Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
4.733 views

Indonesia Berpotensi Krisis Ekonomi Panjang

JAKARTA (voa-islam.com)- Di banyak negara, krisis ekonomi seringkali dimulai atau disebabkan dengan gagalnya negara tersebut dalam membayar utang-utangnya, baik utang negara maupun utang swasta. Pada 2012 contohnya, Yunani tidak bisa membayar utang-utangnya senilai USD 138 miliar, atau sekitar Rp1.794 triliun. 

Namun, Yunani mendapat bantuan dari partnernya di Eropa berupa suntikan dana (bailout). Ini yang menjadi pemicu terjadinya krisis di Yunani. 

2001 mata uang Argentina dipatok sama dengan Dollar AS dalam bertahun-tahun. Namun ternyata, nilai tukar mata uang Argentina dengan mata uang asing menjadi tidak akurat.

Hal tesebut membuat kepanikan, warga Argentina mulai menarik uang dari perbankan. Pada Juli 2014, Argentina dinyatakan gagal bayar (default), tidak bisa membayar utangnya kepada kreditur.

Puerto Rico, negara ini juga tidak mampu membayar utang obligasinya karena kehabisan uang tunai. Puerto Rico tidak mampu memenuhi syarat untuk restrukturisasi utangnya yang mencapai USD73 miliar atau sekitar Rp949 triliun. Akhirnya negara tersebut mengalami krisis.

Jamaika, pada 2010 pemerintah negara ini melakukan belanja anggaran besar bertahun-tahun, dan tingginya inflasi membuat Jamaika tidak bisa membayar utang-utangnya. Saat itu, 40 persen dari anggaran pemerintah dialokasikan untuk membayar utang. 

Lalu bagaimana dengan negara kita? Di Indonesia, selama ini kita semua mengkhawatirkan utang negara khususnya utang valas yang meningkat tajam, yang akan mengawali terjadinya krisis ekonomi.

Saat ini kita semua mencemaskan besarnya utang BUMN yang bisa menyebabkan krisis, karena kita ketahui bahwa hampir semua proyek-proyek infrastruktur kita saat ini dibiayai oleh utang yang tidak ekonomis dan kurang produktif setelahnya.

Seperti saat ini, kekacauan di PT Krakatau Steel, Asuransi Jiwasraya, PT Garuda, dan membengkaknya utang-utang BUMN Karya, ditambah besarnya kredit bermasalah di bank-bank plat merah, menjadi sebuah 'warning' yang tidak bisa dihiraukan.

Kita ketahui bahwa kegagalan membayar utang malah diawali oleh swasta dari industri tekstil. PT DMDT dari Group Duniatex yang menerbitkan obligasi 300 juta Dollar AS pada Maret 2019 gagal membayar kupon obligasinya. Anehnya, obligasi yang baru berjalan 3-4 bulan tersebut sudah mengalami kegagalan pembayaran kupon.

Informasi menyatakan bahwa Group Duniatex juga menarik utang dari sindikasi bank termasuk bank-bank negara, seperti Indonesian Eximbank sebesar Rp17 Triliun. Yang sangat mengagetkan lagi ketika JP Morgan mengatakan bahwa pada tahun 2018 Group Duniatex mendapatkan kredit 362,3 juta Dollar AS dan Rp5,25 Triliun.

13. Walaupun baru kupon, kegagalan pembayaran utang ini akan menghancurkan nilai obligasi tersebuyt sebagai junk dan mau tidak mau pemiliknya akan membukukannya sebagai kerugian.

Selain mengkhawatirkan pasar modal, kerugaian gagal bayar tersebut juga meningkatkan NPL (Non Performing Loan/kredit macet) perbankan.

Bila situasi dan kondisi gagal bayar utang seperti ini terus berlanjut, bisa dipastikan nilai tukar Rupiah dan index saham akan ambruk, Dollar sepi di pasar, barang-barang impor impor naik tinggi, dll.

Itu semua juga akan mengakibatkan kredit rating Indonesia terpuruk, dan pertanda akan terjadinya krisis ekonomi di Indonesia yang berkepanjangan.

Kita tentu sangat mengharapkan bahwa situasi kegagalan pembayaran tadi tidak diikuti dengan kegagalan pembayaran debitur swasta yang lain, terlebih BUMN atau Pemerintah. Karena jika sampai terjadi krisis ekonomi sat ini, dipastikan Pemerintah tidak dalam posisi yang mampu untuk menolong, berbeda dengan krisis moneter pada 98 ketika Pemerintah mampu bertindak sebagai penolong swasta yang gagal bayar utang.

Jadi saat ini kami meminta kepada Pemerintah khususnya juga @KemenkeuRI untuk berhati-hati dan waspada dengan kondisi seperti ini. Jangan terus berasumsi atau berkoar-koar bahwa ekonomi kita kuat, namun jika terjadi krisis sibuk mencari kambing hitam.

*Gerindra on Twitter

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Berita Politik Indonesia lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Balita Ridho Ramdhani Mati-matian Berjuang Melawan Tumor Ganas. Ayo Bantu.!!

Balita Ridho Ramdhani Mati-matian Berjuang Melawan Tumor Ganas. Ayo Bantu.!!

Di usia balita ia harus berjuang mati-matian melawan tumor ganas yang bersarang di bokongnya. Setiap saat merintih tangis di pangkuan ayah bundanya. Ia harus dioperasi tapi terbentur biaya....

Tak Punya Biaya, Remaja Sebatang Kara Terancam Putus Sekolah. Ayo Bantu.!!

Tak Punya Biaya, Remaja Sebatang Kara Terancam Putus Sekolah. Ayo Bantu.!!

Sejak balita Astrid Nuraini sudah hidup sebatang kara tanpa ayah, ibu dan saudara. Diasuh ibu angkat yang sudah lanjut usia, ia tidak bisa melanjutkan sekolah ke SMA Islam karena terbentur biaya....

Balita Anak Aktivis Dakwah Melepuh Tercebur Air Mendidih. Ayo Bantu..!!

Balita Anak Aktivis Dakwah Melepuh Tercebur Air Mendidih. Ayo Bantu..!!

Di hari raya Idul Fitri yang ceria, Ibrahim justru merintih perih di bangsal Rumah Sakit. Tubuh mungil balita anak aktivis dakwah media ini melepuh tercebur air mendidih di halaman tetangganya....

Biaya Cessar Dilunasi, Bayi Fauziah Pulang ke Ciamis. Semoga Jadi Wanita Shalihah Mujahidah Dakwah

Biaya Cessar Dilunasi, Bayi Fauziah Pulang ke Ciamis. Semoga Jadi Wanita Shalihah Mujahidah Dakwah

Biaya persalinan cessar dilunasi, Ummi Nurhayati dan bayinya bisa pulang dari rumah sakit. Semoga para donatur berlimpah rizki, dan dede bayi ini kelak menjadi generasi mujahidah dakwah untuk...

Rumah Yatim Piatu Santri Tahfizh Qur’an ini Doyong Terancam Ambruk. Ayo Bantu...!!

Rumah Yatim Piatu Santri Tahfizh Qur’an ini Doyong Terancam Ambruk. Ayo Bantu...!!

Debby Silvana dan Melani Silvana menjadi yatim saat sedang butuh belaian kasih orang tua. Kini mereka tinggal di rumah triplek yang reyot dan doyong terancam roboh. Ayo Bantu bedah rumah yatim.!!...

Latest News
Obat Virus Corona Dinanti Publik

Obat Virus Corona Dinanti Publik

Sabtu, 08 Aug 2020 21:52

Ahli Bahan Peledak Italia Percaya Ada Gudang Senjata Di Atau Dekat Lokasi Ledakan Beirut

Ahli Bahan Peledak Italia Percaya Ada Gudang Senjata Di Atau Dekat Lokasi Ledakan Beirut

Sabtu, 08 Aug 2020 21:45

Indonesia Halal Watch Sebut Penetapan LPH Sucofindo Langgar UU

Indonesia Halal Watch Sebut Penetapan LPH Sucofindo Langgar UU

Sabtu, 08 Aug 2020 21:30

8 Tentara Somalia Tewas Dalam Serangan Jibaku Al-Shabaab di Pangkalan Militer di Mogadishu

8 Tentara Somalia Tewas Dalam Serangan Jibaku Al-Shabaab di Pangkalan Militer di Mogadishu

Sabtu, 08 Aug 2020 21:26

Istri Dubes Belanda Untuk Libanon Tewas Setelah Luka Parah Dalam Ledakan di Pelabuhan Beirut

Istri Dubes Belanda Untuk Libanon Tewas Setelah Luka Parah Dalam Ledakan di Pelabuhan Beirut

Sabtu, 08 Aug 2020 20:45

Lebih Dari 60 Orang Masih Hilang Setelah Ledakan Dahsyat di Pelabuhan Beirut Libanon

Lebih Dari 60 Orang Masih Hilang Setelah Ledakan Dahsyat di Pelabuhan Beirut Libanon

Sabtu, 08 Aug 2020 20:22

Mundur... Mundur... Mundur...

Mundur... Mundur... Mundur...

Sabtu, 08 Aug 2020 19:19

Gerindra dan Nepotisme

Gerindra dan Nepotisme

Sabtu, 08 Aug 2020 16:17

Menelisik Dibalik Deklarasi KAMI

Menelisik Dibalik Deklarasi KAMI

Sabtu, 08 Aug 2020 11:10

Kondisi Keuangan PLN Memburuk, Legislator Ingatkan Pemerintah

Kondisi Keuangan PLN Memburuk, Legislator Ingatkan Pemerintah

Sabtu, 08 Aug 2020 06:36

Soal Kampanye Pakai Masker, Pemimpin dan Tontonan Jadi Contoh Bagi Masyarakat

Soal Kampanye Pakai Masker, Pemimpin dan Tontonan Jadi Contoh Bagi Masyarakat

Sabtu, 08 Aug 2020 06:22

Militer Turki Serang Posisi Pasukan Suriah di Pedesaan Timur Idlib

Militer Turki Serang Posisi Pasukan Suriah di Pedesaan Timur Idlib

Jum'at, 07 Aug 2020 21:48

Para Pemimpin Desa Kashmir Pro-India 'Diungsikan' Ke Kempat Aman Setelah Gelombang Serangan Jihadis

Para Pemimpin Desa Kashmir Pro-India 'Diungsikan' Ke Kempat Aman Setelah Gelombang Serangan Jihadis

Jum'at, 07 Aug 2020 21:25

Ibarat Desainer, MUI Harus Merajut Benang Perbedaan Menjadi Pakaian Indah

Ibarat Desainer, MUI Harus Merajut Benang Perbedaan Menjadi Pakaian Indah

Jum'at, 07 Aug 2020 21:14

Haedar Nashir: Membangun Kebersamaan Harmoni Islam Wasathiyyah bersama MUI

Haedar Nashir: Membangun Kebersamaan Harmoni Islam Wasathiyyah bersama MUI

Jum'at, 07 Aug 2020 21:11

Kemendikbud Sosialisasikan SIPLah 2020 Lintas Kementerian dan Lembaga Negara

Kemendikbud Sosialisasikan SIPLah 2020 Lintas Kementerian dan Lembaga Negara

Jum'at, 07 Aug 2020 21:06

Prostitusi Online Remaja Marak, Buah Liberalisasi!

Prostitusi Online Remaja Marak, Buah Liberalisasi!

Jum'at, 07 Aug 2020 20:54

Korban Tewas Akibat Ledakan Mematikan di Beirut Meningkat Jadi 154 Orang, 5000 Lainnya Terluka

Korban Tewas Akibat Ledakan Mematikan di Beirut Meningkat Jadi 154 Orang, 5000 Lainnya Terluka

Jum'at, 07 Aug 2020 20:46

Food Estate untuk Ketahanan Pangan, Berhasilkah?

Food Estate untuk Ketahanan Pangan, Berhasilkah?

Jum'at, 07 Aug 2020 20:43

Zionis Israel Hancurkan 313 Rumah Warga Palestina di Tepi Barat dan Yerusalem di Paruh Pertama 2020

Zionis Israel Hancurkan 313 Rumah Warga Palestina di Tepi Barat dan Yerusalem di Paruh Pertama 2020

Jum'at, 07 Aug 2020 19:10


Hijab Syari Terbaru 2020

Must Read!
X