Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
14.058 views

Abraham Bertemu Secara Rahasia Dengan Sejumlah Tokoh di Rumah Hendropriyono?

JAKARTA (voa-islam.com) – Betapa paradoknya bila benar Abraham Samad secara rahasia bertemu dengan sejumlah tokoh termasuk tokok PDIP di rumah mantan Kepala BIN (Badan Intelijen Negara) Jendral (Purn) Abdullah Mahmud Hendropriyono, yang membahas tentang cawapres Jokowi.

Abraham Samad sebagai aktivis LSM pasti tahu siapa Hendrorpriyono yang sampai sekarang masih menjadi kontroversi, tentang dugaan keterlibatannya kasus Talangsari (Lampung), termasuk meninggalnya Munir dalam penerbangan menuju Belanda.

Di mana kasus yang terjadi di Talangsari banyak menewaskan Muslim di daerah itu, dan tewasnya Munir, masih terus menjadi perdebatan dikalangan aktifis HAM.

Selama ini banyak kalangan dan media, yang menganggap komisioner KPK, ibaratnya seperti ‘malaikat’ yang suci, dan tidak memiliki ambisi apapun. Bila benar Abraham Samad bertemu dengan sejumlah tokoh di rumah Hendro dan bisa dibuktikan, maka ini sebuah bencana  bagi KPK.

Dibagian lain, PDI Perjuangan (PDIP) mengungkap salah satu bukti adanya pertemuan antara Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Abraham Samad dengan sejumlah orang terkait lobi-lobi penentuan calon wakil presiden (cawapres).

Divisi Hukum DPP PDI Perjuangan, Alteria Dahlan menunjukan sebuah foto di mana Abraham Samad sedang berdampingan dengan seorang yang berinisial RNH. Foto itu sebenarnya tidak hanya Abraham dan orang disebelahnya. Hanya saja foto itu sengaja dicrop untuk menyembunyikan tokoh-tokoh lain.

"Yang disebelah pak AS inisial RNH. Yang bersangkutan dimintai keterangan. Jadi kalau AS masih menyangkal juga, akan ada orang di sebelah sini. Karena foto ini saya crop," kata Alteria di Cikini, Jakarta Pusat, Minggu (1/2/2015).

Dia menjelaskan, RNH merupakan salah satu anak mantan petinggi TNI. RNH sendiri memiliki pendidikan intelijen sehingga dirinya ada dalam pertemuan tersebut.

Alteria mengatakan, pertemuan itu dilakukan disalah satu kediaman milik Jenderal purnawiranan TNI. Meski tidak mau menyebutkan, namun dalam caption foto yang ditunjukan oleh Alteria tertuliskan pertemuan terjadi di kediaman mantan Kepala BIN Hendropriyono.

Sementara itu, Komite Etik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) didesak mengungkap sosok inisial D1 dan D2 yang diduga sebagai tim sukses Ketua KPK Abraham Samad. Sebab, Abraham diduga bermain politik praktis pada Pemilu presiden 2014 lalu.

"Komite etik harus bisa mengungkap siapa D1 dan D2 yang disebut Hasto sebagai tim suksesnya Abraham Samad," kata Direktur Eksekutif POINT Indonesia Karel Susetyo kepada wartawan di Jakarta, Sabtu (31/1/2015).

Ia mengatakan, komite etik KPK harus mengungkap tuduhan-tuduhan yang diutarakan kepada Abraham belakangan ini, yakni melakukan pertemuan dengan elite PDI Perjuangan ketika masa-masa Pemilu presiden 2014 silam di sebuah apartemen kawasan SCBD, Jakarta Selatan.

Menurut dia, kalau memang Abraham terbukti bertemu elite partai untuk membicarakan soal menjadi pendamping (calon wakil presiden) Joko Widodo (Jokowi) saat itu, maka harus ada sanksi tegas untuk Abraham yang kini menjabat sebagai Ketua KPK.

"Apa benar Samad punya timses? Kalau semuanya terbukti, maka ganjaran yang harus diterima Samad adalah pemecatan sebagai pimpinan KPK. Karena jelas haram bagi KPK untuk berpolitik," ujarnya.

Karel menjelaskan, KPK itu merupakan lembaga penegak hukum sehingga jangan sampai digunakan sebagai kendaraan berpolitik praktis. Kemudian, komite etik juga harus mengikutsertakan komponen pemerintah dan parlemen.

"Sehingga menjamin bahwa proses penyidikannya berlangsung secara tranparan dan independen. Jangan jeruk makan jeruk," jelas dia.

Sebelumnya, Kabareskrim telah memeriksa Supriansyah pemilik apartemen Capital Residence, Sudirman, Jakarta yang diduga sebagai tempat pertemuan pimpinan KPK Abraham Samad dengan petinggi PDIP. Supriansah mengakui adanya pertemuan tersebut.

Abraham Samad dilaporkan ke Mabes Polri dengan tudingan menjanjikan pengurusan politikus PDIP, Emir Moeis, yang terkena kasus gratifikasi dan diperiksa di KPK. Selain itu, UU Nomor 30 Tahun 2002 tentang KPK melarang pimpinan KPK bertemu orang apalagi yang berperkara

"Pertemuannya itu pertemuan ke-empat. Seminggu sebelum penetapan Cawapres," katanya. Benar-benar sangat paradok. Apa yang dikerjakan oleh Abraham Samad.

Bila terbukti pertemuan antara Abraham Samad dengan sejumlah tokoh di rumah Hendropriiyono, maka Abraham Samad telah ikut dalam perebutan kekuasaan. (jj/dbs/voa-islam.com)

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Berita Politik Indonesia lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Hidup Sebatang Kara, Muallaf  Suliatin Diterpa Berbagai Ujian Hidup, Ayo Bantu.!!

Hidup Sebatang Kara, Muallaf Suliatin Diterpa Berbagai Ujian Hidup, Ayo Bantu.!!

Hijrah menjadi Muslimah, mantan Kristen Pantekosta ini ditimpa banyak ujian mulai dari keluarga hingga kerasnya pekerjaan. Hidup sebatang kara, ia bekerja keras sebagai buruh pembuat batu bata. ...

Kista Membahayakan Kehamilan, Teh Imas Ummu Zahra Harus Harus Dikiret. Ayo Bantu.!!

Kista Membahayakan Kehamilan, Teh Imas Ummu Zahra Harus Harus Dikiret. Ayo Bantu.!!

Teh Imas mengalami gangguan kehamilan karena mengidap kista. Janinnya tak berkembang, yang dalam medis disebut IUGR (intrauterine growth restriction). Ia harus dikiret karena membahayakan nyawa....

Korban Tabrak Lari,  Istri Aktivis Dakwah Tergolek Remuk Tulang, Ayo Bantu!!!

Korban Tabrak Lari, Istri Aktivis Dakwah Tergolek Remuk Tulang, Ayo Bantu!!!

Saat hendak membantu orang tertimpa musibah, Ummu Qisthi jadi korban tabrak lari mobil pickup. Empat bulan pasca operasi tulang remuk, kondisinya memburuk dan lukanya mengeluarkan nanah...

Pesantren Tahfizh Al-Qur'an Gunungsari Butuh Masjid. Ayo Bantu Amal Jariyah.!!!

Pesantren Tahfizh Al-Qur'an Gunungsari Butuh Masjid. Ayo Bantu Amal Jariyah.!!!

Sudah 4 tahun Pesantren Tahfiz Al-Qur’an ini mendidik para yatim dan kaum dhuafa tanpa memungut biaya. Mereka butuh masjid, anggaran dana 160 juta rupiah. Sisihkan harta, dapatkan istana di...

Mantan Napi Mujahidin Ingin Taubat dan Hijrah, Ayo Bantu Modal Usaha.!!

Mantan Napi Mujahidin Ingin Taubat dan Hijrah, Ayo Bantu Modal Usaha.!!

Bebas dari penjara ia taubat dan hijrah, tapi kesulitan pekerjaan. Saat ekonomi terjepit, datang tawaran bisnis haram dari sesama mantan napi. Ia butuh dana 7,5 juta rupiah untuk modal usaha...

Latest News
MUI Serukan Umat Boikot Produk Prancis hingga Macron Minta Maaf

MUI Serukan Umat Boikot Produk Prancis hingga Macron Minta Maaf

Sabtu, 31 Oct 2020 09:12

Empat Struktur Penting Efektivitas Audit Internal Syariah di Lembaga Keuangan Islam

Empat Struktur Penting Efektivitas Audit Internal Syariah di Lembaga Keuangan Islam

Sabtu, 31 Oct 2020 08:57

Bersolek untuk Siapa?

Bersolek untuk Siapa?

Sabtu, 31 Oct 2020 08:43

Kopi Sehat UBM: Menjernihkan Pikiran

Kopi Sehat UBM: Menjernihkan Pikiran

Sabtu, 31 Oct 2020 08:15

Anis Matta Beri Motivasi Santri Agar Bisa Jadi Pemimpin Politik

Anis Matta Beri Motivasi Santri Agar Bisa Jadi Pemimpin Politik

Sabtu, 31 Oct 2020 08:10

Merindu Generasi Al Fatih

Merindu Generasi Al Fatih

Sabtu, 31 Oct 2020 08:04

Institut Tazkia Gelar Wisuda ke-16, Alumni Diharapkan Perkuat Ekonomi Islam

Institut Tazkia Gelar Wisuda ke-16, Alumni Diharapkan Perkuat Ekonomi Islam

Sabtu, 31 Oct 2020 07:45

Masyarakat Cinta Rasulullah SAW Tuntut Pengusiran Dubes Perancis

Masyarakat Cinta Rasulullah SAW Tuntut Pengusiran Dubes Perancis

Jum'at, 30 Oct 2020 22:48

HRW Sebut Armenia Gunakan Senjata Terlarang Internasional Pada Penduduk Sipil Azerbaijan

HRW Sebut Armenia Gunakan Senjata Terlarang Internasional Pada Penduduk Sipil Azerbaijan

Jum'at, 30 Oct 2020 22:15

Masyarakat Cinta Rasulullah Dukung Boikot Produk Prancis

Masyarakat Cinta Rasulullah Dukung Boikot Produk Prancis

Jum'at, 30 Oct 2020 22:10

Organisasi HAM Internasional Keberatan Atas Pencalonan Kepala Polisi UEA Sebagai Pimpinan INTERPOL

Organisasi HAM Internasional Keberatan Atas Pencalonan Kepala Polisi UEA Sebagai Pimpinan INTERPOL

Jum'at, 30 Oct 2020 21:53

Kamar Dagang Qatar: Memprovokasi Muslim Menghancurkan Hubungan Perdagangan

Kamar Dagang Qatar: Memprovokasi Muslim Menghancurkan Hubungan Perdagangan

Jum'at, 30 Oct 2020 20:45

Studi: 600 Lebih Anak Dari Pejuang Islamic State Asal Eropa Ditahan di Timur Laut Suriah

Studi: 600 Lebih Anak Dari Pejuang Islamic State Asal Eropa Ditahan di Timur Laut Suriah

Jum'at, 30 Oct 2020 20:20

Ustaz Nashirul Haq Kembali Pimpin Hidayatullah

Ustaz Nashirul Haq Kembali Pimpin Hidayatullah

Jum'at, 30 Oct 2020 17:08

Jadi Reseller Siomay Mojang, Raih Omset Rp. 10-20 juta pertama Anda

Jadi Reseller Siomay Mojang, Raih Omset Rp. 10-20 juta pertama Anda

Jum'at, 30 Oct 2020 16:20

Abu Janda Lagi

Abu Janda Lagi

Jum'at, 30 Oct 2020 16:10

Sambangi Kedubes Prancis, PKS Desak Macron Tarik Kembali Ucapannya

Sambangi Kedubes Prancis, PKS Desak Macron Tarik Kembali Ucapannya

Jum'at, 30 Oct 2020 16:07

Quranic Parenting 2: ilmu Wajib Bunda Mendidik Keluarga Otomatis Syari & Techy

Quranic Parenting 2: ilmu Wajib Bunda Mendidik Keluarga Otomatis Syari & Techy

Jum'at, 30 Oct 2020 15:42

Quranic Parenting 1: Keren, Ini ilmu Wajib Ayah dalam mendidik Anak & Keluarga secara otomatis

Quranic Parenting 1: Keren, Ini ilmu Wajib Ayah dalam mendidik Anak & Keluarga secara otomatis

Jum'at, 30 Oct 2020 15:10

Kebodohan Macron, Menyatukan Umat Islam

Kebodohan Macron, Menyatukan Umat Islam

Jum'at, 30 Oct 2020 12:34


Hijab Syari Terbaru 2020

Must Read!
X