Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
2.999 views

Ibu, Benteng Awal Menolak Kabar Hoax pada Keluarga

Hiruk-pikuk kondisi negeri akhir-akhir ini membuat golongan emak-emak naik pitam. Gimana enggak kalau ternyata untuk sejumput garam saja susah sekali didapat. Sekalinya ada harganya sudah melonjak hingga 3 kali lipat harga normal. Sungguh tak masuk akal! Negeri yang selalu digadang-gadang gemah ripah loh jinawi dan dikelilingi samudra sedemikian luas bisa mengalami defisit garam. Ironis!

Masalah garam belum reda, muncul heboh berikutnya saat beras favorit emak-emak ‘dikriminalkan’ oleh pejabat negeri. Bukannya ketakutan dengan fitnah yang mengatakan produk tersebut sebagai beras oplosan, para emak aktivis medsos makin gencar promo dan berbagi kisah positif. Efeknya, beras tersebut langka karena diserbu para emak yang penasaran. Sebagiannya sengaja memborong sebagai protes atas black campaign atau kampanye hitam yang gagal total tersebut.

Belum lagi masalah kenaikan listrik yang tiap bulan merangkak naik dengan pasti, mencekik leher mayoritas penduduk negeri. Para emak sebagai manajer keluarga harus pintar mengelola keuangan yang tidak seberapa agar keluarga tetap dalam kondisi stabil. Langkah penghematan pun dilakukan di sana-sini. Saklar dan colokan dipastikan sudah dicabut apabila tidak dipakai lagi. Cara ini cukup efektif untuk menekan biaya listrik tiap bulan.

Belum lagi kabar menggiris hati tentang si ini dan si itu yang memutuskan mengakhiri hidup dengan bunuh diri. Duh...apa kabar anak-anak yang beranjak remaja? Para emak pun galau karena mau tidak mau topik ini penting untuk dibicarakan dengan putra-putri yang melek teknologi dan informasi. Semakin pusing saja para emak menghadapi kondisi kekinian.

...Menjadi ibu bukan berarti proses belajar terhenti. Menjadi  ibu adalah proses belajar terus yang tak kenal kata henti. Seiring dengan melajunya zaman, sosok ibu pun dituntut untuk mengikuti iramanya...

Sudah bukan zaman lagi posisi emak cuma tahu sumur, dapur dan kasur. Emak masa kini dituntut untuk up date informasi demi tugas mulia mendidik generasi. Pemahaman keislaman yang lurus sangat penting untuk memahamkan sang buah hati  yang tentu saja menjadikan emak atau ibu sebagai tempat untuk bertanya. Itulah mengapa, perempuan itu harus cerdas. Karena dari perempuan cerdaslah, tumbuh kembang kecerdasan sang buah hati dipertaruhkan.

Menjadi ibu bukan berarti proses belajar terhenti. Menjadi  ibu adalah proses belajar terus yang tak kenal kata henti. Seiring dengan melajunya zaman, sosok ibu pun dituntut untuk mengikuti iramanya. Bukan agar tidak dianggap ketinggalan zaman tapi semata demi mengiringi dan mendampingi sang buah hati agar tak salah jalan.

Informasi palsu dan menyesatkan di media sosial sudah sedemikian masif. Belum lagi disokong tayangan televisi yang juga tak beda tergantung siapa pemodalnya. Bila tak disiasati maka anak-anak adalah korban rentan terhadap sampainya berita hoax.  

Ada kejadian lucu berkaitan dengan ini. Seorang ibu aktivis medsos, rajin share kabar untuk meluruskan hoax terutama tentang beras yang menyangkut hajat hidup orang banyak. Ketika akan memasak nasi, lha kok anak-anaknya pada protes. Katanya itu beras oplosan dan bahaya bagi kesehatan.

Nah, bila bukan ibu cerdas dan melek teknologi serta informasi maka respon si anak tentu akan ditanggapi panik oleh si ibu. Tapi karena si ibu rajin memilih dan memilah mana fakta  dan mana hoax sesuai kepentingan penguasa, maka si anak pun mendapat pencerahan.

Jadi para ibu salihah, jangan malas meng-upgrade diri meskipun itu sekadar memilih dan memilah informasi. Tetap semangat! (riafariana/voa-islam.com)

Ilustrasi: Google

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Muslimah lainnya:

+Pasang iklan

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Toko Tas Online TBMR - Murah & Terpercaya

Toko tas online dan Pusat grosir tas TBMR menjual tas branded harga grosir. DISKON setiap hari s/d 50%. Tas wanita, tas import, tas kerja semua dijamin MURAH. Menerima Reseller.
http://www.tasbrandedmurahriri.com

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Pusat Jam Tangan Impor Murah

Tampil cantik dan keren dengan jam tangan impor pilihan. Tersedia koleksi ribuan jam tangan untuk pria dan wanita, harga dijamin murah.
http://timitime.asia

Infaq Dakwah Center

3 Tahun Menderita Tumor Ganas, Kang Yoyo Tak Bisa Bekerja dan Berjamaah Masjid. Ayo Bantu..!!

3 Tahun Menderita Tumor Ganas, Kang Yoyo Tak Bisa Bekerja dan Berjamaah Masjid. Ayo Bantu..!!

Aktivis masjid ini menderita tumor ganas dan tidak bisa berobat karena terbentur biaya. Daging tumornya terus membesar seukuran bola futsal. Ayo bantu bisa bekarja dan berjamaah di masjid lagi....

Kecelakaan, Kaki Mahasiswi Akademi Dakwah ini Membusuk Terancam Amputasi. Ayo Bantu..!!

Kecelakaan, Kaki Mahasiswi Akademi Dakwah ini Membusuk Terancam Amputasi. Ayo Bantu..!!

Sudah 4 bulan Ulandari menahan pedihnya patah tulang kaki karena tak punya biaya. Lukanya menganga dan membusuk, jika tidak segera dioperasi, calon dai ini terancam akan kehilangan kaki kirinya....

Dana Terkumpul Rp 536 Juta, Masih Dibutuhkan Dana 214 Juta Lagi untuk Wakaf Produktif Muallaf

Dana Terkumpul Rp 536 Juta, Masih Dibutuhkan Dana 214 Juta Lagi untuk Wakaf Produktif Muallaf

Untuk pembelian tanah program wakaf produktif muallaf Bolaang Mongondow Sulawesi Utara masih dibutuhkan dana 214 juta rupiah. Ayo berwakaf Rp 15.000 per meter, agar harta kekal dan pahala terus...

Yuk Wakaf Tanah Rp 15.000 per Meter untuk Muallaf. Harta Kekal Abadi, Pahala Terus Mengalir

Yuk Wakaf Tanah Rp 15.000 per Meter untuk Muallaf. Harta Kekal Abadi, Pahala Terus Mengalir

Dalam satu desa terdapat 53 muallaf hidup prihatin pra-sejahtera. Hanya dengan 15.000 rupiah kita bisa berwakaf tanah satu meter untuk rumah dan pekerjaan mereka. Total kebutuhan 70 rupiah....

Qurrota Ayyuni: Yatim Pelajar Teladan Terlilit Tagihan Sekolah 8 Juta Rupiah. Ayo Bantu..!!!

Qurrota Ayyuni: Yatim Pelajar Teladan Terlilit Tagihan Sekolah 8 Juta Rupiah. Ayo Bantu..!!!

Anak yatim berprestasi ini selalu jadi juara sejak SD. Sang ayah hilang 9 tahun silam saat berdakwah ke luar kota. Terbelit kesulitan ekonomi, Ayu terbebani tagihan sekolah 8 juta rupiah....

Latest News
Turki: Keputusan AS untuk Buka Kedutaan Besar di Yerusalem Merusak Perdamaian

Turki: Keputusan AS untuk Buka Kedutaan Besar di Yerusalem Merusak Perdamaian

Sabtu, 24 Feb 2018 22:30

500 Warga Sipil 121 Diantaranya Anak-anak Telah Tewas dalam 7 Hari Serangan Rezim Assad di Ghouta

500 Warga Sipil 121 Diantaranya Anak-anak Telah Tewas dalam 7 Hari Serangan Rezim Assad di Ghouta

Sabtu, 24 Feb 2018 22:15

Pemerintah Syi'ah Irak Tolak Permintaan Riyadh untuk Serahkan Tahanan Warga Saudi

Pemerintah Syi'ah Irak Tolak Permintaan Riyadh untuk Serahkan Tahanan Warga Saudi

Sabtu, 24 Feb 2018 21:45

Laporan: AS Akan Buka Kedutaan Besar Mereka di Yerusalem pada Bulan Mei

Laporan: AS Akan Buka Kedutaan Besar Mereka di Yerusalem pada Bulan Mei

Sabtu, 24 Feb 2018 21:25

Kelirunya Ucapan Selamat oleh Pemimpin Saat Indonesia jadi Pasar Narkotik Terbesar di Dunia

Kelirunya Ucapan Selamat oleh Pemimpin Saat Indonesia jadi Pasar Narkotik Terbesar di Dunia

Sabtu, 24 Feb 2018 18:31

Politisi: Kepala BIN Hadir di Rakernas PDIP, Pilpres 2019 Saya Pastikan Tidak Demokratis

Politisi: Kepala BIN Hadir di Rakernas PDIP, Pilpres 2019 Saya Pastikan Tidak Demokratis

Sabtu, 24 Feb 2018 17:31

Pencalonan Jokowi oleh PDIP Dilihat Janggal oleh Pengamat

Pencalonan Jokowi oleh PDIP Dilihat Janggal oleh Pengamat

Sabtu, 24 Feb 2018 16:31

Kronologis PBB yang Dianggap Tak Layak Lolos oleh KPU

Kronologis PBB yang Dianggap Tak Layak Lolos oleh KPU

Sabtu, 24 Feb 2018 15:21

Ada Kesan Perbedaan dari Sikap Polri ke Masyarakat yang Kritis dengan Pemerintah

Ada Kesan Perbedaan dari Sikap Polri ke Masyarakat yang Kritis dengan Pemerintah

Sabtu, 24 Feb 2018 14:21

Peringatan untuk Polri atasnya Banyaknya Masyarakat yang Ditangkap karena Dianggap Sebar Hoax

Peringatan untuk Polri atasnya Banyaknya Masyarakat yang Ditangkap karena Dianggap Sebar Hoax

Sabtu, 24 Feb 2018 13:21

Internasionalisasi Haji dan Ekspansi Ideologi Syiah

Internasionalisasi Haji dan Ekspansi Ideologi Syiah

Sabtu, 24 Feb 2018 13:14

Milad ke 21 FLP Gelar Seminar Literasi di Solo

Milad ke 21 FLP Gelar Seminar Literasi di Solo

Sabtu, 24 Feb 2018 13:09

Ahok Ajukan PK, Pedri Kasman: Hakim Pasti Tak Asal Kabulkan

Ahok Ajukan PK, Pedri Kasman: Hakim Pasti Tak Asal Kabulkan

Sabtu, 24 Feb 2018 13:06

Hanya di Zaman Ini Orang Gila Menjadi Pembunuh Ulama

Hanya di Zaman Ini Orang Gila Menjadi Pembunuh Ulama

Sabtu, 24 Feb 2018 12:21

Kerjasama dengan Syarikat ITB, Pesan TGB: Agama dan Sain Bangun Peradaban Bangsa

Kerjasama dengan Syarikat ITB, Pesan TGB: Agama dan Sain Bangun Peradaban Bangsa

Sabtu, 24 Feb 2018 11:21

Menjadi Entrepreneur, Langkah Perangi Pengangguran

Menjadi Entrepreneur, Langkah Perangi Pengangguran

Sabtu, 24 Feb 2018 10:39

Empat Tahun sebagai Presiden tapi Jokowi Belum dapat Bedakan antara Draft dan UU

Empat Tahun sebagai Presiden tapi Jokowi Belum dapat Bedakan antara Draft dan UU

Sabtu, 24 Feb 2018 10:21

Sah! PDIP Calonkan Jokowi sebagai Capres 2019, Ini Kata Politisi Gerindra

Sah! PDIP Calonkan Jokowi sebagai Capres 2019, Ini Kata Politisi Gerindra

Sabtu, 24 Feb 2018 09:45

Ini Pesan dari Politisi ke Bakal Capres Pengganti Jokowi

Ini Pesan dari Politisi ke Bakal Capres Pengganti Jokowi

Sabtu, 24 Feb 2018 09:21

Tidak Lolos di Pemilu 2019 karena Ketum PBB Kerap Membela Ulama dan Aktivis

Tidak Lolos di Pemilu 2019 karena Ketum PBB Kerap Membela Ulama dan Aktivis

Sabtu, 24 Feb 2018 08:21


Mukena bordir mewar harga murah

Kumpulan Video Aksi Bela Islam
Must Read!
X