Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah
Facebook RSS
24.437 views

Tips Mengatasi Takut Masuk Sekolah Pada Anak

Oleh: Eva Fauzah, M.Psi.

Minggu ini sekolah sudah dimulai. Bagi anak-anak yang sudah bersekolah di tahun kedua dan seterusnya mungkin hal ini menjadi sesuatu hal yang menyenangkan. Bagi anak-anak yang pertama kali masuk sekolah baik itu TK maupun SD, mereka juga senang, tapi sesampainya di sekolah, banyak yang menangis dan minta pulang ke rumah. Padahal orang tua sudah menyiapkan seragam baru, perlengkapan sekolah baru, dan biaya masuk sekolah yang tidak sedikit. Pemandangan seperti ini umumnya terjadi di 2 minggu pertama masuk sekolah.

Cara orang tua menghadapi tangisan anak ketika takut masuk sekolah itu menjadi sesuatu yang penting. Karena ini akan menentukan apakah tangisan sebagai bentuk kecemasan itu akan hilang setelah 2 minggu dan akhirnya anak senang serta mau mengikuti kegiatan di sekolah, atau justru kecemasan itu tidak hilang dan anak tetap menunjukkan kecemasan ketika berada di sekolah, atau bahkan akhirnya tidak mau pergi ke sekolah sama sekali.

Mengapa anak menunjukkan reaksi menangis ketika pertama kali masuk sekolah? Hal ini mungkin harus kita pahami dulu. Memasuki lingkungan baru bukanlah hal yang mudah bagi anak, jika di rumah ia terbiasa bisa bermanja-manja kepada orang tua, tentu hal itu tidak bisa dilakukan lagi di sekolah. Karena guru tentunya tidak bisa memperhatikan anak secara intensif dibandingkan orang tua. Apalagi anak harus bersaing dengan banyak anak lain seusianya untuk mendapatkan perhatian guru. Jadi banyaknya penyesuaian yang harus dialami anak merupakan salah satu penyebab kecemasan anak ketika akan masuk sekolah yang akhirnya kecemasan itu ditampilkan dengan menangis, menolak masuk ke dalam kelas, minta pulang, dan sebagainya.

…Mengapa anak menunjukkan reaksi menangis ketika pertama kali masuk sekolah? Hal ini mungkin harus kita pahami dulu. Memasuki lingkungan baru bukanlah hal yang mudah bagi anak…

Untuk mengatasi hal ini, ada beberapa langkah yang dapat orang tua lakukan. Pertama, orang tua harus menerima kecemasan yang ditampilkan anak dengan tenang. Jangan sekali-kali mengkritik anak ketika mereka menangis atau mengamuk. Pastikan anda meluangkan waktu untuk anak dengan tetap menemaninya ketika ia menangis, dengan demikian anak akan merasa nyaman dan aman. Katakan pada anak “umi/abi sayang padamu”. Menemani anak dan anda tidak melakukan hal lain saja merupakan suatu isyarat bagi anak bahwa ia lebih penting dibandingkan apapun, apalagi jika anda mengatakan anda sayang dia.

Kedua, ajarkan anak relaksasi. Sederhana saja, anak diajarkan untuk menarik nafas panjang lewat hidung dalam 5 hitungan, lalu tahan 2 hitungan dan buang dari mulut dalam 5 hitungan. Ajarkan anak untuk melakukan ini setiap kali ia mengalami kecemasan. Agar anak terlatih, biasakan anak untuk melakukan ini 2 kali, di pagi hari dan malam hari sebelum tidur. Bisa juga dilakukan sebelum pergi ke sekolah agar anak bisa lebih tenang ketika berada di sekolah.

Ketiga, setelah anak terbiasa melakukan relaksasi. Ajarkan anak untuk berbicara positif kepada dirinya sendiri, seperti “tenang, jangan menangis”; “semua akan baik-baik saja”; “santai”, dll. Metode ini merupakan cara anak bisa memberikan sugesti positif pada dirinya sendiri.

…Berikan kesempatan pada anak untuk mengekspresikan apa yang ia rasakan. Menceritakan apa yang dirasakan merupakan cara yang sangat efektif untuk mengurangi kecemasan…

Keempat, berikan kesempatan pada anak untuk mengekspresikan apa yang ia rasakan. Menceritakan apa yang dirasakan merupakan cara yang sangat efektif untuk mengurangi kecemasan. Kalau dalam istilah psikologi metode ini dikenal dengan “katarsis”. Biasakanlah sebelum tidur, umi/abi mengajak anak bercanda dan bercerita, sehingga anak bisa mengungkapkan apa yang mereka rasakan dan mereka tidur dalam keadaan suasana hati yang menyenangkan.

Kelima, pastikan anak tidur cukup di malam hari. Karena kurangnya jumlah jam tidur akan berpengaruh terhadap suasana hati anak ketika di sekolah. Usahakan anak sudah makan 1-2 jam sebelum tidur. Karena kalau terlalu dekat waktu makan dengan waktu tidur, otak masih aktif bekerja memerintahkan tubuh untuk mengolah makanan dan tidur menjadi kurang berkualitas. Selain itu, perbanyak makan protein di malam hari, agar anak dapat tidur lebih nyenyak.

…Pastikan anak tidur cukup di malam hari. Karena kurangnya jumlah jam tidur akan berpengaruh terhadap suasana hati anak ketika di sekolah…

Umi/abi, mudah-mudahan dengan menerapkan tips tersebut di atas, kecemasan yang ditampilkan anak ketika masuk sekolah bisa diatasi. Bersabarlah, karena mungkin anak akan menunjukkan reaksi seperti itu 2 minggu sampai dengan 1 bulan pertama. Jika keadaan ini terus berlanjut dan cara-cara di atas tidak bisa mengurangi kecemasan anak, umi/abi bisa menghubungi ahli untuk mengurangi kecemasan yang ditampilkan anak. [voa-islam.com]

*) Penulis adalah psikolog di Makiya Development Center” Pusat Pelayanan Psikologi Untuk Mengoptimalkan Perkembangan Anak, Ibu & Ayah, telepon: 022-76610118,  081322103960.

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Muslimah lainnya:

+Pasang iklan

NABAWI HERBA Distributor & Supplier Herbal

Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60% Pembelian bisa campur produk >1.600 jenis produk dari ratusan Produsen yang kami distribusikan
http://www.anekaobatherbal.com

Toko Tas Online TBMR - Murah & Terpercaya

Toko tas online dan Pusat grosir tas TBMR menjual tas branded harga grosir. DISKON setiap hari s/d 50%. Tas wanita, tas import, tas kerja semua dijamin MURAH. Menerima Reseller.
http://www.tasbrandedmurahriri.com

Obat Herbal Mabruuk

Sedia obat herbal berbagai penyakit: Kolesterol, Maag,Asma, Diabetes, Darah Tinggi, Jantung, Kanker, Asam Urat, Nyeri Haid, Lemah Syahwat, Kesuburan, Jerawat, Pelangsing, dll
http://www.herbalmabruuk.com

Royal Islam Indonesia Umroh & Haji Tours

Paket umroh, Paket Umroh Ramadhan, Paket Haji Plus, Paket Wisata Cairo. Mulai $ 2.000
http://royalislamindonesia.com

Infaq Dakwah Center

Ditangani Relawan IDC, Preman Pelabuhan Bertaubat Sebelum Ajalnya. Ayo Bantu Anak Yatimnya!!

Ditangani Relawan IDC, Preman Pelabuhan Bertaubat Sebelum Ajalnya. Ayo Bantu Anak Yatimnya!!

Preman Leo menghabiskan hidupnya dalam kerasnya kehidupan dan gelapnya kehidupan malam. Dengan dakwah Relawan IDC, ia bertaubat dan banyak beristigfar menjelang ajal, meninggalkan dua anak yatim....

IDC Bantu Persalinan Anak Mujahid Asir, Ayo Bantu Program Solidaritas Keluarga Mujahidin

IDC Bantu Persalinan Anak Mujahid Asir, Ayo Bantu Program Solidaritas Keluarga Mujahidin

IDC salurkan bantuan Rp 3.500.000 untuk biaya persalinan bayi Mujahid Asir (terpenjara). Mari bantu pendidikan, kesejahteraan dan kebutuhan darurat keluarga mujahidin....

Anak-anak Mujahid Butuh Biaya 56 Juta Rupiah untuk Masuk Sekolah dan Pesantren. Ayo Bantu!!

Anak-anak Mujahid Butuh Biaya 56 Juta Rupiah untuk Masuk Sekolah dan Pesantren. Ayo Bantu!!

Menjelang tahun ajaran baru 2016-2017, IDC menerima order 56 juta rupiah untuk masuk sekolah dan pesantren, jadi tanggungjawab kaum muslimin....

Infaq Cerdas (Beasiswa Yatim & Dhuafa): Mari Masuk Surga Bersama Nabi Sedekat Dua Jari

Infaq Cerdas (Beasiswa Yatim & Dhuafa): Mari Masuk Surga Bersama Nabi Sedekat Dua Jari

Dalam harta kita ada hak orang lain. Salurkan zakat, infaq dan sedekah dalam program Infaq Cerdas untuk beasiswa Yatim & Dhuafa. Senyum mereka adalah masa depan kita di akhirat....

Anindya Mujahidah, Balita Penderita Gangguan Empedu Harus Operasi Cangkok Hati. Ayo Bantu!!!

Anindya Mujahidah, Balita Penderita Gangguan Empedu Harus Operasi Cangkok Hati. Ayo Bantu!!!

Terlahir dengan penyakit gangguan fungsi empedu, kondisi balita Anindya Mujahidah sangat memprihatinkan: perut membesar, mata dan tubuhnya menguning. Ia harus menjalani transplantasi hati...

Latest News
PKI Bangkit, DDII Jabar: Sejak Reformasi Mereka Jadi Anggota Dewan & Lakukan Konsolidasi

PKI Bangkit, DDII Jabar: Sejak Reformasi Mereka Jadi Anggota Dewan & Lakukan Konsolidasi

Rabu, 25 May 2016 05:18

Ketua MUI Solo: PKI Bangkit, Umat Islam Jangan Tidur

Ketua MUI Solo: PKI Bangkit, Umat Islam Jangan Tidur

Rabu, 25 May 2016 04:35

Hukuman Kebiri Bagi Pemerkosa Tidak Ada dalam Syariat Islam

Hukuman Kebiri Bagi Pemerkosa Tidak Ada dalam Syariat Islam

Rabu, 25 May 2016 03:46

GARDAH: Gerakan Islam dan TNI Harus Satukan Kekuatan dalam Menumpas Komunis Gaya Baru

GARDAH: Gerakan Islam dan TNI Harus Satukan Kekuatan dalam Menumpas Komunis Gaya Baru

Rabu, 25 May 2016 01:02

Arogansi PLN, Semena-mena Putus Listrik Pelanggan

Arogansi PLN, Semena-mena Putus Listrik Pelanggan

Selasa, 24 May 2016 23:36

Kesalahan Alkitab dalam Ilmu Cahaya

Kesalahan Alkitab dalam Ilmu Cahaya

Selasa, 24 May 2016 23:11

Peduli Muslim Aleppo, Mahasiswa & Ormas Islam Yogyakarta Gelar Aksi Penggalangan Dana

Peduli Muslim Aleppo, Mahasiswa & Ormas Islam Yogyakarta Gelar Aksi Penggalangan Dana

Selasa, 24 May 2016 22:27

Kivlan Zein:  Kalau Pemerintah Sampai Laksanakan Rekomendasi Simposium 65, Kita akan Perang

Kivlan Zein: Kalau Pemerintah Sampai Laksanakan Rekomendasi Simposium 65, Kita akan Perang

Selasa, 24 May 2016 22:19

Az Zikra Depok akan Kembangkan Metode Menghafal Al-Quran ala Mesir

Az Zikra Depok akan Kembangkan Metode Menghafal Al-Quran ala Mesir

Selasa, 24 May 2016 20:44

LAZIS Dewan Dakwah Bantu Korban Erupsi Sinabung

LAZIS Dewan Dakwah Bantu Korban Erupsi Sinabung

Selasa, 24 May 2016 20:35

Minat? Atase Agama Arab Saudi Beri Tunjangan Dai yang Ingin Berdakwah di Pelosok Selama Ramadhan

Minat? Atase Agama Arab Saudi Beri Tunjangan Dai yang Ingin Berdakwah di Pelosok Selama Ramadhan

Selasa, 24 May 2016 19:35

Siasat Bodoh: Gunakan Utang Bangun Negara, Kini Nilai Rupiah Anjlok

Siasat Bodoh: Gunakan Utang Bangun Negara, Kini Nilai Rupiah Anjlok

Selasa, 24 May 2016 19:21

Az Zikra Depok Wisuda 38 Penghafal Al-Quran

Az Zikra Depok Wisuda 38 Penghafal Al-Quran

Selasa, 24 May 2016 19:07

Faksi Oposisi Kembali Gagalkan Serangan Rezim Assad di Desa Kilz dan Ain Issa Latakia

Faksi Oposisi Kembali Gagalkan Serangan Rezim Assad di Desa Kilz dan Ain Issa Latakia

Selasa, 24 May 2016 19:00

Ini Kesaksian Korban tentang Kekejaman PKI Tahun 1965 di Kanigoro Kediri

Ini Kesaksian Korban tentang Kekejaman PKI Tahun 1965 di Kanigoro Kediri

Selasa, 24 May 2016 18:38

Jumlah Korban Tewas Serangan Bom di Kota-kota Benteng Assad Meningkat jadi 154 Orang

Jumlah Korban Tewas Serangan Bom di Kota-kota Benteng Assad Meningkat jadi 154 Orang

Selasa, 24 May 2016 18:00

Benarkah Nama Ahok Sebetulnya Sudah Ada di Meja Pimpinan KPK sebagai Tersangka?

Benarkah Nama Ahok Sebetulnya Sudah Ada di Meja Pimpinan KPK sebagai Tersangka?

Selasa, 24 May 2016 17:21

18 Tahun Reformasi Gagal, Selanjutnya Kemana Arah Perjuangan Mahasiswa?

18 Tahun Reformasi Gagal, Selanjutnya Kemana Arah Perjuangan Mahasiswa?

Selasa, 24 May 2016 17:10

Pasukan Keamanan India Klaim Bunuh Pemimpin Kelompok Jihad Jaish-e-Mohammad di Kashmir

Pasukan Keamanan India Klaim Bunuh Pemimpin Kelompok Jihad Jaish-e-Mohammad di Kashmir

Selasa, 24 May 2016 17:00

Ibu Bunuh Diri, Mengapa?

Ibu Bunuh Diri, Mengapa?

Selasa, 24 May 2016 17:00


Must Read!
X