Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
4.982 views

Bunda, Jangan Jadikan Ananda Penghalang Kewajiban

Oleh: Wati Umi Diwanti

Seorang ibu adalah idola pertama bagi setiap anak. Dalam kondisi apapun anak ingin selalu bersama bundanya. Jangankan pergi ke luar rumah, pergi ke toilet saja kadang diikuti. Mungkin kadang kita merasa risih, tapi sadarkah bunda, itu menunjukkan ananda sangat sayang pada kita. Mereka adalah pendamping setia yang tak pernah lelah meski kita ajak keliling dunia. Paling-paling dia ketiduran di jalan dan meminta beberapa jajanan. Betul kan Bund?

Bunda pun pasti bisa merasakan, anak-anak itu feeling-nya kuat. Mereka bisa mendeteksi dengan sangat baik tanda-tanda Bundanya akan pergi. Meski sudah bertaktik agar tidak diketahui, tiba-tiba makhluk mungil itu bertanya, "Bunda mau pergi kemana? Ikut ya Bund. Jangan tinggalin Nanda ya." Dengan mata berbinar penuh harapan Bunda mengajaknya serta. Begitulah polah anak-anak saya, setiap saat saya akan pergi. Pasti para Bunda juga merasakannya.

Akhir-akhir ini, setiap saya berbagi ilmu pada ibu-ibu lain di majelis. Ada saja yang jadi sebab si Adik merengek. Tak jelas apa yang diinginkannya. Tiba-tiba saja dia menangis. "Umi ga boleh ngaji", rengeknya. Saya lebih sering memilih melanjutkan pengajian. Begitu majelis selesai tangisnya pun selesai. Seketika! Ya, otomatis seperti tombol on-off. Begitu uminya bersuara lagi. Diapun kembali 'bersenandung'.

Biasanya wwal-awal, ibu-ibu peserta pengajian merasa rikuh. Kurang nyaman dan merasa kasian sama si Adik. Sampai-sampai diantara mereka ada yang bilang, "sudah dulu saja ustadzah, biar kita datang lagi nanti".

Tapi saya sebagai Bundanya sudah paham, bahwa kejadian seperti ini sudah biasa. Kalau setiap dia nangis saya berhenti, bisa jadi saya tak akan bisa ngaji atau belajar ngaji terus. Yang saya lakukan biasanya adalah memohon maaf pada peserta pengajian. "Mohon maaf ya ibu-ibu, ada iklannya. Semoga kita bisa tetap konsentrasi." Sambil nyengir melirik ke si kecil lalu menatap wajah ibu-ibu. Hingga sebagian besar mereka mengerti, dan kembali menyimak seolah tak ada apa-apa. Hanya saja saya perlu menambah volume suara. Jamaah pun perlu lebih menegakkan telinga.

Kebetulan si Adik ini punya kebiasaan kalau saat nangis langsung disapa dia akan tbah meronta. Maka biasanya akan saya biarkan dulu. Sampai pada titik tertentu. Saat dia mulai bosan atau lelah dengan tangisnya, barulah dia terima tawaran sayang dari saya. Saat itulah sayapeluk hangat tubuh mungilnya. Meski kadang tidak langsung diam seketika.Setidaknya sudah lebih tenang.

Tiap anak punya kebiasaan masing-masing. Kita sebagai bundanya tentu bisa dan harus bisa mengenalinya.Yakinlah itu semua bukan karena mereka membenci amal sholih kita. Melainkan hanya bagian dari proses perkembangannya mengenal dan merespon dunia. Kitalah yang harus tepat mengarahkannya.

Sering kita saksikan anak-anak yang seolah tak suka atau tak betah dengan majelis-majelis kebaikan. Mereka seolah tak terima uminya mencari atau berbagi ilmu. Sebenarnya tidaklah begitu. Allah ciptakan fitrah manusia menyukai kebaikan. Jika tidak, bisa jadi ada perlakuan kita yang salah pada mulanya. Saatnya kita melakukan perenungan dan perbaikan.

***

Setelah ibu-ibu pengajian pulang. Saya tanyakan ke Si Kakak (7 tahun)yang suka iseng ke adiknya. Juga ke si Adik (3 tahun) yang tiba-tiba 'sensitif' jika berada di forum pengajian."Kok tadi nangis terus? Apa Umi tutup aja pengajiannya?"

"Jangaaan Miii", jawab mereka serempak. "Trus gimana dong? Adik nangis terus kalau Umi lagi ngisi pengajian. Kakak juga, sukanya isengin Adik terus."

"Iya deh mi, Adik nggak nangis lagi nanti", sahut si Adik. "Iya mi, Kakak nggak isengin Adik lagi." Timpal Kakak. Mereka berdua merengek menolak pengajian ditutup. Terbukti, bahwa apapun polah mereka sebenarnya bukan karena tak suka. Bahkan ternyata mereka juga takut kehilangan momen-momen kebaikan itu.

Apakah setelahnya mereka beneran berubah? Siapa bilang? Kadang esok nangisnya malah tambah lantang. Ya, masih berulang meski sudah sering kami bicarakan. Terus, kita harus bagaimana?

Ya tidak bagaimana-bagaimana. Lanjutkan saja. Sambil terus disampaikan ke mereka. Kenapa selain mengurus mereka kita juga harus melakukan berbagai aktivitas lain tersebut. Itu semua demi mengumpulkan pahala. "Umi lagi ngumpulin tiket kita ke Syurga. Agar kita semua bisa terus bersama selamanya. Mau kan sayang? Bantu Umi ya, pintar-pintar ya sayang." Jangan bosan mengulang kalimat-kalimat semacam itu pada ananda. Insya Allah mereka mencerna.

Jadi, apapun posisi kita, sedang mencari atau membagi ilmu. Bermohonlah pada Allah agar bisa terus bersabar dan istiqomah. Jangan sampai buah hati jadi alasan kita meninggalkan kewajiban.

Suatu hari akan tiba masanya. Mereka tak lagi sekedar pendamping setia yang kadang membuat kita tertatih dan meleleh saat melakukan amal sholih. Suatu hari merekalah penerus perjuangan kita. Insya Allah kala itu Allah akan bayar susah payah kita dengan bahagia. Kebahagiaan yang abadi selamanya. Insya Allah! (rf/voa-islam.com)

Ilustrasi: Google

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Muslimah lainnya:

+Pasang iklan

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Toko Tas Online TBMR - Murah & Terpercaya

Toko tas online dan Pusat grosir tas TBMR menjual tas branded harga grosir. DISKON setiap hari s/d 50%. Tas wanita, tas import, tas kerja semua dijamin MURAH. Menerima Reseller.
http://www.tasbrandedmurahriri.com

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Pusat Jam Tangan Impor Murah

Tampil cantik dan keren dengan jam tangan impor pilihan. Tersedia koleksi ribuan jam tangan untuk pria dan wanita, harga dijamin murah.
http://timitime.asia

Infaq Dakwah Center

Warga Bugel Polokarto Butuh Dakwah, Ayo Bantu Wakaf Quran dan Perangkat Taklim

Warga Bugel Polokarto Butuh Dakwah, Ayo Bantu Wakaf Quran dan Perangkat Taklim

Warga di pelosok Polokarto Sukoharjo yang masih minim dakwah ini sangat haus terhadap pengajian dan pembinaan Dinul Islam. Ayo bantu wakaf, pahalanya terus mengalir berlipat-lipat tak terbatas...

Tanggap Bencana: Relawan IDC, Dai Motivator dan Tim Medis PDUI Bertolak ke Palu. Ayo Bantu.!!

Tanggap Bencana: Relawan IDC, Dai Motivator dan Tim Medis PDUI Bertolak ke Palu. Ayo Bantu.!!

Bencana Palu adalah Derita Kita Semua. Relawan IDC bekerja sama dengan PDUI menerjunkan relawan, dai motivator dan tim medis....

Masya Allah..!!! Driver Gojek Motor Wakafkan Mobil Dakwah kepada IDC

Masya Allah..!!! Driver Gojek Motor Wakafkan Mobil Dakwah kepada IDC

Bila cinta Allah sudah melekat, tak ada yang bisa menghalangi amal infak. Wakaf mobil bagi driver gojek motor pun menjadi ringan. Semoga Allah memberkahi dan menggantinya dengan yang lebih baik....

Ayo Waqaf: Harta Kekal Dibawa Mati, Pahala Terus Mengalir Jadi Investasi Abadi

Ayo Waqaf: Harta Kekal Dibawa Mati, Pahala Terus Mengalir Jadi Investasi Abadi

Wakaf tidak menghabiskan harta, justru mengekalkan harta. Pahalanya terus mengalir tak terbatas usia, manfaatnya dirasakan umat seluas-luasnya dari generasi ke generasi...

WAKAF MOTOR DAKWAH: Relawan IDC Serahkan Sepeda Motor untuk Dai Lereng Gunung Lawu

WAKAF MOTOR DAKWAH: Relawan IDC Serahkan Sepeda Motor untuk Dai Lereng Gunung Lawu

Relawan IDC Solo Raya menyerahkan wakaf sepeda motor kepada Ustadz Sriyono untuk menunjang aktifitas dakwah di tempat-tempat terpencil yang sulit dijangkau di lereng Gunung Lawu...

Latest News
Bikin Video Masak Daging Babi Campur Kurma dan Madu, Dua Komika Ini Disebut Lakukan Penistaan Agama

Bikin Video Masak Daging Babi Campur Kurma dan Madu, Dua Komika Ini Disebut Lakukan Penistaan Agama

Sabtu, 20 Oct 2018 21:16

SOHR: Islamic State Bebaskan 6 dari 27 Sandera Druze yang Mereka Tawan di Sweida Suriah

SOHR: Islamic State Bebaskan 6 dari 27 Sandera Druze yang Mereka Tawan di Sweida Suriah

Sabtu, 20 Oct 2018 19:45

Rusia Klaim Tewaskan 88.000 Pejuang Oposisi sejak Mulai Intervensi di Suriah 2015

Rusia Klaim Tewaskan 88.000 Pejuang Oposisi sejak Mulai Intervensi di Suriah 2015

Sabtu, 20 Oct 2018 18:16

Serangan Udara Koalisi Pimpinan AS Tewaskan 30 Lebih Warga Sipil di Deir Al-ZOr

Serangan Udara Koalisi Pimpinan AS Tewaskan 30 Lebih Warga Sipil di Deir Al-ZOr

Sabtu, 20 Oct 2018 17:15

Saudi Pecat Jenderal Tingkat Atas Setelah Akui Khashoggi Tewas di Konsulat Istanbul

Saudi Pecat Jenderal Tingkat Atas Setelah Akui Khashoggi Tewas di Konsulat Istanbul

Sabtu, 20 Oct 2018 16:15

Jumlah LGBT di Tasikmalaya Ribuan, Almumtaz Serukan Masyarakat dan Aparat Aktif Penanganan

Jumlah LGBT di Tasikmalaya Ribuan, Almumtaz Serukan Masyarakat dan Aparat Aktif Penanganan

Sabtu, 20 Oct 2018 15:32

Dosa Sebab Datangnya Bencana

Dosa Sebab Datangnya Bencana

Sabtu, 20 Oct 2018 14:42

GNPF Ulama Bogor Ajak Waspadai LGBT

GNPF Ulama Bogor Ajak Waspadai LGBT

Sabtu, 20 Oct 2018 12:30

Bertahan dari terjangan Lumpur Liquifaksi, Asmudin Kehilangan Cucu Kembar

Bertahan dari terjangan Lumpur Liquifaksi, Asmudin Kehilangan Cucu Kembar

Sabtu, 20 Oct 2018 12:21

Tak Ingin Kena Azab Bencana, FPI Banyuwangi Tolak Festival Gandrung Sewu

Tak Ingin Kena Azab Bencana, FPI Banyuwangi Tolak Festival Gandrung Sewu

Sabtu, 20 Oct 2018 10:47

Warga Bugel Polokarto Butuh Dakwah, Ayo Bantu Wakaf Quran dan Perangkat Taklim

Warga Bugel Polokarto Butuh Dakwah, Ayo Bantu Wakaf Quran dan Perangkat Taklim

Sabtu, 20 Oct 2018 06:16

Women Empowering, Ilusi Kapitalisme untuk Perempuan agar Berdaya?

Women Empowering, Ilusi Kapitalisme untuk Perempuan agar Berdaya?

Jum'at, 19 Oct 2018 23:48

Penyelidik Turki Periksa Hutan Belgrad di Istanbul Terkait Lenyapnya Jamal Khashoggi

Penyelidik Turki Periksa Hutan Belgrad di Istanbul Terkait Lenyapnya Jamal Khashoggi

Jum'at, 19 Oct 2018 21:05

Pejuang Oposisi Serang Wilayah yang Dikuasai Pasukan Pemerintah di Kota Alppo

Pejuang Oposisi Serang Wilayah yang Dikuasai Pasukan Pemerintah di Kota Alppo

Jum'at, 19 Oct 2018 20:45

LPPOM MUI Kembali Gelar Pameran Halal Internasional di Smesco

LPPOM MUI Kembali Gelar Pameran Halal Internasional di Smesco

Jum'at, 19 Oct 2018 20:39

Ulama Terkemuka Inggris Syaikh Anjem Choudary Dibebaskan dari Penjara

Ulama Terkemuka Inggris Syaikh Anjem Choudary Dibebaskan dari Penjara

Jum'at, 19 Oct 2018 16:15

Sesat Pikir Intoleransi

Sesat Pikir Intoleransi

Jum'at, 19 Oct 2018 14:39

Sempat Masuk Ke Dalam Tanah yang Terbelah, Ini Cerita Korban Gempa di Balaroa

Sempat Masuk Ke Dalam Tanah yang Terbelah, Ini Cerita Korban Gempa di Balaroa

Jum'at, 19 Oct 2018 14:18

Relatif Kondusif Dua Pekan Pasca Gempa Palu, Insiden Jarah Sempat Terjadi di Pelabuhan

Relatif Kondusif Dua Pekan Pasca Gempa Palu, Insiden Jarah Sempat Terjadi di Pelabuhan

Jum'at, 19 Oct 2018 14:02

Mengenal Titik Kritis Kehalalan Biskuit

Mengenal Titik Kritis Kehalalan Biskuit

Jum'at, 19 Oct 2018 10:17


Reseller tas batam

Kumpulan Video Aksi Bela Islam
Must Read!
X