Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
2.741 views

Nyawa Taruhannya, Harga Mati untuk Demokrasi?

Oleh: Ummu Haaris*

Beberapa hari ini perasaan mencekam dan duka menyelimuti bangsa kita tercinta. Betapa tidak, pesta demokrasi aka Pemilu tahun ini banyak menyisakan beribu pilu bagi anak bangsa. Dilansir dari media detik.com, sudah 8 jiwa melayang dan ratusan luka luka akibat aksi 22 Mei kemarin. Belum lagi korban 'kelelahan' sebagai KPPS sudah menyentuh angka 700an jiwa. Jangan tanya berapa rupiah yang sudah dikeluarkan untuk perhelatan besar ini. Sungguh pemilu menagih biaya besar dalam selebrasinya. Lebih dari itu, tahun ini menagih banyak nyawa sebagai harganya. Dan bola panas ini masih bergulir dan bertambah liar jika tidak disikapi dengan benar.

Lantas siapa yang berhak kita kalungi tanda sebagai biang masalah? Apakah gerakan Islam yang digadang-gadang ingin meng-suriah-kan bangsa kita tercinta? Ataukah pihak yang merasa dirugikan namun menepuh jalan yang salah yang menyebabkan konflik dan aksi anarkis? Atau karena adanya kecurangan yang terakumulasi seperti analisa di media massa hari ini? Jadi mana yang benar? Nampaknya kita butuh duduk untuk mampu sama-sama mengurai siapa yang berhak dikalungi predikat penyebab masalah ini.

Wahai sahabat, mari kita lihat sejarah umat manusia yang katanya selalu berulang untuk kita jadikan pelajaran. Negeri kita SDA-nya melimpah ruah dan SDM berada di fase puncak demografis, selain sebagai negeri yang sangat strategis juga. Negeri dengan penganut agama Islam yang cukup banyak ini tentunya cukup menjadi sorotan di mata dunia. Setiap hati yang dipenuhi dengan dengki, cinta harta dan dunia juga kuasa akan selalu ingin menancapkan kekuasaannya di negeri kita. Maka inilah yang sedang terjadi. Perebutan kekuasaan dan kepentingan bermain dengan nyata.

Dan yang menjadi gerbang masuknya mereka yang haus kuasa kepada negeri-negeri potensial dan kaya adalah dia yang bernama Demokrasi. Memangnya kenapa dengan Demokrasi? Bukannya dia adalah wadah aspirasi, sang tuan yang memperjuangkan hak umat dengan slogan ' Dari rakyat oleh rakyat dan untuk rakyat'?  Yang dengan elegan menyebutkan bahwa kedaulatan di tangan rakyat? Mungkin hal-hal tadi memang yang biasa kita dengar dan jejalkan ke benak kita.

Namun pernahkah kita berkaca pada fakta di dunia bahwa Demokrasi yang lahir dari Kapitalisme betul-betul memihak kepentingan rakyat? Betulkan dia menjadi a nice guy yang betul-betul menjadikan rakyat berdaulat? Faktanya bahkan di negeri pengamal Demokrasi #1 yaitu Amerika Serikat para ahli menyebutkan bahwa Demokrasi di sana masih mencari wajah sejatinya. Dan betulkah mereka telah mengantarkan warganya menjadi yang benar-benar berdaulat dan sejahtera? Lantas apatah lagi dengan kita?

Mari kita tengok nasib Mesir dengan ikhwanul musliminnya, ataupun FIS di Aljazair dan yang paling dekat kemenangan 02 di negeri kita yang hampir mendekati ufuknya. Dijegal hanya karna dipandang tidak selaras dengan kepentingan mereka yang berkuasa. Dan Demokrasi dengan prinsip politiknya yang bersifat Machiavellis pasti akan menghalalkan segala cara untuk mencapai tujuannya. Bukankah ini seperti lagu lama dengan rekaman baru bagi sejarah umat manusia?

Maka jika kita bergumam, ah mungkin karena kita masih belajar berdemokrasi maka ada yang harus kita tebus karenanya. Bukan, bukan karena kita masih belajar. Namun Demokrasi dengan karakter yang seperti itu pasti akan menagih 'harga mati' yang besar, hingga menyebabkan angka kematian yang besar pula.

Sebuah bahan perenungan untuk kita. Terutama bagi kita umat Nabi Muhammad SAW yang selalu diperintahkan tuk menjadi para ulul albab, orang-orang yang berpikir. Kenapa selalu muncul masalah dan krisis yang terus menerus dalam kehidupan terutama dalam hal berbangsa dan bernegara? Apakah jalan yang kita ambil yaitu Demokrasi-Kapitalis menjadi dasar kehidupan yang berkah dan meninggalkan kebaikan yang menetap selamanya?

Dan masyAllah hal tadi dijawab oleh kalamullah di surat Ar-ra'du ayat 17 yang berbunyi:

أَنْزَلَ مِنَ السَّمَاءِ مَاءً فَسَالَتْ أَوْدِيَةٌ بِقَدَرِهَا فَاحْتَمَلَ السَّيْلُ زَبَدًا رَابِيًا ۚ وَمِمَّا يُوقِدُونَ عَلَيْهِ فِي النَّارِ ابْتِغَاءَ حِلْيَةٍ أَوْ مَتَاعٍ زَبَدٌ مِثْلُهُ ۚ كَذَٰلِكَ يَضْرِبُ اللَّهُ الْحَقَّ وَالْبَاطِلَ ۚ فَأَمَّا الزَّبَدُ فَيَذْهَبُ جُفَاءً ۖ وَأَمَّا مَا يَنْفَعُ النَّاسَ فَيَمْكُثُ فِي الْأَرْضِ ۚ كَذَٰلِكَ يَضْرِبُ اللَّهُ الْأَمْثَالَ

Artinya: 

Allah telah menurunkan air (hujan) dari langit, maka mengalirlah air di lembah-lembah menurut ukurannya, maka arus itu membawa buih yang mengambang. Dan dari apa (logam) yang mereka lebur dalam api untuk membuat perhiasan atau alat-alat, ada (pula) buihnya seperti buih arus itu. Demikianlah Allah membuat perumpamaan (bagi) yang benar dan yang bathil. Adapun buih itu, akan hilang sebagai sesuatu yang tak ada harganya; adapun yang memberi manfaat kepada manusia, maka ia tetap di bumi. Demikianlah Allah membuat perumpamaan-perumpamaan.

Allah swt menyampaikan dalam ayat tadi bahwa kebenaran membawa manfaat dan tetap berdiam di bumi. Sedangkan yang hilang ibarat buih adalah sesuatu yang bathil. Maka telah jelas, yang haq adalah apa yang telah Allah swt turunkan sebagai jalan hidup yaitu Din Islam. Dan Islam dengan syariatnya jelas berbeda dengan Demokrasi yang lahir dari hasil nalar manusia. Sudah saatnya kita kembali, bukan pada buih sebagai pilihan tapi pada Islam sebagai jalan kebaikan dan kebenaran. Agar 'harga mati' tidak menjadi tumbal tertebusnya sebuah kedaulatan. Allahu 'alam bisShawwab. (rf/voa-islam.com)

*Penulis adalah pendidik dan ibu rumah tangga.

Ilustrasi: Google

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Muslimah lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Balita Ridho Ramdhani Mati-matian Berjuang Melawan Tumor Ganas. Ayo Bantu.!!

Balita Ridho Ramdhani Mati-matian Berjuang Melawan Tumor Ganas. Ayo Bantu.!!

Di usia balita ia harus berjuang mati-matian melawan tumor ganas yang bersarang di bokongnya. Setiap saat merintih tangis di pangkuan ayah bundanya. Ia harus dioperasi tapi terbentur biaya....

Tak Punya Biaya, Remaja Sebatang Kara Terancam Putus Sekolah. Ayo Bantu.!!

Tak Punya Biaya, Remaja Sebatang Kara Terancam Putus Sekolah. Ayo Bantu.!!

Sejak balita Astrid Nuraini sudah hidup sebatang kara tanpa ayah, ibu dan saudara. Diasuh ibu angkat yang sudah lanjut usia, ia tidak bisa melanjutkan sekolah ke SMA Islam karena terbentur biaya....

Balita Anak Aktivis Dakwah Melepuh Tercebur Air Mendidih. Ayo Bantu..!!

Balita Anak Aktivis Dakwah Melepuh Tercebur Air Mendidih. Ayo Bantu..!!

Di hari raya Idul Fitri yang ceria, Ibrahim justru merintih perih di bangsal Rumah Sakit. Tubuh mungil balita anak aktivis dakwah media ini melepuh tercebur air mendidih di halaman tetangganya....

Biaya Cessar Dilunasi, Bayi Fauziah Pulang ke Ciamis. Semoga Jadi Wanita Shalihah Mujahidah Dakwah

Biaya Cessar Dilunasi, Bayi Fauziah Pulang ke Ciamis. Semoga Jadi Wanita Shalihah Mujahidah Dakwah

Biaya persalinan cessar dilunasi, Ummi Nurhayati dan bayinya bisa pulang dari rumah sakit. Semoga para donatur berlimpah rizki, dan dede bayi ini kelak menjadi generasi mujahidah dakwah untuk...

Rumah Yatim Piatu Santri Tahfizh Qur’an ini Doyong Terancam Ambruk. Ayo Bantu...!!

Rumah Yatim Piatu Santri Tahfizh Qur’an ini Doyong Terancam Ambruk. Ayo Bantu...!!

Debby Silvana dan Melani Silvana menjadi yatim saat sedang butuh belaian kasih orang tua. Kini mereka tinggal di rumah triplek yang reyot dan doyong terancam roboh. Ayo Bantu bedah rumah yatim.!!...

Latest News
Militer Turki Serang Posisi Pasukan Suriah di Pedesaan Timur Idlib

Militer Turki Serang Posisi Pasukan Suriah di Pedesaan Timur Idlib

Jum'at, 07 Aug 2020 21:48

Para Pemimpin Desa Kashmir Pro-India 'Diungsikan' Ke Kempat Aman Setelah Gelombang Serangan Jihadis

Para Pemimpin Desa Kashmir Pro-India 'Diungsikan' Ke Kempat Aman Setelah Gelombang Serangan Jihadis

Jum'at, 07 Aug 2020 21:25

Ibarat Desainer, MUI Harus Merajut Benang Perbedaan Menjadi Pakaian Indah

Ibarat Desainer, MUI Harus Merajut Benang Perbedaan Menjadi Pakaian Indah

Jum'at, 07 Aug 2020 21:14

Haedar Nashir: Membangun Kebersamaan Harmoni Islam Wasathiyyah bersama MUI

Haedar Nashir: Membangun Kebersamaan Harmoni Islam Wasathiyyah bersama MUI

Jum'at, 07 Aug 2020 21:11

Kemendikbud Sosialisasikan SIPLah 2020 Lintas Kementerian dan Lembaga Negara

Kemendikbud Sosialisasikan SIPLah 2020 Lintas Kementerian dan Lembaga Negara

Jum'at, 07 Aug 2020 21:06

Prostitusi Online Remaja Marak, Buah Liberalisasi!

Prostitusi Online Remaja Marak, Buah Liberalisasi!

Jum'at, 07 Aug 2020 20:54

Korban Tewas Akibat Ledakan Mematikan di Beirut Meningkat Jadi 154 Orang, 5000 Lainnya Terluka

Korban Tewas Akibat Ledakan Mematikan di Beirut Meningkat Jadi 154 Orang, 5000 Lainnya Terluka

Jum'at, 07 Aug 2020 20:46

Food Estate untuk Ketahanan Pangan, Berhasilkah?

Food Estate untuk Ketahanan Pangan, Berhasilkah?

Jum'at, 07 Aug 2020 20:43

Zionis Israel Hancurkan 313 Rumah Warga Palestina di Tepi Barat dan Yerusalem di Paruh Pertama 2020

Zionis Israel Hancurkan 313 Rumah Warga Palestina di Tepi Barat dan Yerusalem di Paruh Pertama 2020

Jum'at, 07 Aug 2020 19:10

Keajaiban yang Abadi

Keajaiban yang Abadi

Jum'at, 07 Aug 2020 15:20

Putra Mahkota Saudi Kirim Regu Pembunuh Ke Kanada Untuk Menargetkan Mantan Pejabat Intelijen

Putra Mahkota Saudi Kirim Regu Pembunuh Ke Kanada Untuk Menargetkan Mantan Pejabat Intelijen

Jum'at, 07 Aug 2020 14:45

Pekan ASI Sedunia dan Risalah Agung Pengasuhan Anak dalam Islam

Pekan ASI Sedunia dan Risalah Agung Pengasuhan Anak dalam Islam

Jum'at, 07 Aug 2020 08:11

Karyawan Upah di Bawah Rp5 Juta Akan Diberi Bansos, Ini Catatan Komisi XI

Karyawan Upah di Bawah Rp5 Juta Akan Diberi Bansos, Ini Catatan Komisi XI

Jum'at, 07 Aug 2020 07:06

Pembelajaran Daring, Antara Harapan dan Kenyataan

Pembelajaran Daring, Antara Harapan dan Kenyataan

Jum'at, 07 Aug 2020 07:05

Pimpinan Komisi VII DPR RI Prihatin Ekonomi Anjlok: Emak-emak Tak Pegang Duit

Pimpinan Komisi VII DPR RI Prihatin Ekonomi Anjlok: Emak-emak Tak Pegang Duit

Jum'at, 07 Aug 2020 06:54

Indonesia di Ambang Resesi, Legislator Desak Pemerintah All Out Bangkitkan UMKM

Indonesia di Ambang Resesi, Legislator Desak Pemerintah All Out Bangkitkan UMKM

Jum'at, 07 Aug 2020 06:47

Serah Terima Jabatan Ketua Adara Relief, Sri Vira Chandra: Bekerja bagi Kemanusiaan untuk Indonesia

Serah Terima Jabatan Ketua Adara Relief, Sri Vira Chandra: Bekerja bagi Kemanusiaan untuk Indonesia

Jum'at, 07 Aug 2020 06:34

Islamic State Lancarkan Serangan Besar di Dua Bagian Terpisah Di Pusat Suriah

Islamic State Lancarkan Serangan Besar di Dua Bagian Terpisah Di Pusat Suriah

Kamis, 06 Aug 2020 20:45

Libanon Tempatkan Pejabat Pelabuhan Beirut Dalam Tahanan Rumah Sambil Menunggu Penyelidikan

Libanon Tempatkan Pejabat Pelabuhan Beirut Dalam Tahanan Rumah Sambil Menunggu Penyelidikan

Kamis, 06 Aug 2020 20:30

Pejabat Israel Peringatkan Ledakan Mematikan di Beirut Bisa Saja Terjadi di Haifa

Pejabat Israel Peringatkan Ledakan Mematikan di Beirut Bisa Saja Terjadi di Haifa

Kamis, 06 Aug 2020 20:00


Hijab Syari Terbaru 2020

Must Read!
X