Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
1.524 views

Covid-19 Makin Mengganas, HNW Desak Kemenag Maksimalkan Program untuk Santri dan Tokoh Agama

JAKARTA (voa-islam.com) — Wakil Ketua MPR-RI sekaligus anggota DPR RI Komisi VIII Dr Hidayat Nur Wahid mengingatkan Covid-19 yang makin menyebar dengan korban makin banyak dan varian baru yang makin berbahaya.

Karena itu ia meminta Kementerian Agama untuk lebih maksimal dalam  pelaksanaan program bantuan bagi santri, kiai, serta tokoh agama dari seluruh agama yang diakui di Indonesia, agar selamat dari Covid-19 beserta dampak-dampaknya.

Hal ini menyusul terjadinya lonjakan jumlah kasus Covid-19 di Indonesia yang telah tembus lebih dari 2 juta orang dengan angka kematian mencapai lebih dari 55 ribu orang, sebagian di antaranya merupakan santri, kiai, dan tokoh agama.

Hidayat mendorong Kemenag untuk bersinergi dan menjalin kerjasama dengan Kementerian Kesehatan, serta Kemendagri dan Gugus Tugas Penanggulangan Covid-19, serta mengoptimalkan instansi vertikal di daerah untuk bersinergi dengan Pemerintah Daerah, dalam rangka meningkatkan cakupan bantuan dan vaksinasi bagi santri, kiai, serta tokoh agama.

“Santri, kiai, dan tokoh agama sebagai aset pendidikan moral dan keagamaan yang terbukti berperan besar dalam perjalanan pembangunan bangsa Indonesia, saat ini banyak yang terpapar bahkan meninggal akibat Covid-19. Sewajarnya bila Kementerian Agama lebih serius membantu mereka dengan betul-betul mengawal pelaksanaan program atasi Covid-19 termasuk vaksinasi dan layanan kesehatan lainnya bagi mereka,” papar Hidayat dalam keterangannya, Kamis (24/06) seperti dikutip dari laman gontornews.com.

Wakil Ketua Majelis Syuro PKS ini mengingatkan bahwa paparan Covid-19 di lingkungan santri dan tokoh agama cukup tinggi. Berdasarkan data dari Direktur Pendidikan Diniyah dan Pondok Pesantren Kemenag, hingga Desember 2020 setidaknya hampir 5.000 santri dan kiai positif Covid-19, sementara data Rabithah Ma’ahid Islamiyah NU menyebutkan setidaknya sampai Januari 2021 sebanyak 333 kiai wafat selama pandemi Covid-19. Dan banyak juga ulama yang wafat dari Muhammadiyah maupun Ormas Islam lainnya.

Sementara itu Menteri Agama baru-baru ini mengeluarkan Surat Edaran yang tetap memperbolehkan pembelajaran tatap muka terbatas bagi madrasah di selain zona merah. Padahal, zona oranye dan zona kuning juga memiliki tingkat risiko yang tak kalah tinggi, terlebih di tengah merebaknya varian baru Covid-19 yakni varian delta yang ditemukan lebih cepat menyebar. Tetapi belum ada edaran khusus untuk pondok pesantren, para santri, kiai dan tokoh-tokoh agama. Padahal kondisi mereka juga serupa dengan kondisi madrasah dan guru madrasah, dan karenanya memerlukan advokasi yang serupa pula.

“Oleh karena itu program mengatasi Covid-19 termasuk vaksinasi, mestinya  dilakukan tidak hanya bagi madrasah dengan guru dan muridnya, namun juga bagi para santri, siswa, kiai, dan tokoh agama, karena kondisi mereka yang serupa dengan madrasah. Apalagi jumlah kiai, santri dan pesantren lebih banyak dari madrasah dan murid-muridnya, ditambah dengan fakta bahwa pesantren, kiai dan santri mempunyai jasa besar bagi perjuangan kemerdekaan Indonesia, dan turut membantu Pemerintah dengan kontribusi nyata dalam pengamalan dan pengawalan Pancasila melalui kehidupan beragama, berpendidikan dan bermasyarakat,” ujarnya.

Karenanya HNW, sapaan akrabnya, mendesak Kementerian Agama untuk juga mementingkan maksimalisasi pelaksanaan program bantuan bagi pesantren, kiai dan santri terkait program sosial, pendidikan, dan kesehatan yang menyelamatkan kiai dan santri dari Covid-19 seperti penyuluhan, pendampingan, akses ke rumah sakit, termasuk vaksinasi bagi santri, kiai, dan tokoh agama tersebut.

Berdasarkan data Kementerian Kesehatan, pelaksanaan vaksinasi harian di Indonesia masih di angka 700-an ribu per hari. Angka tersebut masih jauh berada di bawah target Presiden Jokowi sebesar 1 juta vaksinasi per hari.

Oleh karena itu, HNW menilai Kementerian Agama seharusnya bisa memanfaatkan peluang tersebut dengan menjalin kesepakatan bersama antarinstansi dengan Kementerian Kesehatan untuk prioritasi vaksin bagi santri, kiai, dan tokoh agama, dalam rangka mendukung target Presiden mencapai 1 juta vaksin per hari. Hal ini sebelumnya pernah dilakukan oleh Kementerian Agama ketika memprioritaskan vaksinasi bagi calon jamaah haji tahun 2021.

“Kemenag pernah cukup sukses menjalin kerjasama dengan Kemenkes saat program vaksinasi calon jamaah haji. Harusnya hal itu dilakukan kembali dalam rangka vaksinasi yang sudah dibenarkan oleh MUI dan Ormas-ormas Islam seperti NU dan Muhammadiyah, untuk  kesehatan santri, kiai, dan tokoh agama, serta keselamatan mereka yang merupakan ajaran penting dalam agama Islam. Sehingga para kiai dan santri yang sehat dan selamat dari Covid-19 akan dapat melanjutkan peran dan perjuangan dari para ulama dan kiai yang sudah wafat di era Covid-19 ini, untuk makin menguatkan paham Islam yang rahmatan lil alamin, melalui para ulama dan kader kiai serta ulama/santri yang sehat afiat dan selamat,” pungkasnya. [syahid/voa-islam.com]

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Berita Politik Indonesia lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Tiga Masjid dan Tiga Sekolah di Pelosok Garut ini Krisis Air Bersih. Ayo Wakaf Sumur.!!

Tiga Masjid dan Tiga Sekolah di Pelosok Garut ini Krisis Air Bersih. Ayo Wakaf Sumur.!!

Jamaah masjid, siswa sekolah dan warga pelosok Garut ini kesulitan air untuk ibadah, bersuci, wudhu, memasak, minum, mandi, dan mencuci. Ayo Wakaf Sumur, Pahala Mengalir Tak Terbatas Umur.!!!...

Bocah Yatim Anak Ustadz Pejuang Dakwah Ingin Jadi Dokter Penghafal Quran. Ayo Bantu.!!!

Bocah Yatim Anak Ustadz Pejuang Dakwah Ingin Jadi Dokter Penghafal Quran. Ayo Bantu.!!!

Syafani Azzahra, bocah yatim sejak usia tujuh tahun ini bercita-cita ingin menjadi dokter penghafal Al-Qur'an. Setamat SD ia ingin melanjutkan sekolah ke pesantren, tapi terkendala biaya. Ayo...

Mobil Baru Akan Disulap Jadi Ambulans, Butuh Biaya 39 Juta Rupiah. Ayo Bantu.!!

Mobil Baru Akan Disulap Jadi Ambulans, Butuh Biaya 39 Juta Rupiah. Ayo Bantu.!!

Di tengah pandemi Covid-19, permintaan layanan ambulans untuk pasien dan jenazah terus meningkat. Mobil baru IDC akan disulap jadi ambulans, butuh dana 39 juta rupiah untuk biaya modifikasi....

Berburu Keutamaan Jum’at dan Yatim, Mari Berbagi Hidangan dan Santunan kepada Santri Yatim Penghafal Al-Qur'an

Berburu Keutamaan Jum’at dan Yatim, Mari Berbagi Hidangan dan Santunan kepada Santri Yatim Penghafal Al-Qur'an

Menggabung keutamaan Jum’at dan Cinta Yatim, IDC akan berbagi ke Pesantren Tahfizhul Qur’an Darul Hijrah Cikarang. ...

Keluarganya Jadi Korban Pemurtadan, Ustadz Difabel Gigih Berdakwah di Pelosok, Ayo Bantu.!!

Keluarganya Jadi Korban Pemurtadan, Ustadz Difabel Gigih Berdakwah di Pelosok, Ayo Bantu.!!

Terlahir dengan fisik tak sempurna, Ustadz Rohmat diuji istri dan kedua orang tuanya murtad jadi korban kristenisasi. Kini ia gigih berdakwah di pelosok Lembah Ciranca Garut....

Latest News
Sampaikan Informasi BIN, Mahfud MD: Wahdah Islamiyah Ormas yang Setia kepada NKRI

Sampaikan Informasi BIN, Mahfud MD: Wahdah Islamiyah Ormas yang Setia kepada NKRI

Sabtu, 20 Aug 2022 10:06

Australia Kecewa Indonesia Kurangi Hukuman Pelaku Bom Bali

Australia Kecewa Indonesia Kurangi Hukuman Pelaku Bom Bali

Jum'at, 19 Aug 2022 18:00

Supermodel Bella Hadid Sering Kehilangan Pekerjaan Karena Dukungannya Terhadap Palestina

Supermodel Bella Hadid Sering Kehilangan Pekerjaan Karena Dukungannya Terhadap Palestina

Jum'at, 19 Aug 2022 17:00

Seorang Remaja Israel Terancam Dipenjara Karena Menolak Ikut Wajib Militer

Seorang Remaja Israel Terancam Dipenjara Karena Menolak Ikut Wajib Militer

Jum'at, 19 Aug 2022 10:07

Legislator: Reformasi Fiskal Belum Terlihat Hasil

Legislator: Reformasi Fiskal Belum Terlihat Hasil

Jum'at, 19 Aug 2022 08:16

 Partai Gelora Ingatkan Pentingnya Tegak Negara Hukum dan Supremasi Hukum

Partai Gelora Ingatkan Pentingnya Tegak Negara Hukum dan Supremasi Hukum

Jum'at, 19 Aug 2022 07:50

Khotbah Jumat: Kemenangan Hanya Milik Allah SWT

Khotbah Jumat: Kemenangan Hanya Milik Allah SWT

Jum'at, 19 Aug 2022 07:04

Kado Istimewa di Hari Kemerdekaan, Anies Gratiskan PBB Rumah NJOP Dibawah Rp2 Miliar

Kado Istimewa di Hari Kemerdekaan, Anies Gratiskan PBB Rumah NJOP Dibawah Rp2 Miliar

Jum'at, 19 Aug 2022 06:55

Kepala HAM PBB Sebut Pengungsi Rohingya Tidak Aman Kembali Ke Myanmar

Kepala HAM PBB Sebut Pengungsi Rohingya Tidak Aman Kembali Ke Myanmar

Kamis, 18 Aug 2022 19:26

Sedikitnya 21 Orang Tewas Dalam Serangan Bom Bunuh Diri Di Sebuah Masjid Di Kabul Afghanistan

Sedikitnya 21 Orang Tewas Dalam Serangan Bom Bunuh Diri Di Sebuah Masjid Di Kabul Afghanistan

Kamis, 18 Aug 2022 18:57

Bersihkan Dulu Tubuh Polri, Baru Bicara Isu Radikalisme di Dunia Pendidikan

Bersihkan Dulu Tubuh Polri, Baru Bicara Isu Radikalisme di Dunia Pendidikan

Kamis, 18 Aug 2022 15:03

UBN Pimpin Upacara Kemerdekaan di Purwakarta

UBN Pimpin Upacara Kemerdekaan di Purwakarta

Kamis, 18 Aug 2022 14:14

Apa itu Puasa Mutlak dan Bagaimana Niatnya?

Apa itu Puasa Mutlak dan Bagaimana Niatnya?

Kamis, 18 Aug 2022 14:03

Anis: Pemerintah Harus Fokus Benahi Inflasi dan Kesejahteraan Rakyat

Anis: Pemerintah Harus Fokus Benahi Inflasi dan Kesejahteraan Rakyat

Rabu, 17 Aug 2022 20:47

Mengawal Generasi Muslim

Mengawal Generasi Muslim

Rabu, 17 Aug 2022 20:39

Pelajar SMP Luqman al Hakim Surabaya Tulis Surat Perdamaian untuk Kepala Negara di Dunia

Pelajar SMP Luqman al Hakim Surabaya Tulis Surat Perdamaian untuk Kepala Negara di Dunia

Rabu, 17 Aug 2022 20:31

Tanggapi Pidato Jokowi, Fahira Idris: Masih Banyak UMKM Jalan di Tempat

Tanggapi Pidato Jokowi, Fahira Idris: Masih Banyak UMKM Jalan di Tempat

Rabu, 17 Aug 2022 20:25

Oposisi Afghanistan 'Sangat Lemah' Meskipun Kemarahan Meningkat Terhadap Taliban

Oposisi Afghanistan 'Sangat Lemah' Meskipun Kemarahan Meningkat Terhadap Taliban

Rabu, 17 Aug 2022 13:30


MUI

Must Read!
X