Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
2.836 views

Hukum menjadi Barang Dagangan dan Keadilan seperti Dompet

JAKARTA (voa-islam.com)- Isu ketidakadilan saat ini telah menjadi perhatian kita semua. Di rezim ini, hukum sudah menjadi barang dagangan di lapak-lapak politik. Hukum diperdagangkan demi kepentingan politik. #HukumAdilUntukSemua

Penguasa hari ini memanfaatkan hukum demi meraih kekuasaan. “Perselingkuhan” hukum dan politik terus terjadi. Tujuannya, jegal-menjegal untuk meraih atau mempertahankan kekuasaan. Politik seperti itu biasanya “memungkinkan yang tidak mungkin”. ”Politics is the art of the possible” Otto von Bismarck.

Celakanya, hukum pun dijadikan mainan oleh rezim saat ini.

Politics is the art of the possible”.

Berbagai persoalan hukum “dimanfaatkan” demi kepentingan politik kekuasaan. Hukum tidak lagi berkenaan dengan rasa keadilan, tetapi soal selera penguasa. Karena itu, setiap persoalan hukum yang berkaitan dengan kekuasaan tidak pernah tuntas.

Persoalan hukum selalu “hilang-muncul” tergantung situasi politik dan kekuasaan. Di luar koridor keadilan, undang-undang menjadi mainan para aparat hukum dan para pemangku kepentingan.

Hukum selalu menjadi “alat tukar” kepentingan yang dipakai untuk menguntungkan penguasa. Rakyat selalu menjadi korban yang terus dikorbankan oleh sistem hukum itu sendiri. Dalam keterkaitannya dengan persoalan kekuasaan politik dan ekonomi, hukum selalu punya mata untuk melihat mana yang menguntungkan dan mana yang merugikan.

Hukum biasanya dilambangkan dengan dewi keadilan yang matanya ditutup, tetapi di Indonesia kain itu sudah diganti dengan uang dan kepentingan pribadi. Tentu karena aparat penegak hukum memandang ‘kekuasaan pengadil' sebagai sesuatu yang melekat pada pribadi, bukan sebagai pelayanan keadilan.

Di manakah keadilan ketika kekuasaan menyatukannya dengan kepentingan politik? Jawabannya, keadilan hanyalah retorika belaka. Keadilan sudah milik elite politik dan orang kaya. Defenisi keadilan telah tersimpan dalam dompet mereka. Sehingga, untuk kepentingan tertentu, persoalan hukum dapat dibuka dan ditutup.

Hukum pun berjalan seperti drama telenovela yang nyaris tidak berkesudahan. Drama hukum pun selalu mengemuka di tiap pemelihan umum. Padahal sejatinya hukum harus berada di luar kepentingan apa pun, kecuali keadilan. Itu idealnya. Pakar hukum positif Hans Kelsen mengatakan, tidak boleh ada persoalan non-hukum yang mempengaruhi hukum. Itu disebut pure norm.

Bahkan seharusnya, hukum harus berjalan jauh lebih kedepan berlari melewati persoalan lainya, termasuk soal kekuasaan politik dan kepentingan orang kaya. Tujuannya semata demi keadilan dan kebenaran.

Aturan hukum (the rule of law) diciptakan menyongsong keadilan sekalipun langit runtuh. Oleh karena itu, aparat hukum harus menyelamatkan wajahnya dari praktik-praktik kotor penguasa. E. P Thompson dalam  buku Whigs and Hunters (1977) menulis, tujuan aturan hukum adalah “to impose effective inhibitions upon power and the defence of citizen from power’s all –intrusive claim’s.

Suka atau tidak suka, hukum harus melepas kemesraanya dengan politik, dan mempertahankan kepentingan umum dari praktik-praktik politik yang kotor. Dengan demikian, aturan hukum adalah perangkat demokrasi. Dengan dan melalui hukum, hak-hak publik dan kepentingan publik dilindungi.

Ketika praktik politik kekuasaan melenyapkan hak dan aspirasi publik, hukum harus menjadi perisai pelindung kepentingan umum. Ketika kita kembali pada konsep Rousseau tentang “kontrak sosial” (du social conctracte), suatu negara terbentuk atas perjanjian yakni melindungi segenap kepentingan warganya.

Mengutip filsuf Prancis Michael Foucault, society must be defended. Masyarakat harus dilindungi. Selain itu masyarakat harus melindungi diri dari praktik-praktik politik kotor dan perilaku hukum yang buruk.

Elemen-elemen masyarakat harus bersatu untuk melawan kemunafikan politik dan hukum. Kekuatan rakyat adalah nurani. Ketika politik punya panggung dan hukum punya dalil, masyarakat punya nurani untuk mempertahankan supremasi kekuasaannya dan keadilan. Sebab, keadilan itu bukan wacana, tetapi roh kehidupan bersama.

Prabowo-Sandi bertekad untuk menegakkan supremasi hukum tanpa diskriminasi, adil, dan transparan. Kami ingin juga mencegah pemanfaatan hukum sebagai alat politik kekuasaan, serta menghentikan ancaman persekusi terhadap tiap individu, organisasi, dan kelompok masyarakat terlepas dari latar belakangnya.

*DPP Gerindra on Twitter

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Berita Politik Indonesia lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Zakat Fitrah IDC: Ramadhan Semakin Berkah, Sempurnakan Ibadah Ramadhan dengan Zakat

Zakat Fitrah IDC: Ramadhan Semakin Berkah, Sempurnakan Ibadah Ramadhan dengan Zakat

IDC menerima zakat fitrah Rp 40.000 hingga 51.000 per-jiwa, disalurkan kepada Mustahiq dengan prioritas Muallaf dan Fakir Miskin dari kalangan yatim, aktivis Islam, dan dhuafa terdampak pandemi...

Rumah Yatim Piatu Santri Tahfizh Qur’an ini Doyong Terancam Ambruk. Ayo Bantu...!!

Rumah Yatim Piatu Santri Tahfizh Qur’an ini Doyong Terancam Ambruk. Ayo Bantu...!!

Debby Silvana dan Melani Silvana menjadi yatim saat sedang butuh belaian kasih orang tua. Kini mereka tinggal di rumah triplek yang reyot dan doyong terancam roboh. Ayo Bantu bedah rumah yatim.!!...

Dede Bayi Calon Mujahidah Islam Lahir dengan Operasi Cessar. Ayo Bantu.!!

Dede Bayi Calon Mujahidah Islam Lahir dengan Operasi Cessar. Ayo Bantu.!!

Ayo bantu dede bayi ini, kekurangan biaya persalinan cessar di Rumah Sakit Banjar sebesar 5 juta rupiah. Sang ayah adalah aktivis Islam, dikenal pendekar bela diri yang sedang terkendala ekonomi....

Masuk Islam Satu Keluarga, Rudy Chow Liung Kehilangan Pekerjaan. Ayo Bantu Khitan dan Modal Usaha.!!

Masuk Islam Satu Keluarga, Rudy Chow Liung Kehilangan Pekerjaan. Ayo Bantu Khitan dan Modal Usaha.!!

Hijrah memeluk Islam, Rudy Chow tinggalkan bisnis peralatan sembahyang Vihara. Ia jadi pengangguran dan ekonominya ambruk....

IDC Tunaikan Beasiswa Muallaf Maria di Universitas Brawijaya Malang

IDC Tunaikan Beasiswa Muallaf Maria di Universitas Brawijaya Malang

Alhamdulillah, kini Maria muallaf mahasiswi Universitas Brawijaya bisa bernafas lega. Yayasan IDC menyalurkan amanah dari para donatur, sebesar Rp 66.648.300 untuk membantu beasiswa pendidikan...

Latest News
Peraturan Gubernur Anies, Jangan Harap Bisa Masuk Jakarta Tanpa SIKM

Peraturan Gubernur Anies, Jangan Harap Bisa Masuk Jakarta Tanpa SIKM

Rabu, 27 May 2020 09:45

Habib Bahar dan Said Didu, Dua Ikon Perlawanan Baru

Habib Bahar dan Said Didu, Dua Ikon Perlawanan Baru

Rabu, 27 May 2020 07:32

Umat Islam Menghadapi Bangkitnya PKI

Umat Islam Menghadapi Bangkitnya PKI

Selasa, 26 May 2020 23:32

Kemenangan Lelang M. Nuh di Gelaran Konser Amal Corona Dianulir

Kemenangan Lelang M. Nuh di Gelaran Konser Amal Corona Dianulir

Selasa, 26 May 2020 23:31

Perlukah Hari Kebangkitan Rasional di Tengah Pandemi Covid-19?

Perlukah Hari Kebangkitan Rasional di Tengah Pandemi Covid-19?

Selasa, 26 May 2020 23:27

Cek Arah Kiblat, 27 dan 28 Mei Matahari Melintas di atas Ka'bah

Cek Arah Kiblat, 27 dan 28 Mei Matahari Melintas di atas Ka'bah

Selasa, 26 May 2020 21:57

Presiden Filipina Duterte Tidak Akan Izinkan Siswa Kembali ke Sekolah Sampai Vaksin Corona Ditemukan

Presiden Filipina Duterte Tidak Akan Izinkan Siswa Kembali ke Sekolah Sampai Vaksin Corona Ditemukan

Selasa, 26 May 2020 21:30

PKS: Pemerintah Jangan Buru-buru New Normal

PKS: Pemerintah Jangan Buru-buru New Normal

Selasa, 26 May 2020 20:44

Hacker Gantikan Panggilan Adzan di Beberapa Masjid Turki dengan Lagu Protes Italia

Hacker Gantikan Panggilan Adzan di Beberapa Masjid Turki dengan Lagu Protes Italia

Selasa, 26 May 2020 20:35

Muslim AS dan Kanada Lakukan Shalat Idul Fitri di Dalam Mobil Di Tengah Pembatasan Virus Corona

Muslim AS dan Kanada Lakukan Shalat Idul Fitri di Dalam Mobil Di Tengah Pembatasan Virus Corona

Selasa, 26 May 2020 20:15

Status New Normal dan Posisi Dilematis Presiden

Status New Normal dan Posisi Dilematis Presiden

Selasa, 26 May 2020 19:51

Saudi Akan Mulai Cabut Pembatasan Pencegahan Virus Corona

Saudi Akan Mulai Cabut Pembatasan Pencegahan Virus Corona

Selasa, 26 May 2020 19:44

Taat Protokol Kesehatan, Perwujudan Kesholehan Sosial

Taat Protokol Kesehatan, Perwujudan Kesholehan Sosial

Selasa, 26 May 2020 18:57

Sulit Hidup Berdamai dengan Corona

Sulit Hidup Berdamai dengan Corona

Selasa, 26 May 2020 17:38

Muslim di Italia Ikuti Aturan Pencegahan Virus Corona Saat Rayakan Idul Fitri

Muslim di Italia Ikuti Aturan Pencegahan Virus Corona Saat Rayakan Idul Fitri

Selasa, 26 May 2020 16:56

Update 26 Mei 2020 Infografis Covid-19

Update 26 Mei 2020 Infografis Covid-19

Selasa, 26 May 2020 16:28

Gelar Halal Bihalal di Tengah Corona, IPW Minta Mendagri Tindak Tegas Rektor IPDN

Gelar Halal Bihalal di Tengah Corona, IPW Minta Mendagri Tindak Tegas Rektor IPDN

Selasa, 26 May 2020 15:06

Miris! Di Tengah Corona, Kampus IPDN Gelar Halal Bihalal Undang Penyanyi dari Jakarta

Miris! Di Tengah Corona, Kampus IPDN Gelar Halal Bihalal Undang Penyanyi dari Jakarta

Selasa, 26 May 2020 14:02

Klarifikasi MUI Soal Viral Surat Larangan Rapid Test Covid-19

Klarifikasi MUI Soal Viral Surat Larangan Rapid Test Covid-19

Selasa, 26 May 2020 13:29

PKS: Kado Pedih Lebaran, Enam ABK Indonesia Tewas di Kapal China

PKS: Kado Pedih Lebaran, Enam ABK Indonesia Tewas di Kapal China

Selasa, 26 May 2020 12:23


Hijab Syari Terbaru 2020

Must Read!
X