Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
3.090 views

MIUMI Aceh: Umat Islam Tidak Perlu Mengucapkan Hari Raya Agama Lain

Tanggapan Terhadap Polemik Mengucapkan Selamat Natal dan Tahun Baru Masehi

بسم الله الرحمن الرحيم

Sehubungan dengan perayaan Natal tgl 25 Desember dan Tahun Baru Masehi yang akan diperingati oleh umat Kristen dan adanya fenomena sebahagian umat Islam yang memberikan ucapan selamat Natal dan tahun baru Masehi dan yang membolehkannya sehingga menimbulkan polemik di antara umat Islam dan yang merayakan Natal dan Tahun Baru Masehi dengan memakai atributnya atau mengikuti perayaannya seperti yang terjadi pada setiap tahunnya, maka saya sebagai seorang muslim ingin memberikan tanggapan sebagai berikut:

Pertama: Sangat menyayangkan perilaku sebahagian muslim yang memberikan ucapan selamat hari raya agama lain seperti selamat Natal, Tahun Baru Masehi, Valentine, Nyepi, Waisak dan lainnya, atau memakai atributnya atau mengikuti perayaannya, dan orang yang membolehkan ucapan selamat Natal dan lainnya tersebut serta orang yang menjaga gereja dengan alasan toleransi agama.

Kedua: Islam merupakan agama yang toleran. Toleransi dalam Islam hanya berlaku dalam persoalan muamalah (hubungan sosial atau keduniaan) dan kebebasan beragama serta kebebasan menjalankan agama. Bukan dalam persoalan aqidah dan ibadah. Maka tidak boleh mengikuti ibadah dan aqidah agama lain. Ini toleransi diajarkan oleh Alquran (QS. Al-Kafirun: 1-6 dan Al-Mumtahanah: 8-9) dan As-Sunnah.

Ketiga: Rasulullah saw bersikap toleransi kepada orang-orang Yahudi di Madinah dengan membiarkan mereka hidup aman dan berdampingan dengan umat Islam, tidak memaksa mereka masuk Islam dan tidak melarang ibadah dan keyakinan mereka. Beliau saw tidak pernah mengucapkan selamat hari raya agama lain dan tidak pula mengikuti ibadah dan aqidah agama lain. Bahkan melarangnya. Begitupula para sahabat radhiyallahu 'anhum. Rasulullah Saw bersabda: "Barangsiapa yang menyerupai (mengikuti ibadah dan aqidah) suatu kaum, maka dia bagian dari mereka". (HR. Abu Daud).

Keempat: Sikap toleransi agama yang benar adalah menghormati pemeluk agama lain, memberikan kebebasan beragama dan menjalankan ibadah sesuai dengan agamanya, dan hidup dengan aman dan damai. Inilah toleransi yang benar dan sesuai dengan ajaran Islam. Adapun mengucapkan selamat hari raya agama lain seperti selamat Natal dan lainnya atau merayakannya dengan memakai atributnya atau mengikuti perayaannya itu bukan toleransi yang benar dan dibolehkan dalam Islam. Ini toleransi yang salah dan melampaui batas.

Kelima: Meminta umat Islam untuk tidak mengucapkan selamat hari raya agama lain seperti selamat Natal, Tahun Baru Masehi, Valentine, Nyepi, Waisak dan lainnya atau memakai atributnya atau mengikuti perayaannya, karena semua itu bertentangan dengan Alquran dan As-Sunnah serta ijma' (kesepakatan) para ulama salaf. Ini perbuatan maksiat dan kemungkaran yang wajib ditinggalkan dan dijauhi oleh umat Islam.

Keenam: Mengucapkan selamat hari raya agama lain seperti selamat Natal, tahun baru Masehi, Valentine, Nyepi, Waisak dan lainnya atau memakai atributnya atau mengikuti perayaannya itu bukanlah perkara yang masuk dalam ranah toleransi yang dibenarkan dalam Islam. Karena itu, kami ingatkan berbagai pihak agar menghargai dan menghormati ajaran Islam. Jangan mengukur toleran atau tidak toleran dengan mengucapkan atau tidak mengucapkan selamat Natal atau selamat atas hari raya agama apapun.

Ketujuh: Mengucapkan selamat hari raya agama lain seperti selamat natal, tahun baru masehi, valentine, nyepi, waisak, dan lainnya atau merayakannya dengan memakai atributnya atau mengikuti perayaannya itu berarti pengakuan kebenaran terhadap agama tersebut. Ini membahayakan dan merusak aqidah seorang muslim. Karena adanya kekufuran, kesyirikan, dan pengagungan terhadap syiar agama lain. Maka hukumnya haram dan bisa membatalkan keislaman seseorang berdasarkan Alquran, As-Sunnah dan ijma' para ulama salaf.

Kedelapan: Memberikan apresiasi dan dukungan terhadap fatwa MUI Jawa Timur, MUI Sumatera Barat dan para ulama lainnya yang mengharamkan mengucapkan selamat hari raya agama lain seperti Natal, tahun baru Masehi, Valentine, dan lainnya, merayakannya dengan memakai atributnya atau merayakanya bersama serta fatwa MUI Pusat yang mengharamkan perayaan Natal bersama dan memakai atributnya. Tugas ulama adalah mengawal aqidah umat dan memberikan pemahaman agama yang benar kepada umat sesuai dengan Alquran dan As-Sunnah. Inilah ulama yang benar dan istiqamah yang wajib diikuti oleh umat.

Kesembilan: Mengingatkan kepada pihak non muslim, khususnya yang memiliki pekerja atau pegawai umat Islam, untuk tidak memaksakan umat Islam untuk merayakan hari raya agama mereka seperti Natal, Tahun Baru Masehi, Valentine, Nyepi, Waisak dan lainnya dengan memakai atributnya atau mengikuti perayaaannya. Sikap pemaksaan ini melanggar toleransi beragama dan hukum di Indonesia. Maka bisa dipidanakan.

Kesepuluh: Meminta umat Islam tidak menyibukkan kepada hal-hal yang tidak perlu dan bukan tugasnya, bahkan bisa merendahkan diri umat Islam dan izzah Islam seperti menjaga gereja pada waktu perayaan natal. Ini memalukan. Kok gereja yang dijaga, bukan masjid. Siapa yang akan serang gereja? Ini terkesan melecehkan Islam dan umat Islam dengan tuduhan radikal dan intoleransi. Padahal, masalah keamanan itu tugas kepolisian.

Kesebelas: Terakhir, Mengajak umat Islam taat kepada Alquran dan As-Sunnah serta para ulama sesuai perintah Allah Swt (QS: An-Nisa: 59) dan menjaga aqidahnya dengan tidak mengucapkan selamat hari raya agama lain seperti selamat natal, tahun baru Masehi, Valentine, Nyepi, Waisak dan lainnya. Begitu pula tidak memakai atributnya atau merayakannya.

Banda Aceh, 24 Desember 2019.

Ttd

(Dr. Muhammad Yusran Hadi, Lc., MA)

Ketua Majelis Intelektual dan Ulama Muda Indonesia (MIUMI) Aceh, Dosen Fakultas Syari'ah UIN Ar-Raniry, Alumnus Fakutas Syari'ah Universitas Islam Madinah (UIM) Arab Saudi, Doktor bidang Fiqh dan Ushul Fiqh di International Islamic University Malaysia (IIUM) dan Anggota Ikatan Ulama dan Da'i Asia Tenggara

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Pers Rilis lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Kista Membahayakan Kehamilan, Teh Imas Ummu Zahra Harus Harus Dikiret. Ayo Bantu.!!

Kista Membahayakan Kehamilan, Teh Imas Ummu Zahra Harus Harus Dikiret. Ayo Bantu.!!

Teh Imas mengalami gangguan kehamilan karena mengidap kista. Janinnya tak berkembang, yang dalam medis disebut IUGR (intrauterine growth restriction). Ia harus dikiret karena membahayakan nyawa....

Korban Tabrak Lari,  Istri Aktivis Dakwah Tergolek Remuk Tulang, Ayo Bantu!!!

Korban Tabrak Lari, Istri Aktivis Dakwah Tergolek Remuk Tulang, Ayo Bantu!!!

Saat hendak membantu orang tertimpa musibah, Ummu Qisthi jadi korban tabrak lari mobil pickup. Empat bulan pasca operasi tulang remuk, kondisinya memburuk dan lukanya mengeluarkan nanah...

Pesantren Tahfizh Al-Qur'an Gunungsari Butuh Masjid. Ayo Bantu Amal Jariyah.!!!

Pesantren Tahfizh Al-Qur'an Gunungsari Butuh Masjid. Ayo Bantu Amal Jariyah.!!!

Sudah 4 tahun Pesantren Tahfiz Al-Qur’an ini mendidik para yatim dan kaum dhuafa tanpa memungut biaya. Mereka butuh masjid, anggaran dana 160 juta rupiah. Sisihkan harta, dapatkan istana di...

Mantan Napi Mujahidin Ingin Taubat dan Hijrah, Ayo Bantu Modal Usaha.!!

Mantan Napi Mujahidin Ingin Taubat dan Hijrah, Ayo Bantu Modal Usaha.!!

Bebas dari penjara ia taubat dan hijrah, tapi kesulitan pekerjaan. Saat ekonomi terjepit, datang tawaran bisnis haram dari sesama mantan napi. Ia butuh dana 7,5 juta rupiah untuk modal usaha...

Balita Ridho Ramdhani Mati-matian Berjuang Melawan Tumor Ganas. Ayo Bantu.!!

Balita Ridho Ramdhani Mati-matian Berjuang Melawan Tumor Ganas. Ayo Bantu.!!

Di usia balita ia harus berjuang mati-matian melawan tumor ganas yang bersarang di bokongnya. Setiap saat merintih tangis di pangkuan ayah bundanya. Ia harus dioperasi tapi terbentur biaya....

Latest News
Menteri Toleransi UEA Dituduh Lakukan Pelecehan Seksual Terhadap Wanita Inggris

Menteri Toleransi UEA Dituduh Lakukan Pelecehan Seksual Terhadap Wanita Inggris

Senin, 19 Oct 2020 21:43

Ayah, Sosok Tegar yang Layak Mendapatkan Surga

Ayah, Sosok Tegar yang Layak Mendapatkan Surga

Senin, 19 Oct 2020 21:32

Islamic State Bidik Negara Teluk, Serukan Serang Kepentingan Ekonomi Saudi

Islamic State Bidik Negara Teluk, Serukan Serang Kepentingan Ekonomi Saudi

Senin, 19 Oct 2020 21:18

Penghargaan sebagai Negara Pengutang, Malu atau Bangga?

Penghargaan sebagai Negara Pengutang, Malu atau Bangga?

Senin, 19 Oct 2020 21:09

Falsafah: Hikmah yang Terbatas

Falsafah: Hikmah yang Terbatas

Senin, 19 Oct 2020 20:05

Masjid-masjid di Gaza Kembali Dibuka Setelah Ditutup Beberapa Pekan Karena Pandemi Corona

Masjid-masjid di Gaza Kembali Dibuka Setelah Ditutup Beberapa Pekan Karena Pandemi Corona

Senin, 19 Oct 2020 16:45

Ngabalin Ditunggangi ISIS

Ngabalin Ditunggangi ISIS

Senin, 19 Oct 2020 15:35

PP Hima Persis Kecam Penangkapan Serampangan Aktivis Pemuda dan Mahasiswa

PP Hima Persis Kecam Penangkapan Serampangan Aktivis Pemuda dan Mahasiswa

Senin, 19 Oct 2020 14:20

Presiden Ilham Aliyev: Militer Azerbaijan Bebaskan 13 Desa Lagi dari Pasukan Pendudukan Armenia

Presiden Ilham Aliyev: Militer Azerbaijan Bebaskan 13 Desa Lagi dari Pasukan Pendudukan Armenia

Senin, 19 Oct 2020 14:15

Pengurus Baru Dewan Dakwah Gelar Raker

Pengurus Baru Dewan Dakwah Gelar Raker

Senin, 19 Oct 2020 12:10

Legislator Sebut UU Omnibus Law Tak Jadi Solusi Persoalan Ekonomi Nasional

Legislator Sebut UU Omnibus Law Tak Jadi Solusi Persoalan Ekonomi Nasional

Senin, 19 Oct 2020 10:36

PKM Unpam Berikan Pelatihan Skil kepada Guru TPQ

PKM Unpam Berikan Pelatihan Skil kepada Guru TPQ

Senin, 19 Oct 2020 09:35

Bagaimana Meminta Maaf kepada Orang Telah Wafat

Bagaimana Meminta Maaf kepada Orang Telah Wafat

Senin, 19 Oct 2020 09:23

PA 212 Gelar Musyawarah Provinsi Jawa Tengah

PA 212 Gelar Musyawarah Provinsi Jawa Tengah

Senin, 19 Oct 2020 09:17

Empati Berlebihan Syafiq Hasyim kepada Umat Kristen

Empati Berlebihan Syafiq Hasyim kepada Umat Kristen

Senin, 19 Oct 2020 08:44

Komisi VI DPR Aceh Gelar Uji Kelayakan dan Kepatutan Calon Anggota Badan Baitul Mal Aceh

Komisi VI DPR Aceh Gelar Uji Kelayakan dan Kepatutan Calon Anggota Badan Baitul Mal Aceh

Ahad, 18 Oct 2020 23:55

Analisis: Demokrat dan PKS Tuai Citra Positif

Analisis: Demokrat dan PKS Tuai Citra Positif

Ahad, 18 Oct 2020 22:49

Legislator PKS Sebut UU Cipta Kerja Rusak Esensi Sertifikasi Halal

Legislator PKS Sebut UU Cipta Kerja Rusak Esensi Sertifikasi Halal

Ahad, 18 Oct 2020 22:38

Azerbaijan Kembali Tembak Jatuh Sebuah Jet Tempur SU-25 Milik Armenia di Jabrayil

Azerbaijan Kembali Tembak Jatuh Sebuah Jet Tempur SU-25 Milik Armenia di Jabrayil

Ahad, 18 Oct 2020 21:15

Shalat Jamaah Kembali Dilanjutkan di Masjidil Haram Setelah Jeda 7 Bulan Akibat COVID-19

Shalat Jamaah Kembali Dilanjutkan di Masjidil Haram Setelah Jeda 7 Bulan Akibat COVID-19

Ahad, 18 Oct 2020 20:45


Hijab Syari Terbaru 2020

Must Read!
X