Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
2.987 views

Karir Perempuan dalam Kaca Mata Islam

 

Oleh:

Keni Rahayu, S. Pd

 

PEREMPUAN hari ini lekat dengan kehinaan. Munculnya gagasan-gagasan kesetaraan tidak menyurutkan penghinaan terhadap perempuan. Jutaan perempuan turun ke jalan menyuarakan kesetaraan, tak akan melahirkan apapun terkait dengan kemuliaan.

Komisi Nasional Anti Kekerasan terhadap Perempuan (Komnas Perempuan) mencatat terjadi kenaikan jumlah kasus kekerasan terhadap anakperempuan (KTAP). Sepanjang 2019, Komnas mencatat terjadi 2.341 kasus atau naik 65 persen dari tahun sebelumnya sebanyak 1.417 kasus. (Tempo, 6/3/20)

Komisi Nasional (Komnas) Perempuan mencatat kenaikan sebesar 300 persen dalam kasus kekerasan terhadap perempuan lewat dunia siber yang dilaporkan melalui Komnas Perempuan. Kenaikan tersebut cukup signifikan dari semula 97 kasus pada 2018 menjadi 281 kasus pada tahun 2019. (Kompas, 6/3/20)

Kita perlu mengkritisi sejarah,  bagaimana muasal lahirnya perayaan Hari Perempuan Internasional. Penetapan tanggal perayaan tersebut bermula pada 1908, ketika 15.000 perempuan melakukan aksi demo di New York, AS, menyuarakan hak mereka tentang peningkatan standar upah dan pemangkasan jam kerja. (CNN, 9/3/20)

Khalayak di berbagai negara pelopor kesetaraan gender, pada dasarnya memang merendahkan gender perempuan. Mereka menemui fakta pahit, bahwa perempuan dipandang rendah. Sehingga wajar apabila mereka menuntut kesetaraan yang tiada pernah mereka dapati.

Berbeda jauh dengan Islam. Di dalam Islam, perempuan dan laki-laki sama saja. Di hadapan Allah tidak ada yang jauh lebih mulia.

Di bawah Kepemimpina Islam, kaum perempuan dapat menjadi anggota partai politik, menyuarakan pandangan mereka di media independen, menjadi jurnalis atau membentuk outlet media tanpa perlu lisensi. Kaum perempuan memiliki hak untuk menjadi wakil terpilih dari Majelis Wilayah atau Majelis Ummat yang memberikan masukan dan meminta pertanggungjawaban dari gubernur dan khalifah dalam semua urusan negara. (Muslimahnews, 6/4/20)

Sayangnya, sering kali kaum feminis menyerang syariat Islam. Aturan Allah swt dituduh pilih kasih terhadap laki-laki dan merendahkan perempuan. Pembagian waris yang lebih banyak untuk laki-laki, bolehnya poligami dan larangan poliandri, wajibnya istri izin suami namun tidak sebaliknya adalah beberapa hal yang sering diserang kaum feminis untuk mereduksi ajaran Islam.

Faktanya, laki dan perempuan memiliki spesifikasi berbeda baik dari segi perasaan maupun fisiknya. Sehingga, Allah menata dengan cermat pengaturan berbeda antara laki dan perempuan. Pembedaan syariat terhadap keduanya bukan disebabkan karena patriarkisme, melainkan karena kasih sayang-Nya yang luar biasa.

Menyetarakan perempuan dengan konteks memberikan perempuan kebebasan sebebas-bebasnya adalah sebuah masalah baru. Alih-alih memberikan solusi, perempuan yang berlaku bebas tanpa memperhatikan agama dan norma akan menjadikannya sederajat dengan hewan. Karena akal tak dijadikan tolak ukur, hati tak dijadikan pertimbangan. Ia bebas menuruti hawa nafsunya dengan dalih memperjuangkan kesetaraan.

Lihat saja ketika perempuan mengejar karir duniawi dan meninggalkan kewajiban ukhrawinya. Ia bekerja di kantor sedang anaknya dididik oleh nenek/kakek bahkangadget. Bukan keberkahan, melainkankan ketimpangan. Anak haus kasih sayang seorang ibu, dan seringnya bertindak tantrum ketika bertemu sang ibu, sebagai ganti waktunya yang hilang karena sang ibu bekerja.

Dalam Islam, perempuan bukan tidak boleh bekerja, boleh tapi niatnya yang harus berbeda. Niat adalah pangkal amal. Ketika niat bekerja sebatas materi atau eksistensi,  itulah yang ia dapat. Sembari kehilangan banyak keberkahan karena meninggalkan kewajibannya di rumah, itulah konsekwensi.

Hal ini jelas berbeda dengan perempuan berkarir di luar rumah dalam rangka dakwah, atau ia bekerja demi membangun masyarakat. Kewajibannya sebagai ibu pasti tetap dipertimbangkan. Bagaimana mungkin ia berlelah-lelah membangun masyarakat madani sementara anaknya di rumah harap-harap cemas menanti.

Faktanya pun akan berbeda. Perempuan yang bekerja membangun masyarakat, seringnya tak masalah jika memang harus mengajak sang anak. Karena kemampuan sang ibu sangat dibutuhkan oleh umat, maka bagaimana lagi jika memang sang anak harus membersamai?

Ini jelas bertolak belakang dengan perempuan karir duniawi di kantor, tak mungkin anaknya bisa ikut masuk ke kantor "membantu" ibunya bekerja. Kalau tak mau ikut apa kata bos, keluar saja.  Masih banyak yang bisa menggantikan. Begitulah kiranya.

Menjadi perempuan bukan hukuman, menjadi perempuan bukan laknat. Menjadi perempuan adalah ketetapan dari Allah yang wajib kita imani dengan cara taat pada-Nya, serta menjalani hidup sesuai Aturan-Nya. Wallahua'lam bishowab.*

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Muslimah lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Kista Membahayakan Kehamilan, Teh Imas Ummu Zahra Harus Harus Dikiret. Ayo Bantu.!!

Kista Membahayakan Kehamilan, Teh Imas Ummu Zahra Harus Harus Dikiret. Ayo Bantu.!!

Teh Imas mengalami gangguan kehamilan karena mengidap kista. Janinnya tak berkembang, yang dalam medis disebut IUGR (intrauterine growth restriction). Ia harus dikiret karena membahayakan nyawa....

Korban Tabrak Lari,  Istri Aktivis Dakwah Tergolek Remuk Tulang, Ayo Bantu!!!

Korban Tabrak Lari, Istri Aktivis Dakwah Tergolek Remuk Tulang, Ayo Bantu!!!

Saat hendak membantu orang tertimpa musibah, Ummu Qisthi jadi korban tabrak lari mobil pickup. Empat bulan pasca operasi tulang remuk, kondisinya memburuk dan lukanya mengeluarkan nanah...

Pesantren Tahfizh Al-Qur'an Gunungsari Butuh Masjid. Ayo Bantu Amal Jariyah.!!!

Pesantren Tahfizh Al-Qur'an Gunungsari Butuh Masjid. Ayo Bantu Amal Jariyah.!!!

Sudah 4 tahun Pesantren Tahfiz Al-Qur’an ini mendidik para yatim dan kaum dhuafa tanpa memungut biaya. Mereka butuh masjid, anggaran dana 160 juta rupiah. Sisihkan harta, dapatkan istana di...

Mantan Napi Mujahidin Ingin Taubat dan Hijrah, Ayo Bantu Modal Usaha.!!

Mantan Napi Mujahidin Ingin Taubat dan Hijrah, Ayo Bantu Modal Usaha.!!

Bebas dari penjara ia taubat dan hijrah, tapi kesulitan pekerjaan. Saat ekonomi terjepit, datang tawaran bisnis haram dari sesama mantan napi. Ia butuh dana 7,5 juta rupiah untuk modal usaha...

Balita Ridho Ramdhani Mati-matian Berjuang Melawan Tumor Ganas. Ayo Bantu.!!

Balita Ridho Ramdhani Mati-matian Berjuang Melawan Tumor Ganas. Ayo Bantu.!!

Di usia balita ia harus berjuang mati-matian melawan tumor ganas yang bersarang di bokongnya. Setiap saat merintih tangis di pangkuan ayah bundanya. Ia harus dioperasi tapi terbentur biaya....

Latest News
Supermarket Kuwait Tarik Produk Prancis Dari Rak Penjualan Terkait Penghinaan Terhadap Nabi Muhammad

Supermarket Kuwait Tarik Produk Prancis Dari Rak Penjualan Terkait Penghinaan Terhadap Nabi Muhammad

Selasa, 27 Oct 2020 20:45

UEA Kirim Bantuan Lebih 500 Juta USD Ke Sudan Setelah Khartoum Menormalisasi Hubungan Dengan Israel

UEA Kirim Bantuan Lebih 500 Juta USD Ke Sudan Setelah Khartoum Menormalisasi Hubungan Dengan Israel

Selasa, 27 Oct 2020 20:30

Ketua Dewan Pemukiman Israel: Pilih Trump Jika Anda Peduli Israel

Ketua Dewan Pemukiman Israel: Pilih Trump Jika Anda Peduli Israel

Selasa, 27 Oct 2020 20:02

Salah Mereka yang Cadaran Apa Sih?

Salah Mereka yang Cadaran Apa Sih?

Selasa, 27 Oct 2020 17:50

Jangan Biarkan Insecure Racuni Diri

Jangan Biarkan Insecure Racuni Diri

Selasa, 27 Oct 2020 17:14

Libya Kecam Komentar Islamofobia Emmanuel Macron, Tuntut Presiden Prancis Itu Minta Maaf

Libya Kecam Komentar Islamofobia Emmanuel Macron, Tuntut Presiden Prancis Itu Minta Maaf

Selasa, 27 Oct 2020 15:15

Bintang MU Paul Pogba Bantah Mundur Dari Timnas Prancis Terkait Komentar Anti-Islam Macron

Bintang MU Paul Pogba Bantah Mundur Dari Timnas Prancis Terkait Komentar Anti-Islam Macron

Selasa, 27 Oct 2020 14:35

Kader Mubaligh Pemuda Persis Diharapkan Miliki Himmah

Kader Mubaligh Pemuda Persis Diharapkan Miliki Himmah

Selasa, 27 Oct 2020 14:29

HNW Sebut My Flag Merah Putih vs Radikalisme Bukan Film NU

HNW Sebut My Flag Merah Putih vs Radikalisme Bukan Film NU

Selasa, 27 Oct 2020 08:39

Materi Fatwa untuk Munas MUI Masih Diinventarisir

Materi Fatwa untuk Munas MUI Masih Diinventarisir

Selasa, 27 Oct 2020 08:07

Rezim Ngotot dan Bandel

Rezim Ngotot dan Bandel

Senin, 26 Oct 2020 23:54

WhatsApp Uji Coba Fitur 'Join Missed Calls'

WhatsApp Uji Coba Fitur 'Join Missed Calls'

Senin, 26 Oct 2020 22:50

Dua Dimensi Kebahagiaan dalam Islam

Dua Dimensi Kebahagiaan dalam Islam

Senin, 26 Oct 2020 22:45

Pompeo Bikin Ketar Ketir Joko

Pompeo Bikin Ketar Ketir Joko

Senin, 26 Oct 2020 22:40

Kepala Mossad Duga Kesepakatan Normalisasi Israel dan Arab Saudi Akan Segera Datang

Kepala Mossad Duga Kesepakatan Normalisasi Israel dan Arab Saudi Akan Segera Datang

Senin, 26 Oct 2020 20:30

PM Pakistan Imran Khan Minta Facebook Larang Konten Islamofobia

PM Pakistan Imran Khan Minta Facebook Larang Konten Islamofobia

Senin, 26 Oct 2020 19:45

Pasal Sangkar Besi Bagi Aktivis: Suatu Analisis Yuridis

Pasal Sangkar Besi Bagi Aktivis: Suatu Analisis Yuridis

Senin, 26 Oct 2020 18:26

Belajar Itu Pasti, Beraspirasi Harus!

Belajar Itu Pasti, Beraspirasi Harus!

Senin, 26 Oct 2020 17:56

Militer Armenia Langgar Gencatan Senjata di Nagorno-Karabakh Untuk Yang Ketiga Kalinya

Militer Armenia Langgar Gencatan Senjata di Nagorno-Karabakh Untuk Yang Ketiga Kalinya

Senin, 26 Oct 2020 17:30

Terkait Pernyataan Presiden Macron Sudutkan Islam, MUI Minta Menlu Panggil Dubes Prancis

Terkait Pernyataan Presiden Macron Sudutkan Islam, MUI Minta Menlu Panggil Dubes Prancis

Senin, 26 Oct 2020 17:09


Hijab Syari Terbaru 2020

Must Read!
X