Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
6.729 views

Fa Aina Tadzhabun Persaudaraan Alumni 212 ?

Langkah Tim 11 Alumni 212 bertemu dengan presiden Jokowi di istana Bogor pada hari Ahad lalu telah menuai kontroversi di tengah masyarakat khususnya para alumni yang pernah ikut dalam berjilid-jilid Aksi Bela Islam. Meskipun sudah ada klarifikasi dari Tim 11 terkait kedatangan mereka ke presiden Jokowi namun bola liar kontroversi akibat kedatangan mereka itu sampai sekarang masih terus bergulir khususnya di media sosial.

Media-media mainstream yang selama ini nyinyir dengan Aksi Bela Islam langsung menggoreng isu kedatangan Tim 11 ke Istana Bogor, setelah beredar foto para tokoh umat itu bersama Jokowi. Macam-macam judul berita yang mereka tulis, namun secara umum media serta tokoh-tokoh yang anti dengan Aksi Bela Islam itu melakukan framing terkait peristiwa tersebut.

Dalam klarifikasinya, Tim 11 menegaskan bahwa kedatangan mereka menemui presiden Jokowi merupakan bagian dari upaya mereka menasehati serta memberikan klarifikasi khususnya terkait kriminalisasi ulama serta tokoh-tokoh Islam yang sampai sekarang masih terjadi. Ditambah lagi, menurut Tim 11, apa yang mereka lakukan tersebut merupakan bagian dari Amar Ma'ruf Nahi Munkar kepada penguasa sembari mengutip hadits Afdholu jihad Kulil haq inda sulthoni jair (sebaik-baiknya jihad adalah menyampaikan kalimat kebenaran kepada penguasa dzalim).

Klarifikasi lain yang disampaikan Tim 1 termasuk beredarnya foto mereka bersama Jokowi. Padahal menurut mereka, pihak istana sebelumnya sudah menegaskan bahwa pertemuan tersebut bersih dari wartawan serta liputan media. Namun Tim 11 lupa bahwa agenda presiden itu terjadwal dengan rapih. Jadi walaupun pihak kepresidenan menyatakan bahwa pertemuan sifatnya tertutup dan tidak ada media yang meliput, tetap saja wartawan atau media bisa mengakses jadwal agenda presiden.

Umat Kecewa
Tidak sedikit warganet yang mengecam kedatangan Tim 11 ke istana Bogor. Bagi mereka tidak pantas sekelompok tokoh umat yang di dalamnya juga termasuk ulama, harus menemui seorang penguasa yang selama ini dianggap 'tidak ramah' dan berseberangan dengan umat Islam yang tidak memilih dirinya pada pemilihan presiden 2014 lalu. Bahkan ada yang menuding Tim 11 dari Persaudaraan Alumni 212 itu "masuk angin" sudah berada di ketiak Jokowi ataupun mulai menjilat Jokowi.

Bagi banyak warganet alumni 212, apapun alasan serta klarifikasi yang disampaikan Tim 11 Alumni 212 menemui Jokowi, tidak berarti apa-apa. Di benak mereka saat ini, Tim 11 sudah dianggap berkhianat terhadap perjuangan umat. Manuver Tim 11 menemui Jokowi di saat tahun politik yang sedang memanas ini hanyalah menimbulkan kebingungan dan kekecewaan. Bahkan seorang netizen yang rajin menulis analisa politik di media sosial, Nasrudin Joha, dengan rasa kecewanya menyatakan "Wahai ulama, ketahuilah ! Anda tidak sedang berhadapan dengan rezim ksatria, yang Anda hadapi adalah rezim khianat, pendusta dan dzalim. Anda harus memperhatikan apa yang menjadi tindakan mereka, bukan apa yang terucap apalagi janji yang diikrarkan."

Apa yang disampaikan Nasrudin Joha ada benarnya, mengingat track record Jokowi yang sering berbohong ataupun bermuka dua. Dan kekecewaan masyarakat terhadap manuver Tim 11 juga harus jadi bahan evaluasi serta masukan untuk Tim 11. Jangan sampai umat yang sedang kecewa dengan manuver bertemunya mereka dengan Jokowi, menjadi semakin tidak percaya dengan para tokoh serta ulama yang tergabung di Persaudaraan Alumni 212 tersebut.

Bijak bersikap
Tahun politik seperti saat ini sepertinya memang menuntut kita sebagai seorang Muslim untuk lebih banyak memupuk sikap baik sangka (husnuzhan) dan juga meneliti terlebih dahulu (tabayyun) informasi yang simpang siur beredar di tengah masyarakat. Jangan sampai sikap kritis dan skeptis kita dalam memandang sesuatu malah akhirnya merusak kehormatan dan marwah saudara kita sesama Muslim, apalagi saudara Muslim kita tersebut adalah sekelompok orang alim yang selama ini kita tahu bagaimana kredibilitas serta integritas kepribadiannya.

Di sisi lain, tokoh umat yang tergabung di Persaudaraan Alumni 212 atau di mana pun mereka berada, harus benar-benar berhitung atas manuver apapun yang mereka lakukan terutama manuver itu terkait dengan penguasa yang selama ini dianggap tidak ramah dengan umat Islam. Maka langkah Tim 11 Alumni 212 yang bertemu dengan Jokowi di tahun politik seperti saat ini, jangan sampai terulang lagi. Jangan sampai manuver Tim 11 Alumni 212 itu sendiri yang justru memicu kontroversi dan su'uzhon umat sehingga akhirnya muncul pertanyaan Fa Aina Tadzhabun (Mau Kemana) Persaudaraan Alumni 212? Wallahu a'lam.

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Opini Redaksi lainnya:

+Pasang iklan

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Toko Tas Online TBMR - Murah & Terpercaya

Toko tas online dan Pusat grosir tas TBMR menjual tas branded harga grosir. DISKON setiap hari s/d 50%. Tas wanita, tas import, tas kerja semua dijamin MURAH. Menerima Reseller.
http://www.tasbrandedmurahriri.com

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Pusat Jam Tangan Impor Murah

Tampil cantik dan keren dengan jam tangan impor pilihan. Tersedia koleksi ribuan jam tangan untuk pria dan wanita, harga dijamin murah.
http://timitime.asia

Pasaribu: Disabilitas Kaki yang Ahli Ibadah ini Jadi Incaran Misionaris. Ayo Bantu Modal Usaha.!!

Pasaribu: Disabilitas Kaki yang Ahli Ibadah ini Jadi Incaran Misionaris. Ayo Bantu Modal Usaha.!!

Hidup dengan satu kaki, pria asal Sibolga Tapanuli ini tak kenal putus asa. Setelah kakinya diamputasi karena tertabrak truk, ia justru makin rajin beribadah di masjid. Pria Batak ini butuh bantuan...

Nafisa Zahra, Bayi 9 Bulan ini Menderita Kanker Pembuluh Darah. Ayo Bantu..!!!

Nafisa Zahra, Bayi 9 Bulan ini Menderita Kanker Pembuluh Darah. Ayo Bantu..!!!

Baru berusia 9 bulan, bayi ini diuji dengan penyakit Kanker Pembuluh Darah. Kedua pipinya tumbuh dua benjolan sebesar kepal tangan orang dewasa. Ia harus segera dioperasi dan minum susu khusus...

Ismail Abdurrahman: Anak Aktivis Dakwah Opname di RS PKU Solo. Ayo Bantu..!!

Ismail Abdurrahman: Anak Aktivis Dakwah Opname di RS PKU Solo. Ayo Bantu..!!

Musibah muntaber tak henti-hentinya menimpa Ismail, anak aktivis dakwah Solo Raya. Sang ayah, Muhammad Arif adalah pekerja serabutan yang saat ini sedang mendapat ujian yang bertubi-tubi. ...

Sakit Stroke, Muallaf Mantan Hindu ini Hidup Sebatang Kara di Gubuk Lapuk. Ayo Bantu.!!

Sakit Stroke, Muallaf Mantan Hindu ini Hidup Sebatang Kara di Gubuk Lapuk. Ayo Bantu.!!

Nyaris sempurna ujian hidup muallaf Nyoman Kawi. Di usia senja, ia tak bisa mencari nafkah karena stroke telah mematikan separo tubuhnya. Hidup sebatang kara, ia tinggal di gubuk lapuk yang tidak...

Guru SMP Islam & Mahasiswi Bahasa Arab Solo Terlindas Truk Kontainer. Ayo Bantu..!!!

Guru SMP Islam & Mahasiswi Bahasa Arab Solo Terlindas Truk Kontainer. Ayo Bantu..!!!

Musibah dahsyat menimpa Ustadzah Juwariah. Terlindas truk kontainer, ia kritis tak sadarkan diri: tulang panggul remuk, tulang pubis patah, engsel tulang panggul bergeser (dislokasi), engkel...

Latest News
Benarkah Presiden Jokowi Seperti Umar Bin Khattab?

Benarkah Presiden Jokowi Seperti Umar Bin Khattab?

Rabu, 20 Feb 2019 20:27

Serangan Pribadi Jokowi dan Modal Kampanye Pilgub DKI

Serangan Pribadi Jokowi dan Modal Kampanye Pilgub DKI

Rabu, 20 Feb 2019 20:13

Pasukan SDF Culik dan Tangkap 100 Lebih Warga Sipil Termasuk Wanita dan Anak-anak di Timur Suriah

Pasukan SDF Culik dan Tangkap 100 Lebih Warga Sipil Termasuk Wanita dan Anak-anak di Timur Suriah

Rabu, 20 Feb 2019 18:15

Inggris Cabut Kewarganegaraan Shamima Beghum, Remaja Inggris yang Bergabung dengan IS di Suriah

Inggris Cabut Kewarganegaraan Shamima Beghum, Remaja Inggris yang Bergabung dengan IS di Suriah

Rabu, 20 Feb 2019 16:30

Politisi Inggris Terkemuka Desak Pemerintah Cabut Kewarganegaraan Inggris Asma Assad

Politisi Inggris Terkemuka Desak Pemerintah Cabut Kewarganegaraan Inggris Asma Assad

Rabu, 20 Feb 2019 15:30

Hampir Setahun Protes di Perbatasan Gaza Berlangsung, Perang Tampaknya Tak Bisa Dihindari

Hampir Setahun Protes di Perbatasan Gaza Berlangsung, Perang Tampaknya Tak Bisa Dihindari

Rabu, 20 Feb 2019 13:45

Kekuasaan yang Menenggelamkan

Kekuasaan yang Menenggelamkan

Rabu, 20 Feb 2019 13:36

Pasukan Israel Serang Jamaah Palestina di Masjid Al-Aqsha

Pasukan Israel Serang Jamaah Palestina di Masjid Al-Aqsha

Rabu, 20 Feb 2019 13:23

Zakat Pengurang Pajak Didesak Judicial Review

Zakat Pengurang Pajak Didesak Judicial Review

Rabu, 20 Feb 2019 13:20

LGBT Penghancur Generasi, Bagaimana Mengakhiri?

LGBT Penghancur Generasi, Bagaimana Mengakhiri?

Rabu, 20 Feb 2019 12:58

Prabowo Sebut Kasus yang Meninpa Ahmad Dhani 'Abuse of Power'

Prabowo Sebut Kasus yang Meninpa Ahmad Dhani 'Abuse of Power'

Rabu, 20 Feb 2019 12:58

Laporan: Qatar Akan Berhenti Danai Listrik Gaza Setelah April 2019

Laporan: Qatar Akan Berhenti Danai Listrik Gaza Setelah April 2019

Rabu, 20 Feb 2019 12:35

Insiden Pak Presiden

Insiden Pak Presiden

Rabu, 20 Feb 2019 12:31

Penolakan RUU PKS Rambah Samarinda

Penolakan RUU PKS Rambah Samarinda

Rabu, 20 Feb 2019 12:15

Operasi Semburan Fitnah

Operasi Semburan Fitnah

Rabu, 20 Feb 2019 11:38

Aneh Jokowi

Aneh Jokowi

Rabu, 20 Feb 2019 10:20

Korupsi? Harus Diberantas hingga Tuntas!

Korupsi? Harus Diberantas hingga Tuntas!

Rabu, 20 Feb 2019 09:08

Fadli Zon Ungkap Tanda-tanda Kekalahan Jokowi

Fadli Zon Ungkap Tanda-tanda Kekalahan Jokowi

Rabu, 20 Feb 2019 08:47

Menangkan Prabowo-Sandi, Ulama Resmikan Posko Koppasandi

Menangkan Prabowo-Sandi, Ulama Resmikan Posko Koppasandi

Rabu, 20 Feb 2019 08:20

Bak Kacang Lupa Kulitnya, Kampanye Jokowi di Pilgub DKI Dibiayai dari Keuntungan Lahan Prabowo

Bak Kacang Lupa Kulitnya, Kampanye Jokowi di Pilgub DKI Dibiayai dari Keuntungan Lahan Prabowo

Rabu, 20 Feb 2019 08:00


Reseller tas batam

Kumpulan Video Aksi Bela Islam
Must Read!
X