Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
14.876 views

Mengapa Begal Motor Harus Dibakar Hidup-Hidup?

JAKARTA (voa-islam.com) – Zaman  serba susah. Hidup pun serba susah. Walaupun sudah berganti pemimpin berkali-kali. Tidak ada satupun diantara mereka yang membuat rakyat tenteram, bahagia, sejahtera, dan mendapatkan rasa keadilan.

Setiap  kali lahir pemimpin isinya hanyalah ‘tukang tipu’ atau ‘tukang dusta’. Menipu dan berdusta terhadap rakyat seperti sudah menjadi pilihan mereka.

Tetap saja yang makmur dan  berlimpah harta-benda para pemimpin dan pejabat. Tidak  ada pemimpin dan  pejabat yang paling  belakang menikmati berkah rezeki kekayaan harta-benda.

Mereka semua berjanji memakmurkan dan mensejahterakan rakyat. Tapi, ketika mereka berkuasa dan menjabat, mereka menindas, menyiksa, dan menzalimi rakyat. Tanpa peduli.

Rakyat di azab dengan berbagai kebijakan yang membuat mereka menderita. Mulai dari kenaikan harga-harga kebutuhan pokok, sampai kenaikan  listrik, gas elpiji, transportasi dan lainnya. Seakan sengaja rakyat dibuat lebih menderita dari waktu ke waktu.

Para pemimpin dan  pejabat tidak rela bila melhatnya rakyatnya bisa tertawa. Rakyat terus dibuat menderita. Tanpa akhir. Bahkan, sekarang membeli ‘raskin’ (beras miskin) pun, mereka sudah tak mampu.

Sementara itu, para pemimpin dan pejabat terus mengumbar janji, dan membuat pencintraan, tanpa henti. Ini hanyalah satu cara menutupi kebusukan mereka di depan rakyat.

Sejatinya mereka tidak ada yang memiliki empati dan simpati terhadap rakyat. Secuilpun. Mereka hanya suka membuat sensasi di depan kamera wartawan. Tapi kosong tidak realisasinya yang konkrit bagi kehidupan rakyat jelata.,

Para pemimpin dan pejabat berkomplot dengan para ‘taoke’ Cina  yang sudah menguasai sektor ekonomi Indonesia. Para kartel yang umumnya bermata ‘sipit’ itu, mereka tidak peduli dengan tingkat penderitaan rakyat yang begitu luar biasa.

Dengan menguasai seluruh jaringan distribusi barang kebutuhan pokok dari hulu sampai hilir, maka mereka  seenaknya bisa memainkan harga. Rakyat terus dicekik oleh para ‘taoke’ Cina dengan menimbun dan menaikan harga sesuka hati mereka.

Para ‘taoke’ Cina itu menjadi ‘kroni’ para pemimpin dan pejabat. Negeri ini sudah dikapling-kapling. Semuanya uang ‘sogokan’ dari para 'taoke' Cina mengalir ke kantong para pemimpin dan pejabat.

Sehingga mereka menjadi kaya-raya  dengan cara mencekik leher  rakyat. Karena mereka sudah menguasai seluruh sektor kehidupan. Rakyat sangat menderita dengan kondisi ini. Tapi tidak ada yang peduli.

Tentu diatas segala penderitaan rakyat yang luar biasa itu, tumbuh dengan sangat subur para OKB (Orang  Kaya Baru),  hasil persongkolan antara para pemimpin dan pejabat dengan para ‘taoke’ Cina, dan kekuatan penjajah asing.

Ini semakin nampak para pemimpin dan pejabat hanyalah perpanjangan tangan para penjajah ‘taoke’ Cina dan penjajah asing. Mereka membuat ‘kenyang’ kepada para pemimpin dan pejabat dengan berbagai ‘upeti’.

Lihat  gaya hidup para pejabat, keluarganya, dan para kroninya. Bermewah-mewah. Hidup dengan gaya hidup ala ‘pangeran’.

Memiliki pesawat pribadi, tinggal di rumah yang eksklusif, apartemen mewah, berlibur ke luar negeri, dan menikmati tempat-tempat berlibur yang sangat mewah dan sangat  eksklusif bersama dengan para ‘gundik’ dan peliharaan mereka.

Anak-anak mereka yang masih ‘ingusan’ diberi modal  puluhan atau ratusan miliar, tanpa ada rasa malu sedikitpun. Membuat perusahaan ‘abal-abal’ sekadar untuk melakukan pencucian uang hasil sogokan atau suap dari para ‘taoke’ Cina yang menginginkan proteksi (perlindungan).  Ini sudah gejala umum.

Maka ada istilah KKN (Korupsi, Kolusi, dan Napotisme). Membagi-bagi kekayaan negara, mirip seperti membagi harta warisan milik nenek moyang mereka.

Hari-hari ini rakyat ramai dicekoki dan disuguhi berita tentang begal motor. Ada yang tertangkap, dan langsung dibakar hidup-hidup. Para begal itu adalah rakyat miskin. Tidak memiliki keahlian apapun. Tidak memilliki pendidikan. Tidak memiliki akses politik dan ekonomi.

Mereka mencari cara yang paling mudah medapatkan ‘uang’ dengan cara melakukan begal. Mereka rakyat jelata yang  miskin.

Mereka tidak bisa bernegosiasi dengan tokoh partai. Mereka tidak bisa melakukan negosiasi dengan para pemimpin dan pejabat yang berkuasa. Mereka tidak bisa melakukan negosiasi dengan para ‘taoke’ yang sudah menguasai ekonomi Indonesia.

Mereka mencari makan dengan cara yang paling mudah menjadi ‘begal’. Karena mereka bodoh, tidak berpendidikan, miskin, dan  tidak memiliki akses politik dan ekonomi. Nasib mereka tragis. Dibakar oleh rakyat.

Tapi mereka yang berkhianat terhadap rakyat dengan berdusta dan menipu rakyat, mereka tidak  dibakar oleh rakyat seperti tukang ‘begal motor. Tapi Alllah Azza Wa Jalla, tidak akan pernah mengingkari janjinya.

Mereka yang sudah membuat rakyat menderita, dan menzalimi rakyat, pasti  mereka akan mendapatkan bagian di akhirat kelak. Dibakar dengan api neraka selamanya, abadi. Wallahu’alam.

 

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Opini Redaksi lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Masya Allah... Mushalla Al-Hidayah Mojosari Lapuk Terancam Ambruk. Ayo Bantu..!!

Masya Allah... Mushalla Al-Hidayah Mojosari Lapuk Terancam Ambruk. Ayo Bantu..!!

Mushalla berumur 80 tahun ini didirikan Kyai Asmuri pada zaman penjajahan Belanda sebagai markas ibadah dan perjuangan pemuda kampung Mojosari Sragen. Kini kondisinya lapuk, reyot, dan keropos...

Hijrah Memeluk Islam, Muallaf Calon Dokter Diterpa Banyak Ujian. Ayo Bantu Biaya Kuliah.!!

Hijrah Memeluk Islam, Muallaf Calon Dokter Diterpa Banyak Ujian. Ayo Bantu Biaya Kuliah.!!

Sejak hijrah dari Kristen, Maria terbuang dari keluarga besar dengan berbagai tuduhan dan fitnah keji. Tanpa dukungan keluarga, mahasiswi kedokteran Universitas Brawijaya ini butuh biaya kuliah...

Hidup Sebatang Kara, Rumah Nenek Halimah Ludes Kebakaran. Ayo Bantu..!!

Hidup Sebatang Kara, Rumah Nenek Halimah Ludes Kebakaran. Ayo Bantu..!!

Di usia uzurnya Nenek Halimah makin rajin beribadah dan banyak ujian iman. Rumah gubuknya ludes terbakar. Dibutuhkan dana Rp 13 juta, untuk membangun rumah sederhana agar bisa istirahat dan khusyuk...

Keluarga ini Terancam Pemurtadan dan Rentenir, Ayo Bantu Modal Usaha..!!

Keluarga ini Terancam Pemurtadan dan Rentenir, Ayo Bantu Modal Usaha..!!

Berbagai ikhtiar dilakukan pasangan Eddy Saputra dan istrinya untuk mengatasi beratnya himpitan ekonomi, tapi selalu menemui jalan buntu. Bantuan justru datang dari orang yang membahayakan akidah:...

Perut Membesar Sakit Usus dan Sulit BAB, Ulwan Ghazi Harus Dioperasi. Ayo Bantu.!!

Perut Membesar Sakit Usus dan Sulit BAB, Ulwan Ghazi Harus Dioperasi. Ayo Bantu.!!

Terlahir dengan kelainan usus, Ulwan harus menghabiskan masa kanak-kanak dengan rintih tangis hingga 4 tahun. Butuh biaya operasi, sang ibu hanya penjual kerupuk....

Latest News
Sri Lanka Cabut Larangan Penggunaan Drone yang Diberlakukan Setelah Serangan Bom Paskah

Sri Lanka Cabut Larangan Penggunaan Drone yang Diberlakukan Setelah Serangan Bom Paskah

Sabtu, 18 Jan 2020 20:30

Trump Peringatkan Pemimpin Tertinggi Syi'ah Iran Ali Kamenei untuk 'Hati-hati' Berbicara

Trump Peringatkan Pemimpin Tertinggi Syi'ah Iran Ali Kamenei untuk 'Hati-hati' Berbicara

Sabtu, 18 Jan 2020 19:43

Angkat Tema Pendidikan, FGD Pra KUII ke-7 Soroti Dikotomi Ilmu Agama dan Non-Agama

Angkat Tema Pendidikan, FGD Pra KUII ke-7 Soroti Dikotomi Ilmu Agama dan Non-Agama

Sabtu, 18 Jan 2020 19:11

Predator Seksual Buah Akidah Sekuler-Liberal

Predator Seksual Buah Akidah Sekuler-Liberal

Sabtu, 18 Jan 2020 18:57

Erdogan: Eropa Akan Hadapi Ancaman Teror Jika Pemerintah Tripoli Jatuh

Erdogan: Eropa Akan Hadapi Ancaman Teror Jika Pemerintah Tripoli Jatuh

Sabtu, 18 Jan 2020 18:53

Pluralitas dan Pluralisme Menurut Islam

Pluralitas dan Pluralisme Menurut Islam

Sabtu, 18 Jan 2020 18:49

Liberalisasi Pariwisata

Liberalisasi Pariwisata

Sabtu, 18 Jan 2020 18:35

Wakil Ketua DSN MUI Pusat kunjungi DQA

Wakil Ketua DSN MUI Pusat kunjungi DQA

Sabtu, 18 Jan 2020 18:32

Menyikapi Potensi Spritual Manusia

Menyikapi Potensi Spritual Manusia

Sabtu, 18 Jan 2020 18:23

Manfaat Menghindari Riba

Manfaat Menghindari Riba

Sabtu, 18 Jan 2020 18:19

Toxic Friendship, Persahabatan Berkedok Hijrah

Toxic Friendship, Persahabatan Berkedok Hijrah

Sabtu, 18 Jan 2020 18:10

Taliban Berencana Akan Tandatangani Kesepakatan Damai dengan AS Akhir Januari

Taliban Berencana Akan Tandatangani Kesepakatan Damai dengan AS Akhir Januari

Sabtu, 18 Jan 2020 18:08

WIZ Bantu Perbaikan Mesin Pompa Air Bagi Korban Banjir Bekasi

WIZ Bantu Perbaikan Mesin Pompa Air Bagi Korban Banjir Bekasi

Sabtu, 18 Jan 2020 18:00

Warga Curug Mekar Minta Pemkot Bogor Segera Relokasi GKI Yasmin

Warga Curug Mekar Minta Pemkot Bogor Segera Relokasi GKI Yasmin

Sabtu, 18 Jan 2020 08:02

PKS: Kebijakan Menaikan Harga Gas 3 Kg Berpotensi Melanggar Undang-Undang

PKS: Kebijakan Menaikan Harga Gas 3 Kg Berpotensi Melanggar Undang-Undang

Sabtu, 18 Jan 2020 07:18

Kasus GKI Yasmin Bukan Intoleransi, Tapi Pelanggaran Hukum

Kasus GKI Yasmin Bukan Intoleransi, Tapi Pelanggaran Hukum

Sabtu, 18 Jan 2020 06:57

Pesantren eLKISI Mojokerto Sinergi Program Bantu Korban Banjir Bekasi

Pesantren eLKISI Mojokerto Sinergi Program Bantu Korban Banjir Bekasi

Sabtu, 18 Jan 2020 06:47

Innalillahi, Syaikh Yusuf Deedat Akhirnya Meninggal Akibat Luka Tembak di Kepala

Innalillahi, Syaikh Yusuf Deedat Akhirnya Meninggal Akibat Luka Tembak di Kepala

Sabtu, 18 Jan 2020 05:56

Medis: Lebih 500 Orang Meninggal di Kamp Al-Hol Suriah pada 2019

Medis: Lebih 500 Orang Meninggal di Kamp Al-Hol Suriah pada 2019

Jum'at, 17 Jan 2020 21:22

Yusuf Deedat, Putra Kristolog Terkemuka Ahmad Deedat Kritis Setelah Ditembak di Kepala

Yusuf Deedat, Putra Kristolog Terkemuka Ahmad Deedat Kritis Setelah Ditembak di Kepala

Jum'at, 17 Jan 2020 18:45


Hijab Syari Terbaru 2020

Must Read!
X