Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
13.549 views

Sikapi Acara Pro-PKI, Aliansi Ormas: PKI Gaya Baru Berupaya Putar Balik Fakta

 

JAKARTA (voa-islam.com)--Sejumlah ormas Islam dan Kepemudaan menyerukan penolakan Gerakan PKI Gaya Baru. Menurut mereka PKI Gaya Baru mencoba merusak pikiran anak-ank muda yang tak paham sejarah. 

"Mereka berupaya memutarbalikkan fakta dengan menyebut PKI sebagai korban kekejaman pemerintah Orde Baru," kata Aktivis GPII, Nanang Kosim sebagai salah satu aliansi, dalam keterangannya, Minggu (19/3/2017).

Menurut Nanang, tanda-tanda kebangkitan kembali komunisme di Indonesia dengan istilah Komunisme Gaya Baru (KGB) sudah terlihat dengan berbagai cirinya. Letupan-letupan seperti peristiwa Kanigoro (1965) sudah mulai muncul saat ini, misalnya dengan bermunculan reuni eks-PKI di Banyuwangi.

"Sejarah akan terus berlangsung dan tidak pernah berhenti. Pembedanya terletak pada warna dan kualitasnya. Jika dahulu pendekatan yang dilakukan dominan memulai kekerasan/pembunuhan. Namun sekarang ini pendekatan strategis dengan soft power," jelas Nanang.

Lanjutnya, Komunisme bergerak melalui  seluruh sendi kehidupan baik legislatif maupun eksekutif, merayap di tengah-tengah masyarakat Indonesia.

"PKI juga bergerak melalui partai-partai yang berhaluan kepada keberadaan Komunis," ucap Nanang.

Ia berpendapat, Kudeta berdarah G30S/PKI tahun 1965 telah menjadi lembaran merah dalam sejarah penegakan Pancasila di Indonesia. Sebelumnya, PKI juga telah melakukan berbagai pembunuhan kepada santri, kyai dan penjaga NKRI dan penghianatan kepada Pancasila dan UUD 1945.Berbagai peristiwa kekejaman dan kebengisan PKI diantara tahun 1946, 1948 dan berbagai peristiwa lain sebelumnya.

"Kini, PKI semakin merajalela menunjukan wujudnya dengan berbagai bentuk kegiatan secara terbuka seolah-olah tidak memiliki sejarah kejahatan kelam yang pernah dilakukan terhadap NKRI dan juga dengan berbagai bentuk aksi terselubung lainnya di rebublik ini," ungkap Nanang.

Kegiatan-kegiatan PKI tersebut sebagaimana halnya pada tanggal 18-19 April 2016 yang diselenggarakan di Hotel Arya Duta Jakarta dengan tema “Simposium Membedah Tragedi 1965, Pendekatan Kesejarahan” dengan jelas kegiatan tersebut mempunyai tendensi untuk menghidupkan kembali paham Kumunis (PKI).

"Padahal kegiatan tersebut sangatlah bertentangan dengan Pancasila, UUD 1945 TAP MPRS No XXV/MPRS Tahun 1966 tentang larangan kumunis Indonesia dan Underbouwnya serta ajaran Komunisme/Marxisme/Leninisme, TAP MPR RI Nomor 1 Tahun 2003, UU No 27 Tahun 1999 tentang perubahan KUHP berubungan dengan kejahatan dan keamanan Negara," kata Nanang.

Ada banyak kegiatan lainnya sebagaimana pada tanggal 5-8 Mei 2016 di Taman Ismail Marzuki (TIM) dengan tema kegiatan “ASEAN Literary Festival” dan Belok Kiri festival” yang pada akhirnya mendapatkan aksi unjuk rasa penolakan acara tersebut dari ormas Mahasiswa dan Masyarakat.

Sehingga, kegiatan tersebut sempat berpindah ke beberapa tempat lainnya seperti, LBH Jakarta dan goethe Institut,  dan kini pada tanggal 17-19 maret 2017 PKI telah melangsungkan acaranya di KOMNAS HAM Jakarta Pusat dengan tema dan susunan kegiatan berikut:

1. International People’s Tribunal (IPT) 1965
2. Komnas HAM Perempuan
3. Yayasan Lembaga Bantuan Hukum Indonesia

"Acara PKI tersebut pada hari pertama “Jalan Berkeadilan Bagi Penyintas” dengan sub Tema “Temuan dan Memoralisasi: Kuburan Massal Sebuah Refleksi” dengan peluncuran buku tentang laporan akhir pengadilan rakyat international dari belanda tribunal, dan pemutaran film IPT 1965," terang Nanang.

Kemudian, pada acara kedua PKI menggelar acara diskusi panel dengan tema “9 Unsur Kejahatan Kemanusiaan Kekerasan Berbasis Gender Dalam Pembinasaan 1965-66” dan dilanjutkan dengan diskusi public dengan tema “ Penyelesaian Kejahatan Serius 1965-66 dan Sesudahnya”. 

Selanjutnya acara hari ke tiga Deklarasi Latuharhari dengan tema “Panel Pulau Buruh, Kamp Kerja Paksa” di lanjutkan konferensi Pers, selama acara berlangsung ditutup dengan  “Lorong Genosida 65-66” diruang terbuka KOMNAS HAM Jakarta Pusat.

Untuk itu, menurut Nanang, Gerakan Pemuda Islam Indonesia (GPII), Barisan Garuda Pancasila (BGP), Laskar Janur Kuning dan Front Pancasila mendesak agar acara tersebut dibubarkan. * [Bilal/Syaf/voa-islam.com]

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Berita Politik Indonesia lainnya:

+Pasang iklan

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Toko Tas Online TBMR - Murah & Terpercaya

Toko tas online dan Pusat grosir tas TBMR menjual tas branded harga grosir. DISKON setiap hari s/d 50%. Tas wanita, tas import, tas kerja semua dijamin MURAH. Menerima Reseller.
http://www.tasbrandedmurahriri.com

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Pusat Jam Tangan Impor Murah

Tampil cantik dan keren dengan jam tangan impor pilihan. Tersedia koleksi ribuan jam tangan untuk pria dan wanita, harga dijamin murah.
http://timitime.asia

Infaq Dakwah Center

Ustadz Purnomo, Dai Pinggiran Butuh Sanitasi MCK di Semanggi Solo. Ayo Bantu.!!

Ustadz Purnomo, Dai Pinggiran Butuh Sanitasi MCK di Semanggi Solo. Ayo Bantu.!!

Dai yang aktif berdakwah melawan pemurtadan misionaris ini tinggal di rumah sederhana tanpa kamar mandi mck. Sang istri yang berhijab kesulitan, setiap mandi, buang air dan buang hajat harus...

Rumah Anak Yatim Cikarang ini Sering Roboh, Ayo Bantu Renovasi..!!

Rumah Anak Yatim Cikarang ini Sering Roboh, Ayo Bantu Renovasi..!!

Di usia senja, Bu Janih bersama 5 anak yatimnya tinggal di rumah rombeng yang kumuh, lapuk dan sering roboh. Upah sebagai buruh cuci serabutan pun tak menentu sehingga tidak bisa memasak nasi...

Santri Korban Tabrak Ini Remuk Telapak Tangannya. Ayo Bantu Biaya Operasi!

Santri Korban Tabrak Ini Remuk Telapak Tangannya. Ayo Bantu Biaya Operasi!

Sudah 23 hari tangan Ramdani remuk dalam insiden tabrak lari. Ia harus segera dioperasi supaya patahan tulang tidak berantakan dan dagingnya tidak membusuk. Butuh dana puluhan juta untuk operasi....

WAKAF MOTOR DAKWAH: Relawan IDC Serahkan Sepeda Motor untuk Dai Lereng Gunung Lawu

WAKAF MOTOR DAKWAH: Relawan IDC Serahkan Sepeda Motor untuk Dai Lereng Gunung Lawu

Relawan IDC Solo Raya menyerahkan wakaf sepeda motor kepada Ustadz Sriyono untuk menunjang aktifitas dakwah di tempat-tempat terpencil yang sulit dijangkau di lereng Gunung Lawu...

3 Tahun Menderita Tumor Ganas, Kang Yoyo Tak Bisa Bekerja dan Berjamaah Masjid. Ayo Bantu..!!

3 Tahun Menderita Tumor Ganas, Kang Yoyo Tak Bisa Bekerja dan Berjamaah Masjid. Ayo Bantu..!!

Aktivis masjid ini menderita tumor ganas dan tidak bisa berobat karena terbentur biaya. Daging tumornya terus membesar seukuran bola futsal. Ayo bantu bisa bekarja dan berjamaah di masjid lagi....

Latest News
Parmusi: #2019GantiPresiden Menunjukkan Pemimpin ke depan Tidak Bisa Sembarangan Beri Janji

Parmusi: #2019GantiPresiden Menunjukkan Pemimpin ke depan Tidak Bisa Sembarangan Beri Janji

Kamis, 26 Apr 2018 23:11

The Twin Heart 6: Menggambar Lampau (Part C)

The Twin Heart 6: Menggambar Lampau (Part C)

Kamis, 26 Apr 2018 23:01

Mendidik Anak Gadis Zaman Now, Mudahkah?

Mendidik Anak Gadis Zaman Now, Mudahkah?

Kamis, 26 Apr 2018 22:38

Cerita Politisi kala Jokowi Tersudut Hadapi Aksi Besar Massa hingga Tawaran Cawapres untuk Prabowo

Cerita Politisi kala Jokowi Tersudut Hadapi Aksi Besar Massa hingga Tawaran Cawapres untuk Prabowo

Kamis, 26 Apr 2018 22:23

[VIDEO] FLASHDISK HYPER-ISLAM PALING LENGKAP 32 GB, #HyperDisk Islami !!

[VIDEO] FLASHDISK HYPER-ISLAM PALING LENGKAP 32 GB, #HyperDisk Islami !!

Kamis, 26 Apr 2018 22:20

Hamas Bantah Telibat Pembicaraan untuk Bebaskan Orang Israel yang Mereka Tahan

Hamas Bantah Telibat Pembicaraan untuk Bebaskan Orang Israel yang Mereka Tahan

Kamis, 26 Apr 2018 22:15

Kronologis Lengkap Pertemuan Tim 11 Ulama Alumni 212 dengan Jokowi

Kronologis Lengkap Pertemuan Tim 11 Ulama Alumni 212 dengan Jokowi

Kamis, 26 Apr 2018 22:15

10 Cara Sehat Ala Kurma Nabi 'Kurma Ajwa Aliyah' Yuk Beli di Voa-Islam

10 Cara Sehat Ala Kurma Nabi 'Kurma Ajwa Aliyah' Yuk Beli di Voa-Islam

Kamis, 26 Apr 2018 22:10

Kurma Sukari Favorit Raja-Raja Arab, Joss Untuk Stamina Pria

Kurma Sukari Favorit Raja-Raja Arab, Joss Untuk Stamina Pria

Kamis, 26 Apr 2018 22:09

Saudi Berikan Hadiah Sebidang Tanah di Makkah Untuk Pesepak Bola Asal Mesir Mohammed Salah

Saudi Berikan Hadiah Sebidang Tanah di Makkah Untuk Pesepak Bola Asal Mesir Mohammed Salah

Kamis, 26 Apr 2018 22:05

Polisi Tangkap Penghina Nabi

Polisi Tangkap Penghina Nabi

Kamis, 26 Apr 2018 22:04

Yordania Akan Cabut Kewarganegaraan Puluhan Pejabat Palestina Termasuk Presiden Mahmoud Abbas

Yordania Akan Cabut Kewarganegaraan Puluhan Pejabat Palestina Termasuk Presiden Mahmoud Abbas

Kamis, 26 Apr 2018 21:45

Ini Penjelasan Slamet Maarif Terkait Ada Nama Presidium Alumni 212

Ini Penjelasan Slamet Maarif Terkait Ada Nama Presidium Alumni 212

Kamis, 26 Apr 2018 21:15

Munarman: Pemisahan Masjid dan Politik Itu Konsep Snouckhurgronye

Munarman: Pemisahan Masjid dan Politik Itu Konsep Snouckhurgronye

Kamis, 26 Apr 2018 21:03

Rendra Si Penghina Nabi Ditangkap Polisi

Rendra Si Penghina Nabi Ditangkap Polisi

Kamis, 26 Apr 2018 20:34

Kata Ketum GNPF terkait Pertemuan Tim 11 dengan Jokowi

Kata Ketum GNPF terkait Pertemuan Tim 11 dengan Jokowi

Kamis, 26 Apr 2018 20:15

Dapat Penghargaan di Turki, Ustaz Bachtiar Nasir Merendah

Dapat Penghargaan di Turki, Ustaz Bachtiar Nasir Merendah

Kamis, 26 Apr 2018 19:56

Siapa yang Membuka, Menutup, dan Menginisiasi Pertemuan Tim 11 dengan Jokowi?

Siapa yang Membuka, Menutup, dan Menginisiasi Pertemuan Tim 11 dengan Jokowi?

Kamis, 26 Apr 2018 19:15

Tim 11 hanya Sampaikan Fakta Kriminalisasi ke Jokowi, Tak Ngaruh Terbuka/Tertutup Pertemuan Itu

Tim 11 hanya Sampaikan Fakta Kriminalisasi ke Jokowi, Tak Ngaruh Terbuka/Tertutup Pertemuan Itu

Kamis, 26 Apr 2018 18:15

Teknik Analisa Folder yang Dishare di Komputer dari Jarak Jauh

Teknik Analisa Folder yang Dishare di Komputer dari Jarak Jauh

Kamis, 26 Apr 2018 17:41


Reseller tas batam

Kumpulan Video Aksi Bela Islam
Must Read!
X