Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
4.507 views

Anakku Investasi Akhiratku

 

Oleh:

Putri || Ibu Rumah Tangga

   

SETIAP pasangan mendambakan hadirnya anak. Entah itu laki-laki atau perempuan. Kehadirannya menjadi penyempurna sebuah rumah tangga. Tak lengkap rasanya bila sebuah keluarga tak dilengkapi dengan keceriaan anak-anak. Ianya menjadi qurrata a’yun, penyejuk mata bagi kedua orang tuanya.

Tak heran apapun dilakukan oleh pasutri untuk memiliki seorang anak. Kalau dalam jangka waktu lama belum juga mendapatkan kehamilan, maka tumbuh kegelisahan. Apapun akan dilakukan mulai dari tindakan medis ataupun non medis. Saat tiba anak lahir, membuncahlah kebahagiaan kedua orang tua. Sang ibu melahirkan dengan susah payah (taruhan nyawa) pun terbayarlah sudah.

Begitu berharganya keberadaan anak, sehingga setiap orang tua akan melakukan apa saja untuk kebahagiaan dan kesuksesannya. Bila perlu orang tua akan banting tulang. Kepala menjadi kaki, kaki menjadi kepala. Berpeluh, memeras keringat untuk anak-anak yang dicintai dan diharapkan akan menjadi kebanggaan orang tuanya kelak. Maka, dalam hal ini Allah telah memperingatkan kepada hamba-Nya untuk menjaga dan mempersiapkan sebaik-baiknya anak mereka sebagai generasi penerus yang kuat, kokoh, tidak lemah. Hal ini sebagaimana tercantum dalam Q.S. Annisa ayat 9 yang artinya,

“Dan hendaklah takut kepada Allah orang-orang yang seandainya meninggalkan dibelakang mereka anak-anak yang lemah, yang mereka khawatir terhadap (kesejahteraan) mereka. Oleh sebab itu hendaklah mereka bertakwa kepada Allah dan hendaklah mereka mengucapkan perkataan yang benar.”

Ayat ini berisi peringatan bagi para orang tua untuk sebisa mungkin menyiapkan anak-anak mereka sebagai generasi penerus yang kuat, tidak lemah dan takut. Hal ini tidak hanya menyangkut masalah materil, tetapi juga immateril. Yaitu berupa akhlak, kecerdasan, dan berbagai macam keahlian dan keterampilan lainnya.

Mengapa anak begitu penting dan berarti bagi orang tua?

Anak adalah investasi bagi orang tua baik di dunia maupun di akhirat. Betapa tidak, dalam sebuah hadits disebutkan bahwa apabila orang tua yang ditinggal oleh anaknya kemudian dia ridho dan mengucapkan hamdalah serta beristirja’ maka Allah menyuruh kepada malaikat-Nya untuk membuatkan rumah di surga, dengan nama Baitul Hamdi (Rumah Pujian). Pun, ketika sang anak meninggal dalam kandungan ataupun meninggal di saat masih bayi. Kemudian apabila sang anak tumbuh menjadi dewasa, dan kemudian menjadi anak yang sholeh hasil didikan dari orang tuanya, maka ianya akan menjadi investasi yang tiada terputus bagi kedua orang tuanya sampai di akhirat kelak.

Hal ini dijelaskan dalam sebuah hadits riwayat Muslim, Abu Dawud, At-Tirmidzi,Nasa’i dan Ahmad:

“Apabila seorang manusia meninggal maka putuslah amalnya, kecuali tiga hal: Sedekah jariyah atau ilmu yang bermanfaat sesudahnya atau anak yang shalih yang mendo’akannya”

Anak sholeh/ah yang mendoakan kedua orang tuanya menjadi garansi tidak terputusnya pahala orang tua meskipun mereka sudah tidak bernyawa. Maka siapatah orang tua yang tidak menginginkan investasi jangka panjang (akhirat) seperti ini? Untuk investasi dunia, sudah jelaslah seorang anak yang sholeh akan berterima kasih dan berbakti kepada kedua orang tuanya dengan segala macam cara. Ia tidak akan membiarkan air mata kedua orang tuanya tertumpah. Jangankan menyakiti secara fisik, hanya sekedar mengucapkan kata “ah”, “uff” dan sejenisnya menjadi sesuatu hal yang sangat tabu.

Bagaimanakah caranya supaya bisa mendidik dan membentuk anak yang sholeh?

Pertama: Bentuklah dan didiklah anak sholeh 5-10 tahun sebelum ia dilahirkan. Maksudnya, untuk mendidik antak membentuk anak yang sholeh, maka sebuah keharusan, orang tuanya sholeh terlebih dahulu. Seorang anak yang sholeh dan hebat, mesti lahir dari orang tua yang sholeh dan hebat pula. Banyak contoh dan teladan yang telah ditunjukkan oleh generasi sahabat dan salaf ash-shaleh terdahulu. Usmah bin Zaid, panglima Islam termuda di usia 17 tahun, dididik dan ditempa oleh seorang ayah yang sholeh dan mulia, Zaid bin Haritsah. Imam Syafi’i, seorang ulama mujaddid terbesar di zamannya sampai saat ini, lahir dari seorang ayah yang sangat wara’ yang menjaga perutnya dari harta yang haram. Umar bin Abdul Aziz, seorang pemimpin Islam par exellance yang mampu menhadirkan kesejahteraan bagi rakyatnya kala itu, lahir dari nenek buyut yang wara’ dan begitu takut terhadap Allah, Tuhannya. Maka, membentuk atau mendidik anak yang sholeh, mestilah dimulai dari orang tuanya terlebih dahulu, membentuk pribadi-pribadi yang sholeh dan mulia.

Kedua: Berilah anak nama yang baik yang mencerminkan nilai-nilai luhur dan mulia. Nama yang baik bisa berupa nama Nabi, Sahabat, Ulama, nama-nama baik dalam Al-Qur’an dan yang lain. Nama adalah sebuah do’a dan harapan. Dengannya, mudah-mudahan seorang anak akan termotivasi oleh nama yang baik yang dia punya.

Ketiga: Upayakan maksimal untuk mendidik anak yang sholeh dengan cara mendekatkan mereka dengan Al-Qur’an. Cara ini bisa dimulai ketika anak berada dalam kandungan dengan memperdengarkan bacaan ayat suci Alqur’an terutama yang dibacakan sendiri oleh ayah ataupun ibunya. Dengan upaya mendekatkan Alqur’an sedini mungkin, maka insya Allah nur Ilahy akan senantiasa menyertainya. Alqur’an akan menjaganya, ketika mereka menjaga Alqur’an. Maka apabila kita teliti, anak-anak yang begitu dekat dengan Alqur’an maka akan terlihat berbeda dibandingkan anak sebayanya. Ia akan terlihat lebih dewasa dan matang. Perilakunya terjaga dibanding anak-anak yang lain.

Keempat: Berilah pendidikan dan lingkungan yang baik dan tepat. Tentunya peran orang tua sangat besar dan signifikan dalam memberikan pendidikan dan lingkungan yang baik dan tepat. Jangan sampai salah dalam menentukan kedua hal ini. Keduanya sangat berperan besar bagi masa depan anak. Lingkungan dan pendidikan yang salah, akan membentuk generasi anak yang salah pula. Mereka bisa menjadi materialis, hedonis, apatis dan lain sebagainya.

Kelima: Berikan perlindungan dari pengaruh dan budaya-budaya destruktif dan negatif. Pengaruh-pengaruh destruktif ini bisa berasal dari lingkungan terdekat seperti televisi, film, internet, bacaan dan teman pergaulan. Anak akan terjerumus ke dalam pola dan perilaku destruktif yang pbertentangan dengan apa yang diinginkan oleh orang tuanya. Alhasil anak-anak terlibat perilaku kekerasan, obat-obatan, atau menjadi korban kejahatan seksual sebagaimana yang ramai diberitakan di media.

Sekali lagi, anak adalah investasi jangka panjang dunia akhirat bagi kedua orangtuanya. Maka, memuliakannya adalah sebuah keharusan. Memuliakan anak dengan cara mendidiknya menjadi anak yang sholeh, sebagaimana yang dilakukan oleh Luqman terhadap anak-anaknya. Memuliakannya denga cara memberikan suri tauladan yang baik, sebagaimana yang dilakukan oleh Ibrahim terhadap Ismail dan Ishaq. Memuliakannya dengan cara menyayangi dengan kesungguhan sebagaimana yang diberikan oleh Nabi Ya’qub terhadap anak-anaknya. Memuliakannya dengan cara mengingatkan ketika mereka berbuat kesalahan sebagaimana Nuh terhadap anaknya Kan’an.

Selebihnya, setelah kita maksimal dalam berbuat, kita serahkan semuanya kepada Allah, agar Ia melindungi buah hati kita. Karena Ia pemilik segalanya, termasuk anak-anak kita.*

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Muslimah lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Ayo Wakaf Tempat Wudhu ke Masjid Al-Iman Talegong, Alirkan Pahala Abadi.!!

Ayo Wakaf Tempat Wudhu ke Masjid Al-Iman Talegong, Alirkan Pahala Abadi.!!

Masjid ini menjadi pusat kegiatan dakwah, ibadah dan pengajian warga Kampung Warung Gantung Talegong Garut, Jawa Barat. Namun sampai saat ini belum memiliki tempat wudhu. Ayo Wakaf..!!!...

Berburu Keutamaan Jum’at dan Yatim, Mari Berbagi Hidangan dan Santunan kepada Santri Yatim Penghafal Al-Qur'an

Berburu Keutamaan Jum’at dan Yatim, Mari Berbagi Hidangan dan Santunan kepada Santri Yatim Penghafal Al-Qur'an

Menggabung keutamaan Jum’at dan Cinta Yatim, IDC akan berbagi ke Pesantren Tahfizhul Qur’an Darul Hijrah Cikarang. ...

Bocah Yatim Anak Ustadz Pejuang Dakwah Ingin Jadi Dokter Penghafal Quran. Ayo Bantu.!!!

Bocah Yatim Anak Ustadz Pejuang Dakwah Ingin Jadi Dokter Penghafal Quran. Ayo Bantu.!!!

Syafani Azzahra, bocah yatim sejak usia tujuh tahun ini bercita-cita ingin menjadi dokter penghafal Al-Qur'an. Setamat SD ia ingin melanjutkan sekolah ke pesantren, tapi terkendala biaya. Ayo...

Mushalla Reyot di Pelosok Garut Terancam Roboh, Ayo Bantu.!!!

Mushalla Reyot di Pelosok Garut Terancam Roboh, Ayo Bantu.!!!

Mushalla kayu di pelosok Garut ini menyedihkan. Dindingnya reyot, rapuh, dan keropos bisa roboh setiap saat. Dibutuhkan dana 50 juta rupiah untuk renovasi total bangunan permanen dan diperluas....

Wakaf Air: IDC Salurkan 11 Juta untuk Tandon Air & Perlengkapan Sumur PTQ Az Zuman Klaten

Wakaf Air: IDC Salurkan 11 Juta untuk Tandon Air & Perlengkapan Sumur PTQ Az Zuman Klaten

Program Wakaf Sumur IDC telah menyalurkan dana 11 Juta rupiah untuk kebutuhan tandon air, pompa air dan perlengkapan sumur di Pesantren Tahfidz Quran (PTQ) Az Zuman, Jambu Kulon, Ceper, Klaten....

Latest News
Ajak Sinergi dan Kolaborasi, Muslimah Wahdah dan Mushida Siap Berkontribusi untuk Indonesia

Ajak Sinergi dan Kolaborasi, Muslimah Wahdah dan Mushida Siap Berkontribusi untuk Indonesia

Jum'at, 22 Oct 2021 22:45

 Indonesia Berpeluang Jadi Pemain Utama Ekonomi Syariah dan Industri Halal Dunia

Indonesia Berpeluang Jadi Pemain Utama Ekonomi Syariah dan Industri Halal Dunia

Jum'at, 22 Oct 2021 22:31

ACN Membentangkan Spanduk Protes Kebebasan Seksual di Pancoran

ACN Membentangkan Spanduk Protes Kebebasan Seksual di Pancoran

Jum'at, 22 Oct 2021 21:36

43 Negara PBB Serukan Cina Buka Akses 'Segera' Ke Xinjiang Untuk Para Pengamat

43 Negara PBB Serukan Cina Buka Akses 'Segera' Ke Xinjiang Untuk Para Pengamat

Jum'at, 22 Oct 2021 17:35

Laporan: Hampir Setengah Dari Seluruh Pengungsi Afghanistan Di AS Anak-anak

Laporan: Hampir Setengah Dari Seluruh Pengungsi Afghanistan Di AS Anak-anak

Jum'at, 22 Oct 2021 16:45

Pihak Berwenang Filipina Klaim Tangkap Anggota Abu Sayyaf Yang Terlibat Penculikan 2 Warga Kanada

Pihak Berwenang Filipina Klaim Tangkap Anggota Abu Sayyaf Yang Terlibat Penculikan 2 Warga Kanada

Jum'at, 22 Oct 2021 15:45

DDII: Hari Santri Momentum Kebangkitan Pesantren Sebagai Lembaga Pendidikan Terbaik

DDII: Hari Santri Momentum Kebangkitan Pesantren Sebagai Lembaga Pendidikan Terbaik

Jum'at, 22 Oct 2021 15:34

Laporan: Apple Akan Mulai Paksa Karyawan Yang Tidak Divaksin Untuk Tes COVID-19 Setiap Masuk Kantor

Laporan: Apple Akan Mulai Paksa Karyawan Yang Tidak Divaksin Untuk Tes COVID-19 Setiap Masuk Kantor

Jum'at, 22 Oct 2021 14:50

Murid Kiai Ahmad Dahlan Jelaskan Bahwa Maulid Nabi Adalah Hal yang Baik

Murid Kiai Ahmad Dahlan Jelaskan Bahwa Maulid Nabi Adalah Hal yang Baik

Kamis, 21 Oct 2021 16:35

2 Mantan Tentara Jerman Ditangkap Karena Berusaha Bentuk Unit Paramiliter Untuk Bertempur Di Yaman

2 Mantan Tentara Jerman Ditangkap Karena Berusaha Bentuk Unit Paramiliter Untuk Bertempur Di Yaman

Kamis, 21 Oct 2021 15:12

Mulianya Nabi Hinanya Kita

Mulianya Nabi Hinanya Kita

Kamis, 21 Oct 2021 14:14

Maraknya Pinjaman Online Ilegal, Waketum PERSIS: Dampak Krisis Ekonomi dan Perilaku Konsumtif

Maraknya Pinjaman Online Ilegal, Waketum PERSIS: Dampak Krisis Ekonomi dan Perilaku Konsumtif

Kamis, 21 Oct 2021 13:14

Ketua Bidgar Ekonomi PP PERSIS: Semua Pihak Harus Bersatu Berantas Pinjol Ilegal

Ketua Bidgar Ekonomi PP PERSIS: Semua Pihak Harus Bersatu Berantas Pinjol Ilegal

Kamis, 21 Oct 2021 13:02

Hanya Satu: Islam

Hanya Satu: Islam

Kamis, 21 Oct 2021 12:55

Rizal Ramli: Kereta Cepat dan Ibu Kota Baru Bukan Prioritas

Rizal Ramli: Kereta Cepat dan Ibu Kota Baru Bukan Prioritas

Kamis, 21 Oct 2021 09:27

HNW Dukung Perkuat Hubungan Indonesia-Turki tapi Tolak  Attaturk Dijadikan Nama Jalan di Jakarta

HNW Dukung Perkuat Hubungan Indonesia-Turki tapi Tolak Attaturk Dijadikan Nama Jalan di Jakarta

Rabu, 20 Oct 2021 22:58

Mungkinkah, Nama Jalan Mustafa Kemal Atuturk Diganti dengan Osman Bey?

Mungkinkah, Nama Jalan Mustafa Kemal Atuturk Diganti dengan Osman Bey?

Rabu, 20 Oct 2021 22:05

Laporan: Facebook Berencana Ubah Nama Untuk Fokus Pada Metaverse

Laporan: Facebook Berencana Ubah Nama Untuk Fokus Pada Metaverse

Rabu, 20 Oct 2021 21:30

Rezim Teroris Assad Bombardir Pasar di Kota Ariha Idlib, 11 Warga Sipil Tewas 35 Lainnya Terluka

Rezim Teroris Assad Bombardir Pasar di Kota Ariha Idlib, 11 Warga Sipil Tewas 35 Lainnya Terluka

Rabu, 20 Oct 2021 21:20

Menkes: Vaksinasi di Indonesia Capai 171,9 Juta Dosis

Menkes: Vaksinasi di Indonesia Capai 171,9 Juta Dosis

Rabu, 20 Oct 2021 21:07


MUI

Must Read!
X