Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
10.169 views

Menakar Potensi Kebangkitan Media Islam

Judul                     : Invasi Media Melanda Kehidupan Umat

Penulis                  : AM. Waskito

Penerbit                : Pustaka Al-Kautsar, Jakarta

Halaman               : XXIV + 228 halaman

Tahun Terbit          : Desember 2013

Cetakan                 : Pertama 

Dalam beberapa kali kesempatan Menteri Agama Republik Indonesia Suryadharma Ali menyampaikan keinginannya membuat sebuah media massa Islam. Menurutnya, kebutuhan umat akan lahirnya media massa Islam berskala internasional sudah sangat mendesak. Tujuannya agar informasi yang disampaikan kepada masyarakat, khususnya umat Islam, tidak bersumber dari satu kelompok kepentingan saja. Sudah sepatutnya umat Islam mendapatkan informasi yang seimbang seputar perkembangan dunia dari perspektif Islam itu sendiri.

Saat memberikan sambutan di acara Penutupan Konferensi Internasional Media Islam, yang berlangsung tanggal 3-5 Desember 2014, di Jakarta, Suryadharma Ali kembali menyampaikan keinginannya itu. Kali ini dia mengajak berbagai pihak yang berkompeten dalam masalah ini untuk bersama-sama menyusun rencana implementasi pembuatan media Islam. Media massa yang diharapkan Pak Menteri bukan hanya berskala nasional tapi juga internasional.

Sebenarnya impian Menteri Suryadharma Ali akan hadirnya media massa Islam juga menjadi impian tokoh-tokoh Islam lainnya. Dalam setiap diskusi bertema urgensi media massa Islam yang diikuti para pegiat dakwah Islam, ide untuk membangun media massa Islam sering disampaikan. Para tokoh sepakat umat Islam harus punya media sendiri untuk mengimbangi dominasi informasi media-media non-Islam yang terkadang bias mengabarkan informasi yang melibatkan kepentingan umat Islam. Ketiadaan media yang berpihak pada kepentingan umat Islam pasti merugikan umat Islam itu sendiri, baik dalam skala nasional maupun internasional. 

Dalam buku terbarunya Invasi Media Melanda Kehidupan Umat, penulis AM Waskito menyebut, saat ini masyarakat umum, termasuk umat Islam, terlanjur percaya bahwa informasi yang disampaikan media massa umum pasti benar. Sikap semacam muncul karena masyarakat menganggap berita yang disampaikan media ditulis berdasarkan fakta dan etika. Jadi, andaikan ada media massa yang menyebutkan nilai Islam kurang sempurna mereka akan membenarkan begitu saja. Nah, kondisi inilah yang sepatutnya diluruskan oleh media-media Islam.

“(Padahal, ed) Fakta-fakta membuktikan bahwa media sekuler sering meninggalkan etika jurnalisme yang semestinya menjadi patron moralitas. Bukan rahasia lagi bahwa media-media saat ini kebanyakan hanya menjual sensasi, kritik sarkastik, cerita vulgar, foto-foto sensual, gossip selebriti, kriminalitas, info kecelakaan dan cerita-cerita musibah.” (kalam penulis, hal viii) 

Mengutip pandangan Arief Suditomo, pimpinan redaksi program berita di salah satu TV, Waskito mengatakan, peran media yang ada saat ini sangat mempengaruhi pandangan masyarakat terhadap sebuah peristiwa. Opini masyarakat terbentuk berdasarkan informasi yang disajikan media yang dikonsumsinya. Jika bacaan atau tontonan masyarakat baik maka baik pula pandangannya tapi jika asupan informasinya bermasalah maka bermasalah juga cara pandangnya. 

Dan ironisnya, sejauh ini masyarakat lebih banyak mengkonsumsi informasi dari media-media yang dinilai kurang Islami. Media yang ada di masyarakat lebih banyak yang mementingkan aspek keuntungan semata dibanding menjaga idealisme serta independensi. Media yang selama ini melayani kebutuhan informasi umat dikuasai pihak pemodal yang lebih mengedepankan aspek untung rugi daripada aspek baik-buruk. 

“Pengaruh negatif dari penyesatan opini media-media yang berkuasa saat ini bukan sesuatu yang kecil tetapi sesuatu yang sangat serius. Invasi media ini telah berhasil meruntuhkan rezim-rezim diktator Arab, mengubah perilaku masyarakat Indonesia, hingga membongkar kedaulatan bangsa-bangsa. Ibarat sebuah gelombang, ia laksana tsunami yang menerjang rumah-rumah, pepohonan, gedung-gedung, menyapu perkampungan dan makhluk hidup. Atau laksana tornado yang sedang mengamuk, menerbangkan semua benda dan material ke langit lalu melemparkan ke segala arah.

Media sekuler mempunyai misi membangun masyarakat baru bercorak: kapitalis, dimana kehidupan sosial didominasi oleh orang-orang kaya; liberalis, dimana tidak ada norma dan aturan yang patut dihormati; serta hedonis, dimana manusia diajak bersenang-senang secara mutlak.” (hal 195)

Dalam kata pengantarnya, Mantan Anggota Komisi I DPR-RI, Mashadi menyebutkan media massa utama telah berhasil memanipulasi pikiran, persepsi dan keyakinan umat manusia. Media massa bukan saja mampu mengubah perilaku manusia, melainkan memainkan perasaan bahkan sebuah keyakinan. Dampaknya sebuah kejahatan bisa menjadi sebuah kebenaran. Sebuah kejahatan kemanusiaan bisa dimaklumi. Dan semua dipahami sebagai sesuatu yang biasa-biasa saja (hal xvii). Sungguh ironi.

Berangkat dari keprihatinan itu AM Waskito menulis buku setebal 228 halaman ini. Penulis menjabarkan betapa umat Islam butuh media yang baik (khair) dan lurus (hanif). Bahkan bisa dibilang sudah menjadi keharusan yang mendesak.

Di bagian awal AM Waskito menjabarkan beberapa contoh bias liputan media massa umum terhadap peristiwa yang melibatkan umat Islam, mulai dari peristiwa kudeta militer Mesir terhadap Pemerintahan Mursi yang sah hingga berita aksi-aksi Front Pembela Islam (FPI) yang sering diberitakan negatif. Waskito menunjukan bias informasi ini melalui kutipan-kutipan berita yang tampil di media massa utama.

Setelah menjabarkan contoh kasus itu Waskito lalu mengulas betapa ajaran Islam sebenarnya sudah mengingatkan umat Islam tentang pentingnya mengelola informasi. Jauh sebelum terjadi “huru-hara” masyarakat Islam saat ini sebenarnya Al-Quran sudah mengingatkan betapa umat harus berhati-hati terhadap peredaran suatu kabar. Kabar yang baik sekalipun jika tidak dikelola dengan baik bisa mendatangkan malapetaka bagi setiap orang yang terkait. Hal ini dicontohkan penulis melalui peristiwa Haditsul Ifki, dimana saat itu Aisyah RA difitnah telah berbuat tidak pantas terhadap Nabi Muhammad SAW. (Bab III, hal 19-32)

Selain itu, buku ini mengulas juga bagaimana perang opini terjadi saat Perang Uhud. Saat itu kaum musyrikin ingin mengalahkan Rasulullah SAW dan para sahabat melalui penyebaran isu-isu yang menakutkan. Diharapkan dengan cara itu mental kaum muslimin menjadi hancur dan takut menghadapi perang. Apa yang terjadi pada Perang Uhud tak ubahnya seperti yang terjadi pada perang-perang zaman sekarang. Tak ada perang senjata tanpa perang opini.

Buku yang diterbitkan Pustaka Al-Kautsar ini memang menjabarkan berbagai kelemahan-kelemahan umat Islam dalam hal pengelolaan informasi melalui media massa. Setidaknya hingga saat ini belum ada, atau setidaknya hanya sedikit, media-media profesional yang dikelola umat praktisi Islam yang berperan menyampaikan informasi yang benar untuk umat Islam.

Namun demikian buku ini tidak dimaksudkan membuat umat Islam pesimistis atau skeptis akan lahirnya media massa Islam yang diimpikan. Buku ini dibuat justru untuk menumbuhkan keyakinan bahwa suatu saat nanti akan ada media massa umat Islam yang bisa mengimbangi serbuan informasi media-media sekuler. Meski tidak membahas teknis pembentukan dan pendirian media massa islam itu setidaknya buku ini menjabarkan poin-poin penting yang sepatutnya diperjuangkan media massa umat Islam.

Seperti yang dikatakan Mashadi dalam pengantar buku yang terbit di bulan Desember 2013 ini, “Bayangkan 1,5 miliar muslim di seluruh dunia tak mampu, tak bisa bergerak menghadapi (serbuan informasi) Amerika Serikat dan Zionis-Israel, karena pusat syaraf dan hati mereka sudah dikendalikan oleh korporasi media massa milik Zionis-Israel.

Tetapi, (untung, ed) ada sebuah buku penting yang ditulis AM Waskito, yang diharapkan dapat mengubah semua persepsi, pikiran, perasaan, hati dan keyakinan bahwa kita dapat kembali melawan hegemoni media Zionis. Semoga buku ini menjadi sebuah solusi bagi masa depan muslim. Semoga.” Wallahu a’lam bishowab.

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Silaturahim lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Ayo Bantu Yatim Piatu Anna Puspita, Peluang Masuk Surga Bersama Nabi Sedekat Dua Jari

Ayo Bantu Yatim Piatu Anna Puspita, Peluang Masuk Surga Bersama Nabi Sedekat Dua Jari

Sejak balita ia ditinggal wafat sang ayah, menyusul sang ibunda wafat dua tahun silam. Segala kesulitan, kesedihan dan keruwetan hidup, kini harus dipikul sendiri. ...

Danang Remaja Yatim Kritis Digerogoti Tumor Ganas. Ayo Bantu.!!

Danang Remaja Yatim Kritis Digerogoti Tumor Ganas. Ayo Bantu.!!

Lengkap sudah ujian hidup remaja yatim asal Indramayu ini. Terlahir yatim sejak balita, ia dibesarkan tanpa belaian kasih ayah dan ibu. Kini di usia remaja, ia diuji dengan penyakit tumor ganas...

Masya Allah... Mushalla Al-Hidayah Mojosari Lapuk Terancam Ambruk. Ayo Bantu..!!

Masya Allah... Mushalla Al-Hidayah Mojosari Lapuk Terancam Ambruk. Ayo Bantu..!!

Mushalla berumur 80 tahun ini didirikan Kyai Asmuri pada zaman penjajahan Belanda sebagai markas ibadah dan perjuangan pemuda kampung Mojosari Sragen. Kini kondisinya lapuk, reyot, dan keropos...

Hijrah Memeluk Islam, Muallaf Calon Dokter Diterpa Banyak Ujian. Ayo Bantu Biaya Kuliah.!!

Hijrah Memeluk Islam, Muallaf Calon Dokter Diterpa Banyak Ujian. Ayo Bantu Biaya Kuliah.!!

Sejak hijrah dari Kristen, Maria terbuang dari keluarga besar dengan berbagai tuduhan dan fitnah keji. Tanpa dukungan keluarga, mahasiswi kedokteran Universitas Brawijaya ini butuh biaya kuliah...

Hidup Sebatang Kara, Rumah Nenek Halimah Ludes Kebakaran. Ayo Bantu..!!

Hidup Sebatang Kara, Rumah Nenek Halimah Ludes Kebakaran. Ayo Bantu..!!

Di usia uzurnya Nenek Halimah makin rajin beribadah dan banyak ujian iman. Rumah gubuknya ludes terbakar. Dibutuhkan dana Rp 13 juta, untuk membangun rumah sederhana agar bisa istirahat dan khusyuk...

Latest News
KH Tengku Zulkarnain: Mask Zaman Teknologi 5.0, Masih Ada Orang Besar Percaya Klenik

KH Tengku Zulkarnain: Mask Zaman Teknologi 5.0, Masih Ada Orang Besar Percaya Klenik

Senin, 17 Feb 2020 18:26

Jokowi Dilarang ke Kediri Karena Mitos Akan Lengser, Demokrat Bandingkan dengan SBY

Jokowi Dilarang ke Kediri Karena Mitos Akan Lengser, Demokrat Bandingkan dengan SBY

Senin, 17 Feb 2020 17:54

Elemen Pers Tolak Campur Tangan Pemerintah Lewat Omnibus Law

Elemen Pers Tolak Campur Tangan Pemerintah Lewat Omnibus Law

Senin, 17 Feb 2020 17:15

Harga Gula Menggila, Komisi IV DPR: Ini Permainan Mafia

Harga Gula Menggila, Komisi IV DPR: Ini Permainan Mafia

Senin, 17 Feb 2020 16:19

Eks Jubir Gus Dur: Pantangan Penguasa Itu Bukan Kediri, tapi ke Diri

Eks Jubir Gus Dur: Pantangan Penguasa Itu Bukan Kediri, tapi ke Diri

Senin, 17 Feb 2020 15:38

Banjir DKI Kok Surveinya di 34 Provinsi, Pasti Ngawur!

Banjir DKI Kok Surveinya di 34 Provinsi, Pasti Ngawur!

Senin, 17 Feb 2020 14:05

Ketua BPIP, dari Kesombongan Horizontal Menuju Kesombongan Vertikal

Ketua BPIP, dari Kesombongan Horizontal Menuju Kesombongan Vertikal

Senin, 17 Feb 2020 13:53

Ada Upaya RUU Cipta Kerja Cabut Peran MUI, IHW: Jangan Kooptasi Hukum Agama dengan Hukum Negara

Ada Upaya RUU Cipta Kerja Cabut Peran MUI, IHW: Jangan Kooptasi Hukum Agama dengan Hukum Negara

Senin, 17 Feb 2020 08:54

Legislator: Omnibus Law Cipta Kerja Jangan Merusak Lingkungan

Legislator: Omnibus Law Cipta Kerja Jangan Merusak Lingkungan

Senin, 17 Feb 2020 08:05

Menlu Turki: Haftar Tidak Menginginkan Solusi Politik Tetapi Solusi Militer

Menlu Turki: Haftar Tidak Menginginkan Solusi Politik Tetapi Solusi Militer

Ahad, 16 Feb 2020 20:35

Laporan: Militer AS Tolak Tarik Seluruh Pasukan dari Irak, Tawarkan Penarikan Sebagian

Laporan: Militer AS Tolak Tarik Seluruh Pasukan dari Irak, Tawarkan Penarikan Sebagian

Ahad, 16 Feb 2020 20:11

Muslimah Wahdah Jakarta-Depok Selenggarakan Pelatihan Kepemimpinan Lanjutan

Muslimah Wahdah Jakarta-Depok Selenggarakan Pelatihan Kepemimpinan Lanjutan

Ahad, 16 Feb 2020 17:19

Kelompok Yahudi AS Kunjungi Arab Saudi untuk Pertama Kali

Kelompok Yahudi AS Kunjungi Arab Saudi untuk Pertama Kali

Ahad, 16 Feb 2020 17:15

Tanggapi Kepala BPIP, MUI: Jangan Ada yang Sok Pancasilais, Justru Melanggar Pancasila

Tanggapi Kepala BPIP, MUI: Jangan Ada yang Sok Pancasilais, Justru Melanggar Pancasila

Ahad, 16 Feb 2020 16:17

The 2nd HIEX 2020, Ratusan Produk Halal dan Syariah Hadir di Pameran Halal Terbesar di Indonesia

The 2nd HIEX 2020, Ratusan Produk Halal dan Syariah Hadir di Pameran Halal Terbesar di Indonesia

Ahad, 16 Feb 2020 16:14

Urun Modal Syirkah Bebas Riba di RM Padang Express 02

Urun Modal Syirkah Bebas Riba di RM Padang Express 02

Ahad, 16 Feb 2020 16:08

Ratusan Muda-Mudi Ramaikan Gerakan Menutup Aurat 2020 di Binjai

Ratusan Muda-Mudi Ramaikan Gerakan Menutup Aurat 2020 di Binjai

Ahad, 16 Feb 2020 15:27

IKUTI TRAINING QURANIC QUANTUM SECRET, MAGNET RIZKI QUANTUM

IKUTI TRAINING QURANIC QUANTUM SECRET, MAGNET RIZKI QUANTUM

Ahad, 16 Feb 2020 14:16

Siswa MAN 1 Pekanbaru Juara World Robotic For Peace 2020

Siswa MAN 1 Pekanbaru Juara World Robotic For Peace 2020

Sabtu, 15 Feb 2020 23:14

Pengusaha Terkemuka UEA Serukan Investor Israel Berinvestasi di Negaranya

Pengusaha Terkemuka UEA Serukan Investor Israel Berinvestasi di Negaranya

Sabtu, 15 Feb 2020 22:15


Hijab Syari Terbaru 2020

Must Read!
X