Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
3.050 views

Majelis Mujahidin Indonesia Mengutuk Islamofobia Presiden Perancis Emmanuel Macron

MAJELIS MUJAHIDIN INDONESIA MENGUTUK ISLAMOFOBIA PRESIDEN PERANCIS EMMANUEL MACRON

Segala puji bagi Allah yang senantiasa memberikan rahmat dan hidayah-Nya kepada segenap kaum muslimin sehingga mampu bertahan untuk memegang teguh syariat Islam. Shalawat dan salam kepada Nabi Muhammad Saw, beliau senantiasa mulia dan terhormat sekalipun dihina dan dinista orang-orang kafir.

Wahai kaum mukmin, bila kalian memperoleh kebaikan, maka golongan kafir merasa jengkel. Akan tetapi jika kalian ditimpa musibah, mereka bergembira. Jika kalian sabar, dan tetap taat kepada Allah, maka tipu daya mereka tidak akan membahayakan kalian sedikit pun. Sungguh Allah mengetahui secara rinci apa yang mereka lakukan.” (Qs. Ali Imran [3]:120).

Firman Allah ini menggambarkan jahatnya hati orang-orang kafir dan betapa hebatnya permusuhan pada umat Islam yang bersemi dalam dada mereka.

Di masa lalu, Prancis adalah negara penjajah yang biadab. Negara ini pernah menjajah negeri-negeri muslim seperti: Aljazair (1830-1875). Secara brutal, penjajah Prancis, melakukan genosida dengan membantai 1,5 juta penduduk asli Aljazair. Dan dua juta penduduk dijebloskan ke dalam kamp konsentrasi.

Selanjutnya, Prancis menjajah Tunisia (1881-1956), menggunakan missionaris Kristen sebagai propagandis penjajah dan misi Kristenisasi. Maroko dijajah (1912-1956). Pada 1914 negeri Syam dijajah dan memecah negeri tersebut menjadi 4 negara, yaitu Palestina, Suriah, Yordania dan Libanon. Berturut-turut setelah itu, Prancis menjajah negeri muslim Mauritania (1904-1960), Sinegal (1880-1890), Mali 1892-1960), Sudan (1960), Nigeria (1910-1960), Burkina Faso (1896-1904), Gambia (1886-1965).

Di zaman modern, masa lalu Prancis sekuler yang kelam diwujudkan dalam bentuk Islamofobia. Pada 2011 Prancis merupakan negara Eropa pertama yang melarang muslimah mengenakan jilbab di sekolah maupun area publik.

Tidak hanya pemerintah Prancis yang jahat pada Islam dan umat Islam. Tapi rakyatnya pun didukung untuk melakukan penghinaan terhadap Nabi Islam. Pada 2006 sampul majalah rasis Prancis, Charlie Hebdo memajang karikatur yang menghina Nabi Muhammad Saw. Majalah ini juga menghujat Allah Swt sebagai teroris yang menyandang senjata kalashnikov.

Dan sekarang, September 2020, Presiden Prancis Emmanuel Macron menunjukan sikap Islamofobianya dengan membela majalah rasis Charlie Hebdo yang menerbitkan ulang gambar kartun yang menghina Nabi Muhammad Saw, menghujat Allah Swt, dan mendiskreditkan Islam dengan narasi jahat dan penuh permusuhan.

“Kami menjunjung tinggi kebebasan, dan berpegang teguh pada prinsip sekularisme. Kami tidak akan menghentikan karikatur-karikatur penghinaan itu,” tegas Macron.

Dalam pidatonya menyinggung radikalisme di Prancis, Jumat (2/10/2020), Macron mengatakan, “Islam agama yang sedang mengalami krisis di seluruh dunia saat ini,” katanya.

Sebagai kepala negara sekuler, Macron telah dengan sengaja memancing kemarahan umat Islam di seluruh dunia, dengan cara mendukung penghinaan terhadap Nabi Muhammad Saw, kemudian memajang kartun penghinaan tersebut di salah satu kantor pemerintahannya dengan dalih kebebasan berekspresi. Emmanuel Macron mengaku melindungi kebebasan berpendapat, tapi menindas kebebasan beragama, serta menyerang hak-hak umat Islam yang menjadi warga negaranya.

Apa masalah Macron dengan Islam sehingga ia menyerang harkat dan martabat Nabi Muhammad Saw, seorang manusia paling terhormat dan mulia yang pernah ada di muka bumi ini?

Emmanuel Macron mengklaim akan melindungi hak-hak pribadi warga negaranya, tapi dia sama sekali tidak peduli dengan kehormatan serta kemuliaan seorang Nabi yang diagungkan oleh berjuta-juta manusia di dunia ini. Apa masalah Macron dengan Islam sehingga berani menunjukkan kebencian dan permusuhannya pada umat Islam secara terbuka?

Berdasarkan kejahatan kemanusiaan masa lalu Prancis pada umat Islam, dan kebencian serta penghinaannya pada Nabi Muhammad Saw di masa kini. Maka Majelis Mujahidin mengutuk Presiden Prancis Emmanuel Macron. Semoga Allah mengazab dan menghancurkan siapa saja yang memusuhi Islam dan memerangi kaum muslimin.

Allah Swt berfirman yang artinya:

Sungguh orang-orang yang menentang agama Allah dan Rasul-Nya, mereka termasuk orang-orang yang sangat hina. (QS Al-Mujadalah (58): 20)

“Sesungguhnya orang-orang yang menyekutukan Allah dan mengganggu Rasul-Nya, maka Allah akan melaknat mereka di dunia dan di akhirat. Allah sediakan adzab yang menghinakan bagi mereka.” (QS Al-Ahzab (33): 57)

Yogyakarta, 10 Rabiul Awwal 1441/ 27 Oktober 2020

Lajnah Tanfidziyah Majelis Mujahidin

Irfan S. Awwas
Ketua

M. Shabbarin Syakur
Sekretaris

Menyetujui :

Al-Ustadz Muhammad Thalib
Amir Majelis Mujahidin

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Pers Rilis lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Tiga Masjid dan Tiga Sekolah di Pelosok Garut ini Krisis Air Bersih. Ayo Wakaf Sumur.!!

Tiga Masjid dan Tiga Sekolah di Pelosok Garut ini Krisis Air Bersih. Ayo Wakaf Sumur.!!

Jamaah masjid, siswa sekolah dan warga pelosok Garut ini kesulitan air untuk ibadah, bersuci, wudhu, memasak, minum, mandi, dan mencuci. Ayo Wakaf Sumur, Pahala Mengalir Tak Terbatas Umur.!!!...

Bocah Yatim Anak Ustadz Pejuang Dakwah Ingin Jadi Dokter Penghafal Quran. Ayo Bantu.!!!

Bocah Yatim Anak Ustadz Pejuang Dakwah Ingin Jadi Dokter Penghafal Quran. Ayo Bantu.!!!

Syafani Azzahra, bocah yatim sejak usia tujuh tahun ini bercita-cita ingin menjadi dokter penghafal Al-Qur'an. Setamat SD ia ingin melanjutkan sekolah ke pesantren, tapi terkendala biaya. Ayo...

Mobil Baru Akan Disulap Jadi Ambulans, Butuh Biaya 39 Juta Rupiah. Ayo Bantu.!!

Mobil Baru Akan Disulap Jadi Ambulans, Butuh Biaya 39 Juta Rupiah. Ayo Bantu.!!

Di tengah pandemi Covid-19, permintaan layanan ambulans untuk pasien dan jenazah terus meningkat. Mobil baru IDC akan disulap jadi ambulans, butuh dana 39 juta rupiah untuk biaya modifikasi....

Berburu Keutamaan Jum’at dan Yatim, Mari Berbagi Hidangan dan Santunan kepada Santri Yatim Penghafal Al-Qur'an

Berburu Keutamaan Jum’at dan Yatim, Mari Berbagi Hidangan dan Santunan kepada Santri Yatim Penghafal Al-Qur'an

Menggabung keutamaan Jum’at dan Cinta Yatim, IDC akan berbagi ke Pesantren Tahfizhul Qur’an Darul Hijrah Cikarang. ...

Keluarganya Jadi Korban Pemurtadan, Ustadz Difabel Gigih Berdakwah di Pelosok, Ayo Bantu.!!

Keluarganya Jadi Korban Pemurtadan, Ustadz Difabel Gigih Berdakwah di Pelosok, Ayo Bantu.!!

Terlahir dengan fisik tak sempurna, Ustadz Rohmat diuji istri dan kedua orang tuanya murtad jadi korban kristenisasi. Kini ia gigih berdakwah di pelosok Lembah Ciranca Garut....

Latest News
LSM: Raksasa Media Sosial Sensor Konten Pro-Palestina Ratusan Kali

LSM: Raksasa Media Sosial Sensor Konten Pro-Palestina Ratusan Kali

Selasa, 05 Jul 2022 17:30

Milad ke-14, Ini Capaian AQL Islamic Center

Milad ke-14, Ini Capaian AQL Islamic Center

Selasa, 05 Jul 2022 11:50

Menatap Idul Qurban dengan Taqwa

Menatap Idul Qurban dengan Taqwa

Senin, 04 Jul 2022 22:44

Pasukan Pemerintah Yaman Bersiap Lancarkan Operasi Militer Terhadap Al-Qaidah Di Selatan

Pasukan Pemerintah Yaman Bersiap Lancarkan Operasi Militer Terhadap Al-Qaidah Di Selatan

Senin, 04 Jul 2022 22:35

Pasukan Keamanan Saudi Lakukan Parade Di Mekah Dalam Persiapan Untuk Pengamanan Haji

Pasukan Keamanan Saudi Lakukan Parade Di Mekah Dalam Persiapan Untuk Pengamanan Haji

Senin, 04 Jul 2022 22:05

Effendi Simbolon Omong Besar

Effendi Simbolon Omong Besar

Senin, 04 Jul 2022 19:36

Jokowi Akan Menjadi Sekjen PBB?

Jokowi Akan Menjadi Sekjen PBB?

Senin, 04 Jul 2022 16:10

Potensi Diskriminasi dibalik RUU Kesejahteraan Ibu dan Anak (KIA)

Potensi Diskriminasi dibalik RUU Kesejahteraan Ibu dan Anak (KIA)

Senin, 04 Jul 2022 15:52

Miras Holywings di Negeri Muslim Mayoritas

Miras Holywings di Negeri Muslim Mayoritas

Senin, 04 Jul 2022 15:39

Jumlah Warga Jerman Yang Keluar Dari Dinas Militer Meningkat 2 Kali Lipat Karena Perang Rusia-Ukrain

Jumlah Warga Jerman Yang Keluar Dari Dinas Militer Meningkat 2 Kali Lipat Karena Perang Rusia-Ukrain

Senin, 04 Jul 2022 15:32

IHATEC dan Lembaga Riset Jepang Jalin Kerjasama Strategis di Bidang Halal

IHATEC dan Lembaga Riset Jepang Jalin Kerjasama Strategis di Bidang Halal

Senin, 04 Jul 2022 14:35

Bermitra dengan BPJPH, IHATEC Siap Dukung Tercipta SDM Bidang Halal

Bermitra dengan BPJPH, IHATEC Siap Dukung Tercipta SDM Bidang Halal

Senin, 04 Jul 2022 14:24

DPRD: Kasus Holywings Jadi Momentum Evaluasi Perda Miras di Kota Bekasi

DPRD: Kasus Holywings Jadi Momentum Evaluasi Perda Miras di Kota Bekasi

Ahad, 03 Jul 2022 22:07

Anis Byarwati Dinobatkan sebagai Bunda UMKM

Anis Byarwati Dinobatkan sebagai Bunda UMKM

Ahad, 03 Jul 2022 22:02

Laporan: FBI Sewa Vila Di Istanbul Untuk Tersangka Islamic State Sebelum Beri Tahu Otoritas Turki

Laporan: FBI Sewa Vila Di Istanbul Untuk Tersangka Islamic State Sebelum Beri Tahu Otoritas Turki

Ahad, 03 Jul 2022 21:05

Demonstrasi Anti-Militer Berlanjut Di Sudan Untuk Menuntut Pemerintahan Sipil

Demonstrasi Anti-Militer Berlanjut Di Sudan Untuk Menuntut Pemerintahan Sipil

Ahad, 03 Jul 2022 20:45

Otoritas Palestina Serahkan Peluru Yang Menewaskan Jurnalis Al Jazeera Shireen Abu Akleh Ke AS

Otoritas Palestina Serahkan Peluru Yang Menewaskan Jurnalis Al Jazeera Shireen Abu Akleh Ke AS

Ahad, 03 Jul 2022 20:13


MUI

Must Read!
X

Senin, 04/07/2022 22:44

Menatap Idul Qurban dengan Taqwa