Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
2.494 views

Ramadhan dan People Power

Tony Rosyid

Pengamat Politik dan Pemerhati Bangsa

Bagi umat Islam, Ramadhan itu bulan sakral. Tak ada yang lebih sakral dari bulan Ramadhan. Di bulan Ramadhan, kesempatan menjadi penghuni surga terbuka, peluang menjadi ahli neraka menyempit, dan aktifitas negatif dan destruktif ala setan gak lagi leluasa. Gak perlu heran jika di bulan Ramadhan, banyak manusia mendadak berubah menjadi baik.

Ramadhan diyakini umat Islam sebagai bulan surgawi. Untuk sampai ke surga ada dua syarat. Pertama, amal shaleh. Amal shaleh itu perbuatan baik, sesuai keinginan Tuhan dan tak berbenturan dengan hak sosial. Sikap dan perbuatannya diterima penduduk langit dan disenangi penduduk bumi. Anda senyum, berkata jujur, bantu orang, pasti orang lain suka. Kalau ada orang gak suka, berarti ada persoalan mental dengan orang itu.

Kedua, "nahi munkar". "Nahi Munkar" itu meluruskan sesuatu yang keliru dan jihad melawan setiap kemungkaran. Korupsi itu bagian dari bentuk kemungkaran. Begitu juga merampok dan mencuri surat/kotak suara dalam pemilu. Mencurangi lawan politik, jelas itu juga kemungkaran. Dosanya sangat besar. Sayangnya, para politisi umumnya gak begitu kenal dosa. Terutama di musim pemilu. Kita doakan, semoga di Ramadhan kali ini mereka punya kesempatan untuk bertobat.

Ada yang bilang: mencuri kotak suara lebih besar dosanya dari pada mencuri kotak amal di masjid. Boleh jadi. Sebab, mencuri kotak suara ( juga C1) efek destruktifnya jauh lebih besar. Apalagi jika itu dilakukan secara masif. Pertama, merusak sistem demokrasi. Kedua, bisa melahirkan pemimpin yang tidak dikehendaki rakyat. Rakyat akan kehilangan "trust" terhadap pemimpin, karena bukan ia tokoh yang dikehendaki. Ketiga, bisa memancing kemarahan dan memicu konflik horisontal.

Secara teoritis, dosa setiap amal bergantung besar-kecil dampak destruktifnya. Saya pikir semua sepakat soal ini. Jika kecurangan pemilu dampak destruktifnya lebih besar dari berzina, maka dosanya tentu juga akan lebih besar.

Intinya, bulan Ramadhan diharapkan steril dari semua bentuk dosa, termasuk dosa kecurangan dalam pemilu. Jika ada yang tetap nekad melakukan kecurangan, maka puasanya dipastikan tak akan diterima. Itu termasuk "amal zur" yang membuat Tuhan balik badan dan tak mau melihat orang itu, meski berpuasa dari subuh hingga magrib. Dan ini juga berlaku bagi mereka yang ikut meng-amini adanya kecurangan itu. Walaupun dia Kiai atau ustaz? Iya. Dosa mah gak pandang bulu. Gak melihat model peci, jenis sarung dan panjangnya sorban. Begitu kata ulama dengan semua dalil shahih yang mereka miliki.

Secara moral, pelaku kecurangan harus dijadikan musuh bersama. Common enemy. Harus dilawan sampai para pencuri suara itu sadar lalu insaf. Terlepas anda pendukung siapa dan apa pilihan politik anda. Sebab, ini problem moral yang harus dihentikan oleh siapapun. Melawan kemungkaran yang membahayakan negara  itu tugas semua anak bangsa. Bukan tugas paslon tertentu dan para pendukungnya. Bukan!

Caranya? Kasih nasehat. Kalau mereka punya kekuasaan? Lakukan kritik. Gak mempan juga? Anda boleh demo. Emang demo gak membatalkan puasa? Tidak! Selama niat anda lurus untuk memerangi kemungkaran. Dan demo anda dilakukan dengan cara-cara damai dan tidak destruktif. Agama anda, apapun itu, dan undang-undang negara ini membolehkan demo. Gak ada undang-undang yang melarang demo di bulan Ramadhan.

Tak ada tempat untuk berkompromi dan melakukan rekonsiliasi dengan kecurangan. Apalagi di bulan Ramadhan, haram hukumnya. Yang boleh, bahkan wajib, cegah kecurangan demi untuk menjaga moral, adab dan martabat bangsa. Kalau nilai-nilai moral dijaga, bangsa ini akan tegak berdiri dalam keadaan damai.

Jangan minta damai kalau anda berbuat curang, kata M.H. Ainun Najib. Damai itu mensyaratkan kejujuran. Jujur dan damai itu satu paket. Jangan merusak logika ini.

Kabarnya, Ramadhan ini akan ramai dengan demo. Sejumlah undangan dan ajakan dari berbagai elemen masyarakat sudah viral di medsos. Satu tuntutannya: melawan kecurangan pemilu.

Majlis Ulama Indonesia (MUI) katanya akan mengeluarkan fatwa larangan demo di bulan Ramadhan. Rakyat bertanya: MUI yang mana? Nah... Sejak Ma'ruf Amin nyawapres, pengurus MUI terbelah.

Sepertinya banyak dari rakyat yang sudah tak lagi mau dengar MUI. Setidaknya untuk urusan politik. Sebab, di mata rakyat, MUI sudah kemasukan unsur politik praktis. Artinya, mereka yang mau demo tetap akan demo. MUI mau ngomong apa, mereka tak peduli.

People power dong? Terserah anda mau kasih nama apa. Itu cuma persoalan bahasa dan istilah. Turun ke jalan, bawa ribuan hingga jutaan massa, itu hak warga negara. Yang penting tak melanggar aturan dan perundang-undangan.

Bukannya Ramadhan bulan damai? Betul! Tapi berdamai dengan kejujuran, bukan dengan kecurangan. Jadi, tak ada pintu rekonsiliasi untuk berdamai, apalagi memenangkan kecurangan. [PurWD/voa-islam.com]

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Opini Redaksi lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Kecelakaan Parah, Yatim Santri Tahfizh Qur’an ini Patah Kaki. Ayo Bantu..!!

Kecelakaan Parah, Yatim Santri Tahfizh Qur’an ini Patah Kaki. Ayo Bantu..!!

Sudah 10 hari Maymunah terbaring menahan perihnya patah tulang paha akibat kecelakaan. Ia harus menjalani pencangkokan dan pengobatan tulang selama 60 hari dengan biaya 9,6 juta. Ayo bantu.!!...

Farhan Syafero: Aktivis Dakwah Gugur Salah Tembak dalam Tragedi Berdarah Jakarta, Ayo Bantu.!!

Farhan Syafero: Aktivis Dakwah Gugur Salah Tembak dalam Tragedi Berdarah Jakarta, Ayo Bantu.!!

Aktivis dakwah ini gugur di bulan suci Ramadhan saat siaga menjaga markas FPI dan rumah Habib Rizieq. Jasadnya terkapar bersimbah darah dengan lubang peluru menembus dada hingga punggung....

Ditimpa Musibah Bertubi-tubi, Keluarga Muallaf Hidup Memprihatinkan, Ayo Bantu...!!!

Ditimpa Musibah Bertubi-tubi, Keluarga Muallaf Hidup Memprihatinkan, Ayo Bantu...!!!

Muallaf Evelyn harus berjuang keras menafkahi kelima anaknya, meski fisiknya rapuh mengidap kanker tiroid. Betapapun pahitnya hidup, ia tetap tegar mewujudkan mimpi anaknya yang hafal Al-Quran...

Dibulan Penuh Berkah IDC Kembali Santuni Yatim Dhuafa

Dibulan Penuh Berkah IDC Kembali Santuni Yatim Dhuafa

Dibulan yang penuh berkah ini Infaq Dakwah Center memberikan santunan kepada anak-anak yatim dhuafa. Kegiatan ini digelar bertepatan dengan acara buka bersama anak yatim dhuafa yang diadakan...

IDC Distribusikan Ratusan Kilogram Paket Tebar Kurma Ramadhan

IDC Distribusikan Ratusan Kilogram Paket Tebar Kurma Ramadhan

Alhamdulillah, Relawan IDC telah memulai distribusi Program Tebar Kurma Semarak Ramadhan 1440 H....

Latest News
Pasukan Saudi Klaim Tangkap Pemimpin Islamic State Cabang Yaman

Pasukan Saudi Klaim Tangkap Pemimpin Islamic State Cabang Yaman

Kamis, 27 Jun 2019 15:30

Peserta Aksi di Depan MK Diimbau Tidak Beli Makanan dan Minuman dari Pedagang Kaki Lima

Peserta Aksi di Depan MK Diimbau Tidak Beli Makanan dan Minuman dari Pedagang Kaki Lima

Kamis, 27 Jun 2019 14:45

Lagu Ganti Presiden Bergema pada Aksi Massa di Depan MK

Lagu Ganti Presiden Bergema pada Aksi Massa di Depan MK

Kamis, 27 Jun 2019 14:25

Masuk Islam Hapuskan Dosa-dosa Terdahulu

Masuk Islam Hapuskan Dosa-dosa Terdahulu

Kamis, 27 Jun 2019 14:08

2 Tentara AS Tewas dalam Penyerapan Taliban di Distrik Sayyadabad Afghanistan

2 Tentara AS Tewas dalam Penyerapan Taliban di Distrik Sayyadabad Afghanistan

Kamis, 27 Jun 2019 13:55

Ribuan Massa Kawal Sidang Pembacaan Putusan Sengketa Pilpres 2019 di Mahkamah Konstitusi

Ribuan Massa Kawal Sidang Pembacaan Putusan Sengketa Pilpres 2019 di Mahkamah Konstitusi

Kamis, 27 Jun 2019 13:35

Harapan 02 ke MK Siang Ini: Diskualifikasi Jokowi atau Pemungutan Suara Ulang

Harapan 02 ke MK Siang Ini: Diskualifikasi Jokowi atau Pemungutan Suara Ulang

Kamis, 27 Jun 2019 11:05

Gardah Ajak Umat untuk Terus Bersabar dan Berdoa'a untuk Kejayaan Islam

Gardah Ajak Umat untuk Terus Bersabar dan Berdoa'a untuk Kejayaan Islam

Kamis, 27 Jun 2019 10:38

Kredibilitas MK dan Doa 02

Kredibilitas MK dan Doa 02

Kamis, 27 Jun 2019 10:05

My Little Pony Promosikan Pasangan Lesbi?

My Little Pony Promosikan Pasangan Lesbi?

Kamis, 27 Jun 2019 09:06

Maskapai Asing di Langit Indonesia

Maskapai Asing di Langit Indonesia

Kamis, 27 Jun 2019 08:10

Lima Pesan Muhammadiyah Jabar Pasca Ramadhan 1440 H

Lima Pesan Muhammadiyah Jabar Pasca Ramadhan 1440 H

Kamis, 27 Jun 2019 07:22

Din Syamsuddin: Pernyataan Moeldoko Mengerikan dan Dapat Menakut-nakuti Rakyat

Din Syamsuddin: Pernyataan Moeldoko Mengerikan dan Dapat Menakut-nakuti Rakyat

Kamis, 27 Jun 2019 07:05

Internet Layak Anak, Mampukah Menjaga Generasi Bangsa Secara Paripurna?

Internet Layak Anak, Mampukah Menjaga Generasi Bangsa Secara Paripurna?

Kamis, 27 Jun 2019 06:19

Kontroversi Sistem Zonasi, Islam sebagai Solusi

Kontroversi Sistem Zonasi, Islam sebagai Solusi

Kamis, 27 Jun 2019 05:26

Undang Ustaz Felix Siauw Dipersoalkan, Ini Jawaban Cerdas Gubernur Anies

Undang Ustaz Felix Siauw Dipersoalkan, Ini Jawaban Cerdas Gubernur Anies

Kamis, 27 Jun 2019 01:04

Guru dan Dosen sebagai Komoditi Impor?

Guru dan Dosen sebagai Komoditi Impor?

Kamis, 27 Jun 2019 00:21

Riba Harta Haram

Riba Harta Haram

Rabu, 26 Jun 2019 23:13

Detik-Detik Menanti Putusan MK

Detik-Detik Menanti Putusan MK

Rabu, 26 Jun 2019 22:44

Usul Mustafa Bagi Mereka yang Menolak Felix Siauw Isi Kajian

Usul Mustafa Bagi Mereka yang Menolak Felix Siauw Isi Kajian

Rabu, 26 Jun 2019 22:25


Gamis Syari Cantik Murah Terbaru

Kumpulan Video Aksi Bela Islam
Must Read!
X

Senin, 24/06/2019 22:17

Konsep Perang