Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
2.194 views

Terkait Pelaksanaan Energi Hijau PLN, Legislator Khawatir Harga Listrik Jadi Lebih Mahal

JAKARTA (voa-islam.com)--Dalam rangka mengejar target netral karbon 2060, PLN akan membangun sejumlah pembangkit listrik energi baru terbarukan (EBT). Untuk mewujudkan rencana tersebut PLN membutuhkan investasi hingga USD 500 miliar atau sekitar Rp7.125 triliun.

Menanggapi hal ini, Anggota Komisi VII DPR RI dari Fraksi PKS, Mulyanto minta Pemerintah memanfaatkan momen Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) COP26 di Glasgow, Skotlandia, untuk membantu PLN mencarikan mitra yang  dapat memberikan bantuan pinjaman dengan tingkat bunga yang ringan.

Pemerintah, tegas Mulyanto, harus dapat melobi negara-negara maju agar komit pada isi Perjanjian Paris. Tanpa pinjaman dana program energi hijau, Mulyanto melihat  rencana PLN tidak dapat dilaksanakan. Kalau pun dipaksakan justru akan membahayakan keuangan PLN yang sudah kritis.

“Ini jumlah investasi yang tidak kecil, apalagi utang PLN sekarang masih sekitar Rp 500 triliun. Karena itu Pemerintah perlu membantu mencarikan dana dari program energi hijau yang sudah dijanjikan oleh negara-negara maju,” ujar Mulyanto.

Mulyanto menegaskan saat ini PLN memang perlu memulai mengembangkan pembangkit energi bersih. Tapi pelaksanaannya harus bertahap agar sistem ketahanan energi nasional tetap terjaga. Jangan sampai peralihan sistem pembangkit ini menyebabkan terjadinya krisis energi seperti yang terjadi di negara-negara Eropa.

Selain itu Mulyanto meminta peralihan sistem ini jangan membuat harga listrik menjadi lebih mahal. Sekarang saja tarif listrik PLN untuk pelanggan rumah tangga dua kali lebih mahal dibandingkan tarif listrik di Malaysia.

“Jangan sampai karena terdesak tuntutan internasional untuk netral karbon, maka yang dihasilkan PLN adalah listrik mahal yang memberatkan rakyat,” kata Mulyanto.

Politisi PKS ini minta Pemerintah berhati-hati menindaklanjuti program energi hijau. Ia minta Pemerintah jangan terlalu jor-joran mengeluarkan biaya untuk melaksanakan program ini sementara negara-negara maju sendiri tidak total melaksanakan komitmennya.

“Sebelumnya AS melalui Presiden Trump menarik diri dari Perjanjian Paris. Inggris yang berkomitmen penuh dengan energi bersih, karena krisis energi, kembali menyalakan PLTU-nya. Begitu juga China. Jadi Pemerintah mesti berhati-hati melaksanakan program ini. Kalau bisa Pemerintah mendesak negara-negara maju untuk melaksanakan komitmennya mengalirkan pendanaan program energi hijau ke Indonesia,” ujar Mulyanto.

Sesuai perjanjian Paris disepakati negara maju akan menggelontorkan dana sebesar USD 100 milyar/tahun atau sekitar Rp 1.400 triliun sejak 2020 untuk membantu negara berkembang melaksanakan adaptasi dan mitigasi terhadap perubahan iklim. Dimana untuk mencapai target penurunan emisi gas rumah kaca tersebut sebesar 29 persennya diupayakan Indonesia atas usaha sendiri dan 41 persen dengan dukungan internasional.

“Karenanya kita jangan terlalu lugu dan didikte dengan target netral karbon internasional dengan segala cara (at all cost) meski harus mengorbankan rakyat dengan harga listrik yang mahal. Bagi kita listrik yang murah untuk meningkatkan kesejahteraan rakyat itu adalah yang utama.  Ini ‘national interest’ kita,” tandas Mulyanto.*[Ril/voa-islam.com]

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Berita Politik Indonesia lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Rumah Keluarga Yatim Ludes Terbakar Saat Ditinggal Sholat Tarawih

Rumah Keluarga Yatim Ludes Terbakar Saat Ditinggal Sholat Tarawih

Rumah yang ditinggali keluarga yatim Ibu Turyati (34) ludes terbakar saat ditinggal berbuka puasa bersama dan sholat Tarawih. Kebakaran pada Kamis malam (23/3/2023) itu tak menyisakan barang...

Berbagi Keberkahan, Bantuan Modal Usaha Untuk Muallaf

Berbagi Keberkahan, Bantuan Modal Usaha Untuk Muallaf

Tak punya kedua orang tuanya sejak 2017, Monica Kenyo Wulan Hapsari (27) hidup sendiri di kos berukuran sempit 2 x 3 meter. Sempat kelaparan dan hanya mampu jual sepatu dan tas ke rosok untuk...

Tiga Masjid dan Tiga Sekolah di Pelosok Garut ini Krisis Air Bersih. Ayo Wakaf Sumur.!!

Tiga Masjid dan Tiga Sekolah di Pelosok Garut ini Krisis Air Bersih. Ayo Wakaf Sumur.!!

Jamaah masjid, siswa sekolah dan warga pelosok Garut ini kesulitan air untuk ibadah, bersuci, wudhu, memasak, minum, mandi, dan mencuci. Ayo Wakaf Sumur, Pahala Mengalir Tak Terbatas Umur.!!!...

Bocah Yatim Anak Ustadz Pejuang Dakwah Ingin Jadi Dokter Penghafal Quran. Ayo Bantu.!!!

Bocah Yatim Anak Ustadz Pejuang Dakwah Ingin Jadi Dokter Penghafal Quran. Ayo Bantu.!!!

Syafani Azzahra, bocah yatim sejak usia tujuh tahun ini bercita-cita ingin menjadi dokter penghafal Al-Qur'an. Setamat SD ia ingin melanjutkan sekolah ke pesantren, tapi terkendala biaya. Ayo...

Mobil Baru Akan Disulap Jadi Ambulans, Butuh Biaya 39 Juta Rupiah. Ayo Bantu.!!

Mobil Baru Akan Disulap Jadi Ambulans, Butuh Biaya 39 Juta Rupiah. Ayo Bantu.!!

Di tengah pandemi Covid-19, permintaan layanan ambulans untuk pasien dan jenazah terus meningkat. Mobil baru IDC akan disulap jadi ambulans, butuh dana 39 juta rupiah untuk biaya modifikasi....

Latest News

MUI

Sedekah Al Quran

Sedekah Air untuk Pondok Pesantren

Must Read!
X