Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
2.784 views

Dilema Fungsi Ibu dalam Peran Politik Perempuan

Oleh : Erlina YD*

Menjelang persiapan pilkada maupun pemilihan anggota legislatif tahun 2019, peran politik perempuan semakin banyak disosialisasikan seiring dengan sosialisasi ide keadilan gender. Menteri  Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan anak, Yohana Yembise, berharap perempuan-perempuan di Indonesia memiliki minat yang tinggi terhadap politik. Ia pun mengatakan saat awal tahun 2018 dirinya tengah mempersiapkan agar jumlah perempuan di legislatif meningkat.

Menurut Menteri Dalam Negeri Tjahyo Kumolo menuturkan bahwa pemerintah telah memiliki komitmen untuk meningkatkan representasi politik perempuan dalam parlemen pada Pemilu 2019. Menurutnya, ini dilakukan dalam rangka menyukseskan pembangunan nasional.   

Pada pilkada serentak tahun 2018 ini tercatat beberapa nama perempuan terpilih menjadi kepala daerah, di antaranya : Khofifah Indar Parawansa (Gubernur Jawa Timur), Dewi Handjani (Bupati Tanggamus, Lampung), Umi Azizah (Bupati Kabupaten Tegal), Erlina (Bupati Kabupaten Mempawah), Puput Tantriana Sari (Bupati Kabupaten Probolinggo) dan beberapa nama lain mencapai 14 (empat belas) nama.

Upaya-upaya tersebut di atas dianggap bisa memberdayakan perempuan secara optimal dan maksimal khususnya dalam bidang politik yaitu mengajak dan menyeru perempuan untuk terjun langsung berperan aktif dalam proses politik yaitu menjadi anggota legislatif maupun menjadi calon dalam Pilkada. Namun jika dilihat, calon-calon perempuan baik yang terpilih maupun tidak terpilih, masih sekedar tempelan dan pertimbangan popularitas serta elektabilitas calon. Visi, misi, dan program yang diusung banyak mengabaikan substansinya di mana harapan terpilihnya perempuan tentu agar lebih bisa memperjuangkan kaum perempuan. Sehingga bisa dikatakan jauh panggang dari api.

Hal lainnya adalah peran domestik perempuan sebagai ibu, pengatur rumah tangga, dan pembina generasi sering dianggap terpisah, bahkan bertentangan dan tidak bisa berjalan beriringan dengan aktifitas ataupun peran perempuan dalam bidang politik. Dianggap bertentangan karena saat perempuan memiliih terjun ke dunia politik, maka mau tidak mau dia harus memilih: apakah ia akan menjadi ibu rumah tangga seutuhnya ataukah ia menjadi politikus? Tidak mungkin ia dapat memilih keduanya.

Lalu benarkah peran ibu terpisah atau bahkan bertentangan dengan peran poltik perempuan?

Tentu tak bisa dipungkiri bahwa ibu memiliki peran yang sangat besar dalam pembentukan generasi suatu bangsa. Ibulah sosok yang paling dekat dengan anak dan orang pertama yang berinteraksi dalam proses tumbuh kembang anak. Sejak dalam kandungan, ibu sudah mulai mempengaruhi baik fisik maupun mental anak. Begitu anak terlahir ke dunia, ibu pulalah yang pertama berinteraksi dengan anak. Dalam proses berikutnya yaitu penyusuan, terjalin kuat ikatan psikologis dan batin. Apa yang ibu makan dan rasakan, anak pun akan ikut merasakannya dan memakan.

Kesediaan ibu untuk hamil, melahirkan, menyusui, dan merawat serta mendidik anak dengan baik tentu akan sangat berpengaruh dalam pembentukan kualitas generasi. Pantaslah ibu mempunyai kedudukan penting dalam pemdidikan anak yaitu sebagai madrasah yang utama dan pertama bagi anak. Bagaimana jadinya jika ibu meninggalkan peran ini? Bagaimana caranya agar tanpa meninggalkan peran sebagai ibu, namun tetap bisa berkiprah politik?

Pertama, kita definisikan makna politik dengan tepat. Politik (siyasah) dalam Islam adalah pengaturan atau pengurusan seluruh urusan umat, baik di dalam maupun di luar negeri. Sistem pengaturan yang tangguh akan ada apabila sistem itu dibangun di atas dasar-dasar hukum Allah dan sistem itu dijalankan dan dikontrol oleh sumber daya manusia yang menginginkan keridhoan Allah. Datangnya sumberdaya-sumberdaya tersebut tentunya muncul dari rahim, pengasuhan, dan pendidikan para ibu. Bukan sembarang ibu, tapi ibu yang cerdas dan mumpuni serta memiliki bekal tsaqofah yang memadai untuk mendidik dan mentarbiyah putra-putrinya.

Kedua, agar bisa menjadi ibu yang cerdas dan mumpuni dalam mendidik anak-anaknya, tentu seorang ibu harus terus menuntut ilmu. Ilmu yang nantinya akan diterapkan di keluarga maupun masyarakat sehingga terbentuk generasi cemerlang.

Ketiga, harus dipahami bahwa peran ibu menjadi berdimensi politik yang kental bila ibu mampu mendidik anak-anaknya menjadi sumberdaya manusia yang tangguh dalam sistem politik. Para ibu pun harus melakukan aktifitas pembinaan terhadap ibu-ibu yang lain di komunitas masing-masing agar bisa terwujud dan tercetak ibu-ibu yang paham arti politik beserta aktifitas-aktifitasnya. Dengan pemahaman ini, maka tentu tidak akan terjadi dilema peran perempuan baik sebagai ibu maupun dalam peran politiknya.

Demikianlah Islam telah mengajarkan bahwa posisi ibu di rumah dengan peran politiknya di masyarakat merupakan dua peran yang tidak terpisahkan bahkan saling memperkuat dan mengokohkan satu sama lain. Tak perlu ada pertentangan antara keduanya selama Allah saja yang menjadi tujuan. Wallahu alam. (rf/voa-islam.com)

*Pembina MT An Nur Brebes, member Revowriter Brebes, dan founder Komunitas Muslimah Peduli Generasi (Komune) Brebes.

Ilustrasi: Google

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Muslimah lainnya:

+Pasang iklan

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Toko Tas Online TBMR - Murah & Terpercaya

Toko tas online dan Pusat grosir tas TBMR menjual tas branded harga grosir. DISKON setiap hari s/d 50%. Tas wanita, tas import, tas kerja semua dijamin MURAH. Menerima Reseller.
http://www.tasbrandedmurahriri.com

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Pusat Jam Tangan Impor Murah

Tampil cantik dan keren dengan jam tangan impor pilihan. Tersedia koleksi ribuan jam tangan untuk pria dan wanita, harga dijamin murah.
http://timitime.asia

Pasaribu: Disabilitas Kaki yang Ahli Ibadah ini Jadi Incaran Misionaris. Ayo Bantu Modal Usaha.!!

Pasaribu: Disabilitas Kaki yang Ahli Ibadah ini Jadi Incaran Misionaris. Ayo Bantu Modal Usaha.!!

Hidup dengan satu kaki, pria asal Sibolga Tapanuli ini tak kenal putus asa. Setelah kakinya diamputasi karena tertabrak truk, ia justru makin rajin beribadah di masjid. Pria Batak ini butuh bantuan...

Nafisa Zahra, Bayi 9 Bulan ini Menderita Kanker Pembuluh Darah. Ayo Bantu..!!!

Nafisa Zahra, Bayi 9 Bulan ini Menderita Kanker Pembuluh Darah. Ayo Bantu..!!!

Baru berusia 9 bulan, bayi ini diuji dengan penyakit Kanker Pembuluh Darah. Kedua pipinya tumbuh dua benjolan sebesar kepal tangan orang dewasa. Ia harus segera dioperasi dan minum susu khusus...

Ismail Abdurrahman: Anak Aktivis Dakwah Opname di RS PKU Solo. Ayo Bantu..!!

Ismail Abdurrahman: Anak Aktivis Dakwah Opname di RS PKU Solo. Ayo Bantu..!!

Musibah muntaber tak henti-hentinya menimpa Ismail, anak aktivis dakwah Solo Raya. Sang ayah, Muhammad Arif adalah pekerja serabutan yang saat ini sedang mendapat ujian yang bertubi-tubi. ...

Sakit Stroke, Muallaf Mantan Hindu ini Hidup Sebatang Kara di Gubuk Lapuk. Ayo Bantu.!!

Sakit Stroke, Muallaf Mantan Hindu ini Hidup Sebatang Kara di Gubuk Lapuk. Ayo Bantu.!!

Nyaris sempurna ujian hidup muallaf Nyoman Kawi. Di usia senja, ia tak bisa mencari nafkah karena stroke telah mematikan separo tubuhnya. Hidup sebatang kara, ia tinggal di gubuk lapuk yang tidak...

Guru SMP Islam & Mahasiswi Bahasa Arab Solo Terlindas Truk Kontainer. Ayo Bantu..!!!

Guru SMP Islam & Mahasiswi Bahasa Arab Solo Terlindas Truk Kontainer. Ayo Bantu..!!!

Musibah dahsyat menimpa Ustadzah Juwariah. Terlindas truk kontainer, ia kritis tak sadarkan diri: tulang panggul remuk, tulang pubis patah, engsel tulang panggul bergeser (dislokasi), engkel...

Latest News
Chusnul Mariyah: Masak Suara Tuhan Dihargai Rp100 Ribu?

Chusnul Mariyah: Masak Suara Tuhan Dihargai Rp100 Ribu?

Jum'at, 22 Feb 2019 21:47

Uighur Minta MBS Kecam Perlakuan Brutal Cina pada Jutaan Minoritas Muslim di Xinjiang

Uighur Minta MBS Kecam Perlakuan Brutal Cina pada Jutaan Minoritas Muslim di Xinjiang

Jum'at, 22 Feb 2019 21:35

Polisi Israel Tangkap 60 'Orang Arab' di Al-Quds Yerusalem

Polisi Israel Tangkap 60 'Orang Arab' di Al-Quds Yerusalem

Jum'at, 22 Feb 2019 21:00

200 Tentara AS akan Tinggal di Suriah Setelah Penarikan

200 Tentara AS akan Tinggal di Suriah Setelah Penarikan

Jum'at, 22 Feb 2019 20:55

Di Munajat 212 Habib Rizieq Kecam Penegakan Hukum yang Tidak Adil

Di Munajat 212 Habib Rizieq Kecam Penegakan Hukum yang Tidak Adil

Jum'at, 22 Feb 2019 20:23

Bandung Terbitkan KTP Pertama untuk Penganut Aliran Kepercayaan

Bandung Terbitkan KTP Pertama untuk Penganut Aliran Kepercayaan

Jum'at, 22 Feb 2019 20:04

Jokowi Ditantang Balik Buka Data Pemegang HGU di Indonesia

Jokowi Ditantang Balik Buka Data Pemegang HGU di Indonesia

Jum'at, 22 Feb 2019 19:55

Meski Logo Persis Ditutup Kertas Saat Deklarasi Paslon 01, KKBH Persi Akan Tetap Melaporkan Panitia

Meski Logo Persis Ditutup Kertas Saat Deklarasi Paslon 01, KKBH Persi Akan Tetap Melaporkan Panitia

Jum'at, 22 Feb 2019 17:47

Perdana Menteri Pakistan Setujui Respon Militer Jika India Menyerang

Perdana Menteri Pakistan Setujui Respon Militer Jika India Menyerang

Jum'at, 22 Feb 2019 17:45

Militer Rusia dan Suriah Blokir Rute Pasokan Makanan dan Barang ke Kamp Pengungsi Rukban

Militer Rusia dan Suriah Blokir Rute Pasokan Makanan dan Barang ke Kamp Pengungsi Rukban

Jum'at, 22 Feb 2019 17:00

Lindungi Rakyat Kecil, Anies Siap Hadapi Mafia

Lindungi Rakyat Kecil, Anies Siap Hadapi Mafia

Jum'at, 22 Feb 2019 16:45

Misteri 'Earpice'

Misteri 'Earpice'

Jum'at, 22 Feb 2019 16:42

Prabowo adalah Motor Lahirnya UU Desa

Prabowo adalah Motor Lahirnya UU Desa

Jum'at, 22 Feb 2019 16:21

Tak Jadi Ditarik Sepenuhnya, AS Sisakan 200 Tentara Sebagai 'Penjaga Perdamaian' di Suriah

Tak Jadi Ditarik Sepenuhnya, AS Sisakan 200 Tentara Sebagai 'Penjaga Perdamaian' di Suriah

Jum'at, 22 Feb 2019 16:15

Catut Logo Persis, Deklator Pemenangan Jokowi-Ma'ruf Minta Maaaf

Catut Logo Persis, Deklator Pemenangan Jokowi-Ma'ruf Minta Maaaf

Jum'at, 22 Feb 2019 14:50

Tersesat dan Bohong Dana Desa Perintah Jokowi

Tersesat dan Bohong Dana Desa Perintah Jokowi

Jum'at, 22 Feb 2019 14:21

Mahfud MD Disebut Kesurupan oleh Andi

Mahfud MD Disebut Kesurupan oleh Andi

Jum'at, 22 Feb 2019 12:21

Kesakralan ‘Sajadah Bekas’

Kesakralan ‘Sajadah Bekas’

Jum'at, 22 Feb 2019 11:38

[VIDEO] Caleg PDIP Joget di Atas Sajadah, FUI: Jangan Pilih Mereka

[VIDEO] Caleg PDIP Joget di Atas Sajadah, FUI: Jangan Pilih Mereka

Jum'at, 22 Feb 2019 10:50

Prabowo-Sandi dan Mimpi Taklukan Piala Dunia

Prabowo-Sandi dan Mimpi Taklukan Piala Dunia

Jum'at, 22 Feb 2019 10:21


Reseller tas batam

Kumpulan Video Aksi Bela Islam
Must Read!
X

Rabu, 20/02/2019 12:15

Penolakan RUU PKS Rambah Samarinda