Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
4.408 views

Survei C1 Lapitek UKRI: Prabowo-Sandi Raih 62,20%

BANDUNG (voa-islam.com)—Berdasarkan hasil survei Lapitek Universitas Kebangsaan Republik Indonesia (UKRI) berkaitan dengan Pilpres 2019, pasangan nomor urut 02 Prabowo-Sandi unggul 62,20% dari pasangan nomor urut 01 Joko Widodo dan Ma’ruf Amin yang memperoleh 35,90%.

Seperti dikutip dari AyoBandung, Direktur Lapitek UKRI, Rochmanijar Setiady menyebutkan, unggulnya pasangan calon presiden-wakil presiden Prabowo-Sandiaga Uno didasarkan survei internal yang dilakukan tim internal melalui 8.000 data formulir C1 Plano yang mereka terima.

Nijar mengklaim, sampel sebaran survei ini didapatkan hampir di seluruh daerah Indonesia atau semua provinsi. Analisa yang dilakukan melahirkan grafik sebaran harapan rakyat Indonesia yang cukup beragam.

“Proses pemerolehan C1 Plano ini didapatkan dari relawan yang tersebar. Jadi survei ini adalah survei akhir sejak elektabilitas Pemilu. Dari saat itu, kita sudah membangun relawan. Relawan kami sudah tersebar di 8.000 wilayah itu,” ungkap Nijar di aula Prof Soemitro Djojohadikusumo UKRI Jalan Terusan Halimun No 37 Bandung, Jawa Barat, Kamis (25/4).

Sementara itu, formulir C1 Plano adalah catatan hasil penghitungan suara di setiap TPS. Rekapitulasi dari seluruh C1 Plano yang dijadikan dasar menentukan hasil real count.

Dalam Pemilu kali ini, Komisi Pemilihan Umum (KPU) menyediakan 810.329 TPS di seluruh Indonesia. Sementara sampel 8000 C1 Plano yang digunakan Lapitek Universitas Kebangsaan Republik Indonesia berasal dari 8000 TPS.

“Kalau dari 34 provinsi, 11 provinsi dalam survei yang kami peroleh berharap pasangan capres 01 Joko Widodo dan Maruf Amin menjadi pimpinan. Sisanya 23 provinsi berharap pasangan calon presiden-wakil presiden Prabowo- Sandiaga Uno menjadi pemimpin. Persentasenya Jokowi-Maruf 35,90 persen, Prabowo-Sandi 62,20 persen, dan suara tidak sah 1, 90 persen,” lanjutnya.

Nijar menjelaskan, sebaran survei berdasarkan multistage range dan margin error menggunakan 2,46 dengan tingkat kepercayaannya sekitar 95 persen. Sementara dominasi sebaran acak berasal dari sampel masuk dari wilayah barat.

“Timur kita ada kesulitan pada beberapa hal teknik yang alami. Provinsi paling banyak sebarannya dari provinsi Jawa Barat, DKI, Banten, dan Sumatera. Itu yang cukup banyak sampelnya. Kita sebarannya secara bersamaan, begitu (C1 Plano) dari relawan masuk, kita masukkan dan kita catat,” katanya.

Meski demikian, Nijar juga menyebut populasi survei prioritas didapat dari provinsi Jawa Barat. Survei ini dilakukan usai survei elektabilitas dan exit poll.

“Survei ini yang terakhir, dan itu kita mulai di Jawa Barat, Banten, DKI, Jawa Tengah, dan Jawa Timur yang terakhir. Kalau skala prioritas kita tentukan acak, tapi wilayah keterjangkauan (dominasi barat) yang kita lakukan seperti itu,” ungkapnya.

Sementara itu, Nijar mengaku survei ini tidak mengarahkan hasil pada politisasi pemimpin. Namun lebih pada harapan masyarakat terhadap sosok pemimpinan nasional. Dari survei ini, pihaknya pun tidak bicara menang-kalah. Pihaknya hanya menjaring harapan masyarakat.

“Kita bicara terhadap harapan masyarakat terhadap sosok pemimpinan nasional. Itu yang kami garis bawahi karena kami tidak berkait dengan masalah politisnya tetapi kami ingin melihat dari sisi akademis. Dengan kajian yang kami lakukan ini bagaimana sebetulnya harapan masyarakat terhadap pimpinan nasional kedepan. Itu yang sebetulnya ingin kita dapatkan,” lanjutnya.

Di sisi lain, urusan dana penelitian Nijar mengaku dana penelitian menggunakan dana anggaran kampus yang dialokasikan untuk dana penelitian tahunan. Adapun total dari tiga survei yang dilakukan Lapitek UKRI telah menghabiskan anggaran sekitar Rp206 juta.

“Masalah pendanaan murni kami gunakan dana penelitian yang kami anggarkan tiap tahun. Tapi karena tahun ini sebagai tahun politik, jadi anggaran hampir 90 persen digunakan. Total Rp206 jutaan untuk tiga kali survei. Survei ini juga tidak bicara pemenanan. Tapi kita bicara survei dari sampel yang kita dapatkan. Kita harapkan ini bisa menggambaran harapan atau keinginan masyarakat berdasarkan sebaran yang kita lakukan,” tandasnya.**

Sumber: ayobandung.com

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Berita Politik Indonesia lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

IDC Distribusikan Ratusan Kilogram Paket Tebar Kurma Ramadhan

IDC Distribusikan Ratusan Kilogram Paket Tebar Kurma Ramadhan

Alhamdulillah, Relawan IDC telah memulai distribusi Program Tebar Kurma Semarak Ramadhan 1440 H....

Menunggak 3 Tahun, Dua Santri Yatim ini Tidak Bisa Ikut Ujian, Ayo Bantu..!!

Menunggak 3 Tahun, Dua Santri Yatim ini Tidak Bisa Ikut Ujian, Ayo Bantu..!!

Bercita-cita ngin jadi Dai hafiz Quran, Gasyim & Julaibib tak bisa ikut Ujian Nasional karena menunggak biaya selama 3 tahun (Rp 32 juta). Sang ibu tidak bekerja krn uzur sakit-sakitan....

Nafisa Zahra, Bayi 9 Bulan ini Menderita Kanker Pembuluh Darah. Ayo Bantu..!!!

Nafisa Zahra, Bayi 9 Bulan ini Menderita Kanker Pembuluh Darah. Ayo Bantu..!!!

Baru berusia 9 bulan, bayi ini diuji dengan penyakit Kanker Pembuluh Darah. Kedua pipinya tumbuh dua benjolan sebesar kepal tangan orang dewasa. Ia harus segera dioperasi dan minum susu khusus...

Pasaribu: Disabilitas Kaki yang Ahli Ibadah ini Jadi Incaran Misionaris. Ayo Bantu Modal Usaha.!!

Pasaribu: Disabilitas Kaki yang Ahli Ibadah ini Jadi Incaran Misionaris. Ayo Bantu Modal Usaha.!!

Hidup dengan satu kaki, pria asal Sibolga Tapanuli ini tak kenal putus asa. Setelah kakinya diamputasi karena tertabrak truk, ia justru makin rajin beribadah di masjid. Pria Batak ini butuh bantuan...

Ismail Abdurrahman: Anak Aktivis Dakwah Opname di RS PKU Solo. Ayo Bantu..!!

Ismail Abdurrahman: Anak Aktivis Dakwah Opname di RS PKU Solo. Ayo Bantu..!!

Musibah muntaber tak henti-hentinya menimpa Ismail, anak aktivis dakwah Solo Raya. Sang ayah, Muhammad Arif adalah pekerja serabutan yang saat ini sedang mendapat ujian yang bertubi-tubi. ...

Latest News
Kelompok Bantuan Internasional Sebut Kondisi di Idlib Suriah Telah Mencapai titik krisis

Kelompok Bantuan Internasional Sebut Kondisi di Idlib Suriah Telah Mencapai titik krisis

Senin, 20 May 2019 20:00

Hamas: Tidak Ada Kompromi dalam Kehidupan Sehari-hari bagi Warga Palestina di Gaza

Hamas: Tidak Ada Kompromi dalam Kehidupan Sehari-hari bagi Warga Palestina di Gaza

Senin, 20 May 2019 19:26

Harga Bawang Putih Naik, Rakyat Menjerit

Harga Bawang Putih Naik, Rakyat Menjerit

Senin, 20 May 2019 14:28

Membedah Persoalan Sebab Kematian Mendadak Petugas Pemilu Dari Perspektif Keilmuan

Membedah Persoalan Sebab Kematian Mendadak Petugas Pemilu Dari Perspektif Keilmuan

Senin, 20 May 2019 13:20

Amien Rais Dipanggil Polisi sebagai Saksi Kasus Makar People Power

Amien Rais Dipanggil Polisi sebagai Saksi Kasus Makar People Power

Senin, 20 May 2019 13:16

Dituduh Makar, Lieus Sungkharisma Diciduk Polda Metro Jaya

Dituduh Makar, Lieus Sungkharisma Diciduk Polda Metro Jaya

Senin, 20 May 2019 12:19

Dana Zakat Seharusnya Dikelola Siapa?

Dana Zakat Seharusnya Dikelola Siapa?

Senin, 20 May 2019 11:40

Solusi Stabilitas Harga Pangan Ada di Tangan Penguasa

Solusi Stabilitas Harga Pangan Ada di Tangan Penguasa

Senin, 20 May 2019 10:47

Proyek OBOR China, Indonesia Terancam Terbakar?

Proyek OBOR China, Indonesia Terancam Terbakar?

Senin, 20 May 2019 09:55

Setop Stigma Negatif pada People Power

Setop Stigma Negatif pada People Power

Senin, 20 May 2019 06:01

Polisi adalah Aparat Negara, Bukan Alat Politik Rezim

Polisi adalah Aparat Negara, Bukan Alat Politik Rezim

Senin, 20 May 2019 04:01

Pasukan India Tewaskan 3 Pejuang Kashmir

Pasukan India Tewaskan 3 Pejuang Kashmir

Senin, 20 May 2019 01:39

Hendropriyono Tuding Pendukung Prabowo Mulai Ompong

Hendropriyono Tuding Pendukung Prabowo Mulai Ompong

Ahad, 19 May 2019 23:37

Bus Pariwisata Jadi Sasaran Serangan Bom di Mesir

Bus Pariwisata Jadi Sasaran Serangan Bom di Mesir

Ahad, 19 May 2019 23:14

Titik Balik Otoritarian di Rezim Jokowi

Titik Balik Otoritarian di Rezim Jokowi

Ahad, 19 May 2019 23:01

Pengacara Eggi Minta People Power 2014 Diusut

Pengacara Eggi Minta People Power 2014 Diusut

Ahad, 19 May 2019 22:33

Meski Juara, Kursi PDIP Rontok di DKI Jakarta

Meski Juara, Kursi PDIP Rontok di DKI Jakarta

Ahad, 19 May 2019 22:33

Dewan Militer Sudan Lanjutkan Pembicaraan dengan Para Demonstran

Dewan Militer Sudan Lanjutkan Pembicaraan dengan Para Demonstran

Ahad, 19 May 2019 21:42

BI: Utang Luar Negeri Indonesia Tumbuh 7,9 Persen

BI: Utang Luar Negeri Indonesia Tumbuh 7,9 Persen

Ahad, 19 May 2019 21:41

Pasukan Irak Klaim Tangkap Komandan Daesh di Mosul

Pasukan Irak Klaim Tangkap Komandan Daesh di Mosul

Ahad, 19 May 2019 21:14


Gamis Syari Cantik Murah Terbaru

Kumpulan Video Aksi Bela Islam
Must Read!
X