Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
5.309 views

Kisah Saksi PKS Selamatkan Suara PSI

SERPONG (voa-islam.com)—Politisi-politisi Partai Solidaritas Indonesia (PSI) dalam beberapa kesempatan menyampaikan sikap partainya yang mengharamkan koalisi dengan Partai Keadilan Sejahtera (PKS). Bahkan disebutkan antara PSI dan PKS bagai air dan minyak yang tak bisa disatukan.

"Sebagai partai nasionalis ideologis, PSI tidak akan berkoalisi dengan PKS di seluruh pilkada gubernur, bupati, dan wali kota di seluruh Indonesia. Haram bagi PSI berkoalisi dengan PKS," ujar Sekretaris Jenderal PSI Raja Juli Antoni dalam satu kesempatan.

Namun, sikap arogan PSI tersebut tak dibalas dengan sikap yang sama oleh para kader PKS. Di Serpong, Tangerang Selatan, kader PKS justru menyelamatkan suara PSI.

Hal ini diungkap dalam sebuah tulisan yang viral di media sosial. Saksi dari PKS menyelamatkan suara PSI saat pleno rekapitulasi di tingkat Kecamatan Serpong Utara, Selasa (23/04/2019) malam.

Diungkapkan saat itu, Panitia Perhitungan Kecamatan (PPK) menyebutkan perolehan suara untuk PSI di TPS 41 Kelurahan Jelupang, Serpong Utara, Tangerang Selatan memperoleh suara nihil atau nol, padahal di form C1 PKS suara PSI di TPS tersebut mendapat 15 suara. Saat itu juga saksi PKS langsung interupsi.

"Maaf panitia berdasarkan form C1 milik PKS suara PSI memperoleh 15 suara, mohon dicocokkan dengan C1 Plano," sanggah Wawan Hendrik, saksi PKS yang bertugas mengawal suara di kelurahan tersebut.

Salah satu petugas PPK langsung membuka lembaran kertas Plano untuk mencocokkan, dan benar saja di lembar C1 Plano suara PSI memperoleh 15 suara sesuai data C1 milik PKS.

Saksi dari PSI yang tidak membawa data C1 saat pleno PPK terlihat tersenyum sumringah dan langsung mengucapkan terima kasih kepada saksi PKS tersebut.

Tulisan yang viral tersebut tak diketahui penulisnya. Penulis menilai kader PKS telah bersikap rasional.

“Begitulah dalam politik. Meski Partai Solidaritas Indonesia (PSI) telah memposisikan diri sebagai lawan politik PKS, dan di berbagai media massa partai yang dipimpin oleh Grace Natalie ini juga kerap melontarkan serangan kepada PKS,” ungkap penulis tersebut.

“Sikap politik PSI yang demikian, tak membuat kader PKS menjadi "benci" PSI, karena kader PKS itu rasional dan memahami bahwa dalam berpolitik itu harus memperbanyak kawan bukan lawan,” lanjutnya.

Dikatakan penulis itu, mungkin PKS adalah satu-satunya partai yang paling lengkap membawa form C1 saat pleno rekapitulasi di tingkat kecamatan. Dalam pengamatannya, terlihat saksi partai lain hanya bermodalkan buku dan kertas kosong untuk mencatat secara manual dengan pulpen.

Maka, jadilah saksi PKS yang tampil utama ketika terjadi selisih suara, data PKS pun menjadi rujukan bagi PPK dan saksi lainnya. Saksi partai lainnya tidak bisa menyanggah karena mereka tidak membawa data C1.

Kemudian penulis membayangkan andaikata PKS tak lolos parlemen dan tidak terlibat dalam pemilu dan event demokrasi lainnya, maka pemilu menjadi hambar dan tidak berkualitas

“Karena tidak ada partai yang menjadi penyeimbang ketika proses tahapan perhitungan suara pemilu. Ketika panitia salah sebut dalam perhitungan suara tidak ada lagi yang mengoreksinya, semua mengikuti kehendak panitia (walau salah). Dan demokrasi kita pun menjadi hambar,” ungkap penulis.* [Syaf/voa-islam.com]

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Berita Politik Indonesia lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

IDC Distribusikan Ratusan Kilogram Paket Tebar Kurma Ramadhan

IDC Distribusikan Ratusan Kilogram Paket Tebar Kurma Ramadhan

Alhamdulillah, Relawan IDC telah memulai distribusi Program Tebar Kurma Semarak Ramadhan 1440 H....

Menunggak 3 Tahun, Dua Santri Yatim ini Tidak Bisa Ikut Ujian, Ayo Bantu..!!

Menunggak 3 Tahun, Dua Santri Yatim ini Tidak Bisa Ikut Ujian, Ayo Bantu..!!

Bercita-cita ngin jadi Dai hafiz Quran, Gasyim & Julaibib tak bisa ikut Ujian Nasional karena menunggak biaya selama 3 tahun (Rp 32 juta). Sang ibu tidak bekerja krn uzur sakit-sakitan....

Nafisa Zahra, Bayi 9 Bulan ini Menderita Kanker Pembuluh Darah. Ayo Bantu..!!!

Nafisa Zahra, Bayi 9 Bulan ini Menderita Kanker Pembuluh Darah. Ayo Bantu..!!!

Baru berusia 9 bulan, bayi ini diuji dengan penyakit Kanker Pembuluh Darah. Kedua pipinya tumbuh dua benjolan sebesar kepal tangan orang dewasa. Ia harus segera dioperasi dan minum susu khusus...

Pasaribu: Disabilitas Kaki yang Ahli Ibadah ini Jadi Incaran Misionaris. Ayo Bantu Modal Usaha.!!

Pasaribu: Disabilitas Kaki yang Ahli Ibadah ini Jadi Incaran Misionaris. Ayo Bantu Modal Usaha.!!

Hidup dengan satu kaki, pria asal Sibolga Tapanuli ini tak kenal putus asa. Setelah kakinya diamputasi karena tertabrak truk, ia justru makin rajin beribadah di masjid. Pria Batak ini butuh bantuan...

Ismail Abdurrahman: Anak Aktivis Dakwah Opname di RS PKU Solo. Ayo Bantu..!!

Ismail Abdurrahman: Anak Aktivis Dakwah Opname di RS PKU Solo. Ayo Bantu..!!

Musibah muntaber tak henti-hentinya menimpa Ismail, anak aktivis dakwah Solo Raya. Sang ayah, Muhammad Arif adalah pekerja serabutan yang saat ini sedang mendapat ujian yang bertubi-tubi. ...

Latest News
Kelompok Bantuan Internasional Sebut Kondisi di Idlib Suriah Telah Mencapai titik krisis

Kelompok Bantuan Internasional Sebut Kondisi di Idlib Suriah Telah Mencapai titik krisis

Senin, 20 May 2019 20:00

Hamas: Tidak Ada Kompromi dalam Kehidupan Sehari-hari bagi Warga Palestina di Gaza

Hamas: Tidak Ada Kompromi dalam Kehidupan Sehari-hari bagi Warga Palestina di Gaza

Senin, 20 May 2019 19:26

Harga Bawang Putih Naik, Rakyat Menjerit

Harga Bawang Putih Naik, Rakyat Menjerit

Senin, 20 May 2019 14:28

Membedah Persoalan Sebab Kematian Mendadak Petugas Pemilu Dari Perspektif Keilmuan

Membedah Persoalan Sebab Kematian Mendadak Petugas Pemilu Dari Perspektif Keilmuan

Senin, 20 May 2019 13:20

Amien Rais Dipanggil Polisi sebagai Saksi Kasus Makar People Power

Amien Rais Dipanggil Polisi sebagai Saksi Kasus Makar People Power

Senin, 20 May 2019 13:16

Dituduh Makar, Lieus Sungkharisma Diciduk Polda Metro Jaya

Dituduh Makar, Lieus Sungkharisma Diciduk Polda Metro Jaya

Senin, 20 May 2019 12:19

Dana Zakat Seharusnya Dikelola Siapa?

Dana Zakat Seharusnya Dikelola Siapa?

Senin, 20 May 2019 11:40

Solusi Stabilitas Harga Pangan Ada di Tangan Penguasa

Solusi Stabilitas Harga Pangan Ada di Tangan Penguasa

Senin, 20 May 2019 10:47

Proyek OBOR China, Indonesia Terancam Terbakar?

Proyek OBOR China, Indonesia Terancam Terbakar?

Senin, 20 May 2019 09:55

Setop Stigma Negatif pada People Power

Setop Stigma Negatif pada People Power

Senin, 20 May 2019 06:01

Polisi adalah Aparat Negara, Bukan Alat Politik Rezim

Polisi adalah Aparat Negara, Bukan Alat Politik Rezim

Senin, 20 May 2019 04:01

Pasukan India Tewaskan 3 Pejuang Kashmir

Pasukan India Tewaskan 3 Pejuang Kashmir

Senin, 20 May 2019 01:39

Hendropriyono Tuding Pendukung Prabowo Mulai Ompong

Hendropriyono Tuding Pendukung Prabowo Mulai Ompong

Ahad, 19 May 2019 23:37

Bus Pariwisata Jadi Sasaran Serangan Bom di Mesir

Bus Pariwisata Jadi Sasaran Serangan Bom di Mesir

Ahad, 19 May 2019 23:14

Titik Balik Otoritarian di Rezim Jokowi

Titik Balik Otoritarian di Rezim Jokowi

Ahad, 19 May 2019 23:01

Pengacara Eggi Minta People Power 2014 Diusut

Pengacara Eggi Minta People Power 2014 Diusut

Ahad, 19 May 2019 22:33

Meski Juara, Kursi PDIP Rontok di DKI Jakarta

Meski Juara, Kursi PDIP Rontok di DKI Jakarta

Ahad, 19 May 2019 22:33

Dewan Militer Sudan Lanjutkan Pembicaraan dengan Para Demonstran

Dewan Militer Sudan Lanjutkan Pembicaraan dengan Para Demonstran

Ahad, 19 May 2019 21:42

BI: Utang Luar Negeri Indonesia Tumbuh 7,9 Persen

BI: Utang Luar Negeri Indonesia Tumbuh 7,9 Persen

Ahad, 19 May 2019 21:41

Pasukan Irak Klaim Tangkap Komandan Daesh di Mosul

Pasukan Irak Klaim Tangkap Komandan Daesh di Mosul

Ahad, 19 May 2019 21:14


Gamis Syari Cantik Murah Terbaru

Kumpulan Video Aksi Bela Islam
Must Read!
X