Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
2.791 views

Merajut Mahabbah, Menggapai Sakinah dengan Kembali pada Islam Kaffah

Oleh :

Yulida Hasanah

 

TANGGAL 1 Dzulhijjah tahun ke 2 Hijriah menjadi peristiwa yang sangat manis untuk dikenang. Apa sebab? Pada hari itulah terjadi sebuah pernikahan mulia sepasang insan beriman yang pernah memendam cinta diam-diam sebelum akhirnya Allah persatukan mereka dalam janji suci dan kuat. Rasulullah Saw pun bersabda bahwa sebelum dua insan beriman ini menikah di bumi, Allah telah menikahkan keduanya di langit. Adakah yang pernah mendengar atau membaca atau sekedar dapat cerita tentang kisah cinta dua insan beriman ini? Siapakah mereka berdua?

Ya, keduanya adalah Ali bin Abi Thalib dan Putri Nabi Saw, Fatimah Azzahra. Bagaimana cinta dalam diam yang mereka alami telah banyak mencuri perhatian kaum muda agar menjadikan rasa cinta yang fitrah ada pada diri manusia ini tidak semudah itu untuk diungkapkan kecuali ketika telah memantapkan diri menjadi pasangan yang Allah ridhoi dengan ikatan bernama pernikahan.

Sakinah melingkupi rumah tangga mereka, sebab bukan materi yang menjadi tujuan dari keluarga yang mereka bina, melainkan harapan menjadi keluarga yang diridhoi Allah karena kebaikan dalam menjalankan, memelihara dan memperjuangkan agama-Nya. Anak-anak yang lahir di dalamnya, bukan menjadi beban hidup karena keyakinan terhadap rizki Allah SWT Yang Maha Kaya. Terlebih kehidupan rumah tangga Ali dan Fatimah disokong dengan penerapan aturan Allah SWT secara kaffah oleh Daulah Islam di Madinah saat itu.

Romantis radikalis, mengambil istilahnya Ustaz Felix Syaw. Mengapa saya katakan demikian? Sebab ada kisah cinta dalam diam keduanya yang menjadi bumbu romatisme yang tak ingin mereka nodai dengan kemaksiatan kepada Allah sampai Allahlah yang menyatukan keduanya dalam sebuah pernikahan suci nan berkah. Itulah yang saya baca dari kisah cinta kehidupan rumahtangga penuh berkah Shahabat Ali r.a bersama sang istri, Fatimah r.a. Waalaupun di usia 18 tahun, Fatimah Azzahra r.a bukanlah sosok gadis yang oleh orang jaman sekarang dikatakan masih anak remaja, dan dipertanyakan kesiapannya untuk menikah. Sungguh berbeda pandangan, pola pendidikan dan aturan yang diterapkan antara masa menikahnya Ali r.a dan Fatimah r.a dengan masa kaum milenial sekarang.

Secara pandangan tentang menikah saja, masyarakat saat ini berpandangan menikah itu tidak mudah, butuh modal banyak dulu, harus mapan dulu dan harus saling cocok dan mengenal lebih dekat dulu dengan calonnya dan yang pasti usianya juga harus sesuai dengan ketentuan Undang-Undang yang mengatur. Pandangan masyarakat ini terbentuk dari diterapkan dan dikampanyekannya program Keluarga Berencana oleh pemerintah melalui BKKBN (Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional). Di mana, menikah itu menjadi sesuatu yang sulit untuk dilakukan karena aturan-aturan buatan manusia berubah jadi bomerang.

Dan perkawinan anak, adalah salah satu isu utama yang santer dibahas dan dipermasalahkan, terutama pada peringatan Hari Keluarga Nasional yang diperingati tiap tanggal 29 Juni di tahun ini. Jadi jika mengikuti standar ketentuan dari KPAI (Komisi Pelindungan Anak Indonesia), Fatimah r.a yang menikah pada usia 18 tahun itu disebut pernikahan dini, sebab menurut UU Perkawinan, batas minimal perempuan menikah adalah usia 19 tahun.

Bahkan, kampanye tentang bahaya menikah dini terus disosialisasikan baik melalui media sosial, cetak dan pertelevisian. Narasi negatif tentang akibat menikah dini mulai dari alat reproduksi yang belum matang hingga rawan menyebabkan tingginya Angka Kematian Ibu (AKI) dan Angka Kematian Bayi (AKB). Dan masalah jangka panjang terkait dengan menurunkan tingkat kesejahteraan ekonomi serta produktifitas SDM di negeri ini juga tak luput dari bahan kampanye dan sosialisasi. Narasi negatif lainnya yang juga dinisbatkan sebagai efek dari pernikahan dini adalah rawannya kasus KDRT.

Pada saat yang sama, pemerintah melalui BKKBN juga memberikan layanan sex education kepada kaum muda, bahkan anak usia dini dan termasuk di dalamnya sex information. Sedangkan aturan sosial yang berkaitan dengan interaksi laki-laki dan perempuan, tontonan media khususnya medsos dan masalah pornoaksi pornografi cenderung bebas tanpa aturan apalagi sanksi.

Jadilah keluarga-keluarga yang ada, bukannya berkah dan terwujud Sakinah di dalamnya. Yang terjadi malah, kasus perceraian semakin tinggi, banyak bayi diaborsi bahkan dibuang tak manusiawi, seks bebas dilegalisasi dengan syarat asalkan aman pakai alat kontrasepsi. Ini fakta ngeri yang dihadapi oleh keluarga dan generasi. Di satu sisi, ketika Islam hadir menawarkan solusi, malah disangka Islamlah yang menjadi ancaman bagi negeri ini.

Padahal, jika kita kembali pada gambaran pernikahan penuh berkah Ali bin Abi Thalib dan Fatimah di atas adalah salah satu gambaran pernikahan yang ada di masa Daulah Islam. Di mana Islam menjadi satu-satunya aturan yang mengatur seluruh aspek kehidupan bermasyarakat dan bernegara, termasuk di dalamnya kehidupan keluarga. Dan Islam yang Rasulullah Muhammad Saw bawa ini bukan menjadi ancaman apalagi sumber bencana atau mara bahaya bagi kehidupan keluarga muslim saat itu. Namun sesuai dengan tujuan diutusnya beliau dengan Islam adalah sebagai Rahmat bagi seluruh Alam, dan Rahmatnya meliputi setiap keluarga muslim yang bernaung di dalamnya.

Inilah kebenaran firman Allah SWT Yang Maha Benar dan Maha Mengetahui: “Dan tidaklah Aku mengutus engkau Muhammad, melainkan sebagai Rahmat bagi Alam” (TQS. Al Anbiya : 107)

Wallaahua’lam.*

 

 

 

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Muslimah lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Sopir Pesantren Tahfizh Al-Qur'an Magelang Digerogoti Tumor Usus. Ayo Bantu..!!

Sopir Pesantren Tahfizh Al-Qur'an Magelang Digerogoti Tumor Usus. Ayo Bantu..!!

Mantan preman yang jadi sopir pesantren ini tak bisa lagi mengantar jemput santri, para guru dan ustadz pesantren. Menderita tumor usus stadium 4, ia butuh biaya transport dan obat-obatan kemoterapi....

Terancam Roboh, Mushalla Al-Fatihah Butuh Renovasi Total. Ayo Bantu Sedekah Jariyah.!!!

Terancam Roboh, Mushalla Al-Fatihah Butuh Renovasi Total. Ayo Bantu Sedekah Jariyah.!!!

Kondisi mushalla di pelosok Tasikmalaya ini sangat memprihatinkan, reyot dan tidak layak. Dihantam longsor, rusakanya semakin parah dan terancam roboh. Dibutuhkan dana 55 juta rupiah untuk renovasi...

Kecelakaan Parah, Yatim Santri Tahfizh Qur’an ini Patah Kaki. Ayo Bantu..!!

Kecelakaan Parah, Yatim Santri Tahfizh Qur’an ini Patah Kaki. Ayo Bantu..!!

Sudah 10 hari Maymunah terbaring menahan perihnya patah tulang paha akibat kecelakaan. Ia harus menjalani pencangkokan dan pengobatan tulang selama 60 hari dengan biaya 9,6 juta. Ayo bantu.!!...

Farhan Syafero: Aktivis Dakwah Gugur Salah Tembak dalam Tragedi Berdarah Jakarta, Ayo Bantu.!!

Farhan Syafero: Aktivis Dakwah Gugur Salah Tembak dalam Tragedi Berdarah Jakarta, Ayo Bantu.!!

Aktivis dakwah ini gugur di bulan suci Ramadhan saat siaga menjaga markas FPI dan rumah Habib Rizieq. Jasadnya terkapar bersimbah darah dengan lubang peluru menembus dada hingga punggung....

Ditimpa Musibah Bertubi-tubi, Keluarga Muallaf Hidup Memprihatinkan, Ayo Bantu...!!!

Ditimpa Musibah Bertubi-tubi, Keluarga Muallaf Hidup Memprihatinkan, Ayo Bantu...!!!

Muallaf Evelyn harus berjuang keras menafkahi kelima anaknya, meski fisiknya rapuh mengidap kanker tiroid. Betapapun pahitnya hidup, ia tetap tegar mewujudkan mimpi anaknya yang hafal Al-Quran...

Latest News
Israel Tahan 900 Warga Palestina di Yerusalem Sejak Awal 2019, Sepertiganya Anak-anak

Israel Tahan 900 Warga Palestina di Yerusalem Sejak Awal 2019, Sepertiganya Anak-anak

Sabtu, 20 Jul 2019 22:00

HCS Sebut Mesir, UEA dan Prancis Dukung Serangan Baru Haftar ke Ibukota Libya Tripoli

HCS Sebut Mesir, UEA dan Prancis Dukung Serangan Baru Haftar ke Ibukota Libya Tripoli

Sabtu, 20 Jul 2019 21:15

India dan Filipina Minta Iran Bebaskan Awak Kapal Warga Negara Mereka yang Ditangkap IRGC

India dan Filipina Minta Iran Bebaskan Awak Kapal Warga Negara Mereka yang Ditangkap IRGC

Sabtu, 20 Jul 2019 20:45

Pejuang AQAP Tewaskan 5 Tentara Pemerintah Yaman di Wilayah Mudiya Abyan

Pejuang AQAP Tewaskan 5 Tentara Pemerintah Yaman di Wilayah Mudiya Abyan

Sabtu, 20 Jul 2019 20:30

AS akan Kerahkan Pasukan ke Arab Saudi

AS akan Kerahkan Pasukan ke Arab Saudi

Sabtu, 20 Jul 2019 19:46

Inggris Peringatkan Kapal-kapal Tidak Masuki Selat Hormuz

Inggris Peringatkan Kapal-kapal Tidak Masuki Selat Hormuz

Sabtu, 20 Jul 2019 19:15

Iran Sita Kapal Tanker Minyak Inggris di Selat Hormuz

Iran Sita Kapal Tanker Minyak Inggris di Selat Hormuz

Sabtu, 20 Jul 2019 18:57

Pemilu Bersejarah Sedang Berlangsung di Bekas Distrik Suku Pakistan

Pemilu Bersejarah Sedang Berlangsung di Bekas Distrik Suku Pakistan

Sabtu, 20 Jul 2019 18:45

Drone Tak Dikenal Serang Markas MIlisi Syiah Irak Hashd al-Sha'abi

Drone Tak Dikenal Serang Markas MIlisi Syiah Irak Hashd al-Sha'abi

Sabtu, 20 Jul 2019 17:35

AILA: Berkebaya Itu Pilihan, Bagi Muslimah yang Paling Penting Ikut Perintah Allah Menutup Aurat

AILA: Berkebaya Itu Pilihan, Bagi Muslimah yang Paling Penting Ikut Perintah Allah Menutup Aurat

Sabtu, 20 Jul 2019 17:19

Pelecahan Hukum

Pelecahan Hukum

Sabtu, 20 Jul 2019 14:25

Bau Otoriter

Bau Otoriter

Sabtu, 20 Jul 2019 13:21

Bahaya UU ITE di Depan Mata, Pegiat: Lagi Pada Sadar?

Bahaya UU ITE di Depan Mata, Pegiat: Lagi Pada Sadar?

Sabtu, 20 Jul 2019 13:07

Sah, Inilah 3 Bentuk Kurban Untuk yang Sudah Wafat

Sah, Inilah 3 Bentuk Kurban Untuk yang Sudah Wafat

Sabtu, 20 Jul 2019 13:00

Anies, Icon Kerakyatan dan Ke-Indonesiaan

Anies, Icon Kerakyatan dan Ke-Indonesiaan

Sabtu, 20 Jul 2019 12:54

TransJakarta Buatan Cina, Kemanakah Kini?

TransJakarta Buatan Cina, Kemanakah Kini?

Sabtu, 20 Jul 2019 12:07

Waspadai Pelangi Buatan Manusia dalam Simbol Sexual Menyimpang

Waspadai Pelangi Buatan Manusia dalam Simbol Sexual Menyimpang

Sabtu, 20 Jul 2019 11:20

Fahri Hamzah: Bahayanya Kekuasaan di Tangan Orang Dungu

Fahri Hamzah: Bahayanya Kekuasaan di Tangan Orang Dungu

Sabtu, 20 Jul 2019 11:07

Suap Menyuap dan Korupsi sebagai Akarnya

Suap Menyuap dan Korupsi sebagai Akarnya

Sabtu, 20 Jul 2019 10:07

Film Dua Garis Biru, Potret Buram Tontonan Zaman Now

Film Dua Garis Biru, Potret Buram Tontonan Zaman Now

Sabtu, 20 Jul 2019 05:44


Gamis Syari Cantik Murah Terbaru

Kumpulan Video Aksi Bela Islam
Must Read!
X

Jum'at, 19/07/2019 05:45

Tanpa Iman, Ilmu Bukan untuk Amal