Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
2.676 views

Anis Matta: Bangsa Ini Masih Lahirkan Para Pelawak, Bukan Pemimpin

YOGYAKARTA (voa-islam.com)--Ketua Umum Partai Gelombang Rakyat (Gelora) Indonesia Anis Matta menegaskan, bahwa krisis selalu melahirkan tiga kelompok. Yakni pertama orang gagal, kedua para pelawak dan ketiga pemimpin baru.

Hal itu disampaikan Anis Matta saat Halal Bihalal DPW Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) di Jakarta, Selasa (24/5/2022) sore.

"Mesir sejarahnya selalu melahirkan tirani, dari dulu sejak Nabi Musa, Nabi Yusuf sampai sekarang. Semua azab juga ada disitu, makanya hidupnya orang Mesir itu, sedih aja dari dulu. Tapi bangsa ini (Indonesia, red) yang paling banyak memproduksi anekdot, jadi pelawak di muka bumi ini. Melahirkan para pelawak saat krisis," kata Anis Matta.

Menurut Anis Matta, seorang pelawak akan melawan krisis yang semakin berat dengan menertawakan beban hidupnya, karena tidak mempunyai solusi apapun untuk mengakhiri krisis.

"Para pelawak ini, cara melawan krisis dalam beban hidupnya yang makin berat itu tidak ada penjelasannya, tidak ada solusinya. Ya bisanya ditertawain itu krisis" ungkap Anis Matta.

Karena itu, mengapa orang Indonesia selalu mengatasi masalah dengan masalah baru, karena memang tidak punya solusi dalam mengatasi krisis.

"Lahirnya para pelawak di tengah krisis ini menunjukkan, bahwa secara emosional, kognitif dan psikologis tidak menyelesaikan krisis, karena krisis ini dianggap tidak terlalu berat, kita tertawain itu krisis," ujarnya.

Karena itu, Indonesia harus melahirkan pemimpin baru agar bisa melewati tiga kelompok krisis tersebut. Partai Gelora akan mendorong lahirnya pemimpin-pemimpin baru yang memiliki ide-ide baru.

"Di Pemilu 2024, orang-orang lama pergi dan orang-orang baru muncul. Semua generasi Orde Baru akan selesai masanya pada 2024. Pemilu 2024 akan menjadi momentum pergantian generasi," tegasnya. 

Pendirian Partai Gelora, lanjutnya, dalam rangka mengisi pergantian generasi tersebut, agar ada perubahan yang  signifikan di Indonesia, baik secara politik, demokrasi maupun kehidupan masyarakat yang lebih baik.

"Tahun 2024 menjadi momentum pergantian sistem kepemimpinan global atau tatanan dunia, yang lama akan diganti dengan yang baru. Karena pada tahun 2024, tidak hanya Indonesia yang menggelar Pileg dan Pilpres, tapi juga Amerika Serikat dan Rusia," ujarnya. 

Anis Matta berharap Partai Gelora bisa melahirkan peradaban baru bagi Indonesia, yang mulainya dari sebuah mimpi, tapi perlahan-lahan mulai menjadi suatu kenyataan.  

"Mudah-mudahan dari tipe kelompok ini, Partai Gelora ditakdirkan menjadi pemimpin baru, karena krisis pertanda lahirnya pemimpin baru. Insya Allah Partai Gelora menjadi jawaban dari krisis tersebut," tegasnya.

Ketua DPW Partai Gelora DIY Zuhrif Hudaya mengatakan, Indonesia saat ini tengah menuju menjadi kekuatan 5 besar dunia dengan kehadiran Partai Gelora. 

"Perjalanan kami ke barat (Jakarta, red) menyerahkan berkas agar menjadi bagian kecil menuju Indonesia kekuatan 5 besar dunia. Meskipun kami orang Jogja tidak boleh bermimpi menjadi gubernur saat ini, karena gubernurnya otomatis Sultan (Sultan Hamengkubuwono X, red)," katanya.

Namun, kata Zuhrif, jika melihat sejarah kerajaan-kerajaan di Jawa dari Mataram kuno hingga Mataram Islam, pemegang kekuasan terakhir biasanya selalu Sultan ke-X, tidak ada Sultan ke-XI.

"Jadi kalau lihat sejarahnya, Sultan ke-XI  itu biasanya selesai. Puncaknya itu Sultan ke-X, itu juga terjadi di Solo, Kesultanan Surakarta dan Mangkunegara. Kita lihat juga terjadi di Kesultanan Mataram, dari Mataram kuno dan Mataram Islam," ujarnya.

Karena itu, Zuhrif memprediksi Kesultanan Yogyakarta akan berakhir saat Sultan Hamengkubuwono X lengser. Konflik-konflik yang terjadi setelah Sultan ke-X lengser akan sulit dikendalikan.

"Bubarnya Kesultanan Yogyakarta terjadi karena konflik internal. Konflik-konflik ini biasanya sulit dikendalikan, oleh internal. Itu biasanya yang terjadi, kalau ada Sultan ke-XI," tandas Ketua DPW Partai Gelora DIY ini.*[Ril/voa-islam.com]

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Berita Politik Indonesia lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Tiga Masjid dan Tiga Sekolah di Pelosok Garut ini Krisis Air Bersih. Ayo Wakaf Sumur.!!

Tiga Masjid dan Tiga Sekolah di Pelosok Garut ini Krisis Air Bersih. Ayo Wakaf Sumur.!!

Jamaah masjid, siswa sekolah dan warga pelosok Garut ini kesulitan air untuk ibadah, bersuci, wudhu, memasak, minum, mandi, dan mencuci. Ayo Wakaf Sumur, Pahala Mengalir Tak Terbatas Umur.!!!...

Bocah Yatim Anak Ustadz Pejuang Dakwah Ingin Jadi Dokter Penghafal Quran. Ayo Bantu.!!!

Bocah Yatim Anak Ustadz Pejuang Dakwah Ingin Jadi Dokter Penghafal Quran. Ayo Bantu.!!!

Syafani Azzahra, bocah yatim sejak usia tujuh tahun ini bercita-cita ingin menjadi dokter penghafal Al-Qur'an. Setamat SD ia ingin melanjutkan sekolah ke pesantren, tapi terkendala biaya. Ayo...

Mobil Baru Akan Disulap Jadi Ambulans, Butuh Biaya 39 Juta Rupiah. Ayo Bantu.!!

Mobil Baru Akan Disulap Jadi Ambulans, Butuh Biaya 39 Juta Rupiah. Ayo Bantu.!!

Di tengah pandemi Covid-19, permintaan layanan ambulans untuk pasien dan jenazah terus meningkat. Mobil baru IDC akan disulap jadi ambulans, butuh dana 39 juta rupiah untuk biaya modifikasi....

Berburu Keutamaan Jum’at dan Yatim, Mari Berbagi Hidangan dan Santunan kepada Santri Yatim Penghafal Al-Qur'an

Berburu Keutamaan Jum’at dan Yatim, Mari Berbagi Hidangan dan Santunan kepada Santri Yatim Penghafal Al-Qur'an

Menggabung keutamaan Jum’at dan Cinta Yatim, IDC akan berbagi ke Pesantren Tahfizhul Qur’an Darul Hijrah Cikarang. ...

Keluarganya Jadi Korban Pemurtadan, Ustadz Difabel Gigih Berdakwah di Pelosok, Ayo Bantu.!!

Keluarganya Jadi Korban Pemurtadan, Ustadz Difabel Gigih Berdakwah di Pelosok, Ayo Bantu.!!

Terlahir dengan fisik tak sempurna, Ustadz Rohmat diuji istri dan kedua orang tuanya murtad jadi korban kristenisasi. Kini ia gigih berdakwah di pelosok Lembah Ciranca Garut....

Latest News
Perekrut Islamic State Neil Christopher Prakash Diekstradisi Ke Australia

Perekrut Islamic State Neil Christopher Prakash Diekstradisi Ke Australia

Jum'at, 02 Dec 2022 15:15

Penasihat Zelensky Sebut 13.000 Tentara Ukraina Tewas Sejak Invasi Rusia Pada Februari

Penasihat Zelensky Sebut 13.000 Tentara Ukraina Tewas Sejak Invasi Rusia Pada Februari

Jum'at, 02 Dec 2022 14:30

Piala Dunia Qatar 2022: Palestina 1 Israel 0

Piala Dunia Qatar 2022: Palestina 1 Israel 0

Jum'at, 02 Dec 2022 08:47

Studi: Tingkat Kematian Akibat Senjata Di AS Capai Angka Tertinggi Dalam Hampir 3 Dekade

Studi: Tingkat Kematian Akibat Senjata Di AS Capai Angka Tertinggi Dalam Hampir 3 Dekade

Kamis, 01 Dec 2022 19:45

Sumber: Pemimpin Islamic State Abu Al-Hassan Al-Quraishi Ledakkan Diri Setelah Terkepung Pasukan FSA

Sumber: Pemimpin Islamic State Abu Al-Hassan Al-Quraishi Ledakkan Diri Setelah Terkepung Pasukan FSA

Kamis, 01 Dec 2022 19:15

Israel Marah Netflix Putar Film Farha Yang Mengekspos Pembersihan Etnis Palestina

Israel Marah Netflix Putar Film Farha Yang Mengekspos Pembersihan Etnis Palestina

Kamis, 01 Dec 2022 19:00

Tahap Ke-2 Selesai, Ulur Tangan Siap Laksanakan Kegiatan Tahap Ketiga 'Aksi Peduli Gempa Cianjur'

Tahap Ke-2 Selesai, Ulur Tangan Siap Laksanakan Kegiatan Tahap Ketiga 'Aksi Peduli Gempa Cianjur'

Kamis, 01 Dec 2022 16:05

Urgensi Literasi di Era Ghazwul Fikri

Urgensi Literasi di Era Ghazwul Fikri

Rabu, 30 Nov 2022 16:56

Ratusan Mahasiswa Terjerat Pinjol, Bukti Kecacatan Sistem Kapitalisme

Ratusan Mahasiswa Terjerat Pinjol, Bukti Kecacatan Sistem Kapitalisme

Rabu, 30 Nov 2022 16:44

LPBKI-MUI Selenggarakan Silatnas IV dengan Tema ‘Sinergi Pengembangan Literasi Islam Wasathiyah

LPBKI-MUI Selenggarakan Silatnas IV dengan Tema ‘Sinergi Pengembangan Literasi Islam Wasathiyah

Rabu, 30 Nov 2022 16:05

3 Tewas 23 Lainnya Terluka Dalam Serangan Jibaku TTP Pada Truk Polisi Pakistan

3 Tewas 23 Lainnya Terluka Dalam Serangan Jibaku TTP Pada Truk Polisi Pakistan

Rabu, 30 Nov 2022 15:45

Piala Dunia 2022: Kemunafikan Besar-besaran Barat Terhadap Qatar

Piala Dunia 2022: Kemunafikan Besar-besaran Barat Terhadap Qatar

Rabu, 30 Nov 2022 15:00

Saudi Tidak Berniat Jadi Tuan Rumah Piala Dunia FIFA 2030

Saudi Tidak Berniat Jadi Tuan Rumah Piala Dunia FIFA 2030

Rabu, 30 Nov 2022 14:20

Mantan striker Jerman Minta Maaf Setelah Ejek Pakaian Qatar Saat Komentari Pertandingan Piala Dunia

Mantan striker Jerman Minta Maaf Setelah Ejek Pakaian Qatar Saat Komentari Pertandingan Piala Dunia

Selasa, 29 Nov 2022 21:15

Taliban Berhasil Perbaiki Lebih Dari 60 Helikopter Dan Pesawat Sayap Tetap

Taliban Berhasil Perbaiki Lebih Dari 60 Helikopter Dan Pesawat Sayap Tetap

Selasa, 29 Nov 2022 20:40

PIJ Ancam Nyawa Bakal Menteri Pertahanan Israel Itamar Ben-Gvir

PIJ Ancam Nyawa Bakal Menteri Pertahanan Israel Itamar Ben-Gvir

Selasa, 29 Nov 2022 17:36

Musibah Mengingatkan kepada Nikmat

Musibah Mengingatkan kepada Nikmat

Selasa, 29 Nov 2022 12:04


MUI

Must Read!
X