Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
5.046 views

Densus 88, Antiteror yang Membawa Teror

KEMATIAN Siyono (39 tahun) yang menjadi terduga teroris setelah ditangkap oleh Densus 88 kembali menambah daftar panjang tidak transparan dan akuntabelnya operasi pemberantasan terorisme. Siyono, warga Klaten, ditangkap Densus pada 9 Maret lalu, namun pada tanggal 11 Maret dia dinyatakan tewas.

Pengamat terorisme, Harits Abu Ulya, mengatakan, selama ini masyarakat sudah mengindikasi adanya tindakan yang tidak sesuai oleh Densus 88. "Kalau Densus mau jujur buka data, setidaknya ada 120-an orang yang tewas dalam operasi terorisme di luar pengadilan,".  Kemudian, untuk kasus salah tangkap, setidaknya lebih dari 40 orang dan 99 persen dari mereka yang salah tangkap ini mengalami penyiksaan. (Republika, 13 Maret 2016).

Polisi menyebut Siyono tewas kelelahan setelah melakukan perlawanan saat berada di dalam mobil sehingga terlibat perkelahian dengan aparat Densus. Alasan tersebut diragukan banyak pihak karena sesuai prosedur penanganan terhadap terduga teroris harus diborgol tangan dan kakinya, apalagi perkelahian yang disebutkan terjadi di dalam sebuah mobil. Bagaimana seseorang dengan kondisi tersebut bisa melakuan perlawanan bahkan sampai mengancam nyawannya sendiri, inilah sekiranya pertanyaan sebagian besar masyarakat.

Berbagai tindakan Densus dalam menangani target operasinya yang seringkali berujung pada kematian sebelum sampai ke pengadilan untuk membuktikan salah benarnya seseorang dalam sebuah perkara hukum, hal ini mengurangi tingkat profesionalitas Densus 88 dalam memerangi terorisme di Indonesia. Setiap tindakan salah tangkap yang dilakukan oleh densus 88 selalu seseorang yang beragama Islam.

Penegakan hukum terkait terorisme tidak adil. Kasus ancaman bom di Mall Alam Sutera tidak pernah dikatakan sebagai aksi teror atau terorisme. Pelakunya—yang kebetulan non-Muslim—juga tidak dijerat dengan UU Terorisme. Padahal aksi itu jelas merupakan aksi teror karena telah menimbulkan rasa tidak aman publik. Aksi-aksi teror yang dilakukan separatis OPM—yang bahkan telah menewaskan sejumlah aparat—juga tidak pernah disebut terorisme. Apakah karena pelakunya juga non-Muslim dan didukung asing?  

Ketua PP Pemuda Muhammadiyah, Dahnil Anzar Simanjuntak, menilai selama ini Densus 88 sama sekali tidak bisa dimintai pertanggungjawabannya atas terduga terorisme. Bahkan menurut dia, banyak terduga terorisme di Indonesia justru mati dibunuh Densus.

Jika mengacu UU No 15 Tahun 2003, yang berhak membunuh teroris itu pengadilan, bukan polisi yang hanya bertugas untuk menangkap. Selama ini alasan polisi selalu dalam kondisi bahaya..."

Selama ini operasi kontra terorisme oleh Densus kerap berakhir dengan terbunuhnya terduga teroris. Ketua Presidium Indonesia Police Watch (IPW) Netta S Pane menyebut kinerja Detasemen Khusus (Densus) 88 pada aksi penembakan terduga teroris malah seperti sinetron. Menurut dia, unsur penegakan hukum tak terlihat dalam aksi penembakan itu.

Densus 88 tak lagi mengutamakan fungsi pokok Kepolisian, yaitu penangkapan target. Menurut dia pula, aksi penembakan terhadap setidaknya 116 terduga teroris, seperti dalam data Komnas HAM, malah tak menunjukkan adanya penegakan hukum. Apalagi banyak kemungkinan salah tembak. (Republika.co.id, 13/3).

Jika mengacu UU No 15 Tahun 2003, yang berhak membunuh teroris itu pengadilan, bukan polisi yang hanya bertugas untuk menangkap. Selama ini alasan polisi selalu dalam kondisi bahaya, akhirnya menembak teroris atau melakukan tindakan fisik yang berujung kepada kematian orang yang baru “terduga teroris”. Mereka bukan tersangka, terdakwa, apalagi terpidana. Seandainya pun mereka terdakwa dan terpidana pun, bisa saja tidak layak dihukum mati (dibunuh). Namun, faktanya mereka dibunuh meski baru terduga. 

Aksi kekerasan dan terorisme apalagi menyebabkan orang terbunuh jelas tidak dibenarkan dalam syariah Islam sehingga harus ditolak. Namun, membunuh atau menyebabkan tewasnya orang (termasuk yang terduga teroris) dengan alasan untuk pemberantasan terorisme juga tidak dibenarkan. Keduanya jelas dilarang oleh syariah. Allah SWT berfirman:

"Janganlah kalian membunuh jiwa yang telah diharamkan Allah (untuk dibunuh) melainkan dengan sesuatu (sebab) yang benar." (QS al-Isra’ [17]: 33).

Rasulullah mengingatkan dengan keras, "Segala dosa Allah dapat mengampuninya kecuali yang mati dalam keadaan kafir dan orang yang membunuh seorang mu’min dengan sengaja." (HR Imam Ahmad).

Oleh karenanya, kedzaliman berupa pembunuhan terhadap jiwa-jiwa yang diharamkan oleh Allah SWT, baik dalam kasus terorisme maupun kasus-kasus kejahatan lainnya harus segera dihentikan. Menghentikan pembunuhan maknanya adalah menghentikan kedzaliman. Menghilangkan kedzaliman harus dimulai dengan menghilangkan akar atau sebab masalah, yakni diterapkannya aturan dan sistem yang dzalim, sistem yang tidak berasal dari Allah SWT.

Menghilangkan kedzaliman hanya bisa diwujudkan manakala umat ini kembali menerapkan syariat Islam yang mulia dalam setiap aspek kehidupan dan dalam setiap penyelesaian permasalahan dan  sehingga menjadikan umat manusia benar-benar menghamba kepada Allah semata serta menolak untuk tunduk, taat, dan patuh kepada selain-Nya. Wallahu ‘alam bish shawab.*

 

Dewi Linanti

Bandung, Jawa Barat

 

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Suara Pembaca lainnya:

+Pasang iklan

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Toko Tas Online TBMR - Murah & Terpercaya

Toko tas online dan Pusat grosir tas TBMR menjual tas branded harga grosir. DISKON setiap hari s/d 50%. Tas wanita, tas import, tas kerja semua dijamin MURAH. Menerima Reseller.
http://www.tasbrandedmurahriri.com

Pusat Jam Tangan Impor Murah

Tampil cantik dan keren dengan jam tangan impor pilihan. Tersedia koleksi ribuan jam tangan untuk pria dan wanita, harga dijamin murah.
http://timitime.asia

Obat Herbal Mabruuk

Sedia obat herbal berbagai penyakit: Kolesterol, Maag,Asma, Diabetes, Darah Tinggi, Jantung, Kanker, Asam Urat, Nyeri Haid, Lemah Syahwat, Kesuburan, Jerawat, Pelangsing, dll
http://www.herbalmabruuk.com

Infaq Dakwah Center

Tragedi Ampli Berdarah, Muhammad Zahra Tewas Dibakar Massa. Ayo Bantu Keluarga Yatim..!!

Tragedi Ampli Berdarah, Muhammad Zahra Tewas Dibakar Massa. Ayo Bantu Keluarga Yatim..!!

Usai shalat asar dalam perjalanan pulang, pria ini dituduh mencuri ampli mushalla. Tanpa pembuktian dan pengadilan, ia dianiaya, dikepruk, ditelanjangi dan dibakar hingga tewas....

Ustadz dan Puluhan Muallaf Bombanon Hidup Menumpang di Rumah Kristen. Ayo Bantu..!!

Ustadz dan Puluhan Muallaf Bombanon Hidup Menumpang di Rumah Kristen. Ayo Bantu..!!

Puluhan muallaf Desa Bombanon hidup menumpang di rumah-rumah Kristen yang kental dengan suasana Salib. Makanan tidak terjamin dari babi dan makanan haram lainnya. ...

Yatim Berprestasi ini Akan Lanjut Kuliah ke Al-Azhar Kairo, Butuh Biaya 13 Juta. Ayo Bantu..!!!

Yatim Berprestasi ini Akan Lanjut Kuliah ke Al-Azhar Kairo, Butuh Biaya 13 Juta. Ayo Bantu..!!!

Yatim putra Makassar ini mendapatkan beasiswa program S1 di Universitas Al-Azhar Kairo Mesir, tapi terkendala biaya transport. Ayahnya sudah wafat, ibunya seorang guru ngaji....

Mutsana Anak Mujahid Dirawat Intensif di Rumah Sakit Karena Kelainan Imunitas. Ayo Bantu..!!

Mutsana Anak Mujahid Dirawat Intensif di Rumah Sakit Karena Kelainan Imunitas. Ayo Bantu..!!

Anak mujahid ini tergolek di rumah sakit, sementara sang ayah sedang menjalani ujian penjara akibat amaliah jihad bersama Kafilah Mujahidin Aceh beberapa tahun silam. ...

Balita Ahmad Alvaro Komplikasi Jantung, Otak, Pernafasan dan Paru-paru. Ayo Bantu..!!!

Balita Ahmad Alvaro Komplikasi Jantung, Otak, Pernafasan dan Paru-paru. Ayo Bantu..!!!

Dalam usia dua tahun sudah menderita komplikasi lahir batin. Lahir tanpa belaian sang ayah, ia mengidap penyakit jantung, pengecilan otak, gangguan pernafasan dan paru-paru. Ia sudah dioperasi...

Latest News
Antara Sekuler dan Dunia Pendidikan

Antara Sekuler dan Dunia Pendidikan

Rabu, 16 Aug 2017 18:33

Jokowi hanya Bandingkan Utang tapi Tidak Bandingkan Pendapatan antar Negara

Jokowi hanya Bandingkan Utang tapi Tidak Bandingkan Pendapatan antar Negara

Rabu, 16 Aug 2017 15:45

Jelang 17 Agustus, JIB Ingatkan Peran Umat Islam dalam Memerdekakan Indonesia

Jelang 17 Agustus, JIB Ingatkan Peran Umat Islam dalam Memerdekakan Indonesia

Rabu, 16 Aug 2017 15:17

Soal Reshuffle, Pengamat: Menandakan Kegagalan Jokowi Memimpin Negara?

Soal Reshuffle, Pengamat: Menandakan Kegagalan Jokowi Memimpin Negara?

Rabu, 16 Aug 2017 14:45

MUI Jatim: Buku Perjuangan yang Dilupakan Ungkap Sejarah dengan Gaya Bahasa Populer

MUI Jatim: Buku Perjuangan yang Dilupakan Ungkap Sejarah dengan Gaya Bahasa Populer

Rabu, 16 Aug 2017 14:16

CBA: Kelakuan Staf Khusus Kesayangan Hanif Dhakiri Buang-buang Duit Negara!

CBA: Kelakuan Staf Khusus Kesayangan Hanif Dhakiri Buang-buang Duit Negara!

Rabu, 16 Aug 2017 13:45

Masyarakat Jabar Dihimbau Tidak Dukung (Memilih) Pejabat yang Apresiasi Penjajah

Masyarakat Jabar Dihimbau Tidak Dukung (Memilih) Pejabat yang Apresiasi Penjajah

Rabu, 16 Aug 2017 13:45

Sejarawan Apresiasi Hadirnya Buku

Sejarawan Apresiasi Hadirnya Buku "Perjuangan yang Dilupakan"

Rabu, 16 Aug 2017 13:35

Audiensi ke Dinas Pendidikan, PII Jabar Bahas Angka Partisipasi Pendidikan

Audiensi ke Dinas Pendidikan, PII Jabar Bahas Angka Partisipasi Pendidikan

Rabu, 16 Aug 2017 12:00

Kekayaan Lahan Indonesia Takkan Bermanfaat jika Semua Dikelola Pasar

Kekayaan Lahan Indonesia Takkan Bermanfaat jika Semua Dikelola Pasar

Rabu, 16 Aug 2017 11:55

HRW Desak Pemerintah Somalia Selidiki Dugaan Pelanggaran Ham Mantan Wakil Pemimpin Al-Shabaab

HRW Desak Pemerintah Somalia Selidiki Dugaan Pelanggaran Ham Mantan Wakil Pemimpin Al-Shabaab

Rabu, 16 Aug 2017 11:00

Renungan Jelang 72 Tahun Indonesia Merdeka dari Prabowo Subianto

Renungan Jelang 72 Tahun Indonesia Merdeka dari Prabowo Subianto

Rabu, 16 Aug 2017 10:55

Dahnil: Pansus Angket KPK Didirikan Berpijak Kepada Kebohongan

Dahnil: Pansus Angket KPK Didirikan Berpijak Kepada Kebohongan

Rabu, 16 Aug 2017 10:00

Pejuang Suriah Tembak Jatuh Jet Tempur Assad dekat Perbatasan Yordania, Tangkap Sang Pilot

Pejuang Suriah Tembak Jatuh Jet Tempur Assad dekat Perbatasan Yordania, Tangkap Sang Pilot

Rabu, 16 Aug 2017 09:15

ISAC: Islamophobia, Tasyakuran dan Tausyiah HUT RI ke 72 Umat Islam Tak Dapat Ijin

ISAC: Islamophobia, Tasyakuran dan Tausyiah HUT RI ke 72 Umat Islam Tak Dapat Ijin

Rabu, 16 Aug 2017 09:14

Ustadz Alfian Tanjung Disidangkan, Kuasa Hukum: PKI Diuntungkan

Ustadz Alfian Tanjung Disidangkan, Kuasa Hukum: PKI Diuntungkan

Rabu, 16 Aug 2017 08:49

Halal bi Halal ICMI Singgung Penguatan Ekonomi Kerakyatan

Halal bi Halal ICMI Singgung Penguatan Ekonomi Kerakyatan

Rabu, 16 Aug 2017 08:41

AMPS: Jangan Pilih Partai dan Tokoh Pendukung Perppu Ormas

AMPS: Jangan Pilih Partai dan Tokoh Pendukung Perppu Ormas

Rabu, 16 Aug 2017 08:40

ICMI: Ada Negara tak Optimal Gunakan Kuota Haji, Indonesia Bisa Kerjasama

ICMI: Ada Negara tak Optimal Gunakan Kuota Haji, Indonesia Bisa Kerjasama

Rabu, 16 Aug 2017 08:28

Tolak SNSD, Artis Korea Sekarang Juga!

Tolak SNSD, Artis Korea Sekarang Juga!

Selasa, 15 Aug 2017 23:43


Mukena bordir mewar harga murah

Kumpulan Video Aksi Bela Islam
Must Read!
X