Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
11.908 views

Pilihan Jokowi Hanya Melantik Komjen Pol Budi Gunawan?

JAKARTA (voa-islam.com) - Jokowi tidak memiliki pilihan lain, kecuali harus melantik Komjen Pol Budi Gunawan menjadi Kapolri, sesudah paripurna DPR menyetujui pencalonan Budi Gunawan sebagai Kapolri.

Jika Jokowi tidak melantik Budi Gunawan, maka ini akan mempunyai implikasi yang serius bagi Jokowi, lembaga kepresiden, DPR dan lembaga Polri.

Sebab, Jokowi yang mengajukan Komjen Pol Budi Gunawan sebagai calon tunggal kepada Komisi III DPR, dan secara aklamasi Komisi III menyetujui Budi Gunawan sebagai calon Kapolri.

Kalangan Polri pasti akan marah dengan digagalkannya, atau jika Jokowi tidak melantik Komjen Pol Budi Gunawan. Karena dikalangan Polri, menganggap kasus Budi Gunawan itu, sudah menyentuh institusi. Bukan lagi pribadi Budi Gunawan.

Jokowi sendiri mengajukan Budi Gunawan sudah atas dasar persetujuan Kompolnas, dan tentang harta kekayaan yang dianggap tidak wajar itu, sudah diklarifikasi oleh Bareskrim Polri, termasuk oleh Kompolnas.

Dibagian lain, Pelaksana Tugas Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan, Hasto Kristiyanto, kemarin menyatakan sikap politik setelah DPR menyetujui secara aklamasi pencalonan Komisaris Jenderal Budi Gunawan sebagai Kepala Kepolisian RI.

"Sudah tak mungkin mundur lagi. Tinggal pelantikan saja. Waktunya terserah Presiden Jokowi," kata Hasto di rumah Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri di Jalan Teuku Umar, Jakarta Pusat, Kamis, 15 Januari.

Saat itu sejumlah pemimpin partai koalisi pendukung Presiden Joko Widodo juga berkunjung ke rumah Megawati. Kunjungan diawali oleh Ketua Umum Partai Hanura Wiranto, disusul Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar, dan terakhir Ketua Umum Partai NasDem Surya Paloh.

Menurut Hasto, pertemuan petinggi partai itu bertujuan mengambil sikap tegas dalam mendukung Kapolri terpilih.

"Kalau semua langkah sudah cukup untuk mengambil keputusan, bisa saja opsi yang terkait dengan proses hukum (Budi Gunawan) ini diambil nanti malam," ujar Andi, Kamis sore ( 15 Januari).

Ketua Umum NasDem Surya Paloh juga mengaku makan siang bersama Jokowi di Istana pada hari yang sama . Namun ia enggan menyebutkan apa isi pembicaraan antara dirinya dan Jokowi ihwal pelantikan Budi Gunawan.

Ditanya apakah pelantikan Budi Gunawan berlangsung sore ini atau Jumat besok, Surya mengatakan: "Nanti malam akan ada progres yang disampaikan ke masyarakat.

Tapi untuk kesekian kalinya, Presiden Jokowi terlihat repot, tapi kemudian menunda keputusan. Tak ada pernyataan Jokowi malam itu. Pada hari-hari sebelumnya, Selasa dan Rabu (14 Januari), ketika kalangan aktivis antikorupsi meminta agar Presiden menarik pencalonan Budi Gunawan, ia juga sempat menunda pernyataan.

KPK Bukan Malaikat?

Tentu paling delimatis Presiden Jokowi. Menghadapi kondisi dan situasi politik yang ada. Tapi, ini  tak terlepas dari tindakan yang diambil oleh KPK. Menjadikan tersangka Komjen Pol Budi Gunawan,  tak lama sesudah diumumkan pencalonannya sebagai Kapolri.

Momentum yang  diambil KPK mestinya sebelum diumumkan  Budi Gunawan dicalonkan sebagai Kapolri. Tapi, KPK mengumumkan status tersangka Budi Gunawan, sesudah Jokowi mengumumkan pencalonan Budi Gunawan sebagai calon Kapolri. Padahal, tentang rekening ‘gendut’ itu sudah ada sejak tahun 2004. Mengapa KPK baru sekarang mengumumkan kasus Budi Gunawan?

Berbagai kalangan pengamat menilai, tindakan yang dilakukan KPK itu, lebih bernilai politis. KPK ingin menjadi ‘pahlawan’ yang sangat hebat. Mempermalukan Presiden Jokowi, partai-partai politik, DPR, dan sekaligus institusi Polri. KPK menjadi sangat ‘superioritas’ alias menjadi ‘ala kulli syai’in khodir’, dan tentu akan menjadi pahlawan dengan dukungan publik atas tindaknya dalam pemberantasan korupsi.

Menurut berbagai sumber yang layak dipercaya, KPK juga tidak steril dari ‘ruswah’, jadi KPK bukan lembaga ‘malaikat’. Bahkan, menurut sumber itu, KPK juga menjadi alat ‘asing’ untuk mempreteli institusi negara dan tokohnya. (dimas/dbs/voa-islam)

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Berita Politik Indonesia lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Innalillahi..!! Ustadzah Pesantren Tahfizh Kecelakaan, Kepala Gegar Otak Koma 5 Hari

Innalillahi..!! Ustadzah Pesantren Tahfizh Kecelakaan, Kepala Gegar Otak Koma 5 Hari

Ustadzah Salma Khoirunnisa, salah satu pengajar di Pesantren Tahfizul Quran Darul Arqom Sukoharjo mengalami kecelakaan. Kondisinya masih belum sadar, dan sempat koma selama 5 hari karena diperkirakan...

Tutup Tahun Dengan Bakti Sosial Kesehatan di Pelosok Negeri

Tutup Tahun Dengan Bakti Sosial Kesehatan di Pelosok Negeri

Diawali dengan berniat karena Allah, berperan aktif menebarkan amal sholeh dan turut serta membantu pemerintah memberikan kemudahan kepada umat mendapatkan pelayanan kesehatan, maka Ulurtangan...

Ayah Wafat, Ibu Cacat, Bayu Anak Yatim Ingin Terus Bersekolah

Ayah Wafat, Ibu Cacat, Bayu Anak Yatim Ingin Terus Bersekolah

Rafli Bayu Aryanto (11) anak yatim asal Weru, Sukoharjo ini membutuhkan biaya masuk sekolah tingkat SMP (Sekolah Menengah Pertama). Namun kondisi ibu Wiyati (44) yang cacat kaki tak mampu untuk...

Program Sedekah Barang Ulurtangan Sukses Menyebarkan Kasih dan Berkah Bagi Muallaf di Kampung Pupunjul

Program Sedekah Barang Ulurtangan Sukses Menyebarkan Kasih dan Berkah Bagi Muallaf di Kampung Pupunjul

Alhamdulillah, pada Sabtu, (18/11/2023), Yayasan Ulurtangan.com dengan penuh rasa syukur berhasil melaksanakan program Sedekah Barangku sebagai wujud nyata kepedulian terhadap sesama umat Islam....

Merengek Kesakitan, Bayi Arga Muhammad Tak Kuat Perutnya Terus Membesar. Yuk Bantu..!!

Merengek Kesakitan, Bayi Arga Muhammad Tak Kuat Perutnya Terus Membesar. Yuk Bantu..!!

Sungguh miris kondisi Arga Muhammad Akbar (2) anak kedua pasangan Misran dan Sudarti ini, sudah sebulan ini perutnya terus membesar bagai balon yang mau meletus. Keluarganya butuh biaya berobat...

Latest News

MUI

Sedekah Al Quran

Sedekah Air untuk Pondok Pesantren

Must Read!
X