Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah
Facebook RSS
5.943 views

Mengkhianati Rakyat

Jutaan rakyat sudah merasakan dampaknya. Mereka seakan  sekarat. Tak mampu lagi menghadapi kehidupan sehari-hari.  Beban hidup semakin berat. Menghimpit. Harga-harga kebutuhan pokok melangit. Tak terjangku lagi.Sedangkan penghasilan mereka tak  bertambah. Malah cenderung terus menurun. Digerus inflasi. Padahal harga BBM belum naik.

Ibu-ibu mengeluh. Ke pasar tak dapat lagi membeli barang-barang kebutuhan pokok mereka. Karena harga-harga sudah tidak lagi dapat terjangkau. Mereka hanya berkeliling melihat barang-barang di pasar. Sambil sekalli-kali menawar dagangan di pasar. Uang yang mereka bawa tak lagi dapat digunakan memenuhi kebutuhan mereka.

Orang-orang miskin di perkotaan dan desa semuanya menjerit. Mereka bingung menghadapi hidup mereka. Tiba-tiba berubah. Tidak pernah menyangka bakal menghadapi seperti ini. Mereka tidak dapat lagi berpikir dengan logis. Mereka diliputi perasaan takut.  Bagaimana mereka dapat bertahan hidup. Bagiamana masa depan anak-anak mereka? Penuh dengan tanda tanya.

Pedagang asongan, kuli bangunan, tukang ojek, pedagang kecil, buruh migran, buruh tani, nelayan, pegawai rendahan, dan orang-orang miskin serta jelata lainnya, selanjutnya akan menghadapi hari-hari yang penuh dengan ketakutan. Ketakutan menghadapi kehidupan mereka mendatang.

Orang-orang miskin dan jelata tak lagi yang melindungi mereka. Pemerintah yang mempunyai kewajiban melindungi dan mensejahterakan mereka, justeru membenamkan mereka kedalam  kesengsaraan. Kesengsaraan yang  amat sangat. Bukan lagi mengentaskan nasib  mereka yang sudah lama terbenam dalam kemelaratan. Tetapi justeru pemerintah membenamkan mereka ke dalam  dasar kehidupan yang lebih sengsara lagi.

Kenaikan  BBM di awal April ini pasti akan menghancurkan kehidupan rakyat miskin yang jelata. Pemerintah yang dipimpin Presiden SBY dan mendapat dukungan Partai-Partai Koalisi seperti, Demokrat, Golkar, PAN, PKB, PPP, dan  PKS, nampaknya tak akan menghalangi pemerintah menaikkan BBM. Partai-partai koalisi yang menjadi pendukung pemerintah, memberikan dasar legitimasi pemerintah menaikkan harga BBM.

Alasannya kenaikan BBM sebuah keniscayaan. Karena beban subsidi BBM sudah memberatkan anggaran APBN. Jumlahnya sudah mencapai Rp 120 triliiun. Pemerintah tidak mempunyai opsi (pilihan),  kecuali satu-satunya hanya dengan cara menghapus subsidi, yang selama ini dinilai dinikmati oleh kalangan berduit.

Pemerintahan SBY ingin mengalihkan subsidi yang selama ini dinikmati oleh orang kaya, justeru akan dialihkan peruntukannya kepada orang-orang miskin. Tetapi ini hanyalah cerita dari pemerintah.  Selama ini rakyat miskin yang jelata tidak pernah langsung menikmati pengalihan penghapusan subsidi  BBM. Sebaliknya rakyat miskin yang jelata itu, hanya menerima dampaknya yang sangat menghancurkan kehidupan mereka. Kehidupan mereka akan menjadi porak-poranda, sebagai akibat kenaikan BBM. Orang-orang kaya tidak pernah mengeluhkan kenaikanBBM. Justeru yang menjadi korban pertama kali akibat kenaikan BBM adalah orang-orang miskin di perkotaan dan di desa.

Sekarang pun harga BBM  belum naik, malah harga-harga kebutuhan pokok rakyat sudah naik. Rata-rata diatas 30 persen. Malah beberapa kebutuhan pokok  lebih 30 persen kenaikkannya. Sungguh sangat memprihatinkan nasib rakyat miskin yang jelata.

Pemerintahan SBY-Boediono yang berideologi  “neolib” dan lebih cenderung membela kepentingan orang-orang kaya dan kaum pemilik modal, dan  pro-pasar. Di bandingkan membela kepentingan rakyat jelata.  Karena itu pilihan menaikan harga BBM itu, hanyalah menunjukkan watak dasar dari pemerintahan SBY-Boediono, yang memang  tidak berpihak kepada rakyat.

Pemerintahan SBY-Boeidono yangn didukung partai-partai koalisi, tak menepati janjinya mereka, yang ingin mengubah kehidupan rakyat dan  mensejahterakan rakyat. Justru di masa pemerintahannya yang kedua, kehidupan rakyat jelata semakin susah dan memilukan. Inilah bukti pemerintahan  ini tidak pro-rakyat. Wallahu’alam.

 

 

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Opini Redaksi lainnya:

+Pasang iklan

Obat Herbal Mabruuk

Sedia obat herbal berbagai penyakit: Kolesterol, Maag,Asma, Diabetes, Darah Tinggi, Jantung, Kanker, Asam Urat, Nyeri Haid, Lemah Syahwat, Kesuburan, Jerawat, Pelangsing, dll
http://www.herbalmabruuk.com

Royal Islam Indonesia Umroh & Haji Tours

Paket umroh, Paket Umroh Ramadhan, Paket Haji Plus, Paket Wisata Cairo. Mulai $ 2.000
http://royalislamindonesia.com

Toko Tas Online TBMR - Diskon Setiap Hari

Jual tas branded murah, tas import, tas wanita dengan harga yang super murah. Tas LV, Prada, Gucci, Hermes, Chanel, Burberry, Chloe, Webe, dll. Grosir dan Eceran.
http://www.tasbrandedmurahriri.com

Infaq Dakwah Center

Rika Suranti: Anak Yatim Berprestasi Menderita Tumor Tulang Ganas, Ayo Bantu!!

Rika Suranti: Anak Yatim Berprestasi Menderita Tumor Tulang Ganas, Ayo Bantu!!

Sejak usia 8 tahun sudah menjadi yatim. Saat tumbuh menjadi remaja muslimah berprestasi dan rajin beribadah, ia diuji dengan musibah tumor ganas di lututnya. ...

Bayi ini Lahir Caesar, Ayahnya Sedang Dipenjara Karena Jihad untuk Muslim Rohingnya. Ayo Bantu..!!

Bayi ini Lahir Caesar, Ayahnya Sedang Dipenjara Karena Jihad untuk Muslim Rohingnya. Ayo Bantu..!!

Bayi ini lahir Caesar dengan biaya sekitar 7 juta rupiah. Sang ayah uzur syar'i sedang menjalani vonis penjara 7,5 tahun karena Jihad Rohingnya....

Bantuan Muallaf Enny Hutajulu Sudah Diserahkan Rp 24 Juta untuk Pengobatan dan Modal Usaha

Bantuan Muallaf Enny Hutajulu Sudah Diserahkan Rp 24 Juta untuk Pengobatan dan Modal Usaha

Bantuan untuk muallaf Enny Hutajulu telah diserahkan untuk keluar dari keterpurukan, dimanfaatkan untuk: modal usaha, biaya pengobatan anaknya, biaya sekolah dan biaya kontrak rumah....

Pembengkakan Jantung, Ummu Gaza Istri Mujahid Opname di Rumah Sakit, Ayo Bantu!!!

Pembengkakan Jantung, Ummu Gaza Istri Mujahid Opname di Rumah Sakit, Ayo Bantu!!!

Sudah dua hari Ummu Ghaza opname di rumah sakit karena pembengkakan jantung hingga anfal. Sang suami tidak cukup dana karena baru keluar penjara akibat amaliah jihadnya di Cirebon beberapa tahun...

Biaya Operasi Mujahid Eksekutor Pendeta Penghujat Islam Sudah Diserahkan, Tapi Diinfakkan Kembali

Biaya Operasi Mujahid Eksekutor Pendeta Penghujat Islam Sudah Diserahkan, Tapi Diinfakkan Kembali

Bantuan Rp 5 juta untuk operasi sudah diserahkan. Karena dana sudah terpenuhi maka mujahid ini menginfakkan kembali kepada IDC untuk keluarga mujahid yang memerlukan....

Latest News
Ciptakan Hasut & Langgar Hukum, Menhan Siap Usir Jurnalis Asing di Papua

Ciptakan Hasut & Langgar Hukum, Menhan Siap Usir Jurnalis Asing di Papua

Kamis, 28 May 2015 04:40

Video Wawancara Ustadz Bernard Abdul Jabar 'Mantan Pendeta' Soal Kristenisasi di Indonesia

Video Wawancara Ustadz Bernard Abdul Jabar 'Mantan Pendeta' Soal Kristenisasi di Indonesia

Rabu, 27 May 2015 23:55

Mantan Menpan: Birokrasi Saat Ini Berantakan dan Juga Hancur

Mantan Menpan: Birokrasi Saat Ini Berantakan dan Juga Hancur

Rabu, 27 May 2015 22:09

Berita Foto : Rekaman Aksi Ratusan Umat Islam dari MMI, FPI, FUI, Kamra di depan Kedubes Myanmar

Berita Foto : Rekaman Aksi Ratusan Umat Islam dari MMI, FPI, FUI, Kamra di depan Kedubes Myanmar

Rabu, 27 May 2015 21:35

Secara Ilmiah, Suara Terompet Sangkakala Benar Adanya

Secara Ilmiah, Suara Terompet Sangkakala Benar Adanya

Rabu, 27 May 2015 21:10

Abu Jibril: Kejahatan Genosida Muslim Rohingya Sejak 1978, Tak Bisa Dibenarkan Aturan Negara Manapun

Abu Jibril: Kejahatan Genosida Muslim Rohingya Sejak 1978, Tak Bisa Dibenarkan Aturan Negara Manapun

Rabu, 27 May 2015 20:09

Forum Cinta Sragen, Kepsek SMPN 2 Sragen harus Minta Maaf di Depan Umum

Forum Cinta Sragen, Kepsek SMPN 2 Sragen harus Minta Maaf di Depan Umum

Rabu, 27 May 2015 20:05

[Video] Aksi Bakar Boneka Biksu Budha di Kedubes Myanmar Pacu Tensi Aparat

[Video] Aksi Bakar Boneka Biksu Budha di Kedubes Myanmar Pacu Tensi Aparat

Rabu, 27 May 2015 20:00

Indonesia Menjadi Tauladan di Dalam Kehidupan Sosial

Indonesia Menjadi Tauladan di Dalam Kehidupan Sosial

Rabu, 27 May 2015 19:59

ICW Berang Disebut Menerima Dana dari APBN dan KPK

ICW Berang Disebut Menerima Dana dari APBN dan KPK

Rabu, 27 May 2015 19:45

Jet Tempur Koalisi Saudi Bombardir Markas Komando Pasukan Khusus  Yaman di Ibukota Sana'a

Jet Tempur Koalisi Saudi Bombardir Markas Komando Pasukan Khusus Yaman di Ibukota Sana'a

Rabu, 27 May 2015 19:30

Orang Bersenjata Berusaha Bunuh PM Libya Abdullah Al-Thani yang Didukung Barat

Orang Bersenjata Berusaha Bunuh PM Libya Abdullah Al-Thani yang Didukung Barat

Rabu, 27 May 2015 19:15

Ratusan Umat Islam dari FUI, MMI, FPI Demo Kejahatan Genosida di Depan Kedubes Myanmar

Ratusan Umat Islam dari FUI, MMI, FPI Demo Kejahatan Genosida di Depan Kedubes Myanmar

Rabu, 27 May 2015 19:00

Paksa Muslim Makan Daging Babi Busuk, Polisi Jerman Diberhentikan dari Tugas

Paksa Muslim Makan Daging Babi Busuk, Polisi Jerman Diberhentikan dari Tugas

Rabu, 27 May 2015 16:27

Turki Akan Bantu Oposisi Moderat Suriah dengan Serangan Udara untuk Perangi Daulah Islam

Turki Akan Bantu Oposisi Moderat Suriah dengan Serangan Udara untuk Perangi Daulah Islam

Rabu, 27 May 2015 15:09

Pemerintah Syi'ah Irak Paksa Pengungsi Sunni Ramadi Kembali Ke Zona Perang

Pemerintah Syi'ah Irak Paksa Pengungsi Sunni Ramadi Kembali Ke Zona Perang

Rabu, 27 May 2015 14:05

AS Kembali Salahkan Pasukan Syi'ah Irak atas Jatuhnya Kota Ramadi ke Tangan Daulah Islam

AS Kembali Salahkan Pasukan Syi'ah Irak atas Jatuhnya Kota Ramadi ke Tangan Daulah Islam

Rabu, 27 May 2015 13:45

Surat Ancaman Teror 2 Masjid di Arizona Amerika Serikat

Surat Ancaman Teror 2 Masjid di Arizona Amerika Serikat

Rabu, 27 May 2015 13:30

Zionis Israel Kembali Lancarkan Serangan Udara di Jalur Gaza

Zionis Israel Kembali Lancarkan Serangan Udara di Jalur Gaza

Rabu, 27 May 2015 13:15

Universitas Indonesia Gelar Bakti Sosial Pengobatan Massal Gratis bagi 800 orang di Jalur Gaza

Universitas Indonesia Gelar Bakti Sosial Pengobatan Massal Gratis bagi 800 orang di Jalur Gaza

Rabu, 27 May 2015 12:59



Must Read!
X