Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah
Facebook RSS
6.986 views

Thipan Po khan

Inilah salah satu jenis beladiri yang lekat dengan dakwah Islam. Meskipun berasal dari negeri yang bukan merupakan pusat penyebaran agama Islam, namun dalam perkembangannya tata cara latihan dan pemilihan materi pelajarannya sangat dipengaruhi oleh aqidah Islam. Konon, pernah di suatu masa, orang yang boleh mempelajari beladiri ini harus hafal Al Quran dan minimal seribu hadits.

Nama beladiri ini diambil dari nama daerah di Negeri Turkistan Timur bernama Thifan atau Turfan yang kemudian diganti namanya menjadi Sin Kiang (Xin Jiang), suatu daerah otonomi yang termasuk dalam wilayah Cina Utara. Dakwah Islam mulai disebarkan di Turkistan kira-kira pada dua abad setelah Hijriah, sebagaimana tertulis dalam Kitab Zhodam "Maka tatkala sampailah dua abad lepas hijrah orang-orang sempadan tanah Cina arah utara itu masuk Islam. Lalu ilmu pembelaan diri masa mereka memeluk Budha itu dibawanya pula dalam alam Islam, tetapi ditinggalkannya segala upacara yang bersangkut-paut dengan keBudhaannya seumpama segala penyembahan, cara bersalam dengan mengatupkan kedua belah tangan, lambang-lambang, dan segala istilah." (Zhodam, Telif Syiharani, halaman9).

Sejarah beladiri ini dapat diketahui dari kitab-kitab yang menjadi pedoman intern keluarga besar Thifan Pokhan, yaitu Kitab Zhodam yang berisi sejarah atau riwayat dan Kitab Thifan Pokhan sendiri yang memuat teknik-teknik beladiri. Keduanya diterjemahkan ke dalam bahasa Melayu pada tahun 1920 dari bahasa aslinya, Urwun. Menurut M. Rafiq Khan dalam bukunya "Islam di Tiongkok", orang Muslim pertama yang datang ke Tiongkok terjadi pada zaman pemerintahan Tai Tsung (627-650 Masehi), seorang kaisar kedua dari Dinasti T'ang. Dituliskan pula bahwa selama pemerintahan Tai Chong (kaisar kedua dari Dinasti Tsung tahun 960-1279 Masehi) Tiongkok diserbu oleh penguasa Muslim dari Kashgaria, yaitu Baghra Khan beserta pasukannya, lalu menduduki Sin Kiang (Xin Jiang).

Dari uraian di atas dapat dilihat bagaimana hubungan atau interaksi antara dakwah Islam dengan tumbuhnya berbagai macam beladiri di kawasan Tiongkok sehingga terjadi pula Islamisasi beladiri. Sesuai dengan bahasa Urwun yang merupakan bahasa asalnya, Thifan Pokhan berarti "Kepalan Tangan Bangsawan Thifan". Melalui sejarah yang panjang, beladiri ini terus berkembang dengan berbagai macam pengaruh dari beladiri-beladiri yang ada saat itu, termasuk Shaolin Kungfu. Namun dalam perkembangan berikutnya, ilmu ini dikuasai oleh pendekar-pendekar Muslim.

Sampai pada suatu saat seorang bangsawan bernama Jen'an dari Suku Tayli yang pandai dalam ilmu Syara dan terkenal sebagai Ahund (ustadz atau guru) muda, menghimpun ilmu-ilmu beladiri itu di samping berguru kepada pendekar Namsuit serta orang-orang Wigu. Bersama para pendekar Muslim lain yang memiliki keahlian ilmu Gulat Mogul, Tatar, Saldsyuk, Silat Kitan Tayli, merekapun membentuk sebuah aliran bernama Shurul Khan. Dari Shurul Khan inilah terbentuk sembilan aliran yaitu aliran Naimanka, Kraiddsyu, Suyi, Syirugrul, Namsuit, Bahroiy, Tae Fatan, Orluq serta Payuq, yang kemudian digubah, ditambah, ditempa, dialurkan lalu dipilah, diteliti dan dikaji sebagai cikal bakal munculnya Thifan.

Jurus dan gerakan dasar Thifan Pokhan aliran Tsufuk ada sepuluh

  • Jurus Persiapan
  • Tingkat Dasar
  • Jurus Turaiyt
  • Jurus Bergulat
  • Tusyug (langkah)
  • Khimo
  • Jurus Konlut,
  • Fuen Lion
  • Tawgi Kotlu
  • Badur

Seluruh gerakan itu diubah untuk melengkapi Shurul Khan. Selain ilmu tersebut, dalam materi pelajaran beladiri ini juga diajarkan ilmu Awasin Al Kay dari Arab, tusuk jarum dari Cina, tusuk saraf dari Persia, dan lain-lain. Juga permainan senjata seperti toya, Shourim, kungfu purba, permainan pedang Kurdi, permainan panah Mongol, permainan senjata Keway dari anak suku Wigu, serta ilmu Senzho yang merupakan gubahan berbagai suku.

Inti materi latihan Tsufuk Thifan Pokhan dibagi menjadi enam bagian,

  • Sentai (senam)
  • Tawe (jurus)
  • Tusyug (langkah)
  • Sikla (pasangan)
  • Khimo (tipuan)
  • Teknik Pernapasan Binatang Buas

Aliran Tsufuk ini muncul karena ketika Thifan masuk ke Indonesia sistem pengajarannya belum baku sebab penyebarannya masih terbatas. Nama "tsufuk" sendiri diambil dari nama hewan sejenis tikus yang sedang mengintai lawan. Jenis tikus yang mempunyai berat sekitar 9 kg ini hanya hidup di Siberia.

Ada 12 tingkat jenjang latihan yang ada di Tsufuk Thifan Pokhan. Setiap tingkat memakan waktu sekitar satu tahun. Namun ada juga program khusus, tergantung pada kemajuan murid. Pada program ini waktu bisa lebih dipersingkat.

Salah satu ciri khas beladiri Thifan adalah teknik pembelaan diri yang selalu membiarkan lawan terlebih dahulu menyerang. Dengan demikian gerakan lawan dapat diamati, apakah mematikan atau tidak. Kemudian teknik yang digunakan lawan tersebut digunakan untuk balik menyerangnya. Untuk mencapai tahap kemampuan seperti tersebut ada dua hal pokok yang harus dimiliki, yaitu ketenangan dan kelincahan.

Ketenangan dapat dicapai jika dua unsur pokok dalam diri manusia dapat dipadukan dengan selaras, yaitu unsur Jasadiah yang terlatih dengan baik dan unsur Ruhiyah yang terbina dalam pemahaman aqidah yang shahih. Kelincahan didapat dengan melatih teknik-teknik yang ada dalam jurus-jurus Thifan secara tertib, disiplin dengan target sesuai dengan jenjang tingkatnya.

Tradisi yang diajarkan di lanah-lanah atau lembaga pesantren dengan doktrin Thifan diantaranya adalah :

  1. Tidak menyekutukan Allah, tidak percaya pada takhayul, khurafat, dan tidak berbuat bid'ah dalam syara.
  2. Berusaha amar ma'ruf nahi munkar (mengajak berbuat kebajikan dan melarang berbuat kemungkaran).
  3. Bertindak teliti dan tekun mencari ilmu.
  4. Tidak menganut asas ashobiah (kesukuan, kelompok).
  5. Tidak menggunakan lambang-lambang, upacara-upacara dan penghormatan-penghormatan yang menyalahi syara.

Pada masa Sultan Malik Muzafar Syah dari Kerajaan Lamuri yang hidup sekitar abad ke-16 didatangkan pelatih-pelatih beladiri dari Turki Timur yang kemudian disebarkan ke kalangan para bangsawan di Sumatera (dapat dilihat dalam kisah raja-raja Lamuri / raja Pasai). Pada sekitar abad ke-18,  Tuanku Rao dan kawan-kawan mengembangkan ilmu ini ke daerah Tapanuli Selatan dan Minang, hingga ke Sumatera Bagian Timur dan Riau yang berpusat di Batang Uyun / Merbau. Kemudian sekitar tahun 1900-an ilmu ini dibawa oleh Tuanku Haji (Hang) Uding yang menyebarkannya ke daerah Betawi dan sekitarnya. Beladiri khas ini pun disebarkan oleh orang-orang Tartar ke pulau Jawa sambil berdagang kain. Sedangkan di luar pulau Jawa lainnya, ilmu beladiri ini disebarkan oleh pendekar-pendekar lainnya sampai ke Malaysia dan Thailand Selatan (Patani).

Karena besarnya animo kaum Muslimin untuk mempelajari beladiri Thifan Pokhan, maka aliran Tsufuk membuat sistem pengajaran yang baku tanpa meninggalkan kaedah-kaedah Thifan Pokhan yang benar. Di Indonesia, beladiri ini tidak berafiliasi dengan beladiri lain yang terdaftar di KONI. Dalam tiga kali pertandingan ekshibisi intern, Thifan Pokhan menggunakan peraturan sendiri. Sebenarnya KONI telah menganjurkan agar Thifan berafiliasi dengan salah satu beladiri seperti Wushu atau Pencak Silat, namun karena alasan tekniknya berbeda dengan beladiri lain maka hingga sekarang hifan Pokhan masih berdiri sendiri. Aliran Tsufuk Thifan Pokhan juga mempunyai murid wanita yang berbeda baju seragam maupun jurus-jurusnya dan diberi nama Puteri Gading.

Istilah-istilah :

Shuku: Guru

Suheng: kakak seperguruan sbg pelatih di suatu lanah (mirip sebutan Sabum di taekwondo)

Syufu: Syufu Taesyukhan, aliran beladiri khusus muslim, sejenis kungfu, serumpun dgn Thifan Pokhan

Lanah: Unit tempat latihan (asal kata dari Bhs Arab, lajnah - mirip sebutan Dojo di karate)

Tamid: Murid Thifan dan Syufu taesyukhan

 

Dari berbagai sumber.

Gambar  : www.blogspot.com

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Smart Teen lainnya:

+Pasang iklan

Obat Herbal Mabruuk

Sedia obat herbal berbagai penyakit: Kolesterol, Maag,Asma, Diabetes, Darah Tinggi, Jantung, Kanker, Asam Urat, Nyeri Haid, Lemah Syahwat, Kesuburan, Jerawat, Pelangsing, dll
http://www.herbalmabruuk.com

Royal Islam Indonesia Umroh & Haji Tours

Paket umroh, Paket Umroh Ramadhan, Paket Haji Plus, Paket Wisata Cairo. Mulai $ 2.000
http://royalislamindonesia.com

Toko Tas Online TBMR - Diskon Setiap Hari

Jual tas branded murah, tas import, tas wanita dengan harga yang super murah. Tas LV, Prada, Gucci, Hermes, Chanel, Burberry, Chloe, Webe, dll. Grosir dan Eceran.
http://www.tasbrandedmurahriri.com

Infaq Dakwah Center

Kakinya Membusuk Diabetes, Ustadz Mulyadi Tak Bisa Berdakwah Lagi. Ayo Bantu.!!

Kakinya Membusuk Diabetes, Ustadz Mulyadi Tak Bisa Berdakwah Lagi. Ayo Bantu.!!

Ustadz Mulyadi tak bisa bekerja dan berdakwah. Dengan kaki membusuk, ia tinggal di rumah petak yang tak layak huni. Biaya hidup, pengobatan dan pendidikan anak-anak di pesantren terus menumpuk...

Terhimpit Ekonomi dan Musibah Kecelakaan, Muallaf Enny Hutajulu Diincar Kristenisasi. Ayo bantu!!

Terhimpit Ekonomi dan Musibah Kecelakaan, Muallaf Enny Hutajulu Diincar Kristenisasi. Ayo bantu!!

Dalam kondisi terpuruk, sang anak patah tangan dan kaki jadi korban tabrak lari. Saat sulit, gereja menawarkan bantuan asal kembali Kristen. Ia butuh dana 19 juta untuk pengobatan dan modal usaha....

Mujahid di LP Cianjur Operasi Usus Buntu. Ayo Dukung Program Solidaritas Keluarga Mujahidin!!

Mujahid di LP Cianjur Operasi Usus Buntu. Ayo Dukung Program Solidaritas Keluarga Mujahidin!!

Menjalani vonis 3 tahun penjara karena aktivitas jihad, Abu Umar menjalani operasi usus buntu. Istri dan keenam anaknya yang masih sekolah menumpang di rumah kerabatnya. Ayo Bantu!!!...

Setelah Dua Tahun Bertarung Melawan Kanker Ganas, Ummu Fatimah Tutup Usia

Setelah Dua Tahun Bertarung Melawan Kanker Ganas, Ummu Fatimah Tutup Usia

Setelah dua tahun lebih berjuang melawan penyakit kanker ganas, Ummu Fatimah meninggal dengan baik. Ia menghadap Rabbnya usai sedekah, memohon maaf dan ditalqin dua kalimat syahadat....

Bantuan Modal Usaha Muallaf Siska Masyitoh Rp 30 Juta Diserahkan, Semoga Berkah dan Mandiri

Bantuan Modal Usaha Muallaf Siska Masyitoh Rp 30 Juta Diserahkan, Semoga Berkah dan Mandiri

Bantuan modal usaha warung makan untuk muallaf Siska Masyitoh telah diserahkan. Mudah-mudahan bisa hidup mandiri dan menatap masa depan dengan mulia tanpa jadi peminta-minta...

Latest News
Karaoke Dekat Masjid Resahkan Masyarakat di Solo Baru

Karaoke Dekat Masjid Resahkan Masyarakat di Solo Baru

Selasa, 21 Apr 2015 23:50

Adityawarman : Indonesia Dikangkangi Amerika dan Cina

Adityawarman : Indonesia Dikangkangi Amerika dan Cina

Selasa, 21 Apr 2015 21:25

Pengadilan Pidana Mesir Jatuhi Hukuman 20 Tahun Penjara kepada Mantan Presiden Mursi

Pengadilan Pidana Mesir Jatuhi Hukuman 20 Tahun Penjara kepada Mantan Presiden Mursi

Selasa, 21 Apr 2015 18:15

Ikut Cara Hidup dan Dakwah Rasulullah, Negara Barat Bukan Lagi Kiblat Peradaban

Ikut Cara Hidup dan Dakwah Rasulullah, Negara Barat Bukan Lagi Kiblat Peradaban

Selasa, 21 Apr 2015 17:41

Ada Desas Desus Masjid Istiqlal Akan Dipindahkan, Benarkah?

Ada Desas Desus Masjid Istiqlal Akan Dipindahkan, Benarkah?

Selasa, 21 Apr 2015 16:57

Ust. Aris Munandar: Syiah - Komunis adalah Ancaman Tertinggi Negri Ini Bukan ISIS atau Islam Radikal

Ust. Aris Munandar: Syiah - Komunis adalah Ancaman Tertinggi Negri Ini Bukan ISIS atau Islam Radikal

Selasa, 21 Apr 2015 16:45

Dan Kartini Pun Setuju Dipoligami

Dan Kartini Pun Setuju Dipoligami

Selasa, 21 Apr 2015 16:40

Pihak Berwenang AS Tahan 6 Warga Amerika-Somalia yang Dituduh Akan Bergabung dengan IS di Suriah

Pihak Berwenang AS Tahan 6 Warga Amerika-Somalia yang Dituduh Akan Bergabung dengan IS di Suriah

Selasa, 21 Apr 2015 13:30

FSA Gagalkan Serangan Pasukan Assad di Daraa, Tewaskan 15 Tentara Suriah

FSA Gagalkan Serangan Pasukan Assad di Daraa, Tewaskan 15 Tentara Suriah

Selasa, 21 Apr 2015 13:00

Para Tokoh Ikhwan Membangun Perlawanan di Pengasingan Terhadap al-Sisi

Para Tokoh Ikhwan Membangun Perlawanan di Pengasingan Terhadap al-Sisi

Selasa, 21 Apr 2015 11:38

Pemuda Rohingya Penghafal Qur'an : Orang-orang Buddha Bakar Hidup-hidup 25 Muslim Saat Shalat

Pemuda Rohingya Penghafal Qur'an : Orang-orang Buddha Bakar Hidup-hidup 25 Muslim Saat Shalat

Selasa, 21 Apr 2015 10:42

Menlu RI Tegaskan KBRI Sana'a Bukan Target Pemboman Koalisi Saudi

Menlu RI Tegaskan KBRI Sana'a Bukan Target Pemboman Koalisi Saudi

Selasa, 21 Apr 2015 08:45

Kapal Induk AS Masuk  Yaman, dan Dahsyatnya Perang Melawan Syi'ah Houthi

Kapal Induk AS Masuk Yaman, dan Dahsyatnya Perang Melawan Syi'ah Houthi

Selasa, 21 Apr 2015 08:13

Ustadz DR. Mu'inuddinillahi Basri, MA: Syiah Menghancurkan Islam Tanpa Sisa!

Ustadz DR. Mu'inuddinillahi Basri, MA: Syiah Menghancurkan Islam Tanpa Sisa!

Selasa, 21 Apr 2015 07:10

Uni Eropa Menjadikan Laut Mediteranian Kuburan Massal Bagi Imigran

Uni Eropa Menjadikan Laut Mediteranian Kuburan Massal Bagi Imigran

Selasa, 21 Apr 2015 06:59

Cinta Itu Ada di Rasa, Bukan Hanya di Fisik Semata

Cinta Itu Ada di Rasa, Bukan Hanya di Fisik Semata

Senin, 20 Apr 2015 23:47

Agar Tidak Sesat Pikir, Gubernur Jabar Ajak Masyarakat Sholat, Mengaji, dan Senyum

Agar Tidak Sesat Pikir, Gubernur Jabar Ajak Masyarakat Sholat, Mengaji, dan Senyum

Senin, 20 Apr 2015 22:49

Rezim Jokowi Manifestasi Mentalitas Fir'aun

Rezim Jokowi Manifestasi Mentalitas Fir'aun

Senin, 20 Apr 2015 21:28

Saudi Beri Santunan 1 Juta Real pada Keluarga Tentara yang Tewas Selama Perang Lawan Syi'ah Houtsi

Saudi Beri Santunan 1 Juta Real pada Keluarga Tentara yang Tewas Selama Perang Lawan Syi'ah Houtsi

Senin, 20 Apr 2015 18:00

Wakil Komandan Mujahidin Jaisyul Adl Diberitakan Terbunuh di Pakistan

Wakil Komandan Mujahidin Jaisyul Adl Diberitakan Terbunuh di Pakistan

Senin, 20 Apr 2015 17:15



Must Read!
X