Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
3.321 views

Merajut Mahabbah, Menggapai Sakinah dengan Kembali pada Islam Kaffah

Oleh :

Yulida Hasanah

 

TANGGAL 1 Dzulhijjah tahun ke 2 Hijriah menjadi peristiwa yang sangat manis untuk dikenang. Apa sebab? Pada hari itulah terjadi sebuah pernikahan mulia sepasang insan beriman yang pernah memendam cinta diam-diam sebelum akhirnya Allah persatukan mereka dalam janji suci dan kuat. Rasulullah Saw pun bersabda bahwa sebelum dua insan beriman ini menikah di bumi, Allah telah menikahkan keduanya di langit. Adakah yang pernah mendengar atau membaca atau sekedar dapat cerita tentang kisah cinta dua insan beriman ini? Siapakah mereka berdua?

Ya, keduanya adalah Ali bin Abi Thalib dan Putri Nabi Saw, Fatimah Azzahra. Bagaimana cinta dalam diam yang mereka alami telah banyak mencuri perhatian kaum muda agar menjadikan rasa cinta yang fitrah ada pada diri manusia ini tidak semudah itu untuk diungkapkan kecuali ketika telah memantapkan diri menjadi pasangan yang Allah ridhoi dengan ikatan bernama pernikahan.

Sakinah melingkupi rumah tangga mereka, sebab bukan materi yang menjadi tujuan dari keluarga yang mereka bina, melainkan harapan menjadi keluarga yang diridhoi Allah karena kebaikan dalam menjalankan, memelihara dan memperjuangkan agama-Nya. Anak-anak yang lahir di dalamnya, bukan menjadi beban hidup karena keyakinan terhadap rizki Allah SWT Yang Maha Kaya. Terlebih kehidupan rumah tangga Ali dan Fatimah disokong dengan penerapan aturan Allah SWT secara kaffah oleh Daulah Islam di Madinah saat itu.

Romantis radikalis, mengambil istilahnya Ustaz Felix Syaw. Mengapa saya katakan demikian? Sebab ada kisah cinta dalam diam keduanya yang menjadi bumbu romatisme yang tak ingin mereka nodai dengan kemaksiatan kepada Allah sampai Allahlah yang menyatukan keduanya dalam sebuah pernikahan suci nan berkah. Itulah yang saya baca dari kisah cinta kehidupan rumahtangga penuh berkah Shahabat Ali r.a bersama sang istri, Fatimah r.a. Waalaupun di usia 18 tahun, Fatimah Azzahra r.a bukanlah sosok gadis yang oleh orang jaman sekarang dikatakan masih anak remaja, dan dipertanyakan kesiapannya untuk menikah. Sungguh berbeda pandangan, pola pendidikan dan aturan yang diterapkan antara masa menikahnya Ali r.a dan Fatimah r.a dengan masa kaum milenial sekarang.

Secara pandangan tentang menikah saja, masyarakat saat ini berpandangan menikah itu tidak mudah, butuh modal banyak dulu, harus mapan dulu dan harus saling cocok dan mengenal lebih dekat dulu dengan calonnya dan yang pasti usianya juga harus sesuai dengan ketentuan Undang-Undang yang mengatur. Pandangan masyarakat ini terbentuk dari diterapkan dan dikampanyekannya program Keluarga Berencana oleh pemerintah melalui BKKBN (Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional). Di mana, menikah itu menjadi sesuatu yang sulit untuk dilakukan karena aturan-aturan buatan manusia berubah jadi bomerang.

Dan perkawinan anak, adalah salah satu isu utama yang santer dibahas dan dipermasalahkan, terutama pada peringatan Hari Keluarga Nasional yang diperingati tiap tanggal 29 Juni di tahun ini. Jadi jika mengikuti standar ketentuan dari KPAI (Komisi Pelindungan Anak Indonesia), Fatimah r.a yang menikah pada usia 18 tahun itu disebut pernikahan dini, sebab menurut UU Perkawinan, batas minimal perempuan menikah adalah usia 19 tahun.

Bahkan, kampanye tentang bahaya menikah dini terus disosialisasikan baik melalui media sosial, cetak dan pertelevisian. Narasi negatif tentang akibat menikah dini mulai dari alat reproduksi yang belum matang hingga rawan menyebabkan tingginya Angka Kematian Ibu (AKI) dan Angka Kematian Bayi (AKB). Dan masalah jangka panjang terkait dengan menurunkan tingkat kesejahteraan ekonomi serta produktifitas SDM di negeri ini juga tak luput dari bahan kampanye dan sosialisasi. Narasi negatif lainnya yang juga dinisbatkan sebagai efek dari pernikahan dini adalah rawannya kasus KDRT.

Pada saat yang sama, pemerintah melalui BKKBN juga memberikan layanan sex education kepada kaum muda, bahkan anak usia dini dan termasuk di dalamnya sex information. Sedangkan aturan sosial yang berkaitan dengan interaksi laki-laki dan perempuan, tontonan media khususnya medsos dan masalah pornoaksi pornografi cenderung bebas tanpa aturan apalagi sanksi.

Jadilah keluarga-keluarga yang ada, bukannya berkah dan terwujud Sakinah di dalamnya. Yang terjadi malah, kasus perceraian semakin tinggi, banyak bayi diaborsi bahkan dibuang tak manusiawi, seks bebas dilegalisasi dengan syarat asalkan aman pakai alat kontrasepsi. Ini fakta ngeri yang dihadapi oleh keluarga dan generasi. Di satu sisi, ketika Islam hadir menawarkan solusi, malah disangka Islamlah yang menjadi ancaman bagi negeri ini.

Padahal, jika kita kembali pada gambaran pernikahan penuh berkah Ali bin Abi Thalib dan Fatimah di atas adalah salah satu gambaran pernikahan yang ada di masa Daulah Islam. Di mana Islam menjadi satu-satunya aturan yang mengatur seluruh aspek kehidupan bermasyarakat dan bernegara, termasuk di dalamnya kehidupan keluarga. Dan Islam yang Rasulullah Muhammad Saw bawa ini bukan menjadi ancaman apalagi sumber bencana atau mara bahaya bagi kehidupan keluarga muslim saat itu. Namun sesuai dengan tujuan diutusnya beliau dengan Islam adalah sebagai Rahmat bagi seluruh Alam, dan Rahmatnya meliputi setiap keluarga muslim yang bernaung di dalamnya.

Inilah kebenaran firman Allah SWT Yang Maha Benar dan Maha Mengetahui: “Dan tidaklah Aku mengutus engkau Muhammad, melainkan sebagai Rahmat bagi Alam” (TQS. Al Anbiya : 107)

Wallaahua’lam.*

 

 

 

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Muslimah lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Masya Allah... Mushalla Al-Hidayah Mojosari Lapuk Terancam Ambruk. Ayo Bantu..!!

Masya Allah... Mushalla Al-Hidayah Mojosari Lapuk Terancam Ambruk. Ayo Bantu..!!

Mushalla berumur 80 tahun ini didirikan Kyai Asmuri pada zaman penjajahan Belanda sebagai markas ibadah dan perjuangan pemuda kampung Mojosari Sragen. Kini kondisinya lapuk, reyot, dan keropos...

Hijrah Memeluk Islam, Muallaf Calon Dokter Diterpa Banyak Ujian. Ayo Bantu Biaya Kuliah.!!

Hijrah Memeluk Islam, Muallaf Calon Dokter Diterpa Banyak Ujian. Ayo Bantu Biaya Kuliah.!!

Sejak hijrah dari Kristen, Maria terbuang dari keluarga besar dengan berbagai tuduhan dan fitnah keji. Tanpa dukungan keluarga, mahasiswi kedokteran Universitas Brawijaya ini butuh biaya kuliah...

Hidup Sebatang Kara, Rumah Nenek Halimah Ludes Kebakaran. Ayo Bantu..!!

Hidup Sebatang Kara, Rumah Nenek Halimah Ludes Kebakaran. Ayo Bantu..!!

Di usia uzurnya Nenek Halimah makin rajin beribadah dan banyak ujian iman. Rumah gubuknya ludes terbakar. Dibutuhkan dana Rp 13 juta, untuk membangun rumah sederhana agar bisa istirahat dan khusyuk...

Keluarga ini Terancam Pemurtadan dan Rentenir, Ayo Bantu Modal Usaha..!!

Keluarga ini Terancam Pemurtadan dan Rentenir, Ayo Bantu Modal Usaha..!!

Berbagai ikhtiar dilakukan pasangan Eddy Saputra dan istrinya untuk mengatasi beratnya himpitan ekonomi, tapi selalu menemui jalan buntu. Bantuan justru datang dari orang yang membahayakan akidah:...

Perut Membesar Sakit Usus dan Sulit BAB, Ulwan Ghazi Harus Dioperasi. Ayo Bantu.!!

Perut Membesar Sakit Usus dan Sulit BAB, Ulwan Ghazi Harus Dioperasi. Ayo Bantu.!!

Terlahir dengan kelainan usus, Ulwan harus menghabiskan masa kanak-kanak dengan rintih tangis hingga 4 tahun. Butuh biaya operasi, sang ibu hanya penjual kerupuk....

Latest News
Pemimpin Hamas Bertemu dengan Menteri Pertahanan Malaysia di Doha Qatar

Pemimpin Hamas Bertemu dengan Menteri Pertahanan Malaysia di Doha Qatar

Selasa, 21 Jan 2020 22:17

Laporan: Identitas Pemimpin Baru Islamic State Terungkap, Bukan Keturunan Arab Namun Turki Irak

Laporan: Identitas Pemimpin Baru Islamic State Terungkap, Bukan Keturunan Arab Namun Turki Irak

Selasa, 21 Jan 2020 22:05

Kapal Rombongan Wartawan Terbalik di Labuan Bajo, DPR Ingatkan SOP di Kawasan Wisata

Kapal Rombongan Wartawan Terbalik di Labuan Bajo, DPR Ingatkan SOP di Kawasan Wisata

Selasa, 21 Jan 2020 21:12

Fahira Idris: Kegaduhan Tak Pernah Berhenti, Gimana Bangsa Ini Mau Maju

Fahira Idris: Kegaduhan Tak Pernah Berhenti, Gimana Bangsa Ini Mau Maju

Selasa, 21 Jan 2020 20:18

Kalau Mau ke Neraka Sendirian Saja, Tidak Usah Ngajak-ngajak

Kalau Mau ke Neraka Sendirian Saja, Tidak Usah Ngajak-ngajak

Selasa, 21 Jan 2020 19:00

Antara Tipu Daya Wanita dan Tupu Daya Setan

Antara Tipu Daya Wanita dan Tupu Daya Setan

Selasa, 21 Jan 2020 14:59

Kapal Pinisi Rombongan Wartawan Peliput Kegiatan Jokowi Terbalik di Labuan Bajo

Kapal Pinisi Rombongan Wartawan Peliput Kegiatan Jokowi Terbalik di Labuan Bajo

Selasa, 21 Jan 2020 13:22

Garam di Negara Maritim Tak Lagi Asin

Garam di Negara Maritim Tak Lagi Asin

Selasa, 21 Jan 2020 12:54

Sukses Belum Identik Bahagia

Sukses Belum Identik Bahagia

Selasa, 21 Jan 2020 12:01

Ditlantas Polda Aceh Sosialisasi Tertib Lalu Lintas di SMA Adi Darma

Ditlantas Polda Aceh Sosialisasi Tertib Lalu Lintas di SMA Adi Darma

Selasa, 21 Jan 2020 11:49

Hilangkan Trauma Pada Anak, WMI Gelar Trauma Healing di Desa Cilleuksa

Hilangkan Trauma Pada Anak, WMI Gelar Trauma Healing di Desa Cilleuksa

Selasa, 21 Jan 2020 11:46

Menjadi Ibu dan Anak Tangguh di Tengah Gempuran Media Digital

Menjadi Ibu dan Anak Tangguh di Tengah Gempuran Media Digital

Selasa, 21 Jan 2020 10:57

Selamat Jalan ''Mujahidku''

Selamat Jalan ''Mujahidku''

Selasa, 21 Jan 2020 08:51

Soal BPJS, Mufida: Pemerintah Tak Punya Itikad Baik kepada Rakyat Kecil

Soal BPJS, Mufida: Pemerintah Tak Punya Itikad Baik kepada Rakyat Kecil

Selasa, 21 Jan 2020 08:04

Presiden PKS: Natuna Harga Diri Bangsa

Presiden PKS: Natuna Harga Diri Bangsa

Selasa, 21 Jan 2020 01:01

Partai Demokrat: Jiwasraya Kejahatan yang Sempurna

Partai Demokrat: Jiwasraya Kejahatan yang Sempurna

Senin, 20 Jan 2020 23:56

Ketua Ikatan Gay Tulungagung Cabuli 11 Bocah Laki-laki, Wasekjen MUI Minta Hukum Mati atau Kebiri

Ketua Ikatan Gay Tulungagung Cabuli 11 Bocah Laki-laki, Wasekjen MUI Minta Hukum Mati atau Kebiri

Senin, 20 Jan 2020 22:42

Sepertiga Pemuda Israel Tidak Mendaftar Wajib Militer Karena Alasan 'Kesehatan Mental'

Sepertiga Pemuda Israel Tidak Mendaftar Wajib Militer Karena Alasan 'Kesehatan Mental'

Senin, 20 Jan 2020 22:40

Pemberontak Syi'ah Houtsi Serang 76 Masjid Sunni di Yaman

Pemberontak Syi'ah Houtsi Serang 76 Masjid Sunni di Yaman

Senin, 20 Jan 2020 22:07

Menjadi Hamba yang Beriman

Menjadi Hamba yang Beriman

Senin, 20 Jan 2020 21:29


Hijab Syari Terbaru 2020

Must Read!
X