Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
1.748 views

Pengusaha Usul Jabatan Presiden Diperpanjang, HNW: Inkonstitusional dan Rugikan Dunia Usaha

JAKARTA (voa-islam.com)--Anggota DPR sekaligus Wakil Ketua MPR-RI dari Fraksi PKS, Hidayat Nur Wahid menanggapi usulan dunia usaha yang disampaikan oleh Menteri Investasi Bahlil Lahadalia pada Minggu (09/01/2022) agar Pemilihan Presiden tahun 2024 dimundurkan.

HNW menegaskan bahwa wacana tersebut selain tak sesuai dengan ketentuan konstitusi (UUD NRI 1945), juga tak kondusif bagi iklim berusaha, karena usulan itu memantik polemik yang bisa hadirkan ketidakpastian hukum yang tidak kondusif untuk berkembangnya gerak ekonomi dan investasi.

HNW justru meminta dunia usaha yang telah dibantu ratusan Triliun rupiah via APBN itu untuk fokus hadirkan kondisi yang kondusif laksanakan ketentuan konstitusi dan bersama-sama Negara dan Rakyat berkontribusi maksimal untuk atasi masalah ekonomi dan sosial dampak dari covid-19.

“Karena ketentuan soal masa jabatan Presiden itu bukanlah domainnya Pengusaha, melainkan UUD NRI 1945. Aturan-aturannya pun sangat jelas dan tegas. Pasal 7 UUD NRI 1945 hanya membolehkan Presiden menjabat maksimal dua periode, dan pasal 22E mengamanatkan agar Pemilu dilaksanakan setiap lima tahun sekali. Artinya sudah fixed, tidak ada alternatif konstitusional untuk perpanjangan menjadi 3 periode, maupun penambahan 3 tahun untuk periode ke dua karena itu tidak sesuai dengan Konstitusi,” papar HNW.

Apalagi, imbuhnya, untuk bisa mengubah ketentuan UUD itu, kewenangannya sesuai dengan UUD adanya di MPR (pasal 37), dan di MPR tidak ada agenda perubahan UUD untuk memperpanjang masa jabatan Presiden. Dan tidak ada satu pun anggota MPR yang mengusulkan perubahan itu, padahal UUD mengatur jumlah syarat minimal jumlah pengusul yaitu 1/3 anggota MPR yaitu 237 Anggota MPR.

“Maka wajar bila Pemerintah dan DPR juga sudah sepakat, bahwa Pemilu (legislatif maupun pilpres/eksekutif) tetap akan dilaksanakan sesuai dengan ketentuan UUDNRI 1945 dan UU Pemilu yaitu pada tahun 2024. Ketentuan Konstitusi ini harus ditaati dan dihormati semua warga, termasuk dari kalangan pengusaha. Apalagi pandemi covid-19 juga terjadi di semua negara demokratis, seperti Amerika Serikat, Iran, New Zealand, dengan segala dampak sosial dan ekonominya, tapi tak ada yang karena alasan ekonomi akibat covid-19 kemudian mengubah konstitusinya untuk menambahkan masa jabatan bagi Presiden” ujar Hidayat dalam keterangannya, Senin (10/01).

Menurut Hidayat, usulan tersebut justru akan merugikan dunia usaha sendiri, lantaran akan bisa memunculkan ketidakpastian hukum, sesuatu yang tidak disukai oleh dunia usaha. Belum lagi polemik yang timbul di masyarakat bisa memberikan guncangan pada stabilitas sosial-politik yang berdampak negatif ke dunia usaha di Indonesia juga.

“Usulan tersebut justru paradoks dengan tradisi dunia usaha yang selama ini justru menuntut hadirnya kepastian hukum, agar bisnis dan investasi lancar. Sehingga patut dipertanyakan apakah benar usulan tersebut datang dari mayoritas pengusaha atau justru dari segelintir pengusaha yang berkepentingan saja,” lanjutnya.

Apalagi, lanjut Hidayat, berdasarkan hasil survei Indikator Politik Indonesia dan survey-survey lainnya, mayoritas masyarakat Indonesia menolak perpanjangan masa jabatan Presiden. Penolakan tersebut terjadi lebih tinggi di kelompok masyarakat yang memiliki pengetahuan soal ketentuan masa jabatan Presiden sebagaimana yang tercantum di Konstitusi.

“Jika ada pengusaha yang menginginkan perpanjangan periode Presiden dan penundaan Pemilu karena faktor ekonomi, maka tentu wawasan kebangsaan dan pemahaman konstitusinya perlu ditingkatkan. Kami di MPR siap untuk mensosialisasikan pemahaman berkonstitusi secara benar itu kepada dunia usaha,” ujarnya.

HNW mengingatkan bahwa selama pandemi covid-19, dunia usaha sudah ‘dimanjakan’ oleh APBN melalui beragam bantuan dan insentif yang jumlahnya meningkat dari tahun 2020 ke tahun 2021. Pada tahun 2020, anggaran PEN untuk Korporasi-UMKM dan insentif usaha sebesar Rp 170 Triliun.

Pada tahun 2021, anggaran tersebut meningkat menjadi Rp 230 Triliun.

“Keberpihakan Negara kepada dunia usaha tersebut seharusnya membuat dunia usaha membalas dengan kontribusi nyata bangkitnya ekonomi dan lancarnya investasi, tidak malah melemparkan usulan yang kontroversial, polemis, menabrak konstitusi dan karenanya tidak kondusif untuk memperbaiki dunia usaha. Mestinya Menteri Investasi/Kepala BKPM justru ingatkan para pengusaha yang sudah nikmati insentif modal dan pajak itu untuk taati konstitusi agar hadirkan kondisi yang kondusif untuk dunia usaha dan politik, dan mengatasi dampak-dampak dari covid-19 dengan segala variannya, menciptakan stabilitas kondisi sosial ekonomi dan politik yang kondusif menuju transisi kepemimpinan nasional pada tahun 2024 nanti,” pungkasnya.*[Ril/voa-islam.com]

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Berita Politik Indonesia lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Keluarganya Jadi Korban Pemurtadan, Ustadz Difabel Gigih Berdakwah di Pelosok, Ayo Bantu.!!

Keluarganya Jadi Korban Pemurtadan, Ustadz Difabel Gigih Berdakwah di Pelosok, Ayo Bantu.!!

Terlahir dengan fisik tak sempurna, Ustadz Rohmat diuji istri dan kedua orang tuanya murtad jadi korban kristenisasi. Kini ia gigih berdakwah di pelosok Lembah Ciranca Garut....

Jumat Barokah: Mari Berbagi Wakaf Qur’an & Tebar Hidangan kepada Santri Pelosok Garut

Jumat Barokah: Mari Berbagi Wakaf Qur’an & Tebar Hidangan kepada Santri Pelosok Garut

Insya Allah besok Jum’at IDC berbagi Sedekah Jum’at dan Wakaf Mushaf Al-Qur'an kepada para Santri TPQ Masjid Al-Iman Garut. Mari berburu keberkahan sedekah Jumat dan wakaf Al-Qur'an....

Pembangunan Mushalla Kampung Peundeuy Banten Terhenti, Ayo Sedekah  Jariyah.!!!

Pembangunan Mushalla Kampung Peundeuy Banten Terhenti, Ayo Sedekah Jariyah.!!!

Pembangunan Mushalla Nurul Hikmah di Tangerang Banten ini terhenti karena terkendala biaya. Diperlukan biaya 30 juta rupiah untuk merampungkan agar ibadah dan syiar Islam makin semarak....

Hijrah dari Gubuk Rombeng, Ayo Bangun Rumah Dakwah Ustadz Karita

Hijrah dari Gubuk Rombeng, Ayo Bangun Rumah Dakwah Ustadz Karita

Ustadz Karita dan Ustadzah Nurjanah totalitas berdakwah memajukan pendidikan agama di Leuwigede Indramayu. Karena keterbatasan ekonomi, mereka tinggal di gubuk dari karung bekas. Ayo Bantu..!!!...

Ayo Wakaf Tempat Wudhu ke Masjid Al-Iman Talegong, Alirkan Pahala Abadi.!!

Ayo Wakaf Tempat Wudhu ke Masjid Al-Iman Talegong, Alirkan Pahala Abadi.!!

Masjid ini menjadi pusat kegiatan dakwah, ibadah dan pengajian warga Kampung Warung Gantung Talegong Garut, Jawa Barat. Namun sampai saat ini belum memiliki tempat wudhu. Ayo Wakaf..!!!...

Latest News
Ekonomi Membaik, Legislator Minta Pemerintah Jangan Naikan Harga-harga

Ekonomi Membaik, Legislator Minta Pemerintah Jangan Naikan Harga-harga

Kamis, 19 May 2022 21:44

Pemerintah Prancis Tentang Langkah Kota Grenoble Yang Mengizinkan Pemakaian Burkini Di Kolam Renang

Pemerintah Prancis Tentang Langkah Kota Grenoble Yang Mengizinkan Pemakaian Burkini Di Kolam Renang

Kamis, 19 May 2022 19:22

Mesir Rekrut Anak-anak Untuk Perangi Islamic State Di Sinai Utara

Mesir Rekrut Anak-anak Untuk Perangi Islamic State Di Sinai Utara

Kamis, 19 May 2022 18:00

Pejabat Keamanan Yordania Sebut Militer Suriah Terlibat Penyeludupan Narkoba Ke Yordania

Pejabat Keamanan Yordania Sebut Militer Suriah Terlibat Penyeludupan Narkoba Ke Yordania

Kamis, 19 May 2022 17:00

Fenomena Bocah Pejuang Subuh di Garut

Fenomena Bocah Pejuang Subuh di Garut

Kamis, 19 May 2022 12:57

Dai Muda Muhammadiyah Silaturahmi dengan Ustaz Bachtiar Nasir

Dai Muda Muhammadiyah Silaturahmi dengan Ustaz Bachtiar Nasir

Kamis, 19 May 2022 08:59

Jangan Heran Ustad Somad Dideportasi, Singapura Sudah Lama Anti-Islam

Jangan Heran Ustad Somad Dideportasi, Singapura Sudah Lama Anti-Islam

Rabu, 18 May 2022 20:51

Tegas, Legislator PKS Minta Pemerintah Singapura Minta Maaf

Tegas, Legislator PKS Minta Pemerintah Singapura Minta Maaf

Rabu, 18 May 2022 20:39

Welkam Hom, Pak

Welkam Hom, Pak

Rabu, 18 May 2022 17:51

Ruhut Makin Kacrut

Ruhut Makin Kacrut

Rabu, 18 May 2022 15:50

Mengejar Medali Surgawi, Bagaimanakah?

Mengejar Medali Surgawi, Bagaimanakah?

Rabu, 18 May 2022 15:43

Semakin Hemat! Bikin Desain atau Video Marketing Yuk

Semakin Hemat! Bikin Desain atau Video Marketing Yuk

Rabu, 18 May 2022 15:40

Pengadilan India Larang Muslim Shalat Jamaah Di Masjid Gyanvapi Setelah Klaim Penemuan Berhala Hindu

Pengadilan India Larang Muslim Shalat Jamaah Di Masjid Gyanvapi Setelah Klaim Penemuan Berhala Hindu

Rabu, 18 May 2022 15:37

Corbuzier Main LGBT

Corbuzier Main LGBT

Rabu, 18 May 2022 13:44

Deportasi UAS, Singapura Sebut Ustadz Abdul Shomad Ditolak Masuk Karena Sebarkan 'Ekstrimisme'

Deportasi UAS, Singapura Sebut Ustadz Abdul Shomad Ditolak Masuk Karena Sebarkan 'Ekstrimisme'

Rabu, 18 May 2022 08:45

Ramadhan Yang Membekas

Ramadhan Yang Membekas

Selasa, 17 May 2022 22:10

JITU Mengutuk Keras Penembakan Terhadap Jurnalis Al-Jazeera

JITU Mengutuk Keras Penembakan Terhadap Jurnalis Al-Jazeera

Selasa, 17 May 2022 22:06

Pembongkaran Tiang Masjid Muhammadiyah di Aceh Menyakiti Umat Islam

Pembongkaran Tiang Masjid Muhammadiyah di Aceh Menyakiti Umat Islam

Selasa, 17 May 2022 21:52

Laporan Baru PBB Sebut Taliban Dan Al-Qaidah 'Tetap Sekutu Dekat'

Laporan Baru PBB Sebut Taliban Dan Al-Qaidah 'Tetap Sekutu Dekat'

Selasa, 17 May 2022 21:02

Mahasiswa sebagai Sasaran Sekaligus Ujung Tombak dalam Menangkal Paham LGBT

Mahasiswa sebagai Sasaran Sekaligus Ujung Tombak dalam Menangkal Paham LGBT

Selasa, 17 May 2022 12:01


MUI

Must Read!
X