Sabtu, 7 Rabiul Awwal 1447 H / 30 Agutus 2025 11:08 wib
874 views
6 Pernyataan Sikap PP. Muhammadiyah Terkait Aksi Massa Kekerasan di Jakarta dan Daerah
PIMPINAN PUSAT MUHAMMADIYAH
PERNYATAAN PIMPINAN PUSAT MUHAMMADIYAH TERKAIT AKSI MASSA, SERUAN DIALOG DAN KEDAMAIAN Nomor: 20/PER/I.0/I/2025
Mencermati situasi dan kondisi yang terjadi di Jakarta dan beberapa daerah yang diwarnai dengan aksi massa dan kekerasan, Pimpinan Pusat Muhammadiyah menyampaikan pernyataan sebagai berikut:
1. Kami turut berduka cita atas meninggalnya saudara kita, Affan Kurniawan, dalam peristiwa unjuk rasa massa pada hari Kamis malam (28/8/2025) di Jakarta. Semoga almarhum mendapat balasan terbaik di sisi Allah SWT serta keluarga yang ditinggalkan dapat menghadapi dengan sabar, memperoleh keadilan yang semestinya, serta tersantuni dengan sebaik-baiknya. Kami menghargai para korban yang menderita luka-luka dalam aksi unjuk rasa tersebut agar segera pulih. Kami juga ikut berempati kepada para pengemudi ojek online (ojol) yang menuntut keadilan untuk almarhum Affan.
2. Semua pihak hendaknya menahan diri dan menghentikan semua bentuk tindak kekerasan yang memecah belah persatuan dan kesatuan bangsa. Semua pihak hendaknya mengutamakan kepentingan bangsa dan negara sebagai fondasi dan modal membangun Indonesia sebagai negara yang maju, berdaulat, bermartabat, adil, makmur, dan sejahtera. Mari kita bersama-sama mencari solusi atas problem bangsa dengan dialog dan musyawarah disertai sikap keseksamaan yang tinggi.
3. Agar para elit politik, para pejabat negara, anggota legislatif, dan para pengambil kebijakan lebih sensitif terhadap aspirasi masyarakat dengan perilaku yang santun, kesederhanaan, dan kepedulian yang tinggi kepada masyarakat. Kami meminta para elit politik untuk lebih mawas diri, melakukan introspeksi, dan tidak melewati hati rakyat. Publik membutuhkan keteladanan para pemimpinnya, terutama para wakil rakyat yang telah diberikan mandat dengan tulus.
4. Kami mendukung komitmen positif Kapolri beserta jajaran untuk mengusut tuntas dan melakukan langkah hukum atas peristiwa meninggalnya Affan Kurniawan dengan seadil-adilnya. Aparatur keamanan hendaknya bertindak profesional, independen, dan mengutamakan prinsip dialog dan cara-cara persuasif dalam menghadapi unjuk rasa serta aksi-aksi politik untuk masyarakat.
5. Semua pihak hendaknya tidak menggunakan peristiwa meninggalnya Affan sebagai aksi unjuk rasa, untuk memprovokasi dan memperluas kerusuhan, serta menyampaikan pesan-pesan yang kontraproduktif dengan kepentingan bangsa. Semua pihak hendaknya berempati atas musibah ini dengan menyampaikan pesan damai, sejuk, dan mencerahkan, khususnya yang tersebar di lini sosial media dan ruang publik. Kami mendorong kepada warga Muhammadiyah agar menahan diri serta lebih memperkuat kiprah dalam memajukan pendidikan, kesehatan, ekonomi, sosial, dan pemberdayaan umat untuk menghadirkan Islam rahmatan lil-‘alamin yang berkemajuan.
6. Pimpinan Pusat Muhammadiyah menyerukan agar pemerintah bersama semua elemen bangsa berperan aktif membangun dialog nasional yang luas, terbuka, dan konstruktif dalam semangat persatuan dan solidaritas nasional yang kuat, serta memperkuat peran semua sektor sebagai perwujudan menjalankan amanat konstitusi. Negeri ini memerlukan solidaritas dan persatuan yang kokoh di tengah berbagai agenda dan masalah strategis nasional yang berat maupun situasi dunia yang sangat dinamis dan penuh ketidakpastian. Syukur alhamdulillah Indonesia telah mendapatkan
Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!