduli terhadap penjagaan dan pengawasan akhlak anak-anak dan remaja di sekitarnya agar tidak menyimpang. Dan yang paling penting, negara harus bisa menyetop akses pornografi, baik di dunia nyata maupun di dunia nyata.

Negara harus mampu menjamin regulasi komprehensif agar sistem sosial berjalan sebagai bentuk perlindungan terhadap kesehatan reproduksi remaja, bukan sebaliknya melindungi segelintir pelaku maksiat yang mendulang keuntungan dengan melindungi kelompok-kelompok yang menyuarakan kebebasan seksual seperti LGBT atau perilaku menyimpang lainnya. (riafariana/voa-islam.com)

*) pemerhati masalah Perempuan, Keluarga dan Generasi (PKG)

Ilustrasi: Google

 

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Muslimah lainnya:

+Pasang iklan

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Toko Tas Online TBMR - Murah & Terpercaya

Toko tas online dan Pusat grosir tas TBMR menjual tas branded harga grosir. DISKON setiap hari s/d 50%. Tas wanita, tas import, tas kerja semua dijamin MURAH. Menerima Reseller.
http://www.tasbrandedmurahriri.com

Pusat Jam Tangan Impor Murah

Tampil cantik dan keren dengan jam tangan impor pilihan. Tersedia koleksi ribuan jam tangan untuk pria dan wanita, harga dijamin murah.
http://timitime.asia

Obat Herbal Mabruuk

Sedia obat herbal berbagai penyakit: Kolesterol, Maag,Asma, Diabetes, Darah Tinggi, Jantung, Kanker, Asam Urat, Nyeri Haid, Lemah Syahwat, Kesuburan, Jerawat, Pelangsing, dll
http://www.herbalmabruuk.com

Infaq Dakwah Center

Ustadz dan Puluhan Muallaf Bombanon Hidup Menumpang di Rumah Kristen. Ayo Bantu..!!

Ustadz dan Puluhan Muallaf Bombanon Hidup Menumpang di Rumah Kristen. Ayo Bantu..!!

Puluhan muallaf Desa Bombanon hidup menumpang di rumah-rumah Kristen yang kental dengan suasana Salib. Makanan tidak terjamin dari babi dan makanan haram lainnya. ...

Yatim Berprestasi ini Akan Lanjut Kuliah ke Al-Azhar Kairo, Butuh Biaya 13 Juta. Ayo Bantu..!!!

Yatim Berprestasi ini Akan Lanjut Kuliah ke Al-Azhar Kairo, Butuh Biaya 13 Juta. Ayo Bantu..!!!

Yatim putra Makassar ini mendapatkan beasiswa program S1 di Universitas Al-Azhar Kairo Mesir, tapi terkendala biaya transport. Ayahnya sudah wafat, ibunya seorang guru ngaji....

Mutsana Anak Mujahid Dirawat Intensif di Rumah Sakit Karena Kelainan Imunitas. Ayo Bantu..!!

Mutsana Anak Mujahid Dirawat Intensif di Rumah Sakit Karena Kelainan Imunitas. Ayo Bantu..!!

Anak mujahid ini tergolek di rumah sakit, sementara sang ayah sedang menjalani ujian penjara akibat amaliah jihad bersama Kafilah Mujahidin Aceh beberapa tahun silam. ...

Balita Ahmad Alvaro Komplikasi Jantung, Otak, Pernafasan dan Paru-paru. Ayo Bantu..!!!

Balita Ahmad Alvaro Komplikasi Jantung, Otak, Pernafasan dan Paru-paru. Ayo Bantu..!!!

Dalam usia dua tahun sudah menderita komplikasi lahir batin. Lahir tanpa belaian sang ayah, ia mengidap penyakit jantung, pengecilan otak, gangguan pernafasan dan paru-paru. Ia sudah dioperasi...

Mari Salurkan Zakat Urgent kepada Keluarga Muallaf, Mujahidin dan Yatim Syuhada

Mari Salurkan Zakat Urgent kepada Keluarga Muallaf, Mujahidin dan Yatim Syuhada

Sempurnakan amaliah Ramadhan dengan menunaikan kewajiban Zakat. IDC siap menerima zakat fitrah untuk disalurkan dalam bentuk beras kepada keluarga mujahidin di berbagai daerah....

Latest News
Presiden Boneka Rusia Ramzan Kadyrov Sesumbar Siap Turun Jabatan untuk Lindungi Al-Aqsa

Presiden Boneka Rusia Ramzan Kadyrov Sesumbar Siap Turun Jabatan untuk Lindungi Al-Aqsa

Jum'at, 28 Jul 2017 15:05

Bangun Negara, Gerindra: Perpektif Islam Kelola SDA, Ekonomi Liberal dengan Utang

Bangun Negara, Gerindra: Perpektif Islam Kelola SDA, Ekonomi Liberal dengan Utang

Jum'at, 28 Jul 2017 11:49

Syuhada Al-Qaryatain Tinggalkan Koalisi Pimpinan AS Setelah Dilarang Perangi Rezim Assad

Syuhada Al-Qaryatain Tinggalkan Koalisi Pimpinan AS Setelah Dilarang Perangi Rezim Assad

Jum'at, 28 Jul 2017 11:30

Negara Kapitalis Sengaja Berikan Utang agar dapat Cengkram Indonesia Lebih Kuat

Negara Kapitalis Sengaja Berikan Utang agar dapat Cengkram Indonesia Lebih Kuat

Jum'at, 28 Jul 2017 10:49

[VIDEO] Syariat Islam tidak Toleran? Simak Penjelasan Gubernur Ini

[VIDEO] Syariat Islam tidak Toleran? Simak Penjelasan Gubernur Ini

Jum'at, 28 Jul 2017 09:56

Utang Jokowi Setara Lima Tahun SBY, Gerindra: Negara Darurat Utang

Utang Jokowi Setara Lima Tahun SBY, Gerindra: Negara Darurat Utang

Jum'at, 28 Jul 2017 09:49

10.000 Tentara AS Bunuh Diri Antara tahun 2004 hingga 2009

10.000 Tentara AS Bunuh Diri Antara tahun 2004 hingga 2009

Jum'at, 28 Jul 2017 09:15

Inilah Nasehat Syaikh Khalid Al Hamudi kepada Santri AFKN

Inilah Nasehat Syaikh Khalid Al Hamudi kepada Santri AFKN

Jum'at, 28 Jul 2017 09:11

Subyektivitas Negara melalui Perppu No. 2/2017 Mulai Makan

Subyektivitas Negara melalui Perppu No. 2/2017 Mulai Makan "Korban"

Jum'at, 28 Jul 2017 08:49

Menristek Dikti dan Menpora Dinilai Lakukan Persekusi terhadap Anggota HTI

Menristek Dikti dan Menpora Dinilai Lakukan Persekusi terhadap Anggota HTI

Jum'at, 28 Jul 2017 07:47

Ikut Cara Pikir Ekonomi Komprador, Rizal Ramli: RI Hancur ikut IMF

Ikut Cara Pikir Ekonomi Komprador, Rizal Ramli: RI Hancur ikut IMF

Jum'at, 28 Jul 2017 06:47

Melindungi Anak dari Kekerasan, Dimulai dari Mana?

Melindungi Anak dari Kekerasan, Dimulai dari Mana?

Kamis, 27 Jul 2017 22:47

Jangan Labil, Sabar Hadapi Ujian

Jangan Labil, Sabar Hadapi Ujian

Kamis, 27 Jul 2017 22:34

Ribuan Orang Hadiri Pemakaman 3 Pejuang Palestina Pembunuh 2 Polisi Israel di Al-Aqsa

Ribuan Orang Hadiri Pemakaman 3 Pejuang Palestina Pembunuh 2 Polisi Israel di Al-Aqsa

Kamis, 27 Jul 2017 22:05

Perpppu Pembubaran Ormas yang  Dianggap Radikal, Mencerminkan Rezim Anti Islam?

Perpppu Pembubaran Ormas yang Dianggap Radikal, Mencerminkan Rezim Anti Islam?

Kamis, 27 Jul 2017 21:18

Substansi Pokok Cederai Hak Individu dan Hak Berserikat, HIMI Persis Tolak Perppu 2/2017

Substansi Pokok Cederai Hak Individu dan Hak Berserikat, HIMI Persis Tolak Perppu 2/2017

Kamis, 27 Jul 2017 21:10

Bullying: Efek Terkikisnya Akidah Anak Bangsa

Bullying: Efek Terkikisnya Akidah Anak Bangsa

Kamis, 27 Jul 2017 21:04

Politisi: Sehari Jokowi Utang 1,1 Trilyun, Program Bangun Utang?

Politisi: Sehari Jokowi Utang 1,1 Trilyun, Program Bangun Utang?

Kamis, 27 Jul 2017 20:59

Menteri Agama Sebut Jangan Terlalu Serius dalam Beragama

Menteri Agama Sebut Jangan Terlalu Serius dalam Beragama

Kamis, 27 Jul 2017 20:48

Bukan Soal Novel dan e-KTP Saja, tapi Ada Soal Lain Menyangkut Aparat yang Dendam

Bukan Soal Novel dan e-KTP Saja, tapi Ada Soal Lain Menyangkut Aparat yang Dendam

Kamis, 27 Jul 2017 19:59


Mukena bordir mewar harga murah

Kumpulan Video Aksi Bela Islam
Must Read!
X