Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
3.316 views

Kecewa dan Janggalnya Penanganganan Kasus Novel

JAKARTA (voa-islam.com)- Baru-baru ini, laporan Tim Pencari Fakta kasus Novel Baswedan cukup mengecewakan. Di mana, TPF bentukan Kapolri tersebut tidak mampu mengungkap pelaku penyiraman air keras terhadap Novel Baswedan.

“Bahkan, laporan tersebut terbilang lucu sekaligus janggal. Di mana TPF justru merekomendasikan kepada Polri agar membentuk tim lagi untuk menuntaskan pengusutan kasus teror terhadap penyidik senior Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) tersebut,” demikian cuitan akun Twitter resmi milik Gerindra, kemarin.

Kesimpulan bahwa penyiraman dilatarbelakangi dendam karena Novel Baswedan dianggap menggunakan wewenang secara berlebihan menurut Gerindra sungguh menyesatkan sekaligus melenceng dari tugas utama tim tersebut.

Tim yang seharusnya mencari tahu siapa eksekutor dan dalang di balik peristiwa itu justru balik menyerang korban.”

Peristiwa penyiraman air keras yang mengakibatkan mata kiri Novel Baswedan rusak sampai 95 pesen jelas merupakan ancaman bagi siapa pun yang melawan korupsi. Urusan seperti unsur balas dendam yang disampaikan TPF, biarlah menjadi domain dalam persidangan nanti. “Terlebih resume TPF berpotensi membeli Novel pada masalah baru dengan tuduhan menggunakan kewenangan secara berlebihan.”

Misteri penyerangan terhadap Novel bisa dimulai dari mengungkap pelaku penyiraman pada Selasa subuh, 11 April 2017. Apalagi pada Agustus dan November 2017 polisi pernah merilis sketsa wajah dua orang yg diduga pelaku penyiraman. TPF juga bisa memulai penelusuran dari keterangan yang pernah disampaikan Novel Baswedan saat diperiksa di kantor Kedutaan Besar Indonesia di Singapura, empat bulan setelah penyerangan.

“Novel memberikan petunjuk dan menyebutkan nama seseorang yang sepatutnya ditelisik lebih lanjut. Kerja TPF bentukan Kapolri, Jenderal Tito Karnavian, ini sia-sia. Tak ada kemajuan untuk mengungkap kasus penyerangan terhadap Novel.”

Tim yang dibentuk pada 8 Januari 2019 ini didominasi aparat kepolisian sebanyak 52 orang, enam perwakilan KPK, dan tujuh pakar di luar kepolisian. Dari sisi jumlah keanggotaan, terlihat siapa yang paling dominan dalam kasus ini.

Kasus penyiraman air keras terhadap Novel Baswedan menurut partai berlambang kepala garuda ini bukan tindak kriminal biasa. “Ada perosalan kepentingan lembaga negara yang harus diselesaikan, dan di sini Presiden harus mengambil peran.” Presiden seharusnya bersikap tegas. Presiden harus membentuk tim independen yang berorientasi pada kebenaran dan diisi orang-orang terpercaya dari berbagai unsur. 

Jangan biarkan kasus penyerangan terhadap Novel Baswedan menjadi ganjalan reformasi hukum dan menghambat pemberantasan korupsi ke depannya. “Kasus ini juga jika tidak segera dituntaskan akan menjadi preseden buruk bagi penegakan hukum, HAM, dan korupsi di masa yang akan datang.”

Kasus Novel ini diketahui sudah berjalan 2 tahun. Tapi sejauh ini belum ada titik terang siapa dan apa motif jelas pelaku penyiraman.

(Robi/voa-islam.com)

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Berita Politik Indonesia lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Kista Membahayakan Kehamilan, Teh Imas Ummu Zahra Harus Harus Dikiret. Ayo Bantu.!!

Kista Membahayakan Kehamilan, Teh Imas Ummu Zahra Harus Harus Dikiret. Ayo Bantu.!!

Teh Imas mengalami gangguan kehamilan karena mengidap kista. Janinnya tak berkembang, yang dalam medis disebut IUGR (intrauterine growth restriction). Ia harus dikiret karena membahayakan nyawa....

Korban Tabrak Lari,  Istri Aktivis Dakwah Tergolek Remuk Tulang, Ayo Bantu!!!

Korban Tabrak Lari, Istri Aktivis Dakwah Tergolek Remuk Tulang, Ayo Bantu!!!

Saat hendak membantu orang tertimpa musibah, Ummu Qisthi jadi korban tabrak lari mobil pickup. Empat bulan pasca operasi tulang remuk, kondisinya memburuk dan lukanya mengeluarkan nanah...

Pesantren Tahfizh Al-Qur'an Gunungsari Butuh Masjid. Ayo Bantu Amal Jariyah.!!!

Pesantren Tahfizh Al-Qur'an Gunungsari Butuh Masjid. Ayo Bantu Amal Jariyah.!!!

Sudah 4 tahun Pesantren Tahfiz Al-Qur’an ini mendidik para yatim dan kaum dhuafa tanpa memungut biaya. Mereka butuh masjid, anggaran dana 160 juta rupiah. Sisihkan harta, dapatkan istana di...

Mantan Napi Mujahidin Ingin Taubat dan Hijrah, Ayo Bantu Modal Usaha.!!

Mantan Napi Mujahidin Ingin Taubat dan Hijrah, Ayo Bantu Modal Usaha.!!

Bebas dari penjara ia taubat dan hijrah, tapi kesulitan pekerjaan. Saat ekonomi terjepit, datang tawaran bisnis haram dari sesama mantan napi. Ia butuh dana 7,5 juta rupiah untuk modal usaha...

Balita Ridho Ramdhani Mati-matian Berjuang Melawan Tumor Ganas. Ayo Bantu.!!

Balita Ridho Ramdhani Mati-matian Berjuang Melawan Tumor Ganas. Ayo Bantu.!!

Di usia balita ia harus berjuang mati-matian melawan tumor ganas yang bersarang di bokongnya. Setiap saat merintih tangis di pangkuan ayah bundanya. Ia harus dioperasi tapi terbentur biaya....

Latest News
Menteri Toleransi UEA Dituduh Lakukan Pelecehan Seksual Terhadap Wanita Inggris

Menteri Toleransi UEA Dituduh Lakukan Pelecehan Seksual Terhadap Wanita Inggris

Senin, 19 Oct 2020 21:43

Ayah, Sosok Tegar yang Layak Mendapatkan Surga

Ayah, Sosok Tegar yang Layak Mendapatkan Surga

Senin, 19 Oct 2020 21:32

Islamic State Bidik Negara Teluk, Serukan Serang Kepentingan Ekonomi Saudi

Islamic State Bidik Negara Teluk, Serukan Serang Kepentingan Ekonomi Saudi

Senin, 19 Oct 2020 21:18

Penghargaan sebagai Negara Pengutang, Malu atau Bangga?

Penghargaan sebagai Negara Pengutang, Malu atau Bangga?

Senin, 19 Oct 2020 21:09

Falsafah: Hikmah yang Terbatas

Falsafah: Hikmah yang Terbatas

Senin, 19 Oct 2020 20:05

Masjid-masjid di Gaza Kembali Dibuka Setelah Ditutup Beberapa Pekan Karena Pandemi Corona

Masjid-masjid di Gaza Kembali Dibuka Setelah Ditutup Beberapa Pekan Karena Pandemi Corona

Senin, 19 Oct 2020 16:45

Ngabalin Ditunggangi ISIS

Ngabalin Ditunggangi ISIS

Senin, 19 Oct 2020 15:35

PP Hima Persis Kecam Penangkapan Serampangan Aktivis Pemuda dan Mahasiswa

PP Hima Persis Kecam Penangkapan Serampangan Aktivis Pemuda dan Mahasiswa

Senin, 19 Oct 2020 14:20

Presiden Ilham Aliyev: Militer Azerbaijan Bebaskan 13 Desa Lagi dari Pasukan Pendudukan Armenia

Presiden Ilham Aliyev: Militer Azerbaijan Bebaskan 13 Desa Lagi dari Pasukan Pendudukan Armenia

Senin, 19 Oct 2020 14:15

Pengurus Baru Dewan Dakwah Gelar Raker

Pengurus Baru Dewan Dakwah Gelar Raker

Senin, 19 Oct 2020 12:10

Legislator Sebut UU Omnibus Law Tak Jadi Solusi Persoalan Ekonomi Nasional

Legislator Sebut UU Omnibus Law Tak Jadi Solusi Persoalan Ekonomi Nasional

Senin, 19 Oct 2020 10:36

PKM Unpam Berikan Pelatihan Skil kepada Guru TPQ

PKM Unpam Berikan Pelatihan Skil kepada Guru TPQ

Senin, 19 Oct 2020 09:35

Bagaimana Meminta Maaf kepada Orang Telah Wafat

Bagaimana Meminta Maaf kepada Orang Telah Wafat

Senin, 19 Oct 2020 09:23

PA 212 Gelar Musyawarah Provinsi Jawa Tengah

PA 212 Gelar Musyawarah Provinsi Jawa Tengah

Senin, 19 Oct 2020 09:17

Empati Berlebihan Syafiq Hasyim kepada Umat Kristen

Empati Berlebihan Syafiq Hasyim kepada Umat Kristen

Senin, 19 Oct 2020 08:44

Komisi VI DPR Aceh Gelar Uji Kelayakan dan Kepatutan Calon Anggota Badan Baitul Mal Aceh

Komisi VI DPR Aceh Gelar Uji Kelayakan dan Kepatutan Calon Anggota Badan Baitul Mal Aceh

Ahad, 18 Oct 2020 23:55

Analisis: Demokrat dan PKS Tuai Citra Positif

Analisis: Demokrat dan PKS Tuai Citra Positif

Ahad, 18 Oct 2020 22:49

Legislator PKS Sebut UU Cipta Kerja Rusak Esensi Sertifikasi Halal

Legislator PKS Sebut UU Cipta Kerja Rusak Esensi Sertifikasi Halal

Ahad, 18 Oct 2020 22:38

Azerbaijan Kembali Tembak Jatuh Sebuah Jet Tempur SU-25 Milik Armenia di Jabrayil

Azerbaijan Kembali Tembak Jatuh Sebuah Jet Tempur SU-25 Milik Armenia di Jabrayil

Ahad, 18 Oct 2020 21:15

Shalat Jamaah Kembali Dilanjutkan di Masjidil Haram Setelah Jeda 7 Bulan Akibat COVID-19

Shalat Jamaah Kembali Dilanjutkan di Masjidil Haram Setelah Jeda 7 Bulan Akibat COVID-19

Ahad, 18 Oct 2020 20:45


Hijab Syari Terbaru 2020

Must Read!
X