Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
8.301 views

Antara Quran dan Musik

Sahabat VOA-Islam...

Disini saya mengajak untuk bermuhasabah tentang hubungan kita dengan al-quran sebagai pedoman hidup kita di dunia. Sebenarnya, muhasabah ini lebih saya tunjukan untuk diri saya, tapi saya mengajak kita semua untuk sama-sama bermuhasabah.

***

Sebelumnya, mari kita tanya kepada diri kita masing-masing, seberapa sering kita mendengarkan music di setiap harinya? Kemudian pertanyaan selanjutnya, seberapa sering kita mendengarkan murotal al-quran di setiap harinya?

Jika kita lebih sering mendengarkan music dibanding murotal al-quran, maka ada yang salah dengan hati kita. Apalagi ketika kita lebih menikmati alunan music dibanding alunan ayat al-quran.

Lebih menyedihkan lagi apabila kita tidak pernah mendengarkan lantunan ayat al-quran. Jangankan mendengarnya, membaca pun tidak sama sekali. Naudzubillahi min dzalik.

Saya tidak ingin berbicara bagaimana dan apa hukumnya mendengarkan music. Karena toh saya sendiri secara jujur mengakui masih mendengarkan music. Walau tidak sembarang music didengarkan. Yang jadi pertanyaan yang serius adalah;

Jika kita dihadapkan antara dua pilihan, yakni antara mendengarkan murotal dan mendengarkan music. Mana yang akan kita pilih?

Jujur, di laptop saya ada koleksi murotal 30 juz plus nasyid yang lumayan banyak. Saya sering lebih memilih mendengarkan lantunan nasyid sembari menyelesaikan naskah atau tugas kuliah. Saya pikir, lebih baik mendengarkan music sambil lalu, ketimbang membaca al-quran sambil lalu. Bukankah ketika mendengarkan al-quran kita harus fokus pada ayat tersebut dan tidak mengerjakan hal yang lainnya? Bukankah kita haram hukumnya mengabaikan ayat al-quran yang dibaca?

“Dan apabila dibacakan Alquran, maka dengarkanlah baik-baik, dan perhatikanlah dengan tenang agar kamu mendapat rahmat.” (QS. Al-A`râf [7]: 204).

Berarti jika saya mendengarkan al-quran sambil lalu, saya termasuk orang yang mengacuhkan al-quran dong? Jadi saya percuma mendengarkan al-quran?

Itu pikir saya. Sehingga saya ‘tidak tega’ mendengarkan ayat al-quran sementara otak saya berkonsentrasi pada naskah yang saya ketik atau tugas yang saya selesaikan.

Tapi, saya kembali berpikir, jika terus seperti ini, mau kapan saya memulai mendengarkan murotal? Saya sadar bahwa ini perangkap setan untuk menjauhkan saya dari ayat-ayat al-quran. Setan mencoba memberi saya alibi yang sepintas masuk akal, tapi nyatanya salah besar.

Kita boleh kok mendengarkan ayat al-quran sambil lalu. Telinga kita harus terbiasa dengannya sehingga ayat-ayat itu memiliki ‘posisi’ yang signifikan di otak kita. Lagi pula, membaca al-quran itu lebih menenangkan dan membuat kita relax. Coba aja sendiri.

Membicarakan tentang relaksasi dan al-quran, saya tetiba teringat tayangan acara televisi yang menyatakan bahwa beberapa jenis music bisa dijadikan sebagai terapi untuk menenangkan pikiran dan menyembuhkan penyakit. Lebih mengejutkan lagi, konsep itu disampaikan oleh seorang mualaf yang tertarik masuk islam setelah mempelajari music-musik timur tengah.

Kemudian beliau mendirikan satu klinik terapi yang mengobati para pasiennya dengan alunan music timur tengah. Kenapa music timur tengah? Tak tahulah, mungkinkah music timur tengah ada hubungannya dengan islam? Saya lagi-lagi tak tahu dan harus bilang apa.

Yang jelas, jika kita membandingkan antara music dan al-quran, maka jelas al-quran lebih hebat pengaruhnya dibanding music. Al-quran bisa kita jadikan sebagai terapi untuk menenangkan jiwa dan memberi kedamaian ke kedalaman batin kita. Karena Allah sendiri sudah berfirman bahwa al-quran itu adalah Syifa atau obat penawar bagi hati yang mebacanya.

“Dan Kami turunkan dari Al-Qur`an suatu yang menjadi penawar dan rahmat bagi orang-orang yang beriman dan Al Quran itu tidaklah menambah kepada orang-orang yang zalim selain kerugian” (QS. Al-Israa’: 82)

Lagi-lagi saya ingin mengatakan bahwa saya tidak ingin membahas apakah music itu haram atau tidak. Yang jelas, saya ingin mengatakan bahwa al-quran lebih bagus dijadikan sebagai terapi dibanding music. Karena Allah sendiri sudah menjanjikan hal itu. Lebih dari itu, telah banyak bukti-bukti yang mengiringi ayat ini. Baik bukti itu berupa riwayat shahih dari para sahabat, ataupun penelitian modern dan testimony orang yang telah mencobanya.

Baiklah, saya sendiri akan memberi testimony di sini. Saya pernah memiliki masalah sulit tidur alias insomnia. Kemudian saya mencoba mendengarkan murotal al-quran. Subhanallah, beberapa hari setelah itu saya bisa tidur nyenyak dan tidak memiliki keluhan berkaitan kualitas tidur saya.

Saya juga mulai membiasakan mendengarkan murotal di sela-sela pekerjaan saya. Saya menyimpan murotal itu di computer kantor dan mendengarkan murotal syaikh-syaikh yang saya sukai sembari menyelesaikan tugas kantor.

Al-quran juga bisa dijadikan terapi ketika kita membacanya atau tilawah. Saya berusaha istiqomah tiwalah setiap harinya. Menyempatkannya di pagi hari dan sembari menunggu waktu shalat atau iqomah tiba.

Jika sebelumnya mengakhir-akhir waktu shalat hingga iqomat di masjid terdengar, maka saya berusaha untuk beranjak dari kursi saya ketika adzan terdengar. Sehingga saya bisa memiliki kesempatan untuk membaca al-quran setelah melaksanakan shalat qabliyah.

Saran saya, berusahalah istiqomah untuk membuat jadwal tilawah, syukur-syukur menghafal ayat-ayat al-quran. Dan tentunya mendengarkan murotal sebagai keharusan sembari mengisi waktu luang atau sembari mengerjakan pekerjaan kita. Semoga sukses. [syahid/voa-islam.com]

Penulis adalah mahasiswa STAI Al-Hidayah Bogor. Memiliki minat di dunia literasi dan seni. Bisa menengok tulisan-tulisan ringannya di husni-mag.tk

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Science lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Jumat Barokah: Mari Berbagi Wakaf Qur’an & Tebar Hidangan kepada Santri Pelosok Garut

Jumat Barokah: Mari Berbagi Wakaf Qur’an & Tebar Hidangan kepada Santri Pelosok Garut

Insya Allah besok Jum’at IDC berbagi Sedekah Jum’at dan Wakaf Mushaf Al-Qur'an kepada para Santri TPQ Masjid Al-Iman Garut. Mari berburu keberkahan sedekah Jumat dan wakaf Al-Qur'an....

Pembangunan Mushalla Kampung Peundeuy Banten Terhenti, Ayo Sedekah  Jariyah.!!!

Pembangunan Mushalla Kampung Peundeuy Banten Terhenti, Ayo Sedekah Jariyah.!!!

Pembangunan Mushalla Nurul Hikmah di Tangerang Banten ini terhenti karena terkendala biaya. Diperlukan biaya 30 juta rupiah untuk merampungkan agar ibadah dan syiar Islam makin semarak....

Hijrah dari Gubuk Rombeng, Ayo Bangun Rumah Dakwah Ustadz Karita

Hijrah dari Gubuk Rombeng, Ayo Bangun Rumah Dakwah Ustadz Karita

Ustadz Karita dan Ustadzah Nurjanah totalitas berdakwah memajukan pendidikan agama di Leuwigede Indramayu. Karena keterbatasan ekonomi, mereka tinggal di gubuk dari karung bekas. Ayo Bantu..!!!...

Ayo Wakaf Tempat Wudhu ke Masjid Al-Iman Talegong, Alirkan Pahala Abadi.!!

Ayo Wakaf Tempat Wudhu ke Masjid Al-Iman Talegong, Alirkan Pahala Abadi.!!

Masjid ini menjadi pusat kegiatan dakwah, ibadah dan pengajian warga Kampung Warung Gantung Talegong Garut, Jawa Barat. Namun sampai saat ini belum memiliki tempat wudhu. Ayo Wakaf..!!!...

Berburu Keutamaan Jum’at dan Yatim, Mari Berbagi Hidangan dan Santunan kepada Santri Yatim Penghafal Al-Qur'an

Berburu Keutamaan Jum’at dan Yatim, Mari Berbagi Hidangan dan Santunan kepada Santri Yatim Penghafal Al-Qur'an

Menggabung keutamaan Jum’at dan Cinta Yatim, IDC akan berbagi ke Pesantren Tahfizhul Qur’an Darul Hijrah Cikarang. ...

Latest News
Menko Polhukam Dijadwalkan Menjadi Narasumber di Muktamar IV Wahdah Islamiyah

Menko Polhukam Dijadwalkan Menjadi Narasumber di Muktamar IV Wahdah Islamiyah

Jum'at, 03 Dec 2021 16:24

Rusia Peringatkan 'Skenario Mimpi Buruk' Dari Konfrontasi Militer Di Eropa

Rusia Peringatkan 'Skenario Mimpi Buruk' Dari Konfrontasi Militer Di Eropa

Jum'at, 03 Dec 2021 16:15

Pengadilan Akhirnya Izinkan Saif Al-Islam Khadafi Ikut Pencalonan Dalam Pilpres Libya

Pengadilan Akhirnya Izinkan Saif Al-Islam Khadafi Ikut Pencalonan Dalam Pilpres Libya

Jum'at, 03 Dec 2021 15:15

Miras di Indonesia dan Cara Islam Memberantasnya

Miras di Indonesia dan Cara Islam Memberantasnya

Jum'at, 03 Dec 2021 14:53

Iman, Tak Kasat Mata Tapi Terasa Ada

Iman, Tak Kasat Mata Tapi Terasa Ada

Jum'at, 03 Dec 2021 14:42

Politisi PKS: Tak Impor Beras tahun 2021, Presiden Jokowi Kembali Lakukan Kebohongan Publik

Politisi PKS: Tak Impor Beras tahun 2021, Presiden Jokowi Kembali Lakukan Kebohongan Publik

Jum'at, 03 Dec 2021 09:16

Warga Jakarta Berlimpah Subsidi

Warga Jakarta Berlimpah Subsidi

Jum'at, 03 Dec 2021 08:54

Membangun Visi Pendidikan yang Benar

Membangun Visi Pendidikan yang Benar

Jum'at, 03 Dec 2021 08:39

Tak Sekadar Lolos ke Senayan, Partai Gelora Targetkan Menang Pemilu 2024

Tak Sekadar Lolos ke Senayan, Partai Gelora Targetkan Menang Pemilu 2024

Jum'at, 03 Dec 2021 08:22

Menilik Makna Ahlul Sunah Wal Jamaah Anti Radikalisme

Menilik Makna Ahlul Sunah Wal Jamaah Anti Radikalisme

Kamis, 02 Dec 2021 15:21

Pornografi Menghantui Generasi, Sampai Kapan?

Pornografi Menghantui Generasi, Sampai Kapan?

Kamis, 02 Dec 2021 15:03

Jurnalis Sebut Media Lakukan Bias dalam Pemberitaan Penjajahan Israel di Palestina

Jurnalis Sebut Media Lakukan Bias dalam Pemberitaan Penjajahan Israel di Palestina

Kamis, 02 Dec 2021 12:24

Pasukan Iran Terlibat Pertempuran Sengit Dengan Taliban Di Perbatasan

Pasukan Iran Terlibat Pertempuran Sengit Dengan Taliban Di Perbatasan

Kamis, 02 Dec 2021 12:15

Taliban Dan Junta Militer Myanmar Tidak Diizinkan Di PBB Untuk Saat Ini

Taliban Dan Junta Militer Myanmar Tidak Diizinkan Di PBB Untuk Saat Ini

Kamis, 02 Dec 2021 10:27

MUI Teken MoU Pembangunan RSIH dengan Wali Kota Hebron

MUI Teken MoU Pembangunan RSIH dengan Wali Kota Hebron

Kamis, 02 Dec 2021 02:14

Sederet Manfaat Olahraga Bagi Lansia

Sederet Manfaat Olahraga Bagi Lansia

Rabu, 01 Dec 2021 23:07

Harga Minyak Goreng Kian Melambung, Politisi PKS: Rakyat Berkabung

Harga Minyak Goreng Kian Melambung, Politisi PKS: Rakyat Berkabung

Rabu, 01 Dec 2021 22:27

Dukung Anies, Elektabilitas Nasdem Naik

Dukung Anies, Elektabilitas Nasdem Naik

Rabu, 01 Dec 2021 19:26

Kemenlu: Isu Palestina Jadi Jantung Kebijakan Luar Negeri Indonesia

Kemenlu: Isu Palestina Jadi Jantung Kebijakan Luar Negeri Indonesia

Rabu, 01 Dec 2021 19:12

ASN Diganti Robot, Indonesia Tak Perlu Teknologi Luar

ASN Diganti Robot, Indonesia Tak Perlu Teknologi Luar

Rabu, 01 Dec 2021 18:55


MUI

Must Read!
X

Rabu, 01/12/2021 09:24

Ambisi Erick