Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
2.485 views

MIUMI Aceh: Umat Islam Tidak Perlu Mengucapkan Hari Raya Agama Lain

Tanggapan Terhadap Polemik Mengucapkan Selamat Natal dan Tahun Baru Masehi

بسم الله الرحمن الرحيم

Sehubungan dengan perayaan Natal tgl 25 Desember dan Tahun Baru Masehi yang akan diperingati oleh umat Kristen dan adanya fenomena sebahagian umat Islam yang memberikan ucapan selamat Natal dan tahun baru Masehi dan yang membolehkannya sehingga menimbulkan polemik di antara umat Islam dan yang merayakan Natal dan Tahun Baru Masehi dengan memakai atributnya atau mengikuti perayaannya seperti yang terjadi pada setiap tahunnya, maka saya sebagai seorang muslim ingin memberikan tanggapan sebagai berikut:

Pertama: Sangat menyayangkan perilaku sebahagian muslim yang memberikan ucapan selamat hari raya agama lain seperti selamat Natal, Tahun Baru Masehi, Valentine, Nyepi, Waisak dan lainnya, atau memakai atributnya atau mengikuti perayaannya, dan orang yang membolehkan ucapan selamat Natal dan lainnya tersebut serta orang yang menjaga gereja dengan alasan toleransi agama.

Kedua: Islam merupakan agama yang toleran. Toleransi dalam Islam hanya berlaku dalam persoalan muamalah (hubungan sosial atau keduniaan) dan kebebasan beragama serta kebebasan menjalankan agama. Bukan dalam persoalan aqidah dan ibadah. Maka tidak boleh mengikuti ibadah dan aqidah agama lain. Ini toleransi diajarkan oleh Alquran (QS. Al-Kafirun: 1-6 dan Al-Mumtahanah: 8-9) dan As-Sunnah.

Ketiga: Rasulullah saw bersikap toleransi kepada orang-orang Yahudi di Madinah dengan membiarkan mereka hidup aman dan berdampingan dengan umat Islam, tidak memaksa mereka masuk Islam dan tidak melarang ibadah dan keyakinan mereka. Beliau saw tidak pernah mengucapkan selamat hari raya agama lain dan tidak pula mengikuti ibadah dan aqidah agama lain. Bahkan melarangnya. Begitupula para sahabat radhiyallahu 'anhum. Rasulullah Saw bersabda: "Barangsiapa yang menyerupai (mengikuti ibadah dan aqidah) suatu kaum, maka dia bagian dari mereka". (HR. Abu Daud).

Keempat: Sikap toleransi agama yang benar adalah menghormati pemeluk agama lain, memberikan kebebasan beragama dan menjalankan ibadah sesuai dengan agamanya, dan hidup dengan aman dan damai. Inilah toleransi yang benar dan sesuai dengan ajaran Islam. Adapun mengucapkan selamat hari raya agama lain seperti selamat Natal dan lainnya atau merayakannya dengan memakai atributnya atau mengikuti perayaannya itu bukan toleransi yang benar dan dibolehkan dalam Islam. Ini toleransi yang salah dan melampaui batas.

Kelima: Meminta umat Islam untuk tidak mengucapkan selamat hari raya agama lain seperti selamat Natal, Tahun Baru Masehi, Valentine, Nyepi, Waisak dan lainnya atau memakai atributnya atau mengikuti perayaannya, karena semua itu bertentangan dengan Alquran dan As-Sunnah serta ijma' (kesepakatan) para ulama salaf. Ini perbuatan maksiat dan kemungkaran yang wajib ditinggalkan dan dijauhi oleh umat Islam.

Keenam: Mengucapkan selamat hari raya agama lain seperti selamat Natal, tahun baru Masehi, Valentine, Nyepi, Waisak dan lainnya atau memakai atributnya atau mengikuti perayaannya itu bukanlah perkara yang masuk dalam ranah toleransi yang dibenarkan dalam Islam. Karena itu, kami ingatkan berbagai pihak agar menghargai dan menghormati ajaran Islam. Jangan mengukur toleran atau tidak toleran dengan mengucapkan atau tidak mengucapkan selamat Natal atau selamat atas hari raya agama apapun.

Ketujuh: Mengucapkan selamat hari raya agama lain seperti selamat natal, tahun baru masehi, valentine, nyepi, waisak, dan lainnya atau merayakannya dengan memakai atributnya atau mengikuti perayaannya itu berarti pengakuan kebenaran terhadap agama tersebut. Ini membahayakan dan merusak aqidah seorang muslim. Karena adanya kekufuran, kesyirikan, dan pengagungan terhadap syiar agama lain. Maka hukumnya haram dan bisa membatalkan keislaman seseorang berdasarkan Alquran, As-Sunnah dan ijma' para ulama salaf.

Kedelapan: Memberikan apresiasi dan dukungan terhadap fatwa MUI Jawa Timur, MUI Sumatera Barat dan para ulama lainnya yang mengharamkan mengucapkan selamat hari raya agama lain seperti Natal, tahun baru Masehi, Valentine, dan lainnya, merayakannya dengan memakai atributnya atau merayakanya bersama serta fatwa MUI Pusat yang mengharamkan perayaan Natal bersama dan memakai atributnya. Tugas ulama adalah mengawal aqidah umat dan memberikan pemahaman agama yang benar kepada umat sesuai dengan Alquran dan As-Sunnah. Inilah ulama yang benar dan istiqamah yang wajib diikuti oleh umat.

Kesembilan: Mengingatkan kepada pihak non muslim, khususnya yang memiliki pekerja atau pegawai umat Islam, untuk tidak memaksakan umat Islam untuk merayakan hari raya agama mereka seperti Natal, Tahun Baru Masehi, Valentine, Nyepi, Waisak dan lainnya dengan memakai atributnya atau mengikuti perayaaannya. Sikap pemaksaan ini melanggar toleransi beragama dan hukum di Indonesia. Maka bisa dipidanakan.

Kesepuluh: Meminta umat Islam tidak menyibukkan kepada hal-hal yang tidak perlu dan bukan tugasnya, bahkan bisa merendahkan diri umat Islam dan izzah Islam seperti menjaga gereja pada waktu perayaan natal. Ini memalukan. Kok gereja yang dijaga, bukan masjid. Siapa yang akan serang gereja? Ini terkesan melecehkan Islam dan umat Islam dengan tuduhan radikal dan intoleransi. Padahal, masalah keamanan itu tugas kepolisian.

Kesebelas: Terakhir, Mengajak umat Islam taat kepada Alquran dan As-Sunnah serta para ulama sesuai perintah Allah Swt (QS: An-Nisa: 59) dan menjaga aqidahnya dengan tidak mengucapkan selamat hari raya agama lain seperti selamat natal, tahun baru Masehi, Valentine, Nyepi, Waisak dan lainnya. Begitu pula tidak memakai atributnya atau merayakannya.

Banda Aceh, 24 Desember 2019.

Ttd

(Dr. Muhammad Yusran Hadi, Lc., MA)

Ketua Majelis Intelektual dan Ulama Muda Indonesia (MIUMI) Aceh, Dosen Fakultas Syari'ah UIN Ar-Raniry, Alumnus Fakutas Syari'ah Universitas Islam Madinah (UIM) Arab Saudi, Doktor bidang Fiqh dan Ushul Fiqh di International Islamic University Malaysia (IIUM) dan Anggota Ikatan Ulama dan Da'i Asia Tenggara

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Pers Rilis lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Zakat Fitrah IDC: Ramadhan Semakin Berkah, Sempurnakan Ibadah Ramadhan dengan Zakat

Zakat Fitrah IDC: Ramadhan Semakin Berkah, Sempurnakan Ibadah Ramadhan dengan Zakat

IDC menerima zakat fitrah Rp 40.000 hingga 51.000 per-jiwa, disalurkan kepada Mustahiq dengan prioritas Muallaf dan Fakir Miskin dari kalangan yatim, aktivis Islam, dan dhuafa terdampak pandemi...

Rumah Yatim Piatu Santri Tahfizh Qur’an ini Doyong Terancam Ambruk. Ayo Bantu...!!

Rumah Yatim Piatu Santri Tahfizh Qur’an ini Doyong Terancam Ambruk. Ayo Bantu...!!

Debby Silvana dan Melani Silvana menjadi yatim saat sedang butuh belaian kasih orang tua. Kini mereka tinggal di rumah triplek yang reyot dan doyong terancam roboh. Ayo Bantu bedah rumah yatim.!!...

Dede Bayi Calon Mujahidah Islam Lahir dengan Operasi Cessar. Ayo Bantu.!!

Dede Bayi Calon Mujahidah Islam Lahir dengan Operasi Cessar. Ayo Bantu.!!

Ayo bantu dede bayi ini, kekurangan biaya persalinan cessar di Rumah Sakit Banjar sebesar 5 juta rupiah. Sang ayah adalah aktivis Islam, dikenal pendekar bela diri yang sedang terkendala ekonomi....

Masuk Islam Satu Keluarga, Rudy Chow Liung Kehilangan Pekerjaan. Ayo Bantu Khitan dan Modal Usaha.!!

Masuk Islam Satu Keluarga, Rudy Chow Liung Kehilangan Pekerjaan. Ayo Bantu Khitan dan Modal Usaha.!!

Hijrah memeluk Islam, Rudy Chow tinggalkan bisnis peralatan sembahyang Vihara. Ia jadi pengangguran dan ekonominya ambruk....

IDC Tunaikan Beasiswa Muallaf Maria di Universitas Brawijaya Malang

IDC Tunaikan Beasiswa Muallaf Maria di Universitas Brawijaya Malang

Alhamdulillah, kini Maria muallaf mahasiswi Universitas Brawijaya bisa bernafas lega. Yayasan IDC menyalurkan amanah dari para donatur, sebesar Rp 66.648.300 untuk membantu beasiswa pendidikan...

Latest News
Muslim di Italia Ikuti Aturan Pencegahan Virus Corona Saat Rayakan Idul Fitri

Muslim di Italia Ikuti Aturan Pencegahan Virus Corona Saat Rayakan Idul Fitri

Selasa, 26 May 2020 16:56

Update 26 Mei 2020 Infografis Covid-19

Update 26 Mei 2020 Infografis Covid-19

Selasa, 26 May 2020 16:28

Gelar Halal Bihalal di Tengah Corona, IPW Minta Mendagri Tindak Tegas Rektor IPDN

Gelar Halal Bihalal di Tengah Corona, IPW Minta Mendagri Tindak Tegas Rektor IPDN

Selasa, 26 May 2020 15:06

Miris! Di Tengah Corona, Kampus IPDN Gelar Halal Bihalal Undang Penyanyi dari Jakarta

Miris! Di Tengah Corona, Kampus IPDN Gelar Halal Bihalal Undang Penyanyi dari Jakarta

Selasa, 26 May 2020 14:02

Klarifikasi MUI Soal Viral Surat Larangan Rapid Test Covid-19

Klarifikasi MUI Soal Viral Surat Larangan Rapid Test Covid-19

Selasa, 26 May 2020 13:29

PKS: Kado Pedih Lebaran, Enam ABK Indonesia Tewas di Kapal China

PKS: Kado Pedih Lebaran, Enam ABK Indonesia Tewas di Kapal China

Selasa, 26 May 2020 12:23

Berjuang, Berdoa, dan Bertawakal  Melawan Covid-19

Berjuang, Berdoa, dan Bertawakal Melawan Covid-19

Selasa, 26 May 2020 10:45

Heran Habib Bahar Digunduli, Politisi Gerindra Akan Cecar Menkumham Yasonna

Heran Habib Bahar Digunduli, Politisi Gerindra Akan Cecar Menkumham Yasonna

Selasa, 26 May 2020 09:46

Cegah Gelombang Kedua Penularan Covid-19, Anies Baswedan Perketat Pintu Masuk ke Jakarta

Cegah Gelombang Kedua Penularan Covid-19, Anies Baswedan Perketat Pintu Masuk ke Jakarta

Selasa, 26 May 2020 08:57

Aa Gym Terkena Hoaks

Aa Gym Terkena Hoaks

Selasa, 26 May 2020 07:43

Jurus Gubernur Anies Cegah Gelombang Kedua Corona di Jakarta

Jurus Gubernur Anies Cegah Gelombang Kedua Corona di Jakarta

Selasa, 26 May 2020 06:52

150 TKA China di Jember Dipulangkan ke Negaranya

150 TKA China di Jember Dipulangkan ke Negaranya

Selasa, 26 May 2020 05:46

Pendemi Menghantam Negeri, KDRT kian Bersemi; Salah Siapa?

Pendemi Menghantam Negeri, KDRT kian Bersemi; Salah Siapa?

Senin, 25 May 2020 23:05

Lebaran Seru #diRumahAja

Lebaran Seru #diRumahAja

Senin, 25 May 2020 22:30

Tentara Pakistan Peringatkan India Terkait Status Wilayah Sengketa Kashmir

Tentara Pakistan Peringatkan India Terkait Status Wilayah Sengketa Kashmir

Senin, 25 May 2020 21:35

Pria Bersenjata Serang dan Bakar Markas Milisi Syi'ah Dukungan Iran di Maysan Irak

Pria Bersenjata Serang dan Bakar Markas Milisi Syi'ah Dukungan Iran di Maysan Irak

Senin, 25 May 2020 21:15

Pemerkosaan Hak Asasi Habib Bahar bin Smith

Pemerkosaan Hak Asasi Habib Bahar bin Smith

Senin, 25 May 2020 21:14

Jepang Akhiri Keadaan Darurat Virus Corona di Seluruh Wilayah

Jepang Akhiri Keadaan Darurat Virus Corona di Seluruh Wilayah

Senin, 25 May 2020 20:45

Kemenhub Perketat Larangan Arus Balik ke Jakarta

Kemenhub Perketat Larangan Arus Balik ke Jakarta

Senin, 25 May 2020 20:36

Pemerintah Dianggap Gak Konsisten, Rakyat Marah

Pemerintah Dianggap Gak Konsisten, Rakyat Marah

Senin, 25 May 2020 20:18


Hijab Syari Terbaru 2020

Must Read!
X