Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
2.335 views

Nyawa Taruhannya, Harga Mati untuk Demokrasi?

Oleh: Ummu Haaris*

Beberapa hari ini perasaan mencekam dan duka menyelimuti bangsa kita tercinta. Betapa tidak, pesta demokrasi aka Pemilu tahun ini banyak menyisakan beribu pilu bagi anak bangsa. Dilansir dari media detik.com, sudah 8 jiwa melayang dan ratusan luka luka akibat aksi 22 Mei kemarin. Belum lagi korban 'kelelahan' sebagai KPPS sudah menyentuh angka 700an jiwa. Jangan tanya berapa rupiah yang sudah dikeluarkan untuk perhelatan besar ini. Sungguh pemilu menagih biaya besar dalam selebrasinya. Lebih dari itu, tahun ini menagih banyak nyawa sebagai harganya. Dan bola panas ini masih bergulir dan bertambah liar jika tidak disikapi dengan benar.

Lantas siapa yang berhak kita kalungi tanda sebagai biang masalah? Apakah gerakan Islam yang digadang-gadang ingin meng-suriah-kan bangsa kita tercinta? Ataukah pihak yang merasa dirugikan namun menepuh jalan yang salah yang menyebabkan konflik dan aksi anarkis? Atau karena adanya kecurangan yang terakumulasi seperti analisa di media massa hari ini? Jadi mana yang benar? Nampaknya kita butuh duduk untuk mampu sama-sama mengurai siapa yang berhak dikalungi predikat penyebab masalah ini.

Wahai sahabat, mari kita lihat sejarah umat manusia yang katanya selalu berulang untuk kita jadikan pelajaran. Negeri kita SDA-nya melimpah ruah dan SDM berada di fase puncak demografis, selain sebagai negeri yang sangat strategis juga. Negeri dengan penganut agama Islam yang cukup banyak ini tentunya cukup menjadi sorotan di mata dunia. Setiap hati yang dipenuhi dengan dengki, cinta harta dan dunia juga kuasa akan selalu ingin menancapkan kekuasaannya di negeri kita. Maka inilah yang sedang terjadi. Perebutan kekuasaan dan kepentingan bermain dengan nyata.

Dan yang menjadi gerbang masuknya mereka yang haus kuasa kepada negeri-negeri potensial dan kaya adalah dia yang bernama Demokrasi. Memangnya kenapa dengan Demokrasi? Bukannya dia adalah wadah aspirasi, sang tuan yang memperjuangkan hak umat dengan slogan ' Dari rakyat oleh rakyat dan untuk rakyat'?  Yang dengan elegan menyebutkan bahwa kedaulatan di tangan rakyat? Mungkin hal-hal tadi memang yang biasa kita dengar dan jejalkan ke benak kita.

Namun pernahkah kita berkaca pada fakta di dunia bahwa Demokrasi yang lahir dari Kapitalisme betul-betul memihak kepentingan rakyat? Betulkan dia menjadi a nice guy yang betul-betul menjadikan rakyat berdaulat? Faktanya bahkan di negeri pengamal Demokrasi #1 yaitu Amerika Serikat para ahli menyebutkan bahwa Demokrasi di sana masih mencari wajah sejatinya. Dan betulkah mereka telah mengantarkan warganya menjadi yang benar-benar berdaulat dan sejahtera? Lantas apatah lagi dengan kita?

Mari kita tengok nasib Mesir dengan ikhwanul musliminnya, ataupun FIS di Aljazair dan yang paling dekat kemenangan 02 di negeri kita yang hampir mendekati ufuknya. Dijegal hanya karna dipandang tidak selaras dengan kepentingan mereka yang berkuasa. Dan Demokrasi dengan prinsip politiknya yang bersifat Machiavellis pasti akan menghalalkan segala cara untuk mencapai tujuannya. Bukankah ini seperti lagu lama dengan rekaman baru bagi sejarah umat manusia?

Maka jika kita bergumam, ah mungkin karena kita masih belajar berdemokrasi maka ada yang harus kita tebus karenanya. Bukan, bukan karena kita masih belajar. Namun Demokrasi dengan karakter yang seperti itu pasti akan menagih 'harga mati' yang besar, hingga menyebabkan angka kematian yang besar pula.

Sebuah bahan perenungan untuk kita. Terutama bagi kita umat Nabi Muhammad SAW yang selalu diperintahkan tuk menjadi para ulul albab, orang-orang yang berpikir. Kenapa selalu muncul masalah dan krisis yang terus menerus dalam kehidupan terutama dalam hal berbangsa dan bernegara? Apakah jalan yang kita ambil yaitu Demokrasi-Kapitalis menjadi dasar kehidupan yang berkah dan meninggalkan kebaikan yang menetap selamanya?

Dan masyAllah hal tadi dijawab oleh kalamullah di surat Ar-ra'du ayat 17 yang berbunyi:

أَنْزَلَ مِنَ السَّمَاءِ مَاءً فَسَالَتْ أَوْدِيَةٌ بِقَدَرِهَا فَاحْتَمَلَ السَّيْلُ زَبَدًا رَابِيًا ۚ وَمِمَّا يُوقِدُونَ عَلَيْهِ فِي النَّارِ ابْتِغَاءَ حِلْيَةٍ أَوْ مَتَاعٍ زَبَدٌ مِثْلُهُ ۚ كَذَٰلِكَ يَضْرِبُ اللَّهُ الْحَقَّ وَالْبَاطِلَ ۚ فَأَمَّا الزَّبَدُ فَيَذْهَبُ جُفَاءً ۖ وَأَمَّا مَا يَنْفَعُ النَّاسَ فَيَمْكُثُ فِي الْأَرْضِ ۚ كَذَٰلِكَ يَضْرِبُ اللَّهُ الْأَمْثَالَ

Artinya: 

Allah telah menurunkan air (hujan) dari langit, maka mengalirlah air di lembah-lembah menurut ukurannya, maka arus itu membawa buih yang mengambang. Dan dari apa (logam) yang mereka lebur dalam api untuk membuat perhiasan atau alat-alat, ada (pula) buihnya seperti buih arus itu. Demikianlah Allah membuat perumpamaan (bagi) yang benar dan yang bathil. Adapun buih itu, akan hilang sebagai sesuatu yang tak ada harganya; adapun yang memberi manfaat kepada manusia, maka ia tetap di bumi. Demikianlah Allah membuat perumpamaan-perumpamaan.

Allah swt menyampaikan dalam ayat tadi bahwa kebenaran membawa manfaat dan tetap berdiam di bumi. Sedangkan yang hilang ibarat buih adalah sesuatu yang bathil. Maka telah jelas, yang haq adalah apa yang telah Allah swt turunkan sebagai jalan hidup yaitu Din Islam. Dan Islam dengan syariatnya jelas berbeda dengan Demokrasi yang lahir dari hasil nalar manusia. Sudah saatnya kita kembali, bukan pada buih sebagai pilihan tapi pada Islam sebagai jalan kebaikan dan kebenaran. Agar 'harga mati' tidak menjadi tumbal tertebusnya sebuah kedaulatan. Allahu 'alam bisShawwab. (rf/voa-islam.com)

*Penulis adalah pendidik dan ibu rumah tangga.

Ilustrasi: Google

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Muslimah lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Masya Allah... Mushalla Al-Hidayah Mojosari Lapuk Terancam Ambruk. Ayo Bantu..!!

Masya Allah... Mushalla Al-Hidayah Mojosari Lapuk Terancam Ambruk. Ayo Bantu..!!

Mushalla berumur 80 tahun ini didirikan Kyai Asmuri pada zaman penjajahan Belanda sebagai markas ibadah dan perjuangan pemuda kampung Mojosari Sragen. Kini kondisinya lapuk, reyot, dan keropos...

Hijrah Memeluk Islam, Muallaf Calon Dokter Diterpa Banyak Ujian. Ayo Bantu Biaya Kuliah.!!

Hijrah Memeluk Islam, Muallaf Calon Dokter Diterpa Banyak Ujian. Ayo Bantu Biaya Kuliah.!!

Sejak hijrah dari Kristen, Maria terbuang dari keluarga besar dengan berbagai tuduhan dan fitnah keji. Tanpa dukungan keluarga, mahasiswi kedokteran Universitas Brawijaya ini butuh biaya kuliah...

Hidup Sebatang Kara, Rumah Nenek Halimah Ludes Kebakaran. Ayo Bantu..!!

Hidup Sebatang Kara, Rumah Nenek Halimah Ludes Kebakaran. Ayo Bantu..!!

Di usia uzurnya Nenek Halimah makin rajin beribadah dan banyak ujian iman. Rumah gubuknya ludes terbakar. Dibutuhkan dana Rp 13 juta, untuk membangun rumah sederhana agar bisa istirahat dan khusyuk...

Keluarga ini Terancam Pemurtadan dan Rentenir, Ayo Bantu Modal Usaha..!!

Keluarga ini Terancam Pemurtadan dan Rentenir, Ayo Bantu Modal Usaha..!!

Berbagai ikhtiar dilakukan pasangan Eddy Saputra dan istrinya untuk mengatasi beratnya himpitan ekonomi, tapi selalu menemui jalan buntu. Bantuan justru datang dari orang yang membahayakan akidah:...

Perut Membesar Sakit Usus dan Sulit BAB, Ulwan Ghazi Harus Dioperasi. Ayo Bantu.!!

Perut Membesar Sakit Usus dan Sulit BAB, Ulwan Ghazi Harus Dioperasi. Ayo Bantu.!!

Terlahir dengan kelainan usus, Ulwan harus menghabiskan masa kanak-kanak dengan rintih tangis hingga 4 tahun. Butuh biaya operasi, sang ibu hanya penjual kerupuk....

Latest News
Pembukaan Lahan Rumput Laut Untuk Memandirikan Mahasiswa ADI Kupang

Pembukaan Lahan Rumput Laut Untuk Memandirikan Mahasiswa ADI Kupang

Senin, 20 Jan 2020 00:38

Kisah Cinta Pangeran Harry dan Megan, Happily Ever After?

Kisah Cinta Pangeran Harry dan Megan, Happily Ever After?

Ahad, 19 Jan 2020 21:33

Sektor Pariwisata di Iran Semakin Terpukul Menyusul Jatuhnya Pesawat Ukiraina

Sektor Pariwisata di Iran Semakin Terpukul Menyusul Jatuhnya Pesawat Ukiraina

Ahad, 19 Jan 2020 21:30

Ningsih Tinampi, Ajaran Sesat yang Berkembang Pesat

Ningsih Tinampi, Ajaran Sesat yang Berkembang Pesat

Ahad, 19 Jan 2020 21:19

Parlemen Yordania Lakukan Pemungutan Suara untuk Melarang Impor Gas dari Israel

Parlemen Yordania Lakukan Pemungutan Suara untuk Melarang Impor Gas dari Israel

Ahad, 19 Jan 2020 21:01

Iran 'Tidak Miliki Rencana' Kirim Kotak Hitam Pesawat Ukraina yang Ditembak Jatuh ke Kiev

Iran 'Tidak Miliki Rencana' Kirim Kotak Hitam Pesawat Ukraina yang Ditembak Jatuh ke Kiev

Ahad, 19 Jan 2020 20:19

Pengunjuk Rasa Irak Bakar Markas Milisi Syi'ah Hizbulata di Najaf

Pengunjuk Rasa Irak Bakar Markas Milisi Syi'ah Hizbulata di Najaf

Ahad, 19 Jan 2020 19:39

Remaja Mesjid Baiturrahmah Banda Aceh Gelar Aneka Lomba Islami

Remaja Mesjid Baiturrahmah Banda Aceh Gelar Aneka Lomba Islami

Ahad, 19 Jan 2020 17:24

Fakta Liputan 'Predator Seksual Setan' Reynhard Sinaga

Fakta Liputan 'Predator Seksual Setan' Reynhard Sinaga

Ahad, 19 Jan 2020 16:25

Si Melon yang Mencekik

Si Melon yang Mencekik

Ahad, 19 Jan 2020 15:17

Jilbab Ga wajib? Fix, Anda Liberal!

Jilbab Ga wajib? Fix, Anda Liberal!

Ahad, 19 Jan 2020 15:02

Tepuk Radikal

Tepuk Radikal

Ahad, 19 Jan 2020 14:56

Diklat Ummat TV Selenggarakan Pelatihan Videografer Dakwah

Diklat Ummat TV Selenggarakan Pelatihan Videografer Dakwah

Ahad, 19 Jan 2020 13:51

Pemimpin Oposisi Yunani Samakan Haftar dengan Penjahat Perang Bosnia Radovan Karadzic

Pemimpin Oposisi Yunani Samakan Haftar dengan Penjahat Perang Bosnia Radovan Karadzic

Ahad, 19 Jan 2020 10:25

Jepang Lebih Islami daripada Muslim Sendiri, Benarkah?

Jepang Lebih Islami daripada Muslim Sendiri, Benarkah?

Sabtu, 18 Jan 2020 23:34

Saat Suami Lemah Urusan Nafkah, Haruskah Istri Bersabar?

Saat Suami Lemah Urusan Nafkah, Haruskah Istri Bersabar?

Sabtu, 18 Jan 2020 23:04

Sri Lanka Cabut Larangan Penggunaan Drone yang Diberlakukan Setelah Serangan Bom Paskah

Sri Lanka Cabut Larangan Penggunaan Drone yang Diberlakukan Setelah Serangan Bom Paskah

Sabtu, 18 Jan 2020 20:30

Trump Peringatkan Pemimpin Tertinggi Syi'ah Iran Ali Kamenei untuk 'Hati-hati' Berbicara

Trump Peringatkan Pemimpin Tertinggi Syi'ah Iran Ali Kamenei untuk 'Hati-hati' Berbicara

Sabtu, 18 Jan 2020 19:43

Angkat Tema Pendidikan, FGD Pra KUII ke-7 Soroti Dikotomi Ilmu Agama dan Non-Agama

Angkat Tema Pendidikan, FGD Pra KUII ke-7 Soroti Dikotomi Ilmu Agama dan Non-Agama

Sabtu, 18 Jan 2020 19:11

Predator Seksual Buah Akidah Sekuler-Liberal

Predator Seksual Buah Akidah Sekuler-Liberal

Sabtu, 18 Jan 2020 18:57


Hijab Syari Terbaru 2020

Must Read!
X

Jum'at, 17/01/2020 07:18

PDIP Melecehkan KPK dan Hukum