Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
25.782 views

IniLah Cara Mendidik Dan mengatasi Anak Yang Suka Membantah

Sikap anak yang kerap membantah memang menjengkelkan.Tapi sikap tersebut jangan terlalu membuat Anda risau. Cukup kompromikan, karena semua anak pasti akan melewati masa ini.

“Bodo, pokoknya aku mau main komputer, jadi nyalain komputernya sekarang,” teriak Boris Luhung, 8. Tapi sang bunda sepertinya tidak mengizinkan buah hatinya untuk bermain komputer lagi. Karena merasa diabaikan, Boris pun menangis sejadi-jadinya dengan harapan sang ibu menyalakan komputer dan mempersilakan bermain komputer.
 
Boris kini doyan sekali membantah, apa yang dirasa tidak tepat untuk dirinya, dengan mudah dia membantah perintah atau larangan dari orangtuanya. Tabiat baru ini mulai muncul semenjak Boris memasuki sekolah dasar.

...Membantah memang sesuatu yang alamiah dan normal. Namun apabila anak sering membantah dan tetap membantah jika diingatkan, maka orangtua harus mewaspadainya sebagai salah satu permasalahan dalam perkembangan anak...

Jika anak doyan membantah memang membuat orangtua jengkel, seperti apa yang dilakukan oleh Boris. Namun, layaknya anak kecil yang terkadang merasa benar, jika bantahannya dilawan, pasti akan menangis atau balik melawan omongan orangtua.
 
Dikatakan psikolog anak, Roslina Verauli M Psi bahwa anak pasti mengalami masa-masa peralihan untuk menuju dewasa dan pada saat itu pula anak kerap kali mengalami perubahan. Seperti pada satu masa di mana anak suka mengatakan dan melakukan hal yang berlawanan dengan keinginan orangtua. Pada masa ini anak sering membantah atau tidak mau dilarang dengan penyebab yang beragam. Membantah bisa dilakukan saat anak mampu merangkai kata-kata, yaitu sejak umur 2 tahun.

...Bila terlalu dibatasi, tentu saja anak cenderung memberontak, menolak, yang kemudian diartikan orangtua sebagai sikap membantah. Jika anak membantah, namun tidak terlalu sering dilakukan, itu masih menjadi hal yang wajar karena menunjukkan adanya perkembangan kemandirian atau berkeinginan mengatur dirinya sendiri...

“Budaya di lingkungan juga membuat anak menjadi lebih berani, seperti mencontoh apa yang terjadi di lingkungan mereka,” ucap psikolog yang berpraktik di Empati Development Center.
 
Oleh karena itu, orangtua harus bisa menjadi contoh yang baik. Saat anak umur 8 tahun misalnya, mereka bisa membantah sebagai wujud protes, seperti pada anak yang dilarang untuk bermain terlalu banyak. Bila terlalu dibatasi, tentu saja anak cenderung memberontak, menolak, yang kemudian diartikan orangtua sebagai sikap membantah. Jika anak membantah, namun tidak terlalu sering dilakukan, itu masih menjadi hal yang wajar karena menunjukkan adanya perkembangan kemandirian atau berkeinginan mengatur dirinya sendiri.

“Ungkapan perbedaan pendapat juga bisa membuat anak membantah,” ucapnya. Memang, beda pendapat sah-sah saja terjadi, karena tidak mungkin selamanya pendapat orangtua dan anak sering sejalan. Untuk mengatasinya, ajarkan anak untuk tidak membantah dengan cara yang kasar, tetapi harus didiskusikan atau kompromi agar perbedaan pendapat ini bisa dijembatani dan tidak hancur hanya karena saling membantah.
 
“Jelaskan kepada anak bahwa perbedaan itu untuk dicari jalan tengahnya, bukan untuk membantah orangtua dan bukan juga sebagai alasan orangtua untuk marah kepada anak,” ungkapnya.


...Jelaskan kepada anak bahwa perbedaan itu untuk dicari jalan tengahnya, bukan untuk membantah orangtua dan bukan juga sebagai alasan orangtua untuk marah kepada anak...


Membantah memang sesuatu yang alamiah dan normal. Namun apabila anak sering membantah dan tetap membantah jika diingatkan, maka orangtua harus mewaspadainya sebagai salah satu permasalahan dalam perkembangan anak.
 
Seperti halnya saat anak mau bermain komputer di malam hari yang seharusnya waktu tersebut digunakan anak untuk belajar, dalam hal ini sebaiknya orangtua tidak langsung melarang karena pasti akan terjadi perbedaan pendapat dan anak membantah. Jadi, cobalah bernegosiasi dengan anak dan jelaskan bahwa anak boleh bermain dengan syarat setelah belajar dan waktu yang telah ditentukan.

Nah, apabila anak tetap melanggar, orangtua dan anak juga sudah memiliki aturan apa konsekuensi yang akan diperoleh anak, seperti tidak ada lagi jam malam bermain komputer.
 
Menurut teori perkembangan psikososial yang dikeluarkan oleh Erik Erikson, seorang psikolog Jerman yang terkenal dengan teori tentang delapan tahap perkembangan pada manusia, anak yang suka membantah memang sudah biasa dan akan terjadi. Dalam teori ini, dirinya mengemukakan beberapa tahap dan pada 2 tahapannya, anak akan mengalami yaitu tahap otonomi versus rasa malu dan ragu serta tahap inisiatif versus rasa bersalah.

...Erik Erikson, seorang psikolog Jerman yang terkenal dengan teori tentang delapan tahap perkembangan pada manusia, anak yang suka membantah memang sudah biasa dan akan terjadi...

 
Pada tahap otonomi versus rasa malu dan ragu, si kecil sudah mulai mencoba dan mandiri dalam tugas tumbuh kembangnya termasuk melatih motorik kasar dan halus. Sebaliknya, perasaan malu dan ragu akan timbul apabila anak merasa dirinya terlalu dilindungi atau tidak diberikan kemandirian atau kebebasan dan menuntut tinggi harapan anak yang menyebabkan anak doyan membantah.
 
Sementara tahap inisiatif versus rasa bersalah adalah tahap si kecil akan mulai inisiatif dalam belajar mencari pengalaman baru secara aktif dalam melakukan aktivitasnya melalui kemampuan indranya. Hasil akhir yang diperoleh adalah kemampuan untuk menghasilkan sesuatu sebagai prestasinya. “Masa tersebut adalah alamiah terjadi,” tandas Erik. Tingkah polah si kecil yang tidak mau dilarang ini cukup beralasan dan sangat wajar.

Si kecil mencoba menumbuhkan self concept- nya. Konsep di mana si kecil membentuk sendiri sikapnya dan merupakan hasil dari proses penggabungan dari kedua tahapan masa dari teori tersebut, yang akhirnya menjadi tingkah polah.

...Anak yang selalu menurut pada orangtua, juga tidak sepenuhnya baik, karena akan berdampak negatif pada perkembangan tingkah lakunya...

Sementara pada anak yang selalu menurut pada orangtua, juga tidak sepenuhnya baik, karena akan berdampak negatif pada perkembangan tingkah lakunya. Seperti tidak bisa mengambil keputusan sendiri karena setiap pada tindakannya ditentukan orangtua.

“Selama larangan itu dapat diberlakukan dengan sebuah alasan yang masuk akal bagi kebanyakan anak, maka jelaskan dengan cara yang baik agar anak tidak hobi membantah,” kembali dituturkan Verauli. (sydh/sindo)

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Muslimah lainnya:

+Pasang iklan

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Toko Tas Online TBMR - Murah & Terpercaya

Toko tas online dan Pusat grosir tas TBMR menjual tas branded harga grosir. DISKON setiap hari s/d 50%. Tas wanita, tas import, tas kerja semua dijamin MURAH. Menerima Reseller.
http://www.tasbrandedmurahriri.com

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Pusat Jam Tangan Impor Murah

Tampil cantik dan keren dengan jam tangan impor pilihan. Tersedia koleksi ribuan jam tangan untuk pria dan wanita, harga dijamin murah.
http://timitime.asia

Infaq Dakwah Center

3 Tahun Menderita Tumor Ganas, Kang Yoyo Tak Bisa Bekerja dan Berjamaah Masjid. Ayo Bantu..!!

3 Tahun Menderita Tumor Ganas, Kang Yoyo Tak Bisa Bekerja dan Berjamaah Masjid. Ayo Bantu..!!

Aktivis masjid ini menderita tumor ganas dan tidak bisa berobat karena terbentur biaya. Daging tumornya terus membesar seukuran bola futsal. Ayo bantu bisa bekarja dan berjamaah di masjid lagi....

Kecelakaan, Kaki Mahasiswi Akademi Dakwah ini Membusuk Terancam Amputasi. Ayo Bantu..!!

Kecelakaan, Kaki Mahasiswi Akademi Dakwah ini Membusuk Terancam Amputasi. Ayo Bantu..!!

Sudah 4 bulan Ulandari menahan pedihnya patah tulang kaki karena tak punya biaya. Lukanya menganga dan membusuk, jika tidak segera dioperasi, calon dai ini terancam akan kehilangan kaki kirinya....

Dana Terkumpul Rp 536 Juta, Masih Dibutuhkan Dana 214 Juta Lagi untuk Wakaf Produktif Muallaf

Dana Terkumpul Rp 536 Juta, Masih Dibutuhkan Dana 214 Juta Lagi untuk Wakaf Produktif Muallaf

Untuk pembelian tanah program wakaf produktif muallaf Bolaang Mongondow Sulawesi Utara masih dibutuhkan dana 214 juta rupiah. Ayo berwakaf Rp 15.000 per meter, agar harta kekal dan pahala terus...

Yuk Wakaf Tanah Rp 15.000 per Meter untuk Muallaf. Harta Kekal Abadi, Pahala Terus Mengalir

Yuk Wakaf Tanah Rp 15.000 per Meter untuk Muallaf. Harta Kekal Abadi, Pahala Terus Mengalir

Dalam satu desa terdapat 53 muallaf hidup prihatin pra-sejahtera. Hanya dengan 15.000 rupiah kita bisa berwakaf tanah satu meter untuk rumah dan pekerjaan mereka. Total kebutuhan 70 rupiah....

Qurrota Ayyuni: Yatim Pelajar Teladan Terlilit Tagihan Sekolah 8 Juta Rupiah. Ayo Bantu..!!!

Qurrota Ayyuni: Yatim Pelajar Teladan Terlilit Tagihan Sekolah 8 Juta Rupiah. Ayo Bantu..!!!

Anak yatim berprestasi ini selalu jadi juara sejak SD. Sang ayah hilang 9 tahun silam saat berdakwah ke luar kota. Terbelit kesulitan ekonomi, Ayu terbebani tagihan sekolah 8 juta rupiah....

Latest News
[VIDEO] Ma'idaturrahmah 23 Februari berbagi hidangan kepada 130 Dhuafa

[VIDEO] Ma'idaturrahmah 23 Februari berbagi hidangan kepada 130 Dhuafa

Ahad, 25 Feb 2018 10:15

[VIDEO ILMIAH] Prof Tono: Indonesia Sholat Subuh Terlalu Cepat 26 Menit

[VIDEO ILMIAH] Prof Tono: Indonesia Sholat Subuh Terlalu Cepat 26 Menit

Ahad, 25 Feb 2018 10:04

Menikmati Senja di Ampenan

Menikmati Senja di Ampenan

Ahad, 25 Feb 2018 08:19

[VIDEO-2] Anak Dewa Nyaris Meninggal, Ust Khalid Basalamah: Shalat Solusinya

[VIDEO-2] Anak Dewa Nyaris Meninggal, Ust Khalid Basalamah: Shalat Solusinya

Ahad, 25 Feb 2018 08:10

Ustaz Abdul Somad

Ustaz Abdul Somad "Hilang", Artis dan Dai Ini Beri Perhatian

Ahad, 25 Feb 2018 07:53

Pesona Senggigi yang Tiada Habisnya

Pesona Senggigi yang Tiada Habisnya

Ahad, 25 Feb 2018 07:12

Taman Narmada, Saksi Lombok sebelum Islamisasi

Taman Narmada, Saksi Lombok sebelum Islamisasi

Ahad, 25 Feb 2018 06:28

Lombok Dijuluki Pulau Seribu Masjid, Begini Sejarahnya

Lombok Dijuluki Pulau Seribu Masjid, Begini Sejarahnya

Ahad, 25 Feb 2018 05:50

Turki: Keputusan AS untuk Buka Kedutaan Besar di Yerusalem Merusak Perdamaian

Turki: Keputusan AS untuk Buka Kedutaan Besar di Yerusalem Merusak Perdamaian

Sabtu, 24 Feb 2018 22:30

500 Warga Sipil 121 Diantaranya Anak-anak Telah Tewas dalam 7 Hari Serangan Rezim Assad di Ghouta

500 Warga Sipil 121 Diantaranya Anak-anak Telah Tewas dalam 7 Hari Serangan Rezim Assad di Ghouta

Sabtu, 24 Feb 2018 22:15

Pemerintah Syi'ah Irak Tolak Permintaan Riyadh untuk Serahkan Tahanan Warga Saudi

Pemerintah Syi'ah Irak Tolak Permintaan Riyadh untuk Serahkan Tahanan Warga Saudi

Sabtu, 24 Feb 2018 21:45

Laporan: AS Akan Buka Kedutaan Besar Mereka di Yerusalem pada Bulan Mei

Laporan: AS Akan Buka Kedutaan Besar Mereka di Yerusalem pada Bulan Mei

Sabtu, 24 Feb 2018 21:25

Kelirunya Ucapan Selamat oleh Pemimpin Saat Indonesia jadi Pasar Narkotik Terbesar di Dunia

Kelirunya Ucapan Selamat oleh Pemimpin Saat Indonesia jadi Pasar Narkotik Terbesar di Dunia

Sabtu, 24 Feb 2018 18:31

Politisi: Kepala BIN Hadir di Rakernas PDIP, Pilpres 2019 Saya Pastikan Tidak Demokratis

Politisi: Kepala BIN Hadir di Rakernas PDIP, Pilpres 2019 Saya Pastikan Tidak Demokratis

Sabtu, 24 Feb 2018 17:31

Pencalonan Jokowi oleh PDIP Dilihat Janggal oleh Pengamat

Pencalonan Jokowi oleh PDIP Dilihat Janggal oleh Pengamat

Sabtu, 24 Feb 2018 16:31

Kronologis PBB yang Dianggap Tak Layak Lolos oleh KPU

Kronologis PBB yang Dianggap Tak Layak Lolos oleh KPU

Sabtu, 24 Feb 2018 15:21

Ada Kesan Perbedaan dari Sikap Polri ke Masyarakat yang Kritis dengan Pemerintah

Ada Kesan Perbedaan dari Sikap Polri ke Masyarakat yang Kritis dengan Pemerintah

Sabtu, 24 Feb 2018 14:21

Peringatan untuk Polri atasnya Banyaknya Masyarakat yang Ditangkap karena Dianggap Sebar Hoax

Peringatan untuk Polri atasnya Banyaknya Masyarakat yang Ditangkap karena Dianggap Sebar Hoax

Sabtu, 24 Feb 2018 13:21

Internasionalisasi Haji dan Ekspansi Ideologi Syiah

Internasionalisasi Haji dan Ekspansi Ideologi Syiah

Sabtu, 24 Feb 2018 13:14

Milad ke 21 FLP Gelar Seminar Literasi di Solo

Milad ke 21 FLP Gelar Seminar Literasi di Solo

Sabtu, 24 Feb 2018 13:09


Mukena bordir mewar harga murah

Kumpulan Video Aksi Bela Islam
Must Read!
X