Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
3.805 views

Dinilai Melanggar UU, PP PERSIS Keluarkan Pernyataan Sikap Terkait Peraturan Menteri Nomor 30 Tahun

BANDUNG (voa-islam.com) - Penghujung Agustus 2021, Menteri Pendidikan Kebudayaan, Riset Dan Teknologi mengeluarkan Kebijakan yang Diatur Dalam Peraturan Menteri Nomor 30 Tahun 2021, Tentang Pencegahan dan Penanganan Kekerasan Seksual di Lingkungan Perguruan Tinggi.

Namun, peraturan menteri yang seharusnya mengarahkan perguruan tinggi menjadi lebih baik tersebut disayangkang oleh PP PERSIS. PERSIS menilai, peraturan tersebut dapat melanggar Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia (UUD NRI) 1945 dan UU Nomor 12 Tahun 2012 Tentang Pendidikan Tinggi.

Poin yang disorot adalah poin inti permen tersebut, yaitu terkait tindakan seksual yang akan dianggap pelanggaran jika tidak ada persetujuan dari korban. Dengan logika tersebut, zina, lesbi, homoseksual, dan lain-lainnya jika terjadi di lingkungan kampus antara civitas akademika merupakan sesuatu yang legal selama tidak ada korban, karena persetujuan bersama.

Merespons hal tersebut, PP PERSIS menyeluarkan sikap yang dituangkan dalam surat Pernyataan Sikap PP PERSIS Nomor 2366/E.2-C.3/PP/2021. Dalam rilis pernyataan sikapnya, PP PERSIS meminta Menteri Kebudayaan, Riset dan Teknologi untuk secepatnya mencabut Permen itu. 

Berikut ini salinan dari Surat Pernyataan Sikap PP PERSIS yang ditandatangani Ketua Umum dan Sekretaris Umum PP PERSIS:


بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيمِ 

Pernyataan Sikap PP PERSIS

Nomor: 2366/E.2-C.3/PP/2021

Perihal

Peraturan Menteri Pendidikan Kebudayaan, Riset dan Teknologi

Republik Indonesia Nomor 30 Tahun 2021 

Tentang Pencegahan dan Penanganan Kekerasan Seksual Di Lingkungan Perguruan Tinggi 

Di penghujung Agustus 2021, Menteri Pendidikan Kebudayaan, Riset dan Teknologi mengeluarkan kebijakan yang diatur dalam Peraturan Menteri Nomor 30 tahun 2021 tentang Pencegahan dan Penanganan Kekerasan Seksual di Lingkungan Perguruan Tinggi. Namun sayang, peraturan menteri yang seharusnya mengarahkan perguruan tinggi menjadi lebih baik, malah justru sebaliknya, mempunyai semangat untuk melanggar Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia (UUD NRI) 1945 dan UU Nomor 12 Tahun 2012 Tentang Pendidikan Tinggi. Maka setelah membaca dan menelaah secara seksama, Pimpinan Pusat Persatuan Islam (PP PERSIS) yang berkedudukan di Bandung dengan ini menyatakan sikap sebagai berikut:

    1. Mengingatkan Bapak Menteri Pendidikan dalam melaksanakan tugas agar berpegang teguh pada UUD NRI 1945 dan UU turunannya yang terkait dengan pendidikan, sebagai panduan dalam melaksanakan tugas sebagai menteri. UUD NRI 1945, pasal 31, ayat (3) secara jelas menyatakan bahwa tujuan pendidikan nasional adalah meningkatkan keimanan, ketaqwaan, dan akhlak mulia dalam rangka mencerdaskan kehidupan bangsa, yang diatur dengan undang-undang. Tujuan pendidikan ini satu tarikan napas dengan UU Nomor 12 Tahun 2012 tentang Pendidikan Tinggi, Pasal 5, yaitu Pendidikan Tinggi bertujuan: a. berkembangnya potensi mahasiswa agar menjadi manusia yang beriman dan bertakwa kepada tuhan yang maha esa dan berakhlak mulia, sehat, berilmu, cakap, kreatif, mandiri, terampil, kompeten, dan berbudaya untuk kepentingan bangsa.
    2. Peraturan Menteri untuk insan cendikia yang seharusnya merupakan saripati dari pengaturan menuju arah academic excellency, malah sebaliknya terjadi logical impassed dalam peraturan menteri tersebut. Pada Pasal 5 yang merupakan inti dari Permen tersebut, berbagai tindakan seksual akan dianggap pelanggaran jika tidak ada persetujuan dari korban. Logikanya kalau ada persetujuan dari korban, bukan lagi pelanggaran. Dengan kata lain, zina, lesbi, homo dll, jika terjadi di lingkungan kampus di antara civitas akademika itu merupakan sesuatu yang LEGAL selama tidak ada korban, karena persetujuan bersama. Jika demikian halnya, sama artinya Bapak Menteri Pendidikan telah melanggar UUD NRI 1945 Pasal 31, ayat (3) dan UU Nomor 12 tahun 2012 tentang Pendidikan Tinggi, khususnya pasal 5 tentang Tujuan Pendidikan Tinggi;
    3. Selanjutnya, yang sangat ironis adalah Permen Nomor 30 Tahun 2021 tentang Pencegahan Dan Penanganan Kekerasan Seksual di Lingkungan Perguruan Tinggi merupakan duplikasi dari RUU PKS yang lama. ketentuan Umum Permen Pasal 1, ayat (1) duplikasi dari Ketentuan Umum RUU PKS yang lama Pasal 1, ayat (1). Demikian juga dengan Permen Pasal (5) memodifikasi redaksi dari RUU PKS yang lama pasal 6, 7, 8, dan 10, namun dengan semangat yang sama harus ada persetujuan pihak terkait.

Bertitik tolak dari pemaparan di atas, kami sangat menyesalkan keluarnya Peraturan Menteri Nomor 30 Tahun 2021 tentang Pencegahan dan Penanganan Kekerasan Seksual di Lingkungan Perguruan Tinggi, dan meminta Menteri Kebudayaan, Riset dan Teknologi untuk mencabut Permen tersebut secepatnya. Sebab Permen tersebut alih-alih untuk pencegahan dan penanganan, yang terjadi justru sebaliknya, permen tersebut justru mempunyai semangat untuk melanggar UUD NRI 1945, Pasal 31, ayat (3) dan UU Nomor 12 tahun 2012 tentang Pendidikan Tinggi, Pasal 5.

Demikian pernyataan sikap ini kami sampaikan, sebagai bentuk kepedulian terhadap moral dan akhlak generasi bangsa sebagai generasi pelanjut. Dan semoga kita semua diberikan perlindungan oleh Allah Swt. 

 

 

 اللّه يأخذ بأيدينا إلى ما فيه خير للإسلام والمسلمين

 

 

Bandung, 25 Rabiul Awwal 1443 H

1 November 2021 M 

 

 

 والسلام عليكم ورحمة الله وبركاته                                                                                                                                     

 

 

Ketua Umum                            Sekretaris Umum,

 

 

KH. Aceng Zakaria                  Dr. H. Haris Muslim, Lc., M.A.

NIAT : 01.08.08021.267             NIAT : 01.02.34535.030 

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Pers Rilis lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Jumat Barokah: Mari Berbagi Wakaf Qur’an & Tebar Hidangan kepada Santri Pelosok Garut

Jumat Barokah: Mari Berbagi Wakaf Qur’an & Tebar Hidangan kepada Santri Pelosok Garut

Insya Allah besok Jum’at IDC berbagi Sedekah Jum’at dan Wakaf Mushaf Al-Qur'an kepada para Santri TPQ Masjid Al-Iman Garut. Mari berburu keberkahan sedekah Jumat dan wakaf Al-Qur'an....

Pembangunan Mushalla Kampung Peundeuy Banten Terhenti, Ayo Sedekah  Jariyah.!!!

Pembangunan Mushalla Kampung Peundeuy Banten Terhenti, Ayo Sedekah Jariyah.!!!

Pembangunan Mushalla Nurul Hikmah di Tangerang Banten ini terhenti karena terkendala biaya. Diperlukan biaya 30 juta rupiah untuk merampungkan agar ibadah dan syiar Islam makin semarak....

Hijrah dari Gubuk Rombeng, Ayo Bangun Rumah Dakwah Ustadz Karita

Hijrah dari Gubuk Rombeng, Ayo Bangun Rumah Dakwah Ustadz Karita

Ustadz Karita dan Ustadzah Nurjanah totalitas berdakwah memajukan pendidikan agama di Leuwigede Indramayu. Karena keterbatasan ekonomi, mereka tinggal di gubuk dari karung bekas. Ayo Bantu..!!!...

Ayo Wakaf Tempat Wudhu ke Masjid Al-Iman Talegong, Alirkan Pahala Abadi.!!

Ayo Wakaf Tempat Wudhu ke Masjid Al-Iman Talegong, Alirkan Pahala Abadi.!!

Masjid ini menjadi pusat kegiatan dakwah, ibadah dan pengajian warga Kampung Warung Gantung Talegong Garut, Jawa Barat. Namun sampai saat ini belum memiliki tempat wudhu. Ayo Wakaf..!!!...

Berburu Keutamaan Jum’at dan Yatim, Mari Berbagi Hidangan dan Santunan kepada Santri Yatim Penghafal Al-Qur'an

Berburu Keutamaan Jum’at dan Yatim, Mari Berbagi Hidangan dan Santunan kepada Santri Yatim Penghafal Al-Qur'an

Menggabung keutamaan Jum’at dan Cinta Yatim, IDC akan berbagi ke Pesantren Tahfizhul Qur’an Darul Hijrah Cikarang. ...

Latest News
Mengapa Sebutan Teror Inggris Untuk Hamas Kontraproduktif

Mengapa Sebutan Teror Inggris Untuk Hamas Kontraproduktif

Sabtu, 27 Nov 2021 21:33

Inggris Resmi Larang Hamas, Sebut Sebagai 'Kelompok Teroris Islam'

Inggris Resmi Larang Hamas, Sebut Sebagai 'Kelompok Teroris Islam'

Sabtu, 27 Nov 2021 20:22

Muhyidin Junaidi: Moderasi Islam dan Moderasi Beragama itu Tidak Sama

Muhyidin Junaidi: Moderasi Islam dan Moderasi Beragama itu Tidak Sama

Sabtu, 27 Nov 2021 19:54

Terkait Putusan MK soal UU Ciptaker, HNW: Sejak RUU, PKS Mengkritisi dan Menolaknya

Terkait Putusan MK soal UU Ciptaker, HNW: Sejak RUU, PKS Mengkritisi dan Menolaknya

Sabtu, 27 Nov 2021 12:42

Aksi Umat Islam di Solo Minta Pembebasan Tiga Ulama

Aksi Umat Islam di Solo Minta Pembebasan Tiga Ulama

Sabtu, 27 Nov 2021 11:32

MK Minta UU Cipta Kerja Diperbaiki, Fahira Idris: Buka Partisipasi Publik Seluas-luasnya dan Kedepan

MK Minta UU Cipta Kerja Diperbaiki, Fahira Idris: Buka Partisipasi Publik Seluas-luasnya dan Kedepan

Sabtu, 27 Nov 2021 11:27

MK Sebut Pembentukan UU Cipta Kerja Inkonstitusional, Netty: Kenapa Tetap Berlaku?

MK Sebut Pembentukan UU Cipta Kerja Inkonstitusional, Netty: Kenapa Tetap Berlaku?

Sabtu, 27 Nov 2021 10:19

Urgen, Mari Support Dakwah Media Voa Islam

Urgen, Mari Support Dakwah Media Voa Islam

Sabtu, 27 Nov 2021 00:06

Kader Muda MUI Kalimantan Deklarasi Siap Jadi Mujahid Digital

Kader Muda MUI Kalimantan Deklarasi Siap Jadi Mujahid Digital

Jum'at, 26 Nov 2021 22:28

Weleh, Prabowo Bertemu Itay Tagner

Weleh, Prabowo Bertemu Itay Tagner

Jum'at, 26 Nov 2021 21:25

Soal Permendikbud, Politisi: Tujuan Pendidikan Bukan untuk Merusak Moral

Soal Permendikbud, Politisi: Tujuan Pendidikan Bukan untuk Merusak Moral

Jum'at, 26 Nov 2021 17:20

Polisi Uzbekistan Paksa Pria Muslim Untuk Mencukur Jenggot

Polisi Uzbekistan Paksa Pria Muslim Untuk Mencukur Jenggot

Jum'at, 26 Nov 2021 17:15

Aliansi Cerahkan Negeri Kembali Melakukan Aksi Penolakan RUU TPKS di DPR

Aliansi Cerahkan Negeri Kembali Melakukan Aksi Penolakan RUU TPKS di DPR

Jum'at, 26 Nov 2021 16:54

Guru Wahdah Islamiyah Juara 1 Guru Inspiratif Kategori Non ASN

Guru Wahdah Islamiyah Juara 1 Guru Inspiratif Kategori Non ASN

Jum'at, 26 Nov 2021 16:41

Partai Gelora Ajak Semua Pihak Berkolaborasi Berikan Literasi Perubahan Iklim kepada Masyarakat

Partai Gelora Ajak Semua Pihak Berkolaborasi Berikan Literasi Perubahan Iklim kepada Masyarakat

Jum'at, 26 Nov 2021 16:29

Sektor Kesehatan, Industri Menggiurkan Bagi Pejabat?

Sektor Kesehatan, Industri Menggiurkan Bagi Pejabat?

Jum'at, 26 Nov 2021 09:45

Bila Terus Menentang Firman Allah, Apa Jadinya Kita?

Bila Terus Menentang Firman Allah, Apa Jadinya Kita?

Jum'at, 26 Nov 2021 09:08

Malang Berduka, Ustadz Azhar Reza Wafat Dalam Touring Malang-Lombok

Malang Berduka, Ustadz Azhar Reza Wafat Dalam Touring Malang-Lombok

Kamis, 25 Nov 2021 23:45

Bagaimana Perlawanan Bersenjata Palestina Bertahan Di Tepi Barat Utara

Bagaimana Perlawanan Bersenjata Palestina Bertahan Di Tepi Barat Utara

Kamis, 25 Nov 2021 22:53

Songsong 2022, IHATEC Luncurkan Program Pelatihan dan Konsultasi Halal

Songsong 2022, IHATEC Luncurkan Program Pelatihan dan Konsultasi Halal

Kamis, 25 Nov 2021 16:59


MUI

Must Read!
X