Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
2.320 views

Fraksi PKS Tegaskan Tolak Perppu Ormas

JAKARTA (voa-islam.com) – Mardani Ali Sera, Anggota Komisi II DPR RI dalam rapat kerja (Raker) Tk I RUU Penetapan Perppu Ormas dengan Menteri Dalam Negeri (Mendagri), Menteri Hukum dan Ham (Menkumham) dan Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) menegaskan Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) konsisten menolak Perppu Nomor 2 Tahun 2017 tentang Ormas.

Kendati demikian, Mardani mengatakan Fraksi PKS siap membahas lebih lanjut untuk membahas dan mendengar masukan tambahan argumentasi dari para pakar dan organissai kemasyakaratan yang akan dihadirkan di Komisi II DPR RI pada 17-19 Oktober 2017

“Bismillahirrohmanirohim, Kami Fraksi PKS menyatakan tegas menolak RUU Penetapan Perppu Ormas menjadi Undang-undang,” kata Mardani di Komplek DPR, Senin (16/12/2017).

Berikut 5 pointer landasan Fraksi PKS menolak Perppu Ormas:

Pertama; Fraksi PKS menilai bahwa penerbitan Perpu tentang Ormas tidak memenuhi urgensi “Hal Ihwal Kegentingan yang Memaksa” sebagaimana diatur dalam Pasal 22 UUDNRI Tahun 1945 dan Putusan Mahkamah Konstitusi Nomor 38/PUU-VII/2009. Mahkamah Konstitusi, dalam Putusan Nomor 138/PUU-VII/2009 dalam perkara Permohonan Pengujian Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang Nomor 4 Tahun 2009 tentang Perubahan Atas Undang-Undang Nomor 30 Tahun 2002 tentang Komisi Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi, menerjemahkan hal ihwal kegentingan yang memaksa sebagaimana dimaksud dalam Pasal 22 UUDNRI Tahun 1945 sehingga memerlukan Perpu. Alasan tersebut tidaklah berdasar karena dalam UU Nomor 17 Tahun 2013 tentang Organisasi Masyarakat telah diatur tentang prosedur pemberian sanksi terhadap Ormas yang melakukan pelanggaran. Dengan demikian, penerbitan Perpu tentang Ormas ini tidak memenuhi prasyarat prosedural yang ditetapkan karena pada praktiknya UU tentang Ormas telah memadai sehingga tidak terjadi kekosongan hukum.

Kedua; Fraksi PKS menilai bahwa Perpu tentang Ormas melakukan pembatasan terhadap hak-hak berserikat dan berkumpul yang bertentangan dengan prinsip negara hukum yang demokratis. Hak untuk berserikat dan berkumpul merupakan hak asasi manusia yang dijamin dalam Konstitusi. Pembatasan terhadap hak-hak berserikat dan berkumpul yang diakomodasi dalam Perpu tentang Ormas sangatlah mengancam kehidupan demokratis dalam negara hukum.

Ketiga; Fraksi PKS menilai bahwa Perpu tentang Ormas mengandung ambiguitas yang rawan ditafsirkan secara sewenang-wenang oleh pelaksana kebijakan. Misalnya, dalam hal norma tentang larangan bagi Ormas dalam berkegiatan, yang meliputi pula larangan untuk menggunakan nama, lambang, bendera, atau simbol organisasi yang mempunyai persamaan pada pokoknya atau keseluruhannya dengan nama, lambang, bendera, atau simbol organisasi gerakan separatis atau organisasi terlarang (Pasal 59 Ayat (4).

Keempat;Fraksi PKS menilai bahwa Perpu tentang Ormas berpotensi memunculkan rezim otoriter dengan menghilangkan peran pengadilan dalam pembubaran Ormas. Hal yang sangat krusial dan fatal yang diatur dalam Perpu tentang Ormas sehingga menjadikan Perpu ini sebagai ancaman bagi pelaksanaan demokrasi di negara hukum Indonesia, adalah dihilangkannya peran pengadilan dalam pembubaran Ormas dan diambil alih oleh Pemerintah. Selain menghilangkan peran pengadilan dalam pembubaran Ormas, dalam Perpu ini juga Pemerintah menyederhanakan dan menghilangkan tahapan-tahapan pembubaran Ormas yang sebelumnya diatur secara berjenjang dalam UU Nomor 17 Tahun 2013 tentang Ormas

Kelima; Fraksi PKS menilai bahwa Perpu tentang Ormas memuat sanksi pidana yang berpotensi disalahgunakan untuk melakukan kriminalisasi. Melalui Perpu tentang Ormas ini, Pemerintah menambah berat sanksi pidana dalam hal penyalahgunaan, penistaan, atau penodaan terhadap agama yang dilakukan oleh orang menjadi anggota dan/atau pengurus Ormas, menjadi pidana penjara seumur hidup atau pidana penjara paling singkat 5 (lima) tahun dan paling lama 20 (dua puluh) tahun. Pemberian sanksi pidana ini tentu memperberat pemidanaan dalam tindak pidana penyalahgunaan, penistaan, dan penodaan terhadap agama. Dalam Pasal 156 a KUHP berdasarkan Penetapan Presiden Republik Indonesia Nomor 1/PNPS Tahun 1965 tentang Pencegahan Penyalahgunaan dan/atau Penodaan Agama, ditegaskan bahwa perbuatan yang pada pokoknya bersifat permusuhan, penyalahgunaan atau penodaan terhadap suatu agama yang dianut di Indonesia, dipidana dengan pidana penjara selama-lamanya 5 (lima) tahun. Pemberatan sanksi pidana dalam perkara penyalahgunaan, penistaan, dan penodaan terhadap agama dalam konteks pelanggaran Ormas yang diatur dalam Perpu tentang Ormas ini tidaklah tepat karena tidak konsisten dan bertentangan dengan peraturan perundang-undangan yang lain mengenai norma yang sama. Selain itu, ketentuan ini sangat rawan untuk dijadikan senjata oleh pihak-pihak tertentu untuk melakukan kriminalisasi terhadap orang-orang tertentu dengan dalih penodaan terhadap agama. Bahkan, ketentuan ini dapat dijadikan celah untuk memberangus kegiatan Ormas dengan mengkriminalisasikan anggota dan/atau pengurus Ormas tersebut dengan menggunakan pasal tentang penodaan agama ini.

Keenam, Perppu Ormas Bertentangan dengan Undang-Undang Dasar (UUD) Negara Republik Indonesia Tahun 1945 Pasal 37

Perpu Ormas ini bertentangan dengan Konstitusi. Hal ini dibuktikan pada Pasal 59 ayat 4 huruf c Ormas dilarang menganut, mengembangkan, serta menyebarkan ajaran atau paham yang bertentangan dengan Pancasila. Dalam penjelasan pasal tersebut ajaran atau paham yang bertentangan dengan Pancasila adalah yang ingin mengubah Konstitusi. Seharusnya yang menyusun dan menetapkan Perpu ini memahami bahwa Pancasila berbeda dengan Undang-Undang Dasar (UUD) yang bisa diamandemen sesuai dengan Pasal 37 Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945. Tentu pada prosesnya akan meminta masukan dan aspirasi dari ormas dan masyarakat. Jika penjelasan Pasal 59 ayat 4 huruf c tersebut diberlakukan, maka Ormas manapun yang memberikan masukan perubahan/amandemen Konstitusi ke Gedung MPR dapat dibubarkan dan dipidanakan. Ini sangat berbahaya bagi masa depan demokrasi di Indonesia. [ril/syahid/voa-islam.com]

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Pers Rilis lainnya:

+Pasang iklan

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Toko Tas Online TBMR - Murah & Terpercaya

Toko tas online dan Pusat grosir tas TBMR menjual tas branded harga grosir. DISKON setiap hari s/d 50%. Tas wanita, tas import, tas kerja semua dijamin MURAH. Menerima Reseller.
http://www.tasbrandedmurahriri.com

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Pusat Jam Tangan Impor Murah

Tampil cantik dan keren dengan jam tangan impor pilihan. Tersedia koleksi ribuan jam tangan untuk pria dan wanita, harga dijamin murah.
http://timitime.asia

Infaq Dakwah Center

Rumah Anak Yatim Cikarang ini Sering Roboh, Ayo Bantu Renovasi..!!

Rumah Anak Yatim Cikarang ini Sering Roboh, Ayo Bantu Renovasi..!!

Di usia senja, Bu Janih bersama 5 anak yatimnya tinggal di rumah rombeng yang kumuh, lapuk dan sering roboh. Upah sebagai buruh cuci serabutan pun tak menentu sehingga tidak bisa memasak nasi...

Santri Korban Tabrak Ini Remuk Telapak Tangannya. Ayo Bantu Biaya Operasi!

Santri Korban Tabrak Ini Remuk Telapak Tangannya. Ayo Bantu Biaya Operasi!

Sudah 23 hari tangan Ramdani remuk dalam insiden tabrak lari. Ia harus segera dioperasi supaya patahan tulang tidak berantakan dan dagingnya tidak membusuk. Butuh dana puluhan juta untuk operasi....

WAKAF MOTOR DAKWAH: Relawan IDC Serahkan Sepeda Motor untuk Dai Lereng Gunung Lawu

WAKAF MOTOR DAKWAH: Relawan IDC Serahkan Sepeda Motor untuk Dai Lereng Gunung Lawu

Relawan IDC Solo Raya menyerahkan wakaf sepeda motor kepada Ustadz Sriyono untuk menunjang aktifitas dakwah di tempat-tempat terpencil yang sulit dijangkau di lereng Gunung Lawu...

3 Tahun Menderita Tumor Ganas, Kang Yoyo Tak Bisa Bekerja dan Berjamaah Masjid. Ayo Bantu..!!

3 Tahun Menderita Tumor Ganas, Kang Yoyo Tak Bisa Bekerja dan Berjamaah Masjid. Ayo Bantu..!!

Aktivis masjid ini menderita tumor ganas dan tidak bisa berobat karena terbentur biaya. Daging tumornya terus membesar seukuran bola futsal. Ayo bantu bisa bekarja dan berjamaah di masjid lagi....

Hebat.!!! Siswa SDI Cikal Cendikia Semangat Bersedekah Barang Melalui IDC

Hebat.!!! Siswa SDI Cikal Cendikia Semangat Bersedekah Barang Melalui IDC

Ratusan murid SD Islam Cikal Cendekia Pinang Tangerang Banten antusias mengumpulkan barang-barang yang tidak terpakai, untuk disedekahkan kepada yatim dan dhuafa....

Latest News
Besok, Amien Rais Hadiri Silaturrahmi Jawara Ulama di Bekasi

Besok, Amien Rais Hadiri Silaturrahmi Jawara Ulama di Bekasi

Jum'at, 20 Apr 2018 21:37

Aktivis: Islamic State (IS) dan Pasukan SDF Lakukan Pertukaran Tahanan di Deir Al-Zor

Aktivis: Islamic State (IS) dan Pasukan SDF Lakukan Pertukaran Tahanan di Deir Al-Zor

Jum'at, 20 Apr 2018 21:30

Israel Jatuhkan Selebaran di Gaza Peringatkan Warga Palestina Agar Jauhi Pagar Perbatasan

Israel Jatuhkan Selebaran di Gaza Peringatkan Warga Palestina Agar Jauhi Pagar Perbatasan

Jum'at, 20 Apr 2018 21:15

Sambut Ramadhan dengan Mengikuti Training Al Quran Bersanad Bersama Syaikh Abdullah Syajaroh

Sambut Ramadhan dengan Mengikuti Training Al Quran Bersanad Bersama Syaikh Abdullah Syajaroh

Jum'at, 20 Apr 2018 21:13

Perusahaan UEA akan Buka 600 Layar Bioskop di Arab Saudi

Perusahaan UEA akan Buka 600 Layar Bioskop di Arab Saudi

Jum'at, 20 Apr 2018 21:00

Puluhan Tewas dalam Bentrokan antara Pemberontak Houtsi dan Pasukan Pro-Pemerintah Yaman di Taiz

Puluhan Tewas dalam Bentrokan antara Pemberontak Houtsi dan Pasukan Pro-Pemerintah Yaman di Taiz

Jum'at, 20 Apr 2018 20:45

Pentagon: Seorang Warga Jerman Terkait Serangan 9/11 Ditangkap Pasukan Kurdi di Suriah

Pentagon: Seorang Warga Jerman Terkait Serangan 9/11 Ditangkap Pasukan Kurdi di Suriah

Jum'at, 20 Apr 2018 14:45

Aktivis Mesir Ungkap Sejarah Panjang Kerjasama Militer Assad-Barat

Aktivis Mesir Ungkap Sejarah Panjang Kerjasama Militer Assad-Barat

Jum'at, 20 Apr 2018 14:04

Konsep Kepemilikan Syariah Ditawarkan di Pameran Otomotif

Konsep Kepemilikan Syariah Ditawarkan di Pameran Otomotif

Jum'at, 20 Apr 2018 11:11

Sekjen Kemenag Ungkap Cara Tepat Sinergi Bangun Zakat

Sekjen Kemenag Ungkap Cara Tepat Sinergi Bangun Zakat

Jum'at, 20 Apr 2018 11:07

Kartini, Tak Sekadar Kebaya dan Konde

Kartini, Tak Sekadar Kebaya dan Konde

Jum'at, 20 Apr 2018 10:37

Hardiknas, Mendikbud Gelar Nonton Film Dilan; Netizen: Emang Ga Ada Film Lain?

Hardiknas, Mendikbud Gelar Nonton Film Dilan; Netizen: Emang Ga Ada Film Lain?

Jum'at, 20 Apr 2018 09:36

Kurma Palmfruit, Terkenal Murah dan Enak asal Tunisia, ini 20 Khasiatnya

Kurma Palmfruit, Terkenal Murah dan Enak asal Tunisia, ini 20 Khasiatnya

Jum'at, 20 Apr 2018 09:26

Israel Kembali Tutup Media Palestina

Israel Kembali Tutup Media Palestina

Jum'at, 20 Apr 2018 08:58

Menlu Turki Sebut Sentimen Anti-Muslim di Barat Meningkat dengan Cepat

Menlu Turki Sebut Sentimen Anti-Muslim di Barat Meningkat dengan Cepat

Jum'at, 20 Apr 2018 08:52

Fraksi Kiri Pejuang Palestina Tolak Hadiri Pertemuan Dewan Nasional Palestina

Fraksi Kiri Pejuang Palestina Tolak Hadiri Pertemuan Dewan Nasional Palestina

Jum'at, 20 Apr 2018 08:43

Komandan Syiah Houthi Yaman Tewas oleh Pasukan Saudi

Komandan Syiah Houthi Yaman Tewas oleh Pasukan Saudi

Jum'at, 20 Apr 2018 08:35

Pasukan Zionis Tahan 2700 Warga Palestina sejak Trump Akui Yerusalem Ibukota Israel

Pasukan Zionis Tahan 2700 Warga Palestina sejak Trump Akui Yerusalem Ibukota Israel

Kamis, 19 Apr 2018 21:40

Jaisyul Islam Serahkan Senjata ke Rezim Assad, Pergi Tinggalkan Dumayr Menuju Jarablus

Jaisyul Islam Serahkan Senjata ke Rezim Assad, Pergi Tinggalkan Dumayr Menuju Jarablus

Kamis, 19 Apr 2018 21:30

Serangan Kejutan Islamic State (IS) dekat Kota Mayadin Tewaskan 25 Tentara Suriah

Serangan Kejutan Islamic State (IS) dekat Kota Mayadin Tewaskan 25 Tentara Suriah

Kamis, 19 Apr 2018 21:20


Reseller tas batam

Kumpulan Video Aksi Bela Islam
Must Read!
X