Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
4.645 views

Mengajari Anak Berpikir Benar, Apakah Itu?

 

Oleh: Najah Ummu Salamah

 

Hari ini sangat sering kita mendapati video ataupun konten-konten yang menggambarkan pergaulan bebas anak-anak usia SD dan SMP di sosial media. Bahkan tidak sungkan mereka yang masih bau kencur tersebut beradegan layaknya suami istri yang mesra dalam berbagai aplikasi yang disajikan smartphone. Mulai dari adegan bergandengan tangan, pelukan, ciuman dan sebagainya.

Tak jarang komentar netizen malah seakan memberikan apresiasi positif dengan kalimat, "Si kecil sudah mulai aktif ya Bun."

Sebuah fenomena yang membuat sebagian orangtua takut dengan masa depan generasi bangsa ini. 

Apa yang bisa diharapkan dari anak-anak yang bucin seperti itu? Padahal seharusnya usia SD dan SMP adalah masa-masa belajar dan menggali potensi diri, bukan malah sibuk mengumbar nafsu birahi. Parahnya lagi, apa yang mereka lakukan justru seakan-akan dibenarkan oleh netizen.

Jadilah mereka semakin sulit membedakan mana perilaku yang benar dan salah. Bagi mereka yang terpenting adalah eksistensi diri.

Oleh karena itu sangat penting bagi orangtua membangun sikap berpikir yang benar pada generasi. Bukan hanya sebatas berpikir logis. Apakah berpikir yang benar itu?

Membiasakan Berpikir Benar pada Anak

Dalam pandangan Islam, pendidikan anak terbagi menjadi dua bagian secara garis besar sebelum dia baligh. 

Pertama, masa hadhanah. Yaitu masa-masa penyusunan bayi hingga si anak mampu memilki kemandirian dalam memenuhi kebutuhan dasarnya. Misal bisa makan sendiri, pakai baju sendiri, ke kamar mandi sendiri dan sebagainya.

Kedua, masa pra baligh. Yaitu masa anak mulai bisa membedakan tangan kanan dan kiri atau masa mumayyis. 

Nah pada masa inilah orangtua harus membimbing anaknya untuk terbiasa berpikir logis. Sebab dan akibat harus sering disampaikan. Misal jika tidak rajin sikat gigi, maka kuman akan bersarang di gigi dan merusak gigi. Hal itu membuat gigi sakit.

Masa ini berlangsung sekitar usia tujuh hingga dia baligh. Oleh karena itu Rosulullah SAW mengharuskan orangtua mengajari anak sholat lima waktu serta dipisahkan tempat tidurnya.

Dari Amr Bin Syu'aib dari ayahnya dari kakeknya berkata: "Rasulullah SAW bersabda: "Perintahkan anak-anakmu melaksanakan sholat sedang mereka berusia tujuh tahun dan pukullah mereka karena tinggal sholat sedang mereka berusia 10 tahun dan pisahkan antara mereka di tempat tidurnya."

Pada tahapan ini pula, orangtua terus membimbing anak untuk kebiasaan baik dan memberikan pemahaman yang benar.

Misalnya penanaman Aqidah, membiasakan anak beramal karena Allah SWT, meyakinkan anak bahwa Malaikat senantiasa melihat perbuatan kita dan bahwa ada balasan syurga dan neraka bagi setiap amal di dunia.

Penting juga menambah tsaqofah anak dengan mengajari beberapa hukum fiqih. Misalnya tentang fikih pergaulan. Mana itu batasan aurot, keharaman pacaran dan sebagainya. Jangan lupa membiasakan berbagai adab dalam kehidupan sehari-har, seperti adab makan-minum, tidur, belajar, ke kamar mandi, bahkan masuk kamar orangtua dan sebagainya.

Orang tua harus terus membimbing dalam meluruskan kecenderungan sikap dan sifat yang salah pada anak, dengan membiasakan dan memahamkan tentang aqidah dan hukum-hukum Islam. Maka dari sini, anak akan dapat berpikir benar, bukan hanya sekadar berpikir logis saja. 

Jadi, berpikir benar ini adalah saat pada diri anak telah menancap standar benar dan salah yang disandarkan kepada Islam saja, bukan yang lain.

Sehingga tidak akan kita jumpai anak-anak yang sudah matang secara biologis namun masih belum bisa berpikir logis apalagi benar. Bila sudah diajari berpikir benar, maka tidak akan lagi kita jumpai anak-anak yang sudah baligh tapi masih belum mandiri untuk urusan makan, tidur masih minta ditemani orangtua, masih belum memiliki tanggung jawab kebersihan dirinya sendiri dan sebagainya.

Itulah mengapa kedewasaan seseorang tidaklah bergantung pada usia. Namun sejauh apa tingkat berpikirnya. Tingkat berpikir seseorang inilah yang sangat menentukan cara dia mengatasi permasalahan yang akan dia hadapi di masa yang akan datang.

Sebagai contoh di masa Baginda Nabi Muhammad SAW. Banyak diantara para sahabat yang memiliki taraf berpikir benar meski usia mereka belasan tahun. Beberapa diantaranya adalah Ali bin Abi Thalib, Abdullah bin Mas'ud, Anas Bin Malik dan sebagainya. Mereka adalah sosok-sosok generasi yang terlahir dari arahan dan bimbingan yang benar. Terutama ada peran utama keluarga yang didukung oleh peradaban Islam Kaffah.

Sehingga saat ini hanya keluarga benteng terakhir pelindung generasi. Orangtua harus istiqomah membiasakan dan membimbing anak-anak dengan aqidah dan hukum-hukum Islam. Ini semua demi lahirnya generasi berkepribadian Islam yang mampu berpikir benar dan cemerlang demi kebangkitan peradaban Islam yang gemilang. Wallahu a'lam bi ash-showab. (rf/voa-islam.com)

Ilustrasi: Google

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Muslimah lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Daerah Rawan Pemurtadan Garut ini Kesulitan Air. Ayo Wakaf Mata Air.!!

Daerah Rawan Pemurtadan Garut ini Kesulitan Air. Ayo Wakaf Mata Air.!!

Selain jadi target pemurtadan misionaris, warga kesulitan air bersih untuk wudhu, mandi, minum, memasak, dll. Diperlukan dana 11 juta rupiah untuk pipanisasi penghubung sumber mata air ke masjid,...

Pembangunan Terhenti, Mushalla di Pelosok Sambong ini Terbengkalai. Ayo Bantu.!!

Pembangunan Terhenti, Mushalla di Pelosok Sambong ini Terbengkalai. Ayo Bantu.!!

Kondisi Mushalla Khoirussalam Sambong ini semrawut karena pembangunan berhenti terkendala dana. Dibutuhkan dana 15 juta rupiah untuk menuntaskan mushalla hingga layak dan nyaman. ...

Ingin Jadi Guru dan Penghafal Al-Qur’an, Yatim Nurlia  Butuh Biaya Sekolah, Ayo Bantu!!

Ingin Jadi Guru dan Penghafal Al-Qur’an, Yatim Nurlia Butuh Biaya Sekolah, Ayo Bantu!!

Yatim berprestasi ini putus sekolah. Impian pendidikan pesantren untuk mewujudkan cita-cita menjadi penghafal Al-Qur’an dan guru agama Islam terkubur oleh kendala biaya....

Kisah Pilu Mbah Siti, Sang Ahli Ibadah Hidup di Bilik Reyot Bantaran Sungai. Ayo Bantu.!!

Kisah Pilu Mbah Siti, Sang Ahli Ibadah Hidup di Bilik Reyot Bantaran Sungai. Ayo Bantu.!!

Nenek renta ahli ibadah ini hidup seorang diri di bilik reyot Bengawan Solo. Bila hujan seisi rumah kebocoran air. Di malam hari, ia menggigil kedinginan diserang angin malam karena dindingnya...

Hidup Sebatang Kara, Muallaf  Suliatin Diterpa Berbagai Ujian Hidup, Ayo Bantu.!!

Hidup Sebatang Kara, Muallaf Suliatin Diterpa Berbagai Ujian Hidup, Ayo Bantu.!!

Hijrah menjadi Muslimah, mantan Kristen Pantekosta ini ditimpa banyak ujian mulai dari keluarga hingga kerasnya pekerjaan. Hidup sebatang kara, ia bekerja keras sebagai buruh pembuat batu bata. ...

Latest News
Semasa Muda, Syekh Ali Jaber Sempat Bela Klub Sepakbola Terkenal di NTB

Semasa Muda, Syekh Ali Jaber Sempat Bela Klub Sepakbola Terkenal di NTB

Sabtu, 16 Jan 2021 07:51

Pak Taufan Damanik, Komnas HAM Itu Bukan Organisasi Selebriti

Pak Taufan Damanik, Komnas HAM Itu Bukan Organisasi Selebriti

Sabtu, 16 Jan 2021 07:37

Pesan Syeikh Ali Jaber kepada Putranya: Jaga Shalat dan Ibu!

Pesan Syeikh Ali Jaber kepada Putranya: Jaga Shalat dan Ibu!

Sabtu, 16 Jan 2021 06:27

PP Muhammadiyah Sampaikan Duka Wafatnya Syekh Ali Jaber

PP Muhammadiyah Sampaikan Duka Wafatnya Syekh Ali Jaber

Sabtu, 16 Jan 2021 02:14

Memilih Pemimpin

Memilih Pemimpin

Jum'at, 15 Jan 2021 21:15

Pemerintah Yaman Sebut Serangan Mematikan Di Bandara Aden Dilakukan Kelompok Teroris Syi'ah Houtsi

Pemerintah Yaman Sebut Serangan Mematikan Di Bandara Aden Dilakukan Kelompok Teroris Syi'ah Houtsi

Jum'at, 15 Jan 2021 19:45

Cina Kemungkinan Lakukan Genosida Terhadap Umat Muslim di Xinjiang

Cina Kemungkinan Lakukan Genosida Terhadap Umat Muslim di Xinjiang

Jum'at, 15 Jan 2021 16:56

Doa Kapten Persib Bandung untuk Syekh Ali Jaber

Doa Kapten Persib Bandung untuk Syekh Ali Jaber

Jum'at, 15 Jan 2021 12:59

Meksiko Berencana Buka 200 Bioskop di Saudi

Meksiko Berencana Buka 200 Bioskop di Saudi

Jum'at, 15 Jan 2021 11:35

Legislator MInta Pemerintah Cabut Ancaman Denda bagi yang Tidak Mau Divaksin

Legislator MInta Pemerintah Cabut Ancaman Denda bagi yang Tidak Mau Divaksin

Jum'at, 15 Jan 2021 11:10

Cegah Penyelewengan, DPR dan BPK Perlu Koordinasi Awasi APBN untuk Penanganan Covid-19

Cegah Penyelewengan, DPR dan BPK Perlu Koordinasi Awasi APBN untuk Penanganan Covid-19

Jum'at, 15 Jan 2021 10:59

MUI Imbau Umat Islam Shalat Gaib untuk Syekh Ali Jaber

MUI Imbau Umat Islam Shalat Gaib untuk Syekh Ali Jaber

Jum'at, 15 Jan 2021 10:47

WhatsApp: Percakapan Tetap Dilindungi Enkripsi

WhatsApp: Percakapan Tetap Dilindungi Enkripsi

Jum'at, 15 Jan 2021 00:16

Ketua KPU Arief Budiman Dipecat

Ketua KPU Arief Budiman Dipecat

Jum'at, 15 Jan 2021 00:10

Unduhan WhatsApp Menyusut Buntut Pengumuman Kebijakan Privasi Baru

Unduhan WhatsApp Menyusut Buntut Pengumuman Kebijakan Privasi Baru

Kamis, 14 Jan 2021 21:05

Pemberonak Syi'ah Houtsi Bantai 20 Petani di Taiz Yaman

Pemberonak Syi'ah Houtsi Bantai 20 Petani di Taiz Yaman

Kamis, 14 Jan 2021 20:45

Ngenes, Kematian Nakes Tertinggi se-Asia?

Ngenes, Kematian Nakes Tertinggi se-Asia?

Kamis, 14 Jan 2021 18:54

Ketua STAI PTDII: Syekh Ali Jaber Inspirasi Program Tahfiz

Ketua STAI PTDII: Syekh Ali Jaber Inspirasi Program Tahfiz

Kamis, 14 Jan 2021 16:21

Orang Meninggal dengan Izin Allah, Apa Maksudnya?

Orang Meninggal dengan Izin Allah, Apa Maksudnya?

Kamis, 14 Jan 2021 14:45

Meski Sempat Jadi WN Arab Saudi, MUI Sebut Syekh Ali Jaber Cinta Indonesia Sepenuh Hati

Meski Sempat Jadi WN Arab Saudi, MUI Sebut Syekh Ali Jaber Cinta Indonesia Sepenuh Hati

Kamis, 14 Jan 2021 14:36


MUI

Must Read!
X